LABORATORIUM
ELEKTRONIKA DIGITAL DAN MIKROKONTROLLER
LCD
DISUSUN OLEH :
Nama : Wanda Suyono
NIM : 421 17 027
Kelas : 2B / D4 Teknik Listrik
Semester :3
PROGRAM STUDI D4 TEKNIK LISTRIK
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG
TAHUN AJARAN 2018 / 2019
PRAKTIKUM VIII
LCD
8.1 Tujuan
1. Mahasiswa mampu membuat layout simulasi rangkaian output LCD di
proteus menggunakan Arduino uno.
2. Mahasiswa mampu membuat program sketch di IDE Arduino dengan
menyalakan simulasi LCD di proteus.
3. Mahasiwa mampu mengimplemtasikan hasil simulasi di proteus ke Board
Modul Arduino Uno.
8.2 Teori Dasar
8.2.1 Arduino
Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-
source, diturunkan dari Wiring platform, dirancang untukm
memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Hardware
arduino memiliki prosesor Atmel AVR dan software arduino memiliki
bahasa pemrograman [Link] yang dimiliki oleh Arduino Uno
sebagai berikut : Flash Memory sebesar 32KB, SRAM sebesar 2KB,
dan EEPROM sebesar 1KB. Clock pada board Uno menggunakan
XTAL dengan frekuensi 16 Mhz. Dari segi daya, Arduino Uno
membutuhkan tegangan aktif kisaran 5 volt, sehingga Uno dapat
diaktifkan melalui koneksi USB. Arduino Uno memiliki 28 kaki yang
sering digunakan. Untuk Digital I/O terdiri dari 14 kaki, kaki 0 sampai
kaki 13, dengan 6 kaki mampu memberikan output PWM (kaki
3,5,6,9,10,dan 11). Masing-masing dari 14 kaki digital di Uno
beroperasi dengan tegangan maksimum 5 volt dan dapat memberikan
atau menerima maksimum 40mA.
Untuk Analog Input terdiri dari 6 kaki, yaitu kaki A0 sampai kaki
A5. Kaki Vin merupakan tempat input tegangan kepada Uno saat
menggunakan sumber daya eksternal selain USB dan
[Link] arduino uno R3 dapat dilihat pada tabel 8.1 dan
arduino uno R3 dapat dilihat pada gambar 8.1.
Tabel 8.1 Spesifikasi Arduino
Gambar 8.1 Board Arduino
ATMega328 merupakan mikrokontroler keluarga AVR 8 bit.
Beberapa tipe mikrokontroler yang sama dengan ATMega8 ini antara
lain ATMega8535, ATMega16, ATMega32, ATmega328, yang
membedakan antara mikrokontroler antara lain adalah, ukuran memori,
banyaknya GPIO (pin input/output), peripherial (USART, timer,
counter, dll). Dari segi ukuran fisik, ATMega328 memiliki ukuran fisik
lebih kecil dibandingkan dengan beberapa mikrokontroler diatas.
Namun untuk segi memori dan periperial lainnya ATMega328 tidak
kalah dengan yang lainnya karena ukuran memori dan periperialnya
relatif sama dengan ATMega8535, ATMega32, hanya saja jumlah
GPIO lebih sedikit dibandingkan mikrokontroler diatas. Spesifikasi
ATmega328 dapat dilihat pada gambar 8.2.
Gambar 8.2 Spesifikasi ATmega328
8.2.2 IDE Arduino
IDE (Integrated Development Environment) adalah sebuah
perangkat lunak yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi
mikrokontroler mulai dari menuliskan source program, kompilasi,
upload hasil kompilasi dan uji coba secara terminal serial. IDE arduino
dapat dilihat pada gambar 8.3
Gambar 8.3 IDE Arduino
a. Icon menu verify yang bergambar ceklis berfungsi untuk
mengecek program yang ditulis apakah ada yang salah atau
error.
b. Icon menu upload yang bergambar panah ke arah kanan
berfungsi untuk memuat / transfer program yang dibuat di
software arduino ke hardware arduino.
c. Icon menu New yang bergambar sehelai kertas berfungsi untuk
membuat halaman baru dalam pemrograman.
d. Icon menu Open yang bergambar panah ke arah atas berfungsi
untuk membuka program yang disimpan atau membuka program
yang sudah dibuat dari pabrikan software arduino.
e. Icon menu Save yang bergambar panah ke arah bawah berfungsi
untuk menyimpan program yang telah dibuat atau dimodifikasi.
f. Icon menu Serial Monitor yang bergambar kaca pembesar
berfungsi untuk mengirim atau menampilkan serial komunikasi
data saat dikirim dari hardware arduino.
8.2.3 LCD (Liquid Crystal Display)
LCD (Liquid Crystal Display) adalah suatu jenis media tampil yang
menggunakan kristal cair sebagai penampil [Link] fitur yang
disajikan dalam LCD ini adalah:
Terdiri dari 16 karakter dan 2 baris.
Mempunyai 192 karakter tersimpan.
Terdapat karakter generator terprogram.
Dapat dialamati dengan mode 4-bit dan 8-bit.
Dilengkapi dengan back light.
Proses inisialisasi pin arduino yang terhubung ke pin LCD RS,
Enable, D4, D5, D6, dan D7, dilakukan dalam baris LiquidCrystal (2, 3,
4, 5, 6,7), dimana lcd merupakan variable yang dipanggil setiap kali
intruksi terkait LCD akan digunakan. Definisi pin lcd 16x2 dapat dilihat
ditabel 2.2 dan gambar 2.8 adalah device LCD.
Tabel 8.2 Spesifikasi LCD 16X2
Gambar 8.4 LCD
Pada Proyek Akhir ini LCD dapat menampilkan karakternya
dengan menggunakan library yang bernama LiquidCrystal. Berikut
ada beberapa fungsi-fungsi dari library LCD :
1. begin(), digunakan dalam inisialisasi interface ke LCD dan
mendefinisikan ukuran kolom dan baris LCD. Pemanggilan begin()
harus dilakukan terlebih dahulu sebelum memanggil instruksi lain
dalam library LCD. Untuk syntax penulisan instruksi begin() ialah
sebagai berikut.
[Link](cols,rows) dengan lcd ialah nama variable, cols
jumlah kolom LCD, dan rows jumlah baris LCD.
2. clear(), digunakan untuk membersihkan pesan text. Sehingga tidak
ada tulisan yang ditapilkan pada LCD.
3. setCursor(), Instruksi ini digunakan untuk memposisikan cursor
awal pesan text di LCD. Penulisan syntax setCursor() ialah sebagai
berikut. [Link](col,row) dengan lcd ialah nama variable, col
kolom LCD, dan row baris LCD.
4. print(), Sesuai dengan namanya, instruksi print() ini digunakan
untuk mencetak, menampilkan pesan text di LCD. Penulisan syntax
print() ialah sebagai [Link](data) dengan lcd ialah nama
variable, data ialah pesan yang ingin ditampilkan
8.3 Alat dan Bahan
1. Tools Proteus
2. Tools IDE Arduino Uno
3. Board Modul Arduino Uno dan Kabel USB
4. LCD
5. Kabel jumper male-female, male-male,female-female
8.4 Langkah Kerja
8.4.1 Menghubungkan Board Modul Arduino Uno dengan komputer
1. Menyambungkan antara Board Modul Arduino Uno dengan
computer menggunakan kabel USB.
2. Buka data computer dan klik kanan pada file This PC, selanjutnya
pilih Manage.
3. Pilih Device Manager dan apabila koneksi terhubung maka akan
muncul tampilan Ports(COM&LPT)
4. Klik Ports(COM&LPT) dan pilih Arduino Uno
5. Selanjutnya, buka aplikasi Ardduino Uno IDE, klik Tools – PORT –
COM 5 (Arduino/ Genuino Uno).
6. Maka Board Modul Arduino Uno dengan computer sudah terhubung.
8.4.2 Percobaan
1. Dengan menggunakan kabel jumper, hubungkan/ koneksikan board
modul dengan board arduino uno dengan konfigurasi sebagai
berikut:
Menghubungkan pin 5 V board arduino uno dengan pin +
pada board modul, begitupun hubungkan GND board arduino
uno dengan pin G pada board modul.
Menghubungkan salah satu/ beberapa pin digital arduino uno
dengan pin pada CN3 board modul untuk percobaan LCD.
Gambar 8.5 Skematik Percobaan
2. Pemrograman pada Arduino Uno IDE
Buka apk Arduino Uno IDE dan Ctrl+N.
Selanjutnya buat program seperti gambar 8.6 Contoh
Program Arduino Uno untuk menuliskan text pada LCD.
Gambar 8.6 Contoh Program Arduino
Memeriksa apakah program yang telah kita buat terdapat
kesalahan dengan memilih simbol panah yang berarti
mengupload sekaligus mencompile program yang telah
dibuat.
Gambar 8.7 Simbol Upload
Jika program sudah benar maka akan muncul tampilan
berikut
Gambar 8.8 Pemeriksaan Kesalahan Program
Serta pada board arduino pada L LED akan menyala
yang menandakan arduino berfungsi dengan baik dan pada
saat proses pengaploadtan pada RX LED berkedip yang
menandakan arduino telah menerima data dari computer
melalu komunikasi serial.
8.5 Hasil Percobaan
8.5.1 Percobaan 1 (Menuliskan Text di LCD)
Gambar 8.9 Simulasi Proteus 1 Gambar 8.10 Hasil Percobaan 1
Gambar 8.11 Program Percobaan 1
8.5.2 Percobaan 2 (Blink Text di LCD)
Gambar 8.12 Simulasi Proteus Percobaan 2
Gambar 8.13 Hasil Percobaan 2
Gambar 8.14 Program Percobaan 2
8.5.3 Percobaan 3
Gambar 8.15 Simulasi Proteus 3 Gambar 8.16 Hasil Percobaan 3
Gambar 8.17 Program Percobaan 3
8.5.4 Percobaan 4 (Runngin Text)
Gambar 8.18 Simulasi Proteus Percobaan 4
Gambar 8.19 Hasil Percobaan 4
Gambar 8.20 Program Percobaan 4
8.6 Analisa
Sintaks program
Void Setup() {} yang berarti semua kode yang berada dalam Void
Setup akan dibaca sekali oleh Arduino. Biasanya isinya berupa kode
perintah untuk menentukan fungsi sebuah pin baik berfungsi sebagai
Input maupun Output.
Void Loop() {} yang berarti semua kodde yang ada pada Void Loop
ini akan dibaca terus menerus oleh Arduino. Isinya berupa kode –
kode perintah kepada in Input/ Output seperti kode HIGH/LOW.
header program #include, berfungsi untuk menyisipkan sebuah file
library, dapat ditulis <LiquidCrystal.h>. LiquidCrystal lcd(12, 11,
5, 4, 3, 2), digunakan untuk mengindentifikasikan pin dari LCD
dengan urutan RS, E, D4, D5, D6, D7.
[Link](16, 2), untuk mengidentifikasikan ukuran LCD yaitu 16x2.
[Link](0,0), merupakan fungsi untuk mengatur posisi cursor
lcd dengan kodinat kolom dan baris.
lcd_clear(); adalah fungsi untuk menghapuskan karakter.
[Link](), berfungsi untuk untuk memberikan jeda antar fungsi.
8.6.1 Percobaan 1
Percobaan pertama adalah percobaan program tentang operasi
LCD sederhana, yaitu menampilkan karakter tulisan POLITEKNIK
pada bagian kiri atas LCD. [Link](0,0), merupakan fungsi
untuk mengatur posisi cursor lcd dengan kodinat kolom, baris yang
berarti berada pada kolom 0 dan baris 0 . [Link]("POLITEKNIK"),
berfungsi sebagai perintah menampilkan data berupas String/Text. Dan
beberapa perintah lain dari library [Link](), berfungsi untuk untuk
memberikan jeda antar fungsi.
8.6.2 Percobaan 2 (Blink Text)
Percobaan kedua adalah percobaan program tentang operasi LCD
sederhana, Sama seperti program pertama, program tersebut hanya
menampilkan karakter, akan tetapi karakter yang ditampilkan memiliki
cara kerja Blink Text yaitu menampilkan kursor LCD berkedip dengan
Penambahan tersebut adalah sintaks delay (1000); dan sintaks
lcd_clear();. Fungsi sintaks delay dalam program adalah untuk
mengatus jeda lcd apabila berlaku fungsi perubahan layar atau fungsi
looping pada lcd. Sehingga jeda tersebut sesuai pada program, yaitu 1
detik karena pada sintaks delay ditentukan sebesar 1000msekon.
Sedangkan fungsi sintaks lcd_clear(); adalah fungsi untuk
menghapuskan karakter atau string yang telah ditampilkan sebelumnya
menuju karakter atau string yang akan ditampilkan selanjutnya apabila
ada peubahan tampilan atau looping. Maksudnya LCD karakter akan
menampilkan text yang telah diperintahkan yaitu [Link]
(POLITEKNIK) selama 1 detik, setelah 1 detik text tersebut akan
hilang/ terhapus selama 1 detik, kemudian setelah 1 detik tersebut
display LCD akan menampilkan text itu lagi dan akan hilang lagi,
proses tersebut akan terulang secara terus menerus. [Link](0,0),
merupakan fungsi untuk mengatur posisi cursor lcd dengan kordinat
kolom, baris yang berarti berada pada kolom 0 dan baris 0.
8.6.3 Percobaan 3
Percobaan kedua adalah percobaan program tentang operasi LCD
sederhana, Sama seperti program pertama dan kedua, program tersebut
hanya menampilkan karakter, akan tetapi karakter yang ditampilkan
tidak hanya terdapat di baris satu saja, tetapi juga terdapat di baris dua
dan berada pada bagian tengah. Perbedaan tersebut dikarenakan pada
program utama tidak hanya memberikan perintah baris satu saja, tetapi
juga diberikan perintah untuk mengisi baris kedua. Perintah untuk
mengisi baris pertama dengan berada pada bagian tengah yaitu
[Link] (2, 0); // untuk mengatur posisi cursor lcd dengan
kordinat kolom, baris yang berarti berada pada kolom 2 dan baris 0.
Dan perintah untuk baris kedua sama dengan baris pertama yang
membedakan adalah perintah kordinat kolom dan barisnya saja yaitu
[Link] (3, 1);.
8.6.4 Percobaan 4 (Running Text)
Pada percobaan ini adalah program running text yaitu tulisan
berjalan hanya pada 1 (satu line) saja dan dari kanan ke kiri dengan
program perintah pada void loop () { sebagai berikut :
[Link] (0, 0); // untuk mengatur posisi cursor lcd dengan
kordinat kolom 0 , baris 0.
int x; // type data dengan x sebagai variabel
[Link] (“WANDA SUYONO”); // setup awal running text
for (x=0 ; x<16 ; x++); // perulangan dengan x=0 berarti dari baris 0,
x<16 baris tidak lebih dari 16 dan x++ setiap baris naik 1 angka.
{
[Link](); // perintah display untuk jalan dari kanan
delay (1000); // memberikan jeda antar fungsi selama 1 detik.
}}
8.7 Kesimpulan
1. Setelah melakukan percobaan, praktikan dapat membuat layout simulasi
rangkaian LCD di proteus menggunakan Arduino uno dengan cara
setelah mengcompile program yang telah dibuat pada Sotware
Arduino IDE dan tidak terdapat kesalahan, maka cari kalimat seperti
dibawah ini yang berakhiran hex.
##
Gambar 8.21 Hasil Compile Arduino
Lalu copy dan pastekan pada simulasi proteus tersebut dengan
mengklik dua kali pada papan arduino simulasi proteus. Lalu klik
Ok.
Gambar 8.22 Edit Componen Proteus
Maka lampu pada simulasi proteus akan menyala sesuai perintah
yang telah di program di Arduino Uno IDE.
2. Setelah melakukan percobaan, praktikan dapat membuat program sketch di
IDE Arduino dengan menyalakan simulasi lampu LED di proteus.
3. Setelah melakukan percobaan, praktikan mampu mengaplikasikan hasil
simulasi di proteus ke Board Modul Arduino Uno