MODUL
Stair Climber
Salma Majidah 16518137
Jonathan Yudi Gunawan 16518143
Lucas Valentino 16518149
Kevin Naoko 16518155
William 16518161
Pramudya Bayu Susena 16518167
Dita Rananta Natasha 16518173
Andjani Kirana Dewi 16518179
Mohamad Alamsyah 16518185
Muhammad Ayyub Abdurrahman 16518191
Ivan Giovanni 16518197
03/10
Asisten: Fakhri Surya
Tanggal Percobaan: 14/02/2019
Praktikum Pengantar Rekayasa Desain 2
PROGRAM TAHAP PERSIAPAN BERSAMA
PENGANTAR REKAYASA DESAIN
INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG
2019
ABSTRAK LEGO MINDSTORM . Robot tersebut
Pada modul ini, kami melakukan perakitan dibuat dengan cara merakit bagian core
Robot Stair Climber. Perakitan dilakukan set serta bagian expansion set nya
dengan menggunakan Kit LEGO mengikuti manual handbook online yang
MINDSTORM di mana kami menggunakan sudah tertera di website dari pada lego ini
core set serta extension set nya. Proses sendiri Setelah merakit langkah
Perakitan serta desain dalam membuat selanjutnya adalah menginstall code block
robotnya kami melakukannya berdasarkan yang sudah tertera pada LEGO
apa yang sudah tertera pada handbook MINDSTORM nya Kemudian melakukan
online yang tertera pada website LEGO testing dengan mencoba hasil dari
MINDSTORM nya sendiri. penyusunan dan pemrograman dari
Kata kunci: robot, tangga, eskalator, Lego robotnya itu sendiri.
Mindstorm
[Link]
[Link] Secara umum metode pengerjaan modul
Di zaman modern ini, kegiatan manusia ini dilakukan dengan beberapa tahap.
dan kebutuhan manusia akan suatu hal Yang pertama ialah memahami perintah
benar-benar tidak terbatas. Untuk dalam modul yang telah diberikan,
mengatasinya maka mereka yaitu para kemudian melakukan brainstorming
inovator berlomba-lomba untuk berusaha mengenai robot stair climber yang akan
menemukan cara agar dapat memenuhi kami buat. Pada tahap ini kami
kehidupan manusia yang tidak terbatas mengumpulkan semua ide ide dari setiap
tersebut dengan cara yang hampir tidak anggota.
memerlukan tenaga dari manusia. Atas
dasar tersebutlah manusia menciptakan Kemudian bagian selanjutnya ialah
robot. melakukan perakitan pada bagian bagian
core set serta expansion set sesuai
Robot adalah sebuah alat mekanik yang dengan robot yang akan dibuat. Panduan
dapat melakukan tugas fisik, baik kami dalam merakit robotnya berasal
menggunakan pengawasan dan kontrol manual handbook online yang tertera pada
manusia, ataupun menggunakan program website LEGO MINDSTORM nya
yang telah didefinisikan terlebih dulu
(kecerdasan buatan). Belakangan ini robot Selanjutnya adalah mengintsall code
mulai memasuki pasaran konsumen di blockya yang sudah terptogram dari LEGO
bidang hiburan, dan alat pembantu rumah MINDSTOR nya
tangga. Robot dirancang untuk membantu Langkah terakhir ialah melakukan testing
atau menggantikan peranan manusia apakah build pada robot beserta dengan
dalam mengerjakan beberapa tugas code block nya sudah sesuai dengan
secara otomatis dengan seminimal realisasinya kelak .
mungkin mendapat intervensi dari luar.
Pada percobaan hands on kali ini, kami
membuat robot dengan menggunakan
Gambar 1 Proses Robot Menaiki Tangga
(Blok One Step)
Cara kerja dari Robot Stair Climber ialah
mula mula dilakukan pengkalibrasian
dengan menaikkan tangga lalu
menurunkan sampai ke batas maksimum
yaitu menyentuh touch sensor. Setelah itu
Analisis dimasukkan jumlah tangga yang akan
Robot Stair climber adalah robot yang dinaiki oleh robot ini pada brain LEGO
memiliki tujuan untuk menaiki tangga MINDSTORM nya. Saat akan menaiki
sesuai dengan jumlah tangga yang telah tangga robot akan menggunakan tangga
ditentukan. Karena Robot Stair Climber untuk menaikkan dirinya (mengangkat
memiliki konsep untuk mendaki tangga badannya). Ketika robot telah mencapai
maka penting untuk memerhatikan kemiringan sesuai dengan apa yang telah
landasan yang kokoh serta lintasannya ditetapkan (saat mengalibrasikan), di titik
untuk berpijaknya rata. Robot Stair Climber dimana robot dalam keadaan miring dan
juga mengggunakan 2 large motor, 1 touch gyro meter tidak dapat lagi membaca
sensor dan medium motor. kemiringan maka robot akan naik dan
perlahan lahan akan menaikkan sisi
1 buah large motor , touch sensor dan belakangnya yang kita sebut sebagai
medium motor di manfaatkan dalam sistem eskalatornya. Robot dapat berlaku seperti
pengangkatan robot. sementara 1 large itu dikarenakan adanya block program
motor yang lainnya membantu dalam medium motor serta large motor dimana
pergerakan robot untuk maju ke depan. nilai power-nya sudah diatur sedemikian
rupa sehingga nantinya pada saat
pengkalibrasian awal medium motor dapat dikarenakan adanya block program looping
menggerakkan roda ke belakang dan yang didalamnya terdapat block program
large motor dapat mengangkat robotnya ke switch dan juga variable serta display dari
atas selanjutnya touch sensor akan pada robot itu sendiri. Block program
menyentuh dan robotnya akan kembali ke switch ini digunakan untuk menerima
bawah dan robot akan berada posisi inputan manusia. Switch tersebut tersebut
default. Pengkalibrasian ini dibutuhkan ada 3 bentuk .
agar apabila robot berada pada bagian
tengah eskalator, maka robot dapat
kembali ke posisi awal sehingga nantinya
robot pada saat awal bergerak robot dapat
kembali ke bentuk awal seperti posisi
default.
Gambar 3 Switch 1
Gambar 4 Switch 2
Gambar 5 Switch 3
Bentuk switch 1 meningkatkan jumlah
rintangan , switch 2 menurukan jumlah
rintangan , dan switch 3 jika tidak ada apa
apa. Kemudian setelah block program
switch tersebut, akan ada block program
compare yang akan mengatur sehingga
nantinya jumlah rintangan tidak bisa
Gambar 2 Menampilkan Jumlah Tangga bernilai negatif lalu looping akan dilakukan
hingga nantinya brick button akan dipencet
Kemudian robot dapat menerima input oleh kita pada bagian tengahnya kemudian
dikarenakan adanya block program robot akan menaiki tangga karena adanya
variabel yang dihubungkan dengan my block one step. My block one step
display. Dimana block program variable mengatur segala pergerakan robot mulai
yang dihubungkan dengan display itu akan dri bergerak lurus hingga mengangkat
menampilkan jumlah rintangan yang akan robotnya sendiri. My block one step
dihadapi oleh robot. Input dapat diterima dimasukkan dalam block program looping
yang didalamnya terdapat program map pindah lantai dan yang tersisa hanya ada
dan variabl.f Map dan variable saling tangga. Kemudian ide pengembangan
berhubungan dimana nilai dari variable kami selanjutnya ialah untuk membantu
akan diolah untuk dikurang-kurangkkan orang orang yang bekerja sebagai sales
sesuai dengan jumlah rintangan yang sepatu. Dimana tentunya banyak sepatu
sudah dihadapi hingga nantinya jumlah yang diletakan di rak rak atas pada gudang
rintangan yg dihadapi menjadi 0 sehinga penyimpanan. Dengan menggunakan
nantinya program keluar dri looping dan robot ini, robot dapat naik pada rak rak
selanjutnya akan masuk ke medium motor sepatu kemudian melakukan pengecekkan
dan large motor untuk mengembalikkan apakah ukuran atau merk sepatu tersebut
robot ke posisi robot default. Dengan kata yang dibutuhkan oleh sales untuk di jual
lain robot sudah mencapai posisi tertinggi kepada konsumen, dengan menggunakan
dari rintangan yang diberi, Rintangan yang scanner barcode.
diberikan adalah hasil inputan manusia
pada program robot tersebut. Kesimpulan
Konsep dari pada robot untuk stair climber
Ide untuk pengembangan dari kelompok ini dapat dilihat pada bagian awal paragraf,
kami ialah dengan memperpanjang rantai dimana konsep awal robot dirancang untuk
eskalatornya agar jarak tangga yang menaiki tangga sesuai dengan jumlah
ditempuh tidak terbatas oleh panjang rantai rintangan dengan kata lain ialah jumlah
eskalator itu sendiri, kemudian juga pada anak tangga yang akan dinaiki oleh robot
desainnya diperkokoh agar robot dapat tersebut berdasarkan yang akan
menaiki tangga tidak hanya dengan dimasukkan oleh pengguna.
permukaannya rata tetapi juga dengan
permukaan yang miring (tidak rata), selain Ide pengembangan dari robot ini sendiri
itu menambahkan mekanisme tertentu dapat dilihat pada paragraf ke 6 dimana
pada robot guna menahan roda pada didalamnya ide pengembangan kami
bagian depan maupun tengah robot agar melakukan pengubahan dasar dari desain
tidak sulit untuk bergerak pada saat akan yang telah ditetapkan oleh LEGO
mendaki tangga tersebut. MINDSTORM, namun ini semata mata
agar robot ini dapat lebih baik lagi dalam
Terdapat banyak permasalahan yang menstimulasikan tantangan yang ada.
dapat diatasi menggunakan robot ini,
namun kelompok kami memilih untuk Kegunaan robot ini sendiri dapat dilihat
mengembangkan 2 hal. Ide kami yang pada paragraf terakhir, dimana didalamnya
pertama ialah, menggunakan robot ini kami memiliki 2 buah pengembangan ide
sebagai media untuk membantu orang yang terinspirasi dari robot ini, yang
yang sudah lanjut usia yang duduk di kursi pertama robot ini dapat digunakan untuk
roda atau orang-orang yang berkebutuhan membantu orang tua ataupun orang lain
khusus lainnya yang juga duduk di kursi yang berkebutuhan khusus yang duduk di
roda agar tetap dapat naik turun tangga kursi roda, kemudian ide ke-2 adalah untuk
meskipun duduk di kursi roda. Dalam membantu para karyawan yang bekerja
kasus ini, tidak adanya bidang miring sebagai sales di toko sepatu.
ataupun lift yang dapat membantu untuk