0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan7 halaman

Kebijakan K3 Laboratorium Puskesmas

Keputusan Kepala UPT Puskesmas Kunciran menetapkan kebijakan keamanan dan keselamatan kerja di laboratorium. Kebijakan tersebut mencakup pedoman umum seperti menjaga lingkungan bersih dan ventilasi yang baik, menggunakan APD, mencuci tangan, menangani sampel dan bahan kimia dengan hati-hati, serta pengelolaan limbah laboratorium sesuai prosedur. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan

Diunggah oleh

ratih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan7 halaman

Kebijakan K3 Laboratorium Puskesmas

Keputusan Kepala UPT Puskesmas Kunciran menetapkan kebijakan keamanan dan keselamatan kerja di laboratorium. Kebijakan tersebut mencakup pedoman umum seperti menjaga lingkungan bersih dan ventilasi yang baik, menggunakan APD, mencuci tangan, menangani sampel dan bahan kimia dengan hati-hati, serta pengelolaan limbah laboratorium sesuai prosedur. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan

Diunggah oleh

ratih
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DINAS KESEHATAN KOTA TANGERANG

UPT PUSKESMAS KUNCIRAN


Jln. Pepabri Raya Rt 004/012 [Link], Kec. Pinang, Kota
Tangerang

KEPUTUSAN
KEPALA UPT PUSKESMAS KUNCIRAN
DINAS KESEHATAN KOTA TANGERANG
NOMOR :
TENTANG
KEBIJAKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN KERJA DI
LABORATORIUM
UPT PUSKESMAS KUNCIRAN KOTA TANGERANG

DENGAN RAHMAT ALLAH YANG MAHA ESA,


KEPALA UPT PUSKESMAS KUNCIRAN,

Menimbang : a. bahwa dalam upaya meningkatkan keamanan dan


keselamatan kerja di laboratorium Puskesmas Kunciran,
maka diperlukan suatu aturan di Laboratorium;
b. bahwa agar keamanan dan keselamatan kerja di
Laboratorium Puskesmas Kunciran dapat terlaksana dengan
baik, perlu adanya kebijakan Kepala UPT Puskesmas
Kunciran sebagai landasan bagi penyelenggaraannya ;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud
dalam a dan b, perlu ditetapkan dengan keputusan Kepala
UPT Puskesmas Kunciran.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009


tentang Kesehatan;
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 411 Tahun 2010
tentang Laboratorium Klinik;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014, tentang
Puskesmas;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44
tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Manajemen
Puskesmas
MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPT PUSKESMAS KUNCIRAN


TENTANG KEBIJAKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN
KERJA DI LABORATORIUM UPT PUSKESMAS KUNCIRAN
KOTA TANGERANG
Kesatu : Kebijakan Keamanan dan keselamatan kerja di Laboratorium
Puskesmas Kunciran sebagaimana tercantum dalam Lampiran
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari surat keputusan
ini.
Kedua : Pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan keamanan dan
keselamatan kerja Laboratorium Puskesmas Kunciran
dilaksanakan oleh Penanggungjawab Laboratorium dan Tim
Keamanan dan Keselamatan Kerja Puskesmas Kunciran.
Ketiga : Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan
ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan
diadakan perbaikan/perubahan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Tangerang
Pada Tanggal : 09 Mei 2016
KEPALA UPT PUSKESMAS KUNCIRAN

[Link] DAMAYANTY
LAMPIRAN :
KEPUTUSAN KEPALA UPT
PUSKESMAS KUNCIRAN
NOMOR: 08/SK-KAPUS/V/2016
TENTANG : KEBIJAKAN
KEAMANAN DAN KESELAMATAN
KERJA DI LABORATORIUM
PUSKESMAS KUNCIRAN

KEBIJAKAN KEAMANAN DAN KESELAMATAN KERJA DI


LABORATORIUM PUSKESMAS KUNCIRAN

KEBIJAKAN UMUM
1. Menjaga ruang laboratorium selalu cukup ventilasi dan pencahayaan
2. Menjaga ruang laboratorium selalu bersih, teratur, kering dan higienis
3. Memastikan ketersediaan air mengalir pada washtafel yang dilengkapi
sabun/ hand sanitizer.
4. Memakai Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai selama bekerja, jas
lab, masker, sarung tangan, dan alas kaki tertutup
5. Mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktifitas
laboratorium .
6. Semua specimen harus dianggap infeksius, sehingga harus ditangani
dengan sangat hati-hati
7. Semua bahan kimia harus dianggap berbahaya, sehingga harus
ditangani dengan sangat hati-hati
8. Tidak menyentuh mulut dan mata ketika bekerja
9. Tidak membuka sentrifuge sewaktu masih berputar
10. Dilarang makan, minum dan merokok di dalam ruang laboratorium
11. Dilarang menyimpan makanan/minuman dalam lemari pendingin
tempat menyimpan bahan kimia dan specimen
12. Melakukan desinfeksi terhadap peralatan laboratorium bekas pakai
dan meja kerja setiap kali selesai bekerja dengan menggunakan
desinfektan ( larutan klorin 0,5%)
13. Melakukan pengelolaan limbah laboratorium secara benar sesuai jenis
limbah
14. Limbah jarum dan benda tajam dibuang ke dalam safety box
15. Limbah padat medis ditampung dalam plastic berwarna kuning
16. Limbah padat non medis ditampung kedalam plastic berwarna hitam
17. Limbah cair dibuang ke saluran IPAL
18. Mencatat waktu terjadinya kecelakaan kerja dan melaporkannya
kepada pimpinan

KEPALA UPT PUSKESMAS KUNCIRAN

[Link] DAMAYANTY
KEPALA UPT PUSKESMAS KUNCIRAN

O.U TATY DAMAYANTY

Anda mungkin juga menyukai