0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan2 halaman

Karakteristik dan Perbandingan Produksi Batch

Batch production adalah sistem produksi berulang dimana produk diproduksi dalam batch dengan volume lebih besar dibandingkan job shop tetapi lebih kecil dari flow shop. Proses produksinya mirip job shop tetapi dengan volume lebih besar. Continuous production adalah sistem produksi berkesinambungan dimana fasilitas dan proses dirancang untuk satu produk dengan aliran bahan baku yang terus berlanjut.

Diunggah oleh

rendra manggas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan2 halaman

Karakteristik dan Perbandingan Produksi Batch

Batch production adalah sistem produksi berulang dimana produk diproduksi dalam batch dengan volume lebih besar dibandingkan job shop tetapi lebih kecil dari flow shop. Proses produksinya mirip job shop tetapi dengan volume lebih besar. Continuous production adalah sistem produksi berkesinambungan dimana fasilitas dan proses dirancang untuk satu produk dengan aliran bahan baku yang terus berlanjut.

Diunggah oleh

rendra manggas
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

4.

Batch Production

Batch Production adalah sistem produksi yang termasuk repetitive production (produksi
berulang) yang berada diantara sistem produksi Job Shop dan Flow Shop. Standarisasi produk
pada Batch Production lebih baik dan Volume produksi lebih tinggi jika dibandingkan dengan Job
shop namun volume lebih rendah dan tidak selalu terstandarisasi seperti flow shop (mass
production). Metode produksinya mirip dengan proses produksi dengan sistem Job Shop,
perbedaannya terletak pada jumlah atau volume yang akan diproduksinya yang lebih banyak
dan berulang-ulang.

Dibawah ini merupakan Karakteristik dari Batch Production :

1. Waktu produksi lebih pendek.


2. Tempat dan Mesin lebih fleksibel.
3. Tempat dan Mesin diatur untuk memproduksi produk dalam bentuk batch dan diubah lagi
pengaturannya untuk batch yang berikutnya.
4. Waktu dan biaya produksi lebih rendah dibandingkan dengan Job Shop.
5. Continuous Production

Continuous Production adalah sistem produksi yang proses produksinya berkesinambungan


(continuously) terus menerus dan berulang-ulang. Fasilitas Produksi disusun sesuai dengan
urutan operasi dari proses pertamanya hingga menjadi produk jadi dengan aliran material yang
konstan. Jalur produksi (production line) biasanya dialokasikan hanya untuk satu jenis produk
saja.

Karakteristik Continuous Production adalah sebagai berikut ini :

1. Semua Tempat/Pabrik atau Mesin/peralatan kerja didedikasikan khusus untuk satu jenis
produk (tidak memiliki fleksibilitas sama sekali).
2. Material ditangani secara otomatis.
3. Proses operasi mengikuti urutan yang telah ditentukan.
4. Perencanaan dan Pengendalian dilakukan secara rutin.
5. Biaya per unit yang rendah karena volume produksi yang tinggi.

Contoh sistem produksi dengan proses Continuous Production adalah seperti industri
penyulingan minyak dan produk-produk pertambangan lainnya.

4. Batch Production

Batch Production adalah sistem produksi yang termasuk repetitive production (produksi
berulang) yang berada diantara sistem produksi Job Shop dan Flow Shop. Standarisasi produk
pada Batch Production lebih baik dan Volume produksi lebih tinggi jika dibandingkan dengan Job
shop namun volume lebih rendah dan tidak selalu terstandarisasi seperti flow shop (mass
production). Metode produksinya mirip dengan proses produksi dengan sistem Job Shop,
perbedaannya terletak pada jumlah atau volume yang akan diproduksinya yang lebih banyak
dan berulang-ulang.

Dibawah ini merupakan Karakteristik dari Batch Production :

1. Waktu produksi lebih pendek.


2. Tempat dan Mesin lebih fleksibel.
3. Tempat dan Mesin diatur untuk memproduksi produk dalam bentuk batch dan diubah lagi
pengaturannya untuk batch yang berikutnya.
4. Waktu dan biaya produksi lebih rendah dibandingkan dengan Job Shop.
5. Continuous Production

Continuous Production adalah sistem produksi yang proses produksinya berkesinambungan


(continuously) terus menerus dan berulang-ulang. Fasilitas Produksi disusun sesuai dengan
urutan operasi dari proses pertamanya hingga menjadi produk jadi dengan aliran material yang
konstan. Jalur produksi (production line) biasanya dialokasikan hanya untuk satu jenis produk
saja.

Karakteristik Continuous Production adalah sebagai berikut ini :

1. Semua Tempat/Pabrik atau Mesin/peralatan kerja didedikasikan khusus untuk satu jenis
produk (tidak memiliki fleksibilitas sama sekali).
2. Material ditangani secara otomatis.
3. Proses operasi mengikuti urutan yang telah ditentukan.
4. Perencanaan dan Pengendalian dilakukan secara rutin.
5. Biaya per unit yang rendah karena volume produksi yang tinggi.

Contoh sistem produksi dengan proses Continuous Production adalah seperti industri
penyulingan minyak dan produk-produk pertambangan lainnya.

Anda mungkin juga menyukai