0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
302 tayangan7 halaman

Prosedur Ujian OSCE Stroke Hemoragik

Peserta ujian diminta melakukan anamnesis, pemeriksaan refleks patologis Babinski, menghitung skor Siriraj untuk stroke, serta mendiagnosis pasien dengan keluhan kesulitan berjalan. Peserta dinilai berdasarkan kemampuan melakukan anamnesis yang lengkap dan tepat tujuan, melakukan pemeriksaan refleks Babinski dengan benar, menghitung skor Siriraj dengan tepat, serta mendiagnosis dengan akurat

Diunggah oleh

huska
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
302 tayangan7 halaman

Prosedur Ujian OSCE Stroke Hemoragik

Peserta ujian diminta melakukan anamnesis, pemeriksaan refleks patologis Babinski, menghitung skor Siriraj untuk stroke, serta mendiagnosis pasien dengan keluhan kesulitan berjalan. Peserta dinilai berdasarkan kemampuan melakukan anamnesis yang lengkap dan tepat tujuan, melakukan pemeriksaan refleks Babinski dengan benar, menghitung skor Siriraj dengan tepat, serta mendiagnosis dengan akurat

Diunggah oleh

huska
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TEMPLATE OSCE STATION

1. Instruksi SKENARIO KLINIK:


PesertaUjian Seorang laki-laki datang ke instalasi gawat darurat RSUP. Dr. Moh. Hoesin Palembang
dengan keluhan kesulitan berjalan. Tekanan darah pada saat serangan 220/130 mmHg.

TUGAS :
1. Lakukan anamnesis yang lengkap dan terarah
2. Lakukan pemeriksaan refleks patologis babinski dan laporkan ke penguji hasilnya
3. Hitung Siriraj Stroke Score dan laporkan ke penguji hasilnya
4. Sebutkan diagnosis klinis dan diagnosis etiologi serta diagnosis banding etiologi
penderita ini
2. Instruksi INSTRUKSI UMUM
Penguji 1. Pastikan identitas peserta ujian pada kartu ujian sesuai dengan identitas pada
komputer!
2. Tulislah 5 digit terakhir dari nomor peserta ujian pada lembar nilai tulis!
3. Amatilah dan berilah skor (0/1/2/3) atas tugas yang dikerjakan peserta ujian serta
skor Global Rating sesuai rubrik penilaian pada lembar nilai tulis dan komputer!
4. Hindarilah interupsi dan/atau tindakan selain daripada yang diminta dalam instruksi
penguji!
5. Berikan informasi/hasil yang dibutuhkan secara lisan/tulisan hanya apabila peserta
ujian telah melakukan dan/atau mengusulkan jenis pemeriksaan yang dimaksud
(perhatikan instruksi khusus)!
6. Taatilah peraturan serta etika penguji selama menjalankan tugas sebagai penguji UK
OSCE!
INSTRUKSI KHUSUS

(Tuliskan/lampirkan hasil/prosedur/foto/ilustrasi pada aspek penilaian yang


bersesuaian)

1. Penguji menilaianamnesis yang dilakukan peserta ujian


a. Keluhan utama:
tidak dapat berjalan yang disebabkan kelemahan lengan dan tungkai kanan tiba-
tiba
b. Riwayat perjalanan penyakit :
onset defisit neurologi
terjadi pada saat aktivitas/tidur/istirahat
sakit kepala
muntah
penurunan kesadaran
kejang
gangguan sensibilitas
afasia,
mulut mengot, tidak ada bicara pelo.
c. Riwayat penyakit dahulu:
Riwayat sesak nafas dan jantung berdebar/Atrial Fibrilasi
Riwayat DM
Riwayat Hipertensi.
d. Residivitas:
Penyakit ini diderita untuk pertama kalinya

2. Pemeriksaan refleks patologis babinsky


Cara : pemeriksa menggores bagian lateral telapak kaki dengan ujung palu refleks
Reaksi: dorsofleksi ibu jari kaki disertai plantarfleksi dan gerakan melebar jari-jari
lainnya
hasil : positif

3. Siriraj Stroke Skore = 2,5(K) + 2 (Cephalgia) + 2 (muntah) + 0,1 (Tekanan darah


diastolik) - 3 (ateroma) -12
Siriraj Stroke Skore = 2,5 (0) + 2(1) + 2 (1) + 0,1 (130) - 3 (1) -12 = +2
4. Diagnosis klinis : Hemiparese dekstra tipe spastik
Diagnosis etiologi : Stroke hemoragik/CVD Hemoragik
Diagnosis Banding etiologi:
trombosis serebri
emboli serebri
5. Penguji menilai perilaku profesional yang ditunjukkan oleh peserta ujian.

Instruksi Nama Pasien standar Budi


Pasien Usia 56 tahun
Standar Jenis kelamin laki-laki
9 Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil
Status pernikahan sudah menikah
Pendidikan terakhir S-1
Keluhan Utama sulit berjalan yang disebabkan kelemahan lengan dan
tungkai kanan tiba-tiba
 Sejak kapan/onset 2 jam yang lalu
Riwayat Penyakit Sekarang
 defisit neurologi kelemahan lengan dan tungkai kanan tiba-tiba
 sejak kapan diderita 2 jam sebelum masuk IGD
 terjadi pada saat aktivitas (olah raga)
aktivitas/tidur/istirahat
 sakit kepala ada,
 muntah ada,
 penurunan
kesadaran/pingsan tidak ada,
 kejang tidak ada,
 gangguan
tidak ada
sensibilitas/kesemutan
/rasa tebal separuh
tubuh
 afasia/gangguan
bahasa
tidak ada
 mulut mengot tidak ada,
 bicara pelo. tidak ada

Riwayat penyakit dahulu


Riwayat hipertensi/sakit kepala ada
dibagian belakang
Riwayat DM ada
Riwayat sakit jantung/sesak tidak ada
nafas dan jantung berdebar

Pemeriksaan Fisik Cara : pemeriksa menggores bagian lateral telapak


kaki dengan ujung palu refleks
Reaksi: dorsofleksi ibu jari kaki disertai plantarfleksi
dan gerakan melebar jari-jari lainnya
hasil : refleks patologis babinsky positif
RUBRIK PENILAIAN OSCE
STATION ...
I. Rubrik

KOMPETENSI 0 1 2 3 BOBOT SKOR


1. Anamnesis Peserta ujian tidak memfasilitasi Peserta ujian: Peserta ujian: Peserta ujian:
pasien untuk menceritakn  Memfasilitasi pasien untuk  Memfasilitasi pasien untuk menceritakan  Memfasilitasi pasien untuk menceritakan
kesakitannya. menceritakan kesakitannya namun kesakitannya, namun sebagian kecil kesakitannya dengan pertanyaan-
sebagian besar pertanyaan tidak pertanyaantidak mengarah pada informasi pertanyaan yang sesuai untuk
mengarah pada informasi yang yang relevan, akurat dan adekuat. mendapatkan informasi yang relevan,
relevan, akurat dan adekuat. 1. Keluhan Utama akurat dan adekuat.
1. Keluhan Utama 2. Riwayat penyakit sekarang 1. Keluhan Utama
2. Riwayat penyakit sekarang 3. Riwayat penyakit dahulu 2. Riwayat penyakit sekarang
3. Riwayat penyakit dahulu 4. Residivitas 3. Riwayat penyakit dahulu
4. Residivitas 4. Residivita

2. Pemeriksaan fisik tidak melakukan sama sekali peserta ujian melakukan pemeriksaan, tapi Peserta ujian melakukan pemeriksaan refleks
prosedur salah patologis dengan cara yang benar dan
melaporkan hasil pemeriksaan dengan benar.
Cara : pemeriksa menggores bagian lateral
telapak kaki dengan ujung palu refleks
Reaksi: dorsofleksi ibu jari kaki disertai
plantarfleksi dan gerakan melebar jari-jari
lainnya
hasil : positif

3. Interpretasi tidak menulis rumus sama sekali rumus salah Rumus benar  Rumus benar
data/kemampuan nilai salah Siriraj Stroke Skore = 2,5(K) + 2
prosedural (Cephalgia) + 2 (muntah) + 0,1 (Tekanan
pemeriksaan darah diastolik) - 3 (ateroma) -12
penunjang  nilai benar
Siriraj Stroke Skore = 2,5 (0) + 2(1) + 2 (1)
+ 0,1 (130) - 3 (1) -12 = +2
4. Menentukan Peserta ujian tidak dapat menentukan Peserta ujian dapat menetapkan diagnosis Peserta ujian menetapkan diagnosis dan salah Peserta ujian menetapkan diagnosis dan
diagnosis dan diagnosis dan diagnosis banding tetapi tidak dapat menentukan diagnosis satu diagnosis banding yang lengkap, sesuai diagnosis banding yang lengkap, sesuai dengan
diagnosis banding banding, sesuai dengan masalah klinik dengan masalah klinik pasien masalah klinik pasien
pasien  Diagnosis klinis : Hemiparese dekstra tipe  Diagnosis klinis : Hemiparese dekstra tipe
 Diagnosis klinis : Hemiparese dekstra spastik spastik
tipe spastik  Diagnosis etiologi : Stroke hemoragik/CVD  Diagnosis etiologi : Stroke hemoragik/CVD
 Diagnosis etiologi : Stroke Hemoragik Hemoragik
hemoragik/CVD Hemoragik  Diagnosis Banding etiologi:  Diagnosis Banding etiologi:
 Diagnosis Banding etiologi: o trombosis serebri o trombosis serebri
o trombosis serebri o emboli serebri o emboli serebri
o emboli serebri
5. Perilaku profesional Peserta ujian tidak meminta izin Meminta izin secara lisan dan 1-2 poin Meminta izin secara lisan dan 3 poin berikut: Meminta izin secara lisan dan melakukan di
secara lisan dan sama sekali tidak berikut : 1. melakukan setiap tindakan dengan bawah ini secara lengkap:
melakukan poin berikut: 1. melakukan setiap tindakan berhati-hati dan teliti sehingga tidak 1. melakukan setiap tindakan dengan
1. melakukan setiap tindakan dengan dengan berhati-hati dan teliti membahayakan pasien dan diri sendiri berhati-hati dan teliti sehingga tidak
berhati-hati dan teliti sehingga tidak sehingga tidak membahayakan 2. memperhatikan kenyamanan pasien membahayakan pasien dan diri sendiri
membahayakan pasien dan diri pasien dan diri sendiri 3. melakukan tindakan sesuai prioritas 2. memperhatikan kenyamanan pasien
sendiri 2. memperhatikan kenyamanan 4. menunjukan rasa hormat kepada pasien 3. melakukan tindakan sesuai prioritas
2. memperhatikan kenyamanan pasien 5. mengetahui keterbatasan dengan 4. menunjukan rasa hormat kepada
pasien 3. melakukan tindakan sesuai merujuk atau melakukan konsultasi bila pasien
3. melakukan tindakan sesuai prioritas prioritas diperlukan 5. mengetahui keterbatasan dengan
4. menunjukan rasa hormat kepada 4. menunjukan rasa hormat kepada merujuk atau melakukan konsultasi
pasien pasien bila diperlukan
5. mengetahui keterbatasan dengan 5. mengetahui keterbatasan dengan
merujuk atau melakukan konsultasi merujuk atau melakukan
bila diperlukan konsultasi bila diperlukan
Form Penilaian

Nomor urut 1 2 3 4
Nama Mahasiswa
NIM
Anamnesis
Pemeriksaan fisik
Interpretasi
data/Kemampuan
prosedural pemeriksaan
penunjang
Menentukan diagnosis
dan diagnosis banding
Perilaku profesional
GLOBAL RATING
Superior
Lulus
Borderline
Tidak lulus

Nomor urut 5 6 7 8
Nama Mahasiswa
NIM
Anamnesis
Pemeriksaan fisik
Interpretasi
data/Kemampuan
prosedural pemeriksaan
penunjang
Menentukan diagnosis
dan diagnosis banding
Perilaku profesional
GLOBAL RATING
Superior
Lulus
Borderline
Tidak lulus

Anda mungkin juga menyukai