MENU %
MENU
Anda di sini : Home / kalkulus / universitas / Fun…
Fungsi Logaritma
Natural
kalkulus universitas
Share this
! " # $
Hai sobat matematika!
Sebelum Anda melanjutkan tentang
bahasan logaritma natural, silahkan Anda
pelajari dahulu bahasan logaritma di
sini.
Ingatkah Anda pada aturan pangkat
umum di bahasan topik integral? Kalau
tidak ingat mari saya [Link]
Aturan pangkat pada integral berkata
bahwa
x n+1
∫
n
x dx = + C, n≠1
n+1
Seperti yang tersebut diatas, aturan
pangkat memiliki perkecualian--aturan
tidak berlaku untuk n = 1.
Artinya pada bahasan intergal, Anda tidak
menemukan integral dari fungsi
1
f (x) = x . Kali ini saya akan
memberitahu Anda pendeGnisian fungsi
tersebut.
Fungsi tersebut, sekedar informasi,
bukan merupakan fungsi aljabar ataupun
fungsi trigometri. Akan tetapi masuk
dalam kategori fungsi lainnya yang
disebut fungsi logaritma.
Fungsi Logaritma
Natural
Salah satu fungsi logaritma yang
terpenting adalah fungsi logaritma
natural. PendeGnisian fungsi tersebut
sebagai berikut
DEFINISI 1. FUNGSI LOGARITMA
NATURAL
Fungsi logaritma natural dideGnisikan
dengan
x
1
∫1
ln x = dt, x>0
t
Domain dari fungsi logaritma natural
adalah semua himpunan bilangan riil
positif.
Jadi notasi untuk logaritma natural
adalah ln x . Berdasarkan deGnisi di atas
juga, Anda dapat mengerti bahwa
ln x > 0 ketika x > 0
ln x < 0 ketika 0 < x > 1
ln x = 0 ketika x = 1
Berdasarkan deGnisi di atas juga dapat
dilihat sifat-sifat dari graGk yang dimiliki
fungsi logaritma natural.
Berikut merupakan sifat dasar dari fungsi
logaritma natural yang saya maksud
TEOREMA 1. SIFAT DASAR
FUNGSI LOGARITMA NATURAL
1. Domain dari fungsi logaritma
natural adalah (0, ∞) dan daerah
hasil berada pada (−∞, ∞)
2. Fungsi logaritma natural kontinu,
naik, dan fungsi satu-satu.
3. GraGk dari fungsi logaritma natural
cekung kebawah.
Nah sudah tahu belum ciri-ciri dari fungsi
logaritma natural? Anda mulai mengerti
dari sini.
Sekarang coba Anda lihat sketsa dari
graGk fungsi logaritma natural di bawah
ini
Baca Juga : Bagaimana limit
dideGnisikan pada fungsi
Selanjutnya saya akan mengajak Anda
untuk melihat sifat fungsi logaritma
natural yang juga berlaku untuk fungsi
logaritma secara umum.
TEOREMA 2. SIFAT FUNGSI
LOGARITMA
1. ln(1) =0
2. ln(a + b) = ln a + ln b
3. ln(an ) = n ln a
4. ln( ab ) = ln a − ln b
Contoh Soal 1.
a. ln 13 = ln 13 − ln 6
6
b. ln √‾3x + ‾2 = ln(3x + 2)1/2
‾‾‾‾
= 12 ln(3x + 2)
c. ln 3x
2 = ln 3x − ln 2
= ln 3 + ln x − ln 2
d.
(x 2 +3)2
ln 3
= 2 ln(x 2 + 3) − ln x − 13 ln(x 2 + 1)
x√x 2 +1
Bilangan e
Anda mungkin sudah belajar fungsi
logaritma di sekolah. Pada saat itu, tanpa
pengetahuan kalkulus, logaritma
dideGnisikan dengan bilangan basis.
Misalkan, logaritma biasa log x
mempunyai basis 10 sehingga
10 log 10 = 1.
Jadi untuk fungsi logaritma natural,
terdapat nilai x sedemikian sehingga
ln x = 1 . Bilangan tersebut
dilambangkan dengan huruf e.
Bilangan e merupakan bilangan irrasional
dengan pendekatan desimal
e ≈ 2.71828182846
Jika Anda menggunakan sifat fungsi
logaritma pada teorema 2 di atas maka
dapat ditunjukkan
ln(en ) = n ln e
= n(1) = n
Tabel berikut memberikan informasi
tentang nilai dari ln(en ) untuk beberapa
nilai n
Turunan Fungsi
Logaritma Natural
Turunan fungsi logaritma natural
diberikan pada teorema 3 di bawah ini.
Bagian pertama berbicara tentang anti
turunan dan bagian kedua aturan rantai.
TEOREMA 3. TURUNAN FUNGSI
LOGARITMA NATURAL
Misalkan u adalah fungsi dengan
variabel x dan terdeferensialkan.
d
1. dx [ln x] = 1x , x > 0
d 1 du u′
2. dx [ln u] = u dx = u , u>0
Perhatikan contoh soal mencari turunan
fungsi logaritma natural berikut ini.
Contoh Soal 2.
d u′ 2 1
a. dx [ln(2x)] = u = 2x = x
[ln(x + 1)] =
d 2 u′ 2x
b. dx u = x 2 +1
d
c. dx [x ln x]
= x ( dx
d
[ln x]) + ln x ( dx
d
[x]) = 1 + ln x
[(ln x) ] =
d 3 d
d. dx 3(ln x)2 dx [lnx]
= 3(ln x)2 1x
Sedangkan dua contoh soal berikut
menjelaskan penggunaan sifat fungsi
logaritma untuk menyelesaikan turunan
fungsi logaritma.
Contoh Soal 3.
Turunkan fungsi f (x) = ln √‾
x‾‾‾
+ 1‾
Pembahasan Contoh Soal 3
Pertama Anda harus mengubah bentuk
fungsi tersebut menjadi
+ 1‾ = ln(x + 1)1/2 = 12 ln(x + 1)
f (x) = ln √‾x‾‾‾
. Jadi
1 1 1
f ′ (x) = =
2x+1 2(x + 1)
Contoh Soal 4.
x(x 2 +1)2
Fungsi f (x) = ln
√2x 3 −1
Pembahasan Contoh Soal 4.
Bentuk lain fungsi adalah
f (x) = ln x + 2 ln(x 2 + 1) − 12 ln(2x 3 − 1)
sehingga diperoleh
x + 1 ) 2 ( 2x 3 − 1 )
f (x) = + 2 ( 2
′ 1 2x 1 6x 2
−
x
1 4x 3x 2
= + 2 −
x x + 1 2x 3 − 1
Fungsi logaritma juga bisa digunakan
sebagai bantuan untuk menurunkan
fungsi bukan logaritma. Prosedur ini
dinamakan penurunan logaritma
Contoh Soal 5.
Tentukan turunan dari
(x − 2)2
y= , x≠2
√‾x‾‾‾‾
2 + 1‾
Pembahasan Contoh Soal 5.
Diketahui bahwa y > 0 untuk semua
x ≠ 2. Jadi ln y terdeGnisi.
Langkah pertama kenakan fungsi
logaritma natural pada kedua ruas,
selanjutnya gunakan sifat fungsi
logaritma natural dan turunkan secara
implisit. Terakhir selesaikan persamaan
untuk y′ .
(x − 2)2
y= , x≠2
√‾x‾‾‾‾
2 + 1‾
(x − 2)2
ln y = ln , x≠2
√‾x‾‾‾‾
2 + 1‾
1
ln y = 2 ln(x − 2) − ln(x 2 + 1)
2
= 2(
x − 2 ) 2 ( x2 + 1 )
y ′ 1 1 2x
−
y
x 2 + 2x + 2
=
(x − 2)(x 2 + 1)
′ x 2 + 2x + 2
y =y
(x − 2)(x 2 + 1)
(x − 2)2 x 2 + 2x + 2
=
√‾x‾‾‾‾
2 +1 ‾ (x − 2)(x 2 + 1)
(x − 2)(x 2 + 2x + 2)
=
(x 2 + 1)3/2
Latihan berikut diberikan untuk melatih
pemahaman Anda tentang turunan
fungsi logaritma.
LATIHAN 1
Untuk nomor 1 - 10, Gunakan sifat fungsi
logaritma natural untuk mengekspansi
fungsi logaritma berikut
x
1. ln 4
6. ln √5‾
xy
2. ln z
7. ln(xyz)
3. ln(x√‾x‾‾‾‾‾)
2 +5 ‾‾‾‾
8. ln √a − 1‾
4. ln √‾x−1
‾‾‾
x
9. ln(3e2 )
1
5. ln z(z − 1)2 10. ln e
Untuk nomor 11 - 16 tulis ekspresi fungsi
logaritma dalam satu kesatuan
11. ln(x − 2) − ln(x + 2) 16. 3 ln x + 2 ln y − 4 ln z
12. 13 [2 ln(x + 3) + ln x − ln(x 2 − 1)]
13. 2 [ln x + ln(x + 1) − ln(x − 1)]
14. 2 ln 3 − 12 ln(x 2 + 1)
[ + 1) − ln(x + 1) − ln(x − 1)]
1 2
15. 2
ln(x
Untuk nomor 17 - 20, tentukan
persamaan garis singgung graGk fungsi
logaritma di titik (1, 0)
17. y = ln x 3 19. y = ln x 3/2
18. y = x 4 20. y = ln x 1/2
Untuk nomor 21 - 30 Tentukan turunan
dari fungsi fungsi berikut
21. y = x 2 ln 2 26. y = ln(ln x 2 )
22. y = ln(t + 1)2 27. y = ln √‾x+1
‾‾‾
x−1
23. y = ln(x√‾x‾‾‾‾
2 −1‾) 28. y = ln|sin x|
24. f (x) = ln( x 2x+1 ) 29. y = ln √‾2‾‾‾‾‾‾‾‾
+ cos2 ‾x
25. g(t) = ln t
t2
30. y = ln∣∣ −1+sin x∣
2+sin x ∣
Baca juga : Pembahasan Soal Teori Graf
Aturan Logaritma
untuk Pengintegralan
Aturan penurunan pada fungsi logaritma
yang Anda sudah pelajari pada bagian
sebelumnya adalah
d d u′
[ln |x|] dan [ln |u|] =
dx dx u
Sedangkan untuk aturan pengintegralan
fungsi logaritma adalah sebagai berikut
TEOREMA 4. ATURAN
LOGARITMA UNTUK
PENGINTEGRALAN
Misalkan u merupakan fungsi variabel
x yang terdeferensialkan maka
u′
1. ∫ 1x dx = ln |x| + C 2. ∫ 1
u du = ln |u| + C 3. ∫ u dx = ln|u| + C
Penggunaan Aturan Fungsi
Logaritma dalam Pengintegralan
Perhatikan contoh pengunaan sifat-sifat
fungsi logaritma dalam pengintegralan
suatu fungsi
Contoh Soal 6
2 1
∫ x ∫ x
dx = 2 dx
= 2 ln |x| + C
= ln(x 2 ) + C
Menggunakan aturan fungsi
logaritma dengan merubah variabel
Pada contoh berikut penggunaan aturan
fungsi logaritma dengan merubah
variabel atau pemisalan.
Contoh Soal 7
1
Temukan nilai dari ∫ 4x−1 dx
Pembahasan Contoh Soal 7
Misalkan u = 4x − 1 maka du = 4dx
sehingga
4 ∫ ( 4x − 1 )
1 1 1
∫ 4x − 1
dx = 4dx
1 1
4∫ u
= du
1
= ln |u| + C
4
1
= ln |4x − 1| + C
4
Menemukan Luas Daerah dengan
aturan fungsi logaritma
Pada bahasan aplikasi integral, Anda
belajar luasan daerah di bawah kurva.
Contoh berikut menerangkan hal tersebut
beserta dengan penggunaan sifat fungsi
logaritma.
Contoh Soal 8.
Temukan luas daerah yang dibatasi oleh
x
graGk y = , sumbu x dan barisan
x 2 +1
x = 3.
Pembahasan Contoh Soal 8
Luas daerah yang dimaksud dengan
menggunakan integral tertentu adalah
sebagai berikut
3
x
∫0
L= dx
x2 + 1
Misalkan u = x 2 + 1 maka u′ = 2x
sehingga diperoleh
3
x
∫0 x 2 + 1
L= dx
3
1 2x
2 ∫0 x 2 + 1
= dx
3 ′
1 u
2 ∫0 u
= dx
1
= ln |u|]30
2
1
2[ ]0
2 3
= ln(x + 1)
1
= (ln 10 − ln 1)
2
1
= ln 10 ≈ 1.151
2
Jangan Lewatkan : Kaidah Penjumlahan
dan Perkalian
Bentuk Pecahan dari Aturan Fungsi
Contoh berikutnya berbicara tentang
bentuk pecahan yang melibatkan aturan
fungsi logaritma
Contoh Soal 9
2
a. ∫ 3x3 +1
dx = ln∣∣x 3 + x∣∣ + C
x +x
; u = x3 + x
2 x
b. ∫ sec
tan xdx = ln | tan x| + C
; u = tan x
x+1 1 2x+2
c. ∫ dx = 2 ∫ dx
x +2x
2 x 2 +2x
= 2 ln∣x + 2x∣∣ +
1 ∣ 2
C
; u = x 2 + 2x
1 3
d. ∫ 3x+2 dx = ∫ 3x+2 dx
= 13 ln|3x + 2| + C
; u = 3x + 2
Contoh 9 melihatkan bahwa Anda tidak
perlu memisalkan u sebagai fungsi di
penyebutnya. Tapi Anda membuat
sedemikian rupa sehingga bentuknya
menyerupai fungsi u di bagian 2 pada
teorema 4 di atas.
Perhatikan lagi bagian (a) pada contoh di
atas, bentuk x 3 + x jika dianggap bentuk
u maka dengan teorema 4 bagian (2)
Anda dapat menyelesaikan langsung
seperti pada contoh 4.
Tidak beda juga pada kasus (c) di contoh
9, jika kita anggap bentuk x 2 + 2x
adalah u pada teorema 4 maka Anda
buat sedemikian rupa bagian
penyebutnya adalah turunan dari u atau
u′ .
Karena pembilang pada soal di contoh 9
adalah x + 1 maka diubah menjadi
1
2 (2x + 2) supaya ada bentuk turunan
dari x 2 + 2x yaitu 2x + 2 .
Menggunakan Pembagian sebelum
Pengintegralan
Pengintegralan yang melibatkan aturan
fungsi logaritma biasanya mempunyai
bentuk tak biasa. Sebagai contoh
pengintegralan fungsi rasional dengan
derajat pembilang lebih dari atau sama
dengan derajat penyebut.
Contoh Soal 10
2
Temukan nilai dari ∫ x +x+1 dx
2 x +1
Pembahasan Contoh Soal 10
Sebelum proses integral, akan dilakukan
terlebih dahulu proses pembagian seperti
berikut
x2 + x + 1 x
=1+ 2
x2 + 1 x +1
sekarang bisa dilakukan pengintegralan
x2 + x + 1
(
x
∫ x +1
2
dx =
∫
1 +
x +1
2 ) dx
1 2x
∫ 2 ∫ x2 + 1
= dx + dx
1
= x + ln(x 2 + 1) + C
2
Merubah Variabel dengan Aturan
Fungsi Logaritma
Contoh berikut merupakan bentuk lain
dari penggunaan aturan fungsi logaritma
dengan proses perubahan variabel
Contoh Sooal 11.
2x
tentukan nilai dari ∫ dx
(x+1)2
Pembahasan Contoh Soal 11.
Misalkan u
= x + 1 maka diperoleh
du = dx dan x = u − 1 . Jadi
2x 2(u − 1)
∫ (x + 1)2 ∫
dx = du
(u) 2
= 2 ( 2 − 2 ) du
u 1
∫ u u
du du
∫ u ∫ u2
=2 −2
( −1 )
u−1
= 2 ln |u| − 2 +C
2
= 2 ln |u| + + C
u
2
= 2 ln |x + 1| + +C
x+1
Dari beberapa contoh di atas, contoh 11
dan contoh 12, Anda dituntut untuk bisa
menyajikan bentuk integrand - fungsi
yang diintegralkan- ke dalam bentuk lain
sedemikian sehingga dapat diselesaikan
menggunakan aturan fungsi logaritma.
Untuk menguasai teknik ini, diperluan
kemampuan mengenali perubahan
bentuk dari integrand. Karena proses
pengintegralan tidak selalu bisa
dilakukan langsung seperti layaknya
proses turunan.
Integral Fungsi
Trigonometri
Anda tentu sudah mempelajari aturan
dasar pengintegralan fungsi trigonometri
yang langsung diperoleh dari aturan
turunan. Namun dengan aturan
tambahan dari fungsi logaritma, akan
memperlengkap aturan pengintegralan
fungsi trigonometri.
Menggunakan Indetitas Fungsi
Trigonometri
Contoh Soal 13
Temukan ∫ tan xdx
Pembahasan Contoh Soal 13.
menggunakan aturan dsar
pengintegralan Anda tidak menemukan
langsung formula integral dari fungsi
tan x , namun dengan mengetahui bahwa
sinx d
tan x = cos x dan dx
[cos x] = sin x
maka dapat Anda boleh memisalkan
u = cos x . Jadi
− sin x
∫ ∫ cos x
tan xdx = − dx
u′
∫ u
= − du
= − ln |u| + C
= − ln | cos x| + C
Pada contoh 8 proses yang ditempuh
adalah menggunakan identitas
trigonometri untuk menentukan integral
dari fungsi tan x . Contoh berikutnya
memberikan ilustrasi yang berbeda
Penurunan Formula Secan
Contoh Soal 14
Tentukan nilai ∫ sec x dx
Pembahasan Contoh Soal 9.
Bentuk integrand fungsi secan sebelum
This website
masuk uses
proses cookies to ensure
pengintegralan you get the best experience on our website.
diubah
terlebih
Learn dahulu menjadi
more
sec x = sec x (
sec x + tan x
sec x + tan x )
Got it!
& sec2 x + sec x tan x '