0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
70 tayangan3 halaman

MSDS Bio Solar: Bahaya dan Penanganan

Bio Solar adalah bahan kimia yang mudah terbakar dan meledak. Bahan ini dapat menimbulkan gas beracun jika dipanaskan. Paparan jangka panjang dapat menyebabkan iritasi kulit dan gangguan kesehatan lainnya. Dalam keadaan darurat, korban harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan. Penyimpanan dan penanganan bahan ini memerlukan kehati-hatian untuk mencegah kebakaran dan peledakan.

Diunggah oleh

Dedi Sudrajat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
70 tayangan3 halaman

MSDS Bio Solar: Bahaya dan Penanganan

Bio Solar adalah bahan kimia yang mudah terbakar dan meledak. Bahan ini dapat menimbulkan gas beracun jika dipanaskan. Paparan jangka panjang dapat menyebabkan iritasi kulit dan gangguan kesehatan lainnya. Dalam keadaan darurat, korban harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan. Penyimpanan dan penanganan bahan ini memerlukan kehati-hatian untuk mencegah kebakaran dan peledakan.

Diunggah oleh

Dedi Sudrajat
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MATERIAL SAFETY DATA SHEET (MSDS)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSPR/MSDS/K3/01 01 1dari 2

RSUD PASAR REBO

Bio Solar Ditetapkan,


Direktur RSUD Pasar Rebo
Tanggal Terbit
15 Januari 2019

Mudah Meledak

1. Nama Bahan Kimia : Bio Solar


2. Informasi Bahaya Bagi Kesehatan
2.1 Nama kimia Hidrokarbon dan FAME 812
3. Data Fisik Bahan
3.1 Penampilan visual Jernih dan terang
3.2 Titik nyata Min. 60 oC
3.3 Berat jenis pada suhu 15% 815-870 Kg/m3
3.4 Vikositas pada suhu 40 oC 2-5 mm2/sec
3.5 Titik tuang Maks 18 oC
3.6 Kandungan air Maks.500 mg/kg
4. Data Reaktivitas
Bereaksi Dengan Hasil dari Reaksi
Bahan oksidasi (misalnya hipoklorit peroksida)
4.1 asam (misalnya asam belerang) alkali yang kuat Karbon monoksida, oksida logam dan oksida
(misalnya hidroksida) sumber panas dan unsur.
penyalaan.
5. Informasi Lain
5.1 Bahan yang mudah terbakar, asap yang mudah meledak. Dapat menimbulkan gas beracun
(karbon/hidrogen oksida, hidrokarbon) bila dipanaskan hingga tersepai/terurai.
5.2 Gunakan kebiasaan kerja yang aman supaya menghindari kontak mata, kulit, dan
penghirupan/timnulnya asap.
6. Informasi Kesehatan
Iritasi pernapasan, pusing, mual, pingsan. Pada pemaparan dalam waktu yang lama dan berulang-
ulang akan menyebabkan iritasi kulit atau ganguan kulit yang serius. Selain itu dilaporkan juga
darin penelitian bahwa produk ini dapat menyebabkan kanker kulit pada manusia dengan kondisi
kesehatan yang buruk diperkuat dengan pemaparan sinar matahari, waktu pemaparan yang lama.
MATERIAL SAFETY DATA SHEET (MSDS)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSPR/SPO/K3/ 01 2 dari 3

RSUD PASAR REBO

7. Pertolongan Pertama
7.1 Bilas mata sebanyak-banyaknya dengan air. Jika terjadi rasa
Kontak mata
sakit/kelainan hubungi dokter.
Keringkan kulit yang terkena dari produk ini dengan lap kering
7.2 Kontak kulit dan bersih. Bilas bagian yang terkena dengan menggunakan air
sabun.
Jauhkan korban dari pemaparan selanjutnya. Jika terjadi iritasi
7.3 Terhirup pernafasan, pusing, mual dan pingsan maka segera cari
pertolongan tenaga kesehatan atau segera panggil dokter.
7.4 Bila tertelan, segera beri minum 1 sampai 2 gelas air dan
Tertelan
kemudian segera panggil/bawa kedokter.
8. Penanggulan Kebakaran
8.1 Media pemadam ; karbon, dry chemical dan foam.
8.2 Prosedur khusus pemadam kebakaran :
8.3 Karbon dioksida : semprotkan pada pangkal api searah dengan angin.
8.4 Dry chemical : semprotkan pada pangkal api searah dengan angin.
Foam/buasa : bila dalam suatu wadah semprotkan busa pada dinding bagian dalam jangan cairan
8.5 yang terbakar, searah dengan angin dan bila hanya suatu ceceran semprotkan pada pangkal api
sampai semua terselimutkan searah dengan angin.
9. Tumpahan
Singkirkan semua kondisi yang memungkinkan terjadinya penyalaan. Keringkan tumpahan
mengguanakan bahan penyerap (sorbent), pasir, tanah lempung dan bahan penghambat kabakaran
lainnya. Bersihkan dan buang pada tempat pembuangan yang telah ditentukan oleh peraturan
setempat. Cegah masuknya tumpahan ke dalam selokan umum saluran pembuangan atau
perembesan kedalam tanah.
MATERIAL SAFETY DATA SHEET (MSDS)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSPR/SPO/K3/ 01 3 dari 3

RSUD PASAR REBO

10. Penyimpanan
Menyebabkan efek yang serius jika terserap melalui kulit. hindari
agar uap atau mist tidak terhisap oleh saluran nafas. Wadah yang
10.1 Penanganan dipindah yang diguanakan untuk menyimpan harus diletakkan di
tanah dan nozzle harus selalu kontak dengan wadah ketiks
pengisian untuk mencegah timbulnya listrik statis.
Untuk penyimpanan dalam ruangan harus harus memperhatikan
ventilasi. Penyimpanan ditangki timbun harus memperhatikan
persyaratan sesuai dengan klasifikasinya. Uap yang mudah
terbakar dapat terbentuk walaupun disimpan pada temperature di
10.2 Penyimpanan bawah titik nyala. Jauhkan dari bahan-bahan yang mudah
terbakar. Tempat penyimpan harus di grouding dan bonding serta
dilengkapi dengan pressure vacuum velve dan flame arrester.
Jauhkan dari bahan yang mudah terbakar, api, listrik atau sumber
panas lainnya.
11. Perlindungan Diri
11.1 Pakailah alat perlindung pernafasan jika konsentrasi udara telah
Perlindungan pernafasan
melebihi Nilai Ambang Batas.
11.2 Perlindungan mata Pakailah kacamata pelindung untuk bahan kimia.
11.3 Pakailah sarung tangan dari karet atau PVC. Terapkan kebersihan
Perlindungan kulit
perorangan yang baik.

Anda mungkin juga menyukai