0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan2 halaman

Kelebihan dan Kekurangan Matriks Strategi

Dokumen tersebut membahas kelebihan dan kekurangan beberapa jenis matriks yang digunakan dalam merencanakan strategi, yaitu matriks SWOT, SPACE, BCG, IE, Grand Strategy, dan QSPM. Matriks-matriks tersebut memiliki kelebihan masing-masing dalam membantu menganalisis faktor internal dan eksternal serta memformulasikan strategi, namun juga memiliki kekurangan seperti ketergantungan pada asumsi-asumsi subj

Diunggah oleh

dewi auryaningrum
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan2 halaman

Kelebihan dan Kekurangan Matriks Strategi

Dokumen tersebut membahas kelebihan dan kekurangan beberapa jenis matriks yang digunakan dalam merencanakan strategi, yaitu matriks SWOT, SPACE, BCG, IE, Grand Strategy, dan QSPM. Matriks-matriks tersebut memiliki kelebihan masing-masing dalam membantu menganalisis faktor internal dan eksternal serta memformulasikan strategi, namun juga memiliki kekurangan seperti ketergantungan pada asumsi-asumsi subj

Diunggah oleh

dewi auryaningrum
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

8.

2 Kelebihan dan kekurangan masing-masing matrik


1. Matriks SWOT
Kelebihan:
− Membantu manajer atau perusahaan dalam mencocokan faktor internal dan eksternal
− Membantu manajer atau perusahaan dalam mengembangkan strategi Kekuatan-Kesempatan
(Strenghts-Opportunities - SO), strategi Kelemahan-Kesempatan (Weakness-Opportunities – WO),
strategi Kekuatan-Ancaman (Strengths-Threats – ST), dan strategi Kelemahan-Ancaman (Weakness-
Threats – WT).

Kekurangan:
− Matriks SWOT tidak menunjukan cara untuk meraih keunggulan bersaing.
− Matriks SWOT merupakan pengukuran statistik dalam satu waktu perusahaan dapat melihat karakter
utama dan latarnya, tapi tidak dengan plotnya.
− Matriks SWOT dapat membuat perusahaan terlalu menekankan faktor internal dan eksternal dalam
memformulasi strategi.

2. Matriks Posisi Strategis dan Evaluasi Tindakan (SPACE – Strategic Position and Action Evaluation)
Kelebihan:
− Sangat membantu untuk mengelaborasikan perbedaan antara perpotongan SP (Stability Position) dan
IP (Industry Position)

Kekurangan:
− Umumnya lebih cocok untuk organisasi tertentu saja yang mempelajari dan berbasis pada informan
faktual.

3. Matriks Boston Consulting Group (BCG)


Kelebihan:
− Matriks BCG menarik perhatian ke aliran kas, karakteristik, investasi dan kebutuhan berbagai divisi
perusahaan
− Menggambarkan perbedaan antar divisi dalam posisi pangsa pasar relative dan tingkat pertumbuhan
industry
− Memungkinkan organisasi multidimensi untuk mengelola portofolio bosnisnya dengan menguji posisi
pangsa pasar relative dan tingkat pertumbuhan industri rekatif untuk semua divisi dalam organisasi.

Kekurangan:
− Banyak bisnis jatuh tepat di tengah matriks BCG dan tidak secara mudah di klarifikasikan.
− Matriks BCG tidak mereflesikan apakah berbagai divisi atau industri tumbuh dari waktu ke waktu.

4. Matriks Internal Eksternal (IE)


Kelebihan:
− Matriks IE berbasis produk dan geografis membantu perusahaan agar lebih efektif memformulasikan
strategi dan mengalokasikan sumber daya antar divisi.
− Dengan mempersiapkan matriks IE dan matriks BCG dapat mengungkapkan situasi di masa sekarang
versus situasi yang diharapkan setalah setahun.
Kekurangan:
− Matriks IE membutuhkan lebih banyak informasi tentang divisi daripada matriks BCG
− Implikasi strategis dari setiap matriks berbeda.

5. Matriks Grand Strategy


Kelebihan:
− Semua organisasi dapat diposisikan dalam di dalam salah satu dari empat kuadran strategi matriks
Grand Strategy.
− Divisi perusahaan pun dapat di posisikan

Kekurangan:

6. Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM)


Kelebihan:
− Seperangkat strategi dapat diuji secara berurutan atau secara simultan
− Penyusun strategi perlu mengintegrasikan faktor eksternal dan internal ke proses keputusan

Kekurangan:
− QSPM selalu mensyaratkan penilaian intuitif dan asumsi terdidik. Skor peringkat dan daya tariknya
membutuhkan keputusan penilaian meskipun mereka sebaiknya berdasarkan informasi objektif.

Anda mungkin juga menyukai