TUGAS
MINERAL OPTIK
SIFAT FISIK MINERAL MELALUI
PENGAMATAN PPL DAN XPL
Disusun Oleh:
Luqman Al Qalasadi P. 21100118130050
Rais Brian A. 21100118140052
Eri Alawiyah 21100118120018
Dianti 211001181
DEPARTEMEN TEKNIK GEOLOGI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
SEPTEMBER 2019
A. PENGERTIAN
Mineral optik merupakan salah satu cabang ilmu geologi yang mempelajari
tentang mineral yang terkandung pada suatu batuan. Mineral optik membahas
tentang mineral- mineral pada batuan dalam bentuk monomineral. Salah satu tujuan
mempelajari mineral optik ialah untuk untuk mengetahui cara menentukan sifat-
sifat optik mineral, serta mengenal mineral secara mikroskopik.
Alat yang digunakan dalam pengamatan mineral mikroskopis adalah
mikroskop polarisasi, Mikroskop polarisasi adalah mikroskop yang digunakan
dalam pembelajaran spesimen geologi, khususnya pada pengamatan sayatan tipis
dari batuan. Sifat yang bisa diketahui yaitu warna, belahan, pecahan, relief, indeks
bias, pleokroisme, bentuk, dan lain sebagainya.
Gambar : Mikroskop Polarisasi Gambar : Contoh sayatan tipis
B. PENGAMATAN PPL
Pengamatan PPL (Plane Polarized Light) merupakan pengamatan yang
hanya mengunakan satu polarisator atau dengan kata lain tidak menggunakan
analisator. Dalam pengamatan PPL terdapat beberapa sifat-sifat optis mineral yang
dapat diamati untuk dapat mengidentifikasi mineral tersebut. Sifat-sifat optis
mineral yang dapat diamati dari pengamatan PPL adalah sebagai berikut :
Ukuran Mineral Pecahan
Bentuk Relief
Ketembusan cahaya Indeks bias
Belahan Pleokroisme
Warna Inklusi
C. PENGAMATAN XPL
Pengamatan polarisasi bersilang perlu dilakukan untuk mengamati sifat optis
mineral yaitu warna interferensi, kembaran, gelapan, dan tanda rentang optis. Untuk
melakukan pengamatan polarisasi bersilang, analisator diorientasikan tegak lurus
terhadap orientasi polarisator sehingga cahaya kembali terkonsentrasi pada arah
tertentu yang kemudian menghasilkan kenampakan yang berbeda dengan polarisasi
sejajar. Sifat-sifat optis mineral yang dapat diamati dari pengamatan XPL adalah
sebagai berikut :
Warna interferensi
Birefingence
Retardasi
Gelapan
Kembaran
D. SIFAT OPTIK MINERAL
1) OLIVINE - (Mg,Fe)2SiO4
PPL
Warna : hijau kecoklatan
Bentuk : prismatik - granular
Relief : tinggi – sedang
Pecahan : banyak
Belahan :-
Pleokroisme :-
XPL
Gelapan : ada
2) PIROKSEN
PPL
Warna : bening, hijau kecoklatan
Bentuk : prismatik- granular
Relief : tinggi – sedang
Pecahan : banyak
Belahan : 1-2 arah
Pleokroisme :-
XPL
Gelapan : ada
3) Hornblend
PPL
Warna : hijau atau coklat
Bentuk : prismatik memanjang – euhedral
Relief : sedang
Pecahan : sedang
Belahan : 1-2 arah
Pleokroisme : tinggi
XPL
Gelapan : miring 12o-30o atau 45o
Warna Interferensi : Orde-1 atas hingga pertengahan Orde-2
Kembaran : tidak ada
Sistem Kristal : monoklin
4) Kuarsa
PPL
Warna : colourless
Bentuk : granular - anhedral
Relief : rendah
Pecahan : sedikit
Belahan : tidak ada
Pleokroisme : tidak ada
XPL
Gelapan : bergelombang
Warna Interferensi : abu-abu Orde 1
Kembaran : tidak ada
TRO : positif (+)
5) Biotit - K2(Mg,Fe)2(OH)2(AlSi3O10)
PPL
Warna : coklat
Bentuk : prismatic berlembar atau bercak
Relief : sangat tinggi – sedang
Pecahan : sedikit
Belahan : 1 arah
Pleokroisme : tinggi (di/trikroik)
XPL
Gelapan : sejajar
6) MUSCOVITE - KAl2(OH)2(AlSi3O10)
PPL
Warna : bening
Bentuk : berlembar
Relief : rendah
Pecahan : sedikit
Belahan : 1 arah
Pleokroisme :-
XPL
Gelapan : sejajar
7) PLAGIOKLAS - CaAl2Si2O8
PPL
Warna : bening
Bentuk : prismatik
Relief : rendah
Pecahan : sedikit-sedang
Belahan :-
Pleokroisme :-
XPL
Kembaran : albit atau carlsbad-albit
Jenis Plagioklas
a. Anorthite
b. Bitownite
c. Labradorite
d. Andesine
e. Albite