0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan4 halaman

Kemencengan dan Keruncingan Kurva Normal

Bab 6 membahas tentang kurva normal dan berbagai bentuknya. Kurva normal memiliki bentuk simetris dan messokurtik. Bentuk kurva dipengaruhi oleh nilai tendensi sentral dan variabilitasnya. Kemencengan dan keruncingan diukur menggunakan skor kemencengan dan kurtosis untuk mengetahui bentuk kurva.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan4 halaman

Kemencengan dan Keruncingan Kurva Normal

Bab 6 membahas tentang kurva normal dan berbagai bentuknya. Kurva normal memiliki bentuk simetris dan messokurtik. Bentuk kurva dipengaruhi oleh nilai tendensi sentral dan variabilitasnya. Kemencengan dan keruncingan diukur menggunakan skor kemencengan dan kurtosis untuk mengetahui bentuk kurva.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 6

KURVA NORMAL

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa kurva merupakan grafik yang telah dihaluskan.
Bentuk kurva bermacam-macam tergantung dari :
a. Nilai-nilai tendensi sentralnya (mean, median, modus)
Nilai tendensi sentral mempengaruhi kemencengan kurva (skewness). Kurva yang
terjadi dapat berbentuk menceng ke kanan, menceng ke kiri atau simetris

Simetris Menceng ke kanan (skewness +) Menceng ke kiri (skewness -)

Mean=Md=Mo Mo Md Mean Mean Md Mo

b. Nilai variabilitasnya (varians)


Nilai variabilitas mempengaruhi kedataran kurva (peakedness). Kurva yang terjadi
dapat berbentuk leptokurtik, messokurtik atau platokurtik

Messokurtik Leptokurtik Platokurtik

Variabilitas Variabilitas Variabilitas


sedang/normal kecil besar
Catatan: kurva normal adalah kurva yang bentuknya simetris dan messokurtik

KEMENCENGAN (SKEWNESS)

Ukuran kemencengan dapat dicari dengan formula:

mean−mcdus 3 ( mean−median )
Sk = Sk =
sd atau sd
Atau

35
( Q3 −median ) −( median−Q1 ) Q3 −2 ( median)+Q 1
Sk= =
Q Q

Dimana: sd = standar deviasi


Q = range semi kuartil

 Jika Sk = 0 maka kurva simetris


 Jika Sk bernilai positif maka kurva menceng ke kanan
 Jika Sk bernilai negative maka kurva menceng ke kiri

KERUNCINGAN (KURTOSIS)
Ukuran kemencengan dapat dicari dengan formula:

K = 2 – 3

μ4
β 2=
Dimana μ 22
dan
1
μ2 =ν 2 −ν12−
2
1 7
μ4 =ν 4 −4 ν 1 ν 3 + 6 ν 21 ν 2−3 ν 41 − (ν 2 −ν 21 )+
2 240

 Jika K = 0 maka kurva berbentuk messokurtik


 Jika K bernilai positif maka kurva berbentuk leptokurtic
 Jika K bernilai negative maka kurvanya berbentuk platokurtik

 untuk data yang belum dikelompokkan

1
n ∑ ( x− x̄ )4
α 4=
sd 4

 untuk data yang sudah dikelompokkan

1
n
∑ ( x i − x̄ ) 4 . f i
α 4=
sd 4
xi = titik tengah kelas ke-i

36
 Jika 4 = 3 maka kurva berbentuk messokurtik
 Jika 4 > 3 maka kurva berbentuk leptokurtic
 Jika 4 < 3 maka kurvanya berbentuk platokurtik

Berbagai bentuk Kurva Normal :

Gambar berikut menunjukkan bahwa kurva 1 memiliki rata-rata lebih kecil daripada
kurva 2 sedangkan standar deviasi keduanya sama besar

Gambar berikut menunjukkan bahwa kurva 1 memiliki rata-rata sama dengan kurva 2
sedangkan standar deviasi kurva 1 lebih besar dari kurva 2.

Gambar berikut menunjukkan bahwa kurva 1 memiliki rata-rata dan standar deviasi yang
lebih kecil daripada kurva 2.

37
SOAL

Berdasarkan data berikut ini:

Skor Frekuensi
4–7 6
8 – 11 10
12 – 15 18
16 – 19 40
20 – 23 16
24 – 27 10

1. Tentukan nilai range, deviasi standar dan deviasi kuartil-nya!


2. Tentukan kemencengan dan keruncingannya

REFERENSI

1. Boedijoewono, Noegroho. [Link] Statistika Ekonomi dan Bisnis 1:


Deskriptif. UPP STIM YKPN
2. Lind, Douglas A. Marchal, William G. andWathen, Samuel A. 2007. Teknik-teknik
Statistika dalam Bisnis dan Ekonomi Menggunakan Kelompok Data Global. Edisi 13,
Buku 1. Jakarta:Salemba Empat
3. Subagyo, Pangestu. 2012. Statistika Deskriptif. Yogyakarta:BPFE.
4. Supranto, J. 2009. Statistik : Teori dan Aplikasi. Jilid 1 (cetakan 7). Jakarta : Erlangga
5. Suharyadi & Purwanto, SK. 2009. Statistika untuk Ekonomi & Keuangan Modern.
Jilid [Link]: Salemba Empat

38

Anda mungkin juga menyukai