RISK GRADING
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal :
Terbit
Halaman : 1 dari 3
UPTD Puskesmas drg. Wisma Yuniar
Kec. Sananwetan NIP.197706042010012003
1. Pengertian Risk Grading merupakan salah satu langkah dalam pengelolaan risiko dengan
menentukan level risiko dari dampak dan probabilitas insiden/risiko yang akan
dinilai agar dapat menentukan tindak lanjut.
2. Tujuan a. Untuk memberikan penilaian sehingga dapat ditentukan rencana tindak
lanjut.
b. Untuk membantu memetakan risiko.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No : ……………. Tentang ………………
4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang
Keselamatan Pasien.
5. Alat dan Bahan Tabel Risk Grading Matrix
6. Prosedur/ a. Identifikasi risiko (risiko/insiden) berdasarkan dampak/impact dan
Langkah- probabilitas:
langkah 1. Dampak/impact adalah seberapa berat akibat yang dialami pasien
mulai dari tidak ada cedera sampai meninggal.
2. Probabilitas/frekuensi risiko adalah seberapa seringnya insiden
tersebut terjadi.
b. Lakukan penilaian dampak/impact (konsekuensi)
Level DESKRIPSI CONTOH DESKRIPSI
1 Insignificant Tidak ada cedera
2 Minor Cedera ringan
Dapat diatasi dengan pertolongan
pertama
3 Moderate Cedera sedang
Berkurangnya fungsi
motoric/sensorik/psikologis atau
intelektual secara reversibel dan tidak
berhubungan dengan penyakit yang
mendasarinya
Setiap kasus yang memperpanjang
perawatan
4 Major Cedera luas/berat
Kehilangan fungsi utama permanen
(motoric, sensorik, psikologis, intelektual)
/ irreversible, tidak berhubungan dengan
penyakit yang mendasarinya
5 Cathastropic Kematian yang tidak berhubungan
dengan perjalanan penyakit yang
mendasarinya
c. Lakukan penilaian probalilitas/frekuensi
Level Frekuensi Kejadian Aktual
1 Jarang Dapat terjadi dalam lebih dari 5 tahun
2 Tidak biasa Dapat terjadi dalam 2-5 tahun
3 Kadang- Dapat terjadi tiap 1-2 tahun
kadang
4 Kemungkinan Dapat terjadi beberapa kali dalam setahun
5 Sering Terjadi dalam minggu/bulan
Setelah nilai Dampak dan Probabolitas diketahui, dimasukkan dalam Tabel
Matriks Grading Risiko untuk menghitung skor risiko dan mencari warna
bands risiko.
Skor risiko = Dampak x Probability
Cara menghitung skor risiko:
Untuk menentukan skor risiko digunakan matriks grading risiko:
RISK GRADING
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal :
Terbit
Halaman : 2 dari 3
6. Prosedur/ 1. Tetapkan frekuensi pada kolom kiri
Langkah- 2. Tetapkan dampak pada baris ke arah kanan
langkah 3. Tetapkan warna bandsnya, berdasarkan pertemuan antara frekuensi
dan dampak
d. Tabel Risk Grading Matrix
Potencial Concequences
Frekuensi/ Insignific Minor Moderate Major Cathastr
Likelihood ant opic
1 2 3 4 5
Sangat Moderate Moderate High Extreme Extreme
sering
terjadi
(Tiap
mgg/bln)
5
Sering Moderate Moderate High Extreme Extreme
terjadi
(Bebrp
x/thn)
4
Mungkin Low Moderate High Extreme Extreme
terjadi (1-2
thn/x)
3
Jarang Low Low Moderate High Extreme
terjadi (2-5
thn/x)
2
Sangat Low Low Moderate High Extreme
jarang
sekali (>5
thn/x)
1
e. Tentukan hasil dari Risk Grading Matrix, berdasarkan bands risiko.
Bands risiko adalah derajat risiko yang digambarkan dalam empat warna,
yaitu: Biru, Hijau, Kuning, dan Merah.
Warna “bands” akan menentukan Investigasi yang akan dilakukan:
1. Bands Biru dan Hijau: Investigasi sederhana
2. Bands Kuning dan Merah: Investigasi Komprehensif/RCA
Warna bands: Hasil pertemuan antara nilai dampak yang diurut ke
bawah dan nilai probabilitas
Contoh:
Pasien jatuh dari tempat tidur dan meninggal, kejadian seperti ini di
Puskesmas X terjadi pada 2 tahun yang lalu.
1. Nilai dampak: 5 (katastropik) karena pasien meninggal
2. Nilai probabilitas: 3 (mungkin terjadi) karena pernah terjadi 2 tahun
lalu
3. Skoring risiko: 5 x3 = 15, Warna Bands: Merah (ekstrim)
4. Skor risiko: 5 x 3 = 15
5. Warna bands: merah (ekstrim)
RISK GRADING
No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP Tanggal :
Terbit
Halaman : 3 dari 3
6. Prosedur/ Level/Bands Tindakan
Langkah- Ekstrim (sangat Risiko ekstrim dilakukan RCA paling lama 45 hari.
langkah tinggi) Membutuhkan tindakan segera. Perhatian sampai ke
kepala puskesmas.
High (tinggi) Risiko tinggi dilakukan RCA paling lama 45 hari. Kaji
dengan detail dan perlu tindakan segera serta
membutuhkan perhatian top manajemen.
Moderate Risiko sedang dilakukan investigasi sederhana paling lama
(sedang) 2 minggu. Pimpinan klinis sebaiknya menilai dampak
terhadap biaya dan kelola risiko.
Low (rendah) Risiko rendah dilakukan investigasi sederhana paling lama
1 minggu diselesaikan dengan prosedur rutin.
7. Unit terkait Seluruh unit
8. Rekaman Historis Perubahan
Tanggal Mulai
No. Yang Dirubah Isi Perubahan
Diberlakukan