TATA TERTIB PERATURAN JAGA MALAM / RONDA
1. Tujuan diadakan ronda adalah untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum
diwilayah setempat sehingga di harapkan kesadaran dan peran aktif seluruh warga kampung khusus
nya Rt 03/03 desa [Link] ronda yang sudah diedarkan tidak dapat di
tukarkan dengan alasan apapun.
2. Semua warga pria wajib melaksankan ronda malam "kecuali warga yang
sudah jompo atau sakit.
3. Setiap warga yang mendapat giliran ronda wajib berkumpul dan mengisi absensi
dipos ronda, apabila warga yang mendapat giliran ronda tidak mengisi absensi maka di
anggap tidak hadir dan akan di tegur oleh ketua RT.
4. Apabila berhalangan yang sangat mendadak cukup memberitahu kepada rekan
rondanya pada malam itu/ kepada ketua RT
5. Ronda di mulai pukul 22.00 dan di akhiri sampai min" jam 03.00
6. Petugas ronda melaksanakan kontrol areal / patroli setiap jam 01.00 dan jam
03.00 dan wajib dipukul "menandakan bahwa dipos ada petugas ronda.
7. Apabila menemukan hal+hal yang mencurigakan, agar segera melapor kepada
koordinator jaga dan RT.03.
8. Kegiatan ronda ini atas ide dari warga dan dilaksanakan oleh warga dan untuk
kemanan warga, untuk itu di mohon kesadarannya untuk tidak meyepelekan kegiatan ini sebagai wujud
tanggung jawab dalam hidup bermasyarakat.
9. Pembagian regu ronda merupakan hak prerogatif ketua RT 03/[Link] ada evaluasi ronda
oleh koordinator ronda dan ketua RT, apabila ada hal-hal yang kurang dimengerti dan dipahami
menyangkut tugas ronda bersama tersebut, agar menanyakan langsung kepada ketua
RT, Terima kasih.
10. Beras yang dikumpulkan sebagian digunakan untuk masak, sisanya di berikan ke
petugas karang taruna (membantu mengelola untuk kebutuhan sosisal masyarakat).
11. Untuk petugas ronda yang berhalangan atau tidak berkesempatan hadir, maka
dikenakan denda sebesar 20.000 rupiah.
12. Setiap selesai ronda koordinator ronda wajib menulis info yg terjadi pada saat
jadwal jaga.
Keterangan :
1. Setiap pengumpulan beras akan di laporkan setiap bulan di hari jumat minggu terakhir.
2. Beras akan di jual dengan harga murah kepada warga yang membutuhkan.
3. Penjualan beras di lakukan per dua bulan sekali.
4. Bagi warga yang sudah membeli tidak dapat membeli lagi pada penjualan berikut.
5. Hasil penjualan beras akan digunakan untuk kepentingan kegiatan sosial dan kebutuhan
sarana dan prasarana di area RT 03/03.
Bendungan, 02 April 2019
Mengetahui,
Ketua RT 03/03 Ketua Karang Taruna Wilayah
( …………………………. ) ( …………………………………… )
Uang perelek, merupakan tradisi lama. Tujuannya sebagai salah satu strategi dalam satu
upaya memenuhi kebutuhan social warga. Manfaatnya untuk meningkatkan kepedulian
dan peran serta masyarakat untuk membantu sesama. Di samping itu manfaat lainnya
memberi makna teladan, melatih jiwa berkorban dari hal yang paling kecil, melatih
kebersamaan dan kepedulian antar sesama dan semangat gotong royong. Namun dalam
perkembangannya, akan menghadapi tantangan dan mengalami perubahan mengingat
budaya lokal ini tidak lepas dari budaya global melalui inovasi ekonomi. Ternyata dalam
program Uang perelek memiliki nilai-nilai yang bersinergi dengan falsafah hidup manusia
Sunda, yaitu silih asah, silih asah dan silih asuh. Uang perelek ini representasi dari nilai-
nilai itu semua. Oleh karena itu perlu peran serta sumua warga dalam melestarikan sikap
hidup yang berazaskan kebersamaan. Uang perelek merupakan solusi atas persoalan
kesenjangan sosial karena kalangan masyarakat yang sudah mampu dapat berbagi pada
masyarakat kurang mampu.
Oleh karena itu ketua RT03/03 bersama Karang Taruna Unit RW 03, akan mengelola
kumpulan uang perelek sebagai berikut ;
1. Setiap kk di wajibkan untuk memberi 2.000 rupiah setiap kali penagihan
2. Penagihan akan di lakukan di minggu pertama dan di minggu ke tiga di setiap bulan.
3. Penagihan akan di lakukan oleh petugas karang taruna yang telah di tentukan oleh
pengurus karag taruna.
Kewajiban uang perelek yang akan diperoleh oleh warga sebagai berikut ;
1. Apabila ada warga yang terkena musibah (meninggal dunia), warga tersebut berhak
mendapatkan ;
a. Satu set kain kafan beserta peralatan mandi
b. Uang sebesar 700.000 rupiah
c. Air mineral gelas 3 dus
2. Kalau ada warga yang sakit (dirawat), maka warga tersebut berhak mendapatkan
santunan 300.000 rupiah. (untuk menambah biaya pengobatan).
Keterangan :
Semua uang perelek yang dikumpulkan laporannya akan dibuat setiap bulan dan
di laporkan pada hari jumat, minggu terakhir.
Laporan pengumpulan uang perelek akan ditempel di Pos ronda dan papam
pengumunan di mushola.
Mengetahui,
RT 03/03 Ketua Karang Taruna wilayah
( ……………………………… ) ( …………………………………… )