0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
210 tayangan7 halaman

Penyuluhan Hipertensi pada Lansia

Dokumen tersebut merupakan rencana pelaksanaan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi pada lansia di Desa Bonto Bunga. Penyuluhan akan membahas pengertian, penyebab, gejala, bahaya dan pencegahan hipertensi pada lansia dan diikuti evaluasi.

Diunggah oleh

Fina Oga
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
210 tayangan7 halaman

Penyuluhan Hipertensi pada Lansia

Dokumen tersebut merupakan rencana pelaksanaan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi pada lansia di Desa Bonto Bunga. Penyuluhan akan membahas pengertian, penyebab, gejala, bahaya dan pencegahan hipertensi pada lansia dan diikuti evaluasi.

Diunggah oleh

Fina Oga
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

HIPERTENSI

Pokok Bahasan : Penyakit Hipertensi Pada Lansia

Sasaran : Masyarakat Desa Bonto Bunga

Tempat : (ILS Coffee) Desa Bonto Bunga

Hari / Tanggal : Rabu, 23 Oktober 2019

Waktu : 15.00 WITA

A. Tujuan
1. Tujuan Intruksional Umum (TIU)

Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang Hipertensi pada lansia di

harapkan masyarakat mampu mengidentifikasi tentang penyakit dan sebab

Hipertensi pada lansia.

2. Tujuan Intruksional Khusus (TIK)

Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan 1x30 menit diharapkan para warga

dapat

a. Menjelaskan tentang Pengertian Hipertensi.

b. Menjelaskan tentang Penyebab Hipertensi pada lansia.

c. Menjelaskan tentang Gejala Hipertensi pada lansia.

d. Menjelaskan tentang Bahaya Hipertensi pada lansia.

e. Menjelaskan tentang cara Pencegahan Hipertensi pada lansia.

1
B. Materi penyuluhan
1. Materi Hipertensi pada Lansia (terlampir)

a. Pengertian Hipertensi.

b. Penyebab Hipertensi pada lansia.

c. Gejala Hipertensi pada lansia.

d. Bahaya Hipertensi pada lansia.

e. Pencegahan Hipertensi pada lansia.

2. Alat Evaluasi

a. Pengertian Hipertensi.

b. Penyebab Hipertensi pada lansia.

c. Gejala Hipertensi pada lansia.

d. Bahaya Hipertensi pada lansia.

e. Pencegahan Hipertensi pada lansia.

C. Metode
1. Ceramah

2. Diskusi

3. Tanya jawab.

D. Media
1. Leaflet

2. Poster.

2
E. Evaluasi
1. Prosedur : Setelah pembelajaran materi

2. Jenis : Lisan

3. Bentuk : Uraian singkat

F. Kegiatan penyuluhan

G. No Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta

1 5 menit Pembukaan :

Mengucapkan salam. Menjawab salam.

Memperkenalkan diri. Mendengarkan.

Menjelaskan tujuan dari kegiatan penyuluhan. Memperhatikan.

Menyebutkan materi yang akan disampaikan. Memperhatikan.

2 15 menit Pelaksanaan :

1. Menjelaskan pengertian hipertensi Memperhatikan

2. Menjelaskan penyebab hipertensi Memperhatikan.

3. Menjelaskan tanda dan gejala hipertensi Memperhatikan.

4. Menjelaskan faktor yang mempengaruhi Memperhatikan.

terjadinya peningkatan hipertensi Bertanya dan menjawab

5. Menjelaskan pencegahan hipertensi pertanyaan yang diberikan

6. Menjelaskan makanan yang dianjurkan oleh pembicara.

untuk penderita hipertensi

7. Menjelaskan makanan yang harus dihindari

untuk hipertensi

3
3 5 menit Evaluasi :

Menanyakan kepada klien tentang materi yang Menjawab pertanyaan.

telah disampaikan.

4 5 menit Terminasi :

Mengucapkan terimakasih atas waktu yang Mendengarkan dan

diluangkan, perhatian serta peran aktif klien selama membalas ucapan

mengikuti kegiatan penyuluhan. terimakasih.

Salam penutup. Menjawab salam.

H. Pengorganisasian
Pembicara : Nurningsi A. Gani

Fasilitator/Pendokumentasian :

4
MATERI PENYULUHAN

A. Pengertian

Hipertensi adalah tekanan darah yang lebih besar dibandingkan dengan

tekanan darah pada keadaan normal.

Tekanan darah normal yaitu :

1. Sistolik (100 – 140 mmHg) adalah tekanan jantung saat memompa darah

keseluruh tubuh.

2. Diastolik (60 – 90 mmHg) adalah tekanan jantung saat tidak memompa

darah keseluruh tubuh.

Hipertensi yang biasa terjadi pada lansia yaitu hipertensi sistolik

terisolasi dimana tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih,

tetapi tekanan diastolik kurang dari 90 mmHg.

B. Penyebab

Adapun penyebab terjadinya Hipertensi pada lansia antara lain:

1. Stress

2. Merokok

3. Kelelahan

4. Minum alkohol

5. Kegemukan (obesitas)

6. Diet yang tidak seimbang

7. Konsumsi garam yang tinggi (>30 g)

5
C. Gejala

Gejala penderita hipertensi yang terjadi pada lansia antara lain,

1. Gelisah

2. Nadi cepat

3. Sukar tidur

4. Sesak nafas

5. Sakit kepala

6. Lemah dan lelah

7. Rasa pegal di bahu

8. Jantung berdebar – debar

9. Pandangan menjadi kabur

10. Mata berkunang – kunang.

D. Bahaya

Hipertensi pada lansia dapat mengakibatkan timbulnya asma dan kencing

manis serta pecahnya pembuluh darah di otak sehingga terjadi kelumpuhan,

kesulitan berbicara sampai kematian.

E. Pencegahan

Pencegahan Hipertensi pada lansia dapat dilakukan dengan :

1. Bersantai

2. Hindari obesitas

3. Hindari merokok

4. Berolahraga secara teratur

5. Sering memakan buah – buahan dan sayur – sayuran

6
6. Hindari minuman yang mengandung kafein (teh, kopi dan coklat)

7. Hindari makanan yang mengandung garam, berlemak dan tinggi kalori.

a. Berolahraga secara teratur,

b. Sering memakan buah – buahan dan sayur – sayuran,

c. Hindari minuman yang mengandung kafein (teh, kopi dan coklat).

Anda mungkin juga menyukai