Q
Q
Skinner
1. Jelaskan perbedaan antara pandangan Psikoanalisis dan Behaviorism dalam melihat perilaku
manusia!
Berdasarkan psikoanalisis, manusia itu berperilaku karena memiliki motivasi yang berasal dari
dalam dirinya sedangkan menurut behaviorism, manusia berperilaku karena stimulus dari
lingkungan. Terlihat bahwa psikoloanalisis lebih memfokuskan pada apa yang ada di diri
individu itu sedangkan behaviorism lebih memfokuskan pada apa yang ada di lingkungan
sehingga membuat individu bertindak sesuai stimulus.
2. Mengapa teori skinner disebut sebagai radical behaviorism?
Radical behaviorism adalah doktrin yang menolak semua kontruk hipotetis, seperti ego, traits,
drives, needs, hunger, dll. Skinner sendiri sangat strict dengan tingkah laku yang bisa
diobservasi secara langsung sehingga skinner tidak percaya dengan hal-hal yang tidak bisa
diobservasi secara langsung.
3. Jelaskan pandangan skinner mengenai pengaruh genetika dan masa lalu terhadap perilaku!
Menurut skinner, genetika itu penting tapi tidak dapat mengontrol tingkah laku. Sedangkan
masa lalu itu menyediakan data yang berguna untuk memprediksi dan mengontrol tingkah
laku.
4. Jelaskan mengenai bagaimana pengaruh masa lalu skinner terhadap teori yang dibuatnya!
Pada teori conditioning yang dibuat oleh skinner terlihat bahwa dia lebih menekankan masa
lalu dibandingkan genetika. Contoh, anak akan mengulangi perilaku yang telah di
reinforcement sebelumnya.
5. Jelaskan mengenai apa yang dimaksudkan oleh skinner sebagai scientific behavior!
Tingkah laku bisa diteliti secara langsung tanpa harus meneliti internal drive individu. Skinner
tidak memungkiri adanya internal drive tapi mereka tidak dapat menjelaskan tingkah laku.
6. Apa philosophy of science dan characteristic of science menurut skinner!
Scientific behaviorism dapat menginterpretasi tingkah laku bukan untuk menjelaskan
penyebabnya. Dari interpretasi tersebut kemudian dapat digeneralisasi ke populasi.
Karakteristik science:
- Science is cumulative
- An attitude that places value on empirical observation:
o Reject authority: ga berarti eistein yang ngomong berarti itu benar, harus dites
dengan empirical observation
o Demand intellectual honesty : mengungkapkan fakta bukan apa yang diharapkan
oleh peneliti
o Suspent judgement: tunggu sampe hasil bener-bener terbukti secara empiris
- Search for order and lawful relationship
Mencari keteraturan dengan mengamati sebuah kejadian dan kemudian
mengembangkan sebuah teori yang sesuai kejadian tersebut.
Metode scientific: prediction, control dan description
7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan conditioning!
Proses belajar dimana respon muncul dan dapat diprediksi hasil dari lingkungan dan
konsekuensi
8. Apa perbedaan antara classical conditioning dan operant conditioning!
Dwi Indah Sekarsari - 1506683676
Classical conditioning adalah proses belajar dimana respon muncul karena stimulus tertentu
sedangkan operant conditiong adalah proses belajar dimana perilaku individu akan menguat
apabila diberikan reinforcement dan melemah ketika diberi punishment. Bedanya adalah
tingkah laku dari classical conditioning didapatkan dari individu sendiri sedangkan operant
conditioning didapatkan dari luar individu hasil dari masa lalu.
9. Berikan contoh bagaimana suatu perilaku terbentuk melalui shaping!
Shaping adalah prosedur dimana peneliti memberika rewad terhadap perilaku kemudian
diberikan secara bertahap hingga perilaku tersebut menjadi reward. Contohnya ngajarin anak
untuk pake baju. Jadi kita kasih reward ketika dia udah bisa masukin bajunya ke kepala trs
ketika dia sudah bisa masukin baju ke kepala dan memasukkan tangannya maka akan diberika
reward, sistem ini dilakukan berulang kali hingga dia bisa memakai bajunya sendiri.
10. Bagaimana menjelaskan seseorang yang mengalami trauma melalui konsep stimulus
generalization?
Stimulus generalization adalah respon terhadap lingkungan yang mirip tanpa kehadiran
reinforcement. Contoh individu yang memiliki trauma terhadap kecelakan pesawat dan setiap
dia mendengar suara pesawat dia merasakan hal yang sama seperti saat dia melihat
kecelakaan pesawat.
11. Jelaskan apa yang dimaksud dengan reinforcement!
Reinforcement adalah bentuk konsekuensi yang dapat meningkatkan perilaku
12. Berikan perilaku yang terbentuk karena adanya positive dan negative reinforcement!
Positif: A belajar dengan gaya belajar tertentu kemudian dia mendapatkan nilai yang bagus
sehingga A akan melakukan gaya belajar seperti sebelumnya.
Negatif: Karena A mendapatkan nilai ujian yang baik sehingga dia tidak dimarahi oleh orang
tuanya sehingga meningkatkan perilaku belajarnya
13. Apa yang dimaksud dengan punishment dan mengapa punishment tidak dianjurkan dalam
membentuk perilaku?
Punishment adalah bentuk konsekuensi yang dapat melemahkan perilaku. Punishment tidak
dianjurkan dalam membentuk perilaku karena memiliki beberapa efek diantaranya:
- Anak tidak mengetahui perilaku yang seharusnya seperti apa sehingga malah supress
behavior yang tidak baik tersebut.
- Conditioning of negative effect dimana anak malah mengasosiasikan perilaku salahnya dia
dengan ketakutan, kecemasan dan guilr
- Mengembangkan perasaan negatif terhadap orang yang menghukum atau segala hal yang
berkaitan dengan perilaku yang dihukum dan sikap dia menjadi maladaptive terhadap hal
tersebut
14. Apa perbedaan antara punishment dan negative reinforcement?
Punisment melemahkan tingkah laku baik dengan menghadirkan yang tidak dia sukai dan
menghilangkan hal yang tidak disukai sedangkan negative reinforcement meningkatkan
tingkah laku dengan menghilangkan hal yang tidak disukai. Contoh : A suka pulang malam
sehingga mobil dia ambil atau dikurung sehingga A tidak pulang malam sedangkan A suka
pulang malam dan kemudian orang tuanya malah membelikan mobil baru sehingga
meningkatkan perilaku pulang malam
15. Mana jadwal pemberian reinforcement yang dianggap paling sesuai untuk membentuk
perilaku? Jelaskan alasannya!
Dwi Indah Sekarsari - 1506683676
Intermittent schedules karena mereka memproduksi respon yang lebih kuat walaupun respon
tidak diikuti dengan kehadiran reward (extinction).
16. Apa perbedaan antara natural selection dan cultural selection menurut skinner?
Natural selection lebih individual dimana individu bersaing dengan orang lain agar dapat
survive sedangkan cultural selection lebih bagaimana masyarakat yang bekerja sama dengan
baik akan survive.
17. Jelaskan dan berikan contoh mengenai social behavior!
Kelompok itu tidak bertindak tapi individu lah yang berperilaku dimana individu yang
mempertahankan grup karena dia diberikan reward karena hal tersebut. Menjadi anggota
social group tidak selalu diberikan reward, ada tiga alasan individu bertahan menjadi anggota:
- Anggota lain mereinforce mereka
- Reinforcemennya intermittent
- Positive reinforcement > Punishment
18. Bagaiman pandangan skinner mengenai bagaimana tingkah laku dapat dikontrol?
Tingkah laku dikontrol oleh kontingensi lingkungan baik dari masyarakat. Individu, atau diri
sendiri.
- Social control: dimana kelompok membuat peraturan tertulis maupun tidak untuk
mengatur perilaku anggotanya.
- Self control: physical aids, change their environtment, arrange their environtment, can
take drugs, melakukan hal lain untuk menghindari perilaku yang tidak diinginkan
19. Jelaskan mengenai kepribadian yang tidak sehat menurut skinner!
Teknik social control dan self control yang berlebihan atau kurang dapat memunculkan efek
yaitu tingkah laku yang tidak seharusnya dan perkembangan kepribadian yang tidak sehat
- Counteracting Strategies: escape, revolt dan passive resistance
- Inappropriate bahavior: Blocking out reality by simply paying no attention to asertive
stimuli, self deluding responses as boasting, rationalizing, or claiming to be messiah, self
punishment
Bandura
Learning
2. Jelaskan mengapa bandura percaya bahwa observasional learning lebih efektif dan efisien dari
enactive learning
hanya dengan mengobsevasi orang lain, manusia bisa terhindar dari konsekuensi punishment
maupun reinforcement. Anak tidak langsung melakukan hal tersebut, tp dia berharap ketika
dia melakukan hal tersebut suatu saat nanti akan di reinforce.
3. Jelaskan karakteristik2 yang dapat mempengaruhi proses modeling
- Karakteristik model
- Karakteristik observer
- Konsekuensi tingkah laku yang ingin di modelling
4. Sebutkan 4 proses utama dari modelling
- Attention
- Representation: secara simbolik direpresentasikan di memori
- Behavioral Production: how can i do this?, what am i doing?, am i doing this right?
- Motivation: kita observasi tingkah laku tapi ketika ingin di lakukan diliat apakah individu
memiliki motivasi untuk melakukannya atau tidak
5. Jelaskan mengapa attention merupakan proses penting dalam modeling proses
Ketika ingin melakukan modelling kita harus memberikan attention kita sehingga kita bisa
lanjutkan ke representation. Kita cenderung akan memberikan atensi kita terhadap perilaku
yang kita anggap penting saja.
Human Agency
Self Regulation
Ex: diajarkan kan kita bagaimana berperilaku sopan oleh orang tua kita. Bagaimana sopan
kepada orang lain menjadi standard kita mengevaluasi apakah sopan yang kita lakukan
sudah sesuai dengan sopan yang diajarkan oleh orang tua
- Menyediakan reinforcement
3. Jelaskan bagaimana faktor internal dapat mempengaruhi regulasi diri
Faktor eksternal biasanya berinteraksi dengan faktor internal, yaitu:
- Self-observation
- Judgmental process: evaluasi melalui proses mediasi kognitif. Tergantung pada personal
standard, reference standard dan nilai yang ada pada tempat kita beraktivitas,
performance attribution (siapa yang berkontribusi dalam keberhasilan kita)
- Self-reaction: orang merespon positif atau negatif terhadap tingkah lakunya tergantung
pada bagaimana tingkah laku tersebut diukur dengan personal standard seseorang.
4. Individu dapat meregulasi perbuatannya berdasarkan moral standards of conduct. Jelaskan
bagaimana proses ini terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Berikan contoh
Moral memiliki 2 aspek: tidak menyakiti orang lain dan secara proaktif membantu orang lain.
Dijelaskan dengan jelas di no. 5
5. Jelaskan bagaimana selective activation dan disengagement of internal control berpengaruh
pada kemampuan self control
Ketika kita telah melakukan regulasi terhadap perilaku kita, belum tentu kita akan melakukan
perbaikan pada perilaku kita. Mungkin kita tau bahwa itu salah tapi kita belum melakukan
tingkah laku dengan benar. Self regulation harus diaktifkan dalam bentuk realnya yaitu
tingkah laku, hal ini disebut selective activation. Individu yang memiliki nilai moral yang tinggi
bisa saja tidak melakukan nilai moral yang dia miliki. Dengan menjustifikasi tingkah laku kita,
kita bisa lepas dari konsekuensi atas tingkah laku kita, disebut diengagement of internal
control.
Dengan cara:
- Redefine tingkah laku
o Moral justification: “gapapa wajar kok itu”
o Palliative comparition: “dia juga mencuri lebih banyak daripada saya”
o Euphemistic labels: “dia ngebunuhin orang tapi dibilang pahlawan”
- Disregard or distort konsekuensi dr tingkah laku
o Meminimalisir konsekuensi: nabrak orang “tidak gapapa kok. Dia akan baik2 aja”
o Menolak konsekuensi: dia mencuri tapi tidak mengakuinya karena dia tidak
melihat efek pada individu yang ia curi barangnya
o Miscontrue konsekuensi: orang tua abuse pada anak tapi mereka bilang anak
perlu diajarkan disiplin
- Dehumanize or Blame the victim
Bullying, pemerkosaan
- Displace or diffuse responsibility
Menempatkan tanggung jawab pada sumber di luar dirinya. Ex: mahasiswa menyalahkan
dosennya atas nilai dia yang jelek.
Dysfunctional Behavior
Therapy
1. Dalam memberikan terapi, apa tujuan utama dari social cognitive therapy?
Self regulation
2. Strategi apa yang seringkali digunakan oleh social cognitive therapists untuk mencapai tujuan
dari terapi?
- Menimbulkan perubahan perilaku yang spesifik
- Mengeneralisasi perubahan terhadap berbagai situasi
- Mempertahankan perubahan
3. Sebutkan dan jelaskan tiga treatment utama yang sering digunakan oleh social cognitive
therapists?
- Overt or vicarious modeling melihat langsung model
- Covert or cognitive modeling membayangkan model
- Enactive mastery melakukan perilaku langsung tp biasanya ini diawalin dengan
observasi model
Dwi Indah Sekarsari - 1506683676
Buss
4. Sebutkan dan jelaskan sumber utama terjadinya perbedaan individu menurut buss:
- Environmental
- Genetic
Dwi Indah Sekarsari - 1506683676
- Nonadaptive
- Maladaptive