100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
26 tayangan45 halaman

Tefa

modul guru

Diunggah oleh

bledok khatol
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
26 tayangan45 halaman

Tefa

modul guru

Diunggah oleh

bledok khatol
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF atau baca online di Scribd
REPUBLIK INDONESIA 2019 i ss see oS NV | ] a IE _ GURU PEMBELAJAR ‘MODUL PEMBUATAN BUSANA INDUSTRI “TATABUSANA = a ty = == =) KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas selesainya penyusunan Modul Pembuatan Busana Industri kelas XI Jurusan Tata Busana Modul ini disusun untuk memudahkan Guru dalam memberikan pemahan tentang proses dan tahapan pada Pembuatan Busana Industri yang meliputi penguasaan pada peralatan industry dan proses pembuatan busana industry Modul ini menggunakan Standar Kurikulum 2013 sebagai acuan dan diharapkan guru dapat mengembangkan keterampilan dan kreatifitas, dalam mengajar pemahaman konsep dan praktek pembuatan busana Industri Materi pada modul ini disajikan secara tematik. Setiap tema dapat dikembangkan oleh setiap guru. Sehingga diharapkan dapat mendukung pengembangan setiap kompetensi dasar. Dalam hal ini guru bisa menjadi fasilisator sebagai pendukung dalam pembelajaran Sukamulia, September 2019 Team Guru Pembelajaran TEFA SMK N 2 Selong, EVI SUFIATUL ASFIATI. [Link], DKK PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL 1, Petunjuk Peserta Didik a. Bacalah dengan seksama tujuan akhir dan tujuan antara untuk mengetahui apa yang akan diperoleh setelah mempelajari materi ini Modul ini memuat informasi tentang apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan antara pembelajaran Pelajari dengan seksama materi tiap kegiatan belajar, jika ada informasi yang kurang jelas atau mengalami kesulitan dalam mempelajari setiap materi, sebaiknya berkonsultasi pada Guru Kerjakan latihan serta tugas yang terdapat pada akhir uraian materi, diskusikan dengan teman untuk mengetahui jawaban mana yang mengandung kemungkinan benar atau salah Kerjakan evaluasi tanpa melihat uraian pada bagian sebelum nya. Setelah semua butir evaluasi dikerjakan, barulah mem bandingkan jawaban dengan uraian materi untuk mengetahui kekurangannya. Gunakan kunci jawaban atau diskusikan dengan teman dan Fasilitator, jika kunci jawaban tidak tersedia 2. Peran Guru |. Menginformasikan langkah-langkah belajar yang harus dilaku kan peserta didik Memberikan penjelasan kepada peserta diklat bagian-bagian modul yang belum dapat dipahami oleh peserta didik Mendemonstrasikan langkah-langkah yang diisyaratkan dalam kegiatan belajar d, Membimbing peserta diklat untuk melaksanakan praktek Melakukan evaluasi secara komprohensif melalui proses dan produk belajar yang dicapai peserta didik, meliputi : ranah kognitif, efektif, dan psikomotor DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL.... DAFTAR ISI, DAFTAR GAMBAR. 1. PENDAHULUAN A. Rasional... B. Cakupan dan Ruang Lingkup .. C. Tyjuan.. D. Strategi Pembelajaran... E. Media.. F. Kegiatan Pembelajaran .. G. Evaluasi Pembelajaran .. II, PEMBELAJARAN I ‘A. Peta Konsep dalam Pembuatan Busana Industri B. Indikator Pencapaian Kompetensi C. Tujuan Pembelajaran .. D. Uraian Materi E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran .. F. Media, Alat dan Sumber Pembelajran G. Sumber Belajar.... H, Tahap Pembelajaran .. 1. Penilaian PEMBELAJARAN IT A. Tujuan.. B. Indikator Pencapaian Kompetensi . C. Uraian Mater’... D. Aktifitas Pembelajaran ( Menjahit Kemeja III. PENUTUP DAFTAR PUSTAKA On eR RY we 10 10 10 10 i 16 24 24 25 27 36 DAFTAR GAMBAR Gambar 1.1 Peta Kedudukan Modul... — Gambar 1.2 Peta Konsep Posisi KD 3 dan KD 4 yang sedang dipelajari dalam mata pelajaran Gambar 1.3. Modul dalam Peta Pencapaian Kopetensi Gambar 1.4. Memeriksa Ketepatan Motif Kain ... Gambar 1.5. Menyambung Bahu Muka Belakang .. Gambar 1,6. Memasang Kerah Pada Bagian Badan Gambar 1.7. Memasang Lengan Pada Bagian Dalam Gambar 1.8. Menyambung Manset Bagian Lengan ... Gambar 1.9. Menjahit Kelim Bawah .. Gambar 1.10. Membuat Lubang Kancing dengan Mesin Gambar 1.11, Pemeriksaan Mutu Tahap Akhir 32 32 33 33 34 34 34 35 PETA KEDUDUKAN MODUL Gambar 1.1: Peta kedudukan modul I. PENDAHULUAN A. Rasional Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan industrial Training, keberhasilanya ditandai dengan sejauh mana output (tamatan, dan produk barang/jasa) nya mempunyai relevansi dan keunggulan kompetitif, baik ditingkat nasional, regional, maupun internasional. Untuk mencapai tujuan ini, pengembangan program sekolah berorentasi pada kebutuhan pasar (deman driven), yang dikemas dalam competencies based training (CBT), dan strategi pembelajaran dilaksanakan melalui Pendekatan saintifik (scientific Aproach) dengan mengutamakan penggunaan model pembelajaran Project, Teaching factory dalam bentuk produksi/production Based Training (PBT). Pendekatan pembelajaran menekankan pada bagaimana peserta didik belajar /membelajarkan peserta didik (student centered learning), belajar tuntas (Mastery Learning), dan Behavior Outcome Aproach. Pendekatan ini sebagai upaya untuk menghasilkan tamatan yang profesional, produkti, dan dilandasi dengan ketrampilan berfikir secara kritis, kreatif, inovatif, kolaboratif, komunikatif dan pembentukan sikap spritual dan sosial agar mampu menanggapi berbagai kondisi dilingkungan kerjanya. Penilaian hasil belajar untuk memberikan pengakuan terhadap keberhasilan pemenuhan kompetensi, dilaksanakan dengan pendekatan penilaian acuan patokan /criterient reference assessment dan eksternal evaluation melalui Uji Kompetensi Keahlian UKK oleh BNSP melalui LSP 1, LSP2 maupun LSP 3. Sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut diatas, maka Hasil/produk _belajar distandardisasi menggunakan SKKNI atau standar kerja lainnya yng berlaku secara internasional/International Standard sebagai acuan yang mampu menggambarkan kesesuaian kompetensi peserta didik dengan standar kerja yang berlaku ditingkat nasional maupun internasional. Strategi ini dimaksudkan untuk lebih mendekatkan kesesuaian program dengan potensi wilayah dan kebutuhan masyarakat, sehingga program sekolah dapat 1 mengakar kuat pada masyarakat dan mampu memberdayakan peserta didik, bukan masyarakat/peserta didik yang harus menyesuaikan diri dengan program sekolah, yang ahirnya sekolah tidak mampu berperan secara optimal dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan seperti ini diharapkan keberadaan SMK akan mampu memberi makna bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sasaran dinamika pengembangan penyelenggaraan pendidikan ini diarahkan agar SMK mampu berperan aktif dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Modul Guru/peserta didik ini dirancang untuk 1 (satu) tahun sehingga tidak menampung seluruh kompetensi dasar (KD). PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN DI SMK 1. Prinsip Pembelajaran Umum a. Menganut Pembelajaran sepanjang hayat; b. Menerapkan pendekatan ilmiah c. Menerapkan nilai-nilai_ dengan memberi keteladanan (ing ngarsa sung tuladha), membangun kemauan (ing madya mangun karsa), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayani); Menerapkan pembelajaran secara terpadu dan tuntas (mastery learning); . Memperhatikan keseimbangan antara hard skills dan soft skills; Menggunakan berbagai sumber belajar; |. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi; zero eo . Menerapkan metode pembelajaran yang mendorong peserta didik lebih aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan serta mempertimbangkan karakteristik peserta didik; dan i. Menerapkan strategi pembelajaran berbasis kompetensi dan model- model pembelajaran seperti Discovery learning, Inkuiri learning, Problem-Based Learning, Project-Based Learning, Production-Based Training, dan Teaching Factory 2. c Prinsip Khusus a. Menekankan pada keterampilan aplikatif; b. Berlangsung di rumah, sekolah/madrasah dan masyarakat/ Dunia Usaha dan Industri (DUDI); . Iklim belajar merupakan simulasi dari lingkungan kerja di DUDI; d. Berdasarkan pada pekerjaan nyata, otentik dan sarat nilai melalui teaching factory untuk mendapatkan pembiasaan berpikir dan bekerja dengan kualitas seperti di tempat kerja; e. Berdasarkan permintaan pasar kerja; f. Melibatkan praktisi ahli yang berpengalaman di bidangnya untuk memperkuat pembelajaran dengan cara pembimbingan saat praktik kerja lapangan dan PSG, dan g. Menerapkan sistem penyelenggaraan pendidikan terbuka (Multi Entry-Multi Exit System/MEMES) dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). . Cakupan Dan Ruang Lingkup Kompetensi Dasar *) No | KD Pengetahuan KD Keterampilan KD 3.11 2 KD 4.11 Menganalisis Pembuatan Kemeja_| Membuat Kemeja ae | eee BE a eel — Tujuan 1. Melalui Praktik dan simulasi , peserta didik dapat : = Menjelaskan pengertian dan jenis-jenis kemeja dengan teliti - Mengidentifikasi bagian-bagian kemeja dengan tepat - Menganalisis pembuatan kemeja dengan baik dan benar 2. Melalui pelatihan simulasi, peserta didik dapat : - Menyiapkan alat dan bahan sesuai standar industri 3. Melalui SIMULASI teknik Membuat Kemeja sesuai teknik Industri di DU/DI (Mitra TEFA), peserta didik dapat : = Menjahit Kemeja sesuai dengan teknik Industri di DU/DI ( Mitra TEFA ) D. STRATEGI PEMBELAJARAN Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan 2 Saintific 2. Model : Discovery Learning 3. Metode : Diskusi, kajian literatur, tanya jawab dan percobaan E, MEDIA Media 2 LKS dan job sheet Alat : Semua piranti menjahit F. KEGIATAN PEMBELAJARAN Proses Pembelajaran SMK mencakup 3 (tiga) dimensi, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Perencanaan 1. Silabus Silabus merupakan acuan penyusunan kerangka Pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang juga memuat kerangka konseptual program keahlian dan kompetensi keahlian. 2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran RPP dikembangkan dari silabus dan bertujuan untuk mengarahkan kegiatan Pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai kompetensi. Kegiatan Inti Guru _menggunakan model Pembelajaran sesuai karakteristik kompetensi untuk mencapai tujuan Pembelajaran dengan memanfaatkan bahan ajar yang tertuang dalam RPP. Guru mendorong peserta didik belajar aktif dengan memberi kesempatan bertanya, menyampaikan ide/gagasan, pendapat, berdiskusi, atau bentuk lain yang memotivasi belajar. Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah saintifik, yaltu proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa, agar peserta didik secara aktif mengkonstruk konsep, prosedur, hukum atau prinsip, melalui tahapan- tahapan mengamati, merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan_hipotesis, mengumpulkan data, menganalisis data, menarik —simpulan dan mengkomunikasikan. Tahapan pembelajaran saintifik dilakukan melalui kegiatan sebagai berikut; Fase Kegiatan 1. Stimulation (simullasi/ Pemberian rangsangan) Diharapkan menimbulkan tanda Tanya, kemudian dilanjutkan untuk tidak memberi generalisasi, agar timbul keinginan untuk menyelidiki sendiri. Di samping guru dapat memulai kegitan PBM dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku dan aktifitas belajar lainya yang mengarah pada _persiapanpemecahan masalah 2. Problem statemen (pertanyaan /identifikasi masalah) Setelah dilakukan stimulasi langkah selanjutnya adalah guru memberi kesepatan kepada siswa untuk mengindentifikasi sebanyak mungikin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan plajaran, kemudian salah satunya dipilin dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis ( jawaban sementara atas pertanyaan maslah ) [Link] collection (pengumpulan data) [Link] processing (pengolahan Data) Ketika eksplorasi berlangsung guru juga member | kesempatan kepada para siswa untuk mengumpulkan | | informasi sebanyak-banyaknya yang relevan untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis. Pada tahap ini berfungsi untuk menjawab pertanyaan atau membuktikan benar atau tidaknya hipotensi Semua informasi hasil bacaan, wawancara, observasi dan | sebagainya, semua diolah, diacak, diklasifikasikan, | ditabulasi, bahkan bila perlu dihitung dengan cara | tertentu serta itafsirkan pada tingkat kepercayaan tertentu. 5. Verification | Pada tahap ini siswa melakukan pemeriksaan secara (vembuktian) | cermat untuk membuktikan benar dan tidaknya hipotesi yang ditetapkan tadi dengan temuan alternative, | dihubungkan dengan hasil data processing 6. Generalization Tahap generalisasi/menarik kesimpulan adalah proses (menarik menarik sebuah kesimpulan dijadikan prinsip umum dan kesimpulan/gene | betlaku unyk semua kejadian atau masalah yang sama, ralisasi) dengan memeprhatikan hasil perivikasi ! Kegiatan Penutup a. Melakukan refleksi seluruh rangkaian aktivitas Pembelajaran, hasil dan manfaat yang diperoleh; . Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil Pembelajaran; c. Merencanakan kegiatan tindak lanjut; dan |. Menginformasikan rencana kegiatan Pembelajaran untuk pertemuan berikutnya. - EVALUASI PEMBELAJARAN Penilaian proses pembelajaran merupakan penilaian terhadap pelaksanaan pembelajaran. Hasil penilaian digunakan untuk menyusun program perbaikan, pengayaan, dan layanan konseling untuk mengatasi kesulitan belajar. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian proses pembelajaran adalah sebagai berikut: a. b. @ d. Penilaian sebagai bagian dari proses pembelajaran; .. Fungsi penilaian sebagai diagnosis untuk perbaikan proses pembelajaran; Tindak lanjut hasil penilaian berupa perbaikan dan pengayaan; |. Berbagai teknik penilaian dapat digunakan seperti untuk menilai sikap, pengetahuan dan ketrampilan Penilaian sikap Penilaian sikap meliputi penilaian utama yang dilakukan oleh guru melalui obeservasi dan penilaian penunjang dilakukan oleh siswa yaitu menilai diri sendiri dan menilai antartemen Penilaian pengetahuan Penilaian pengetahuan dilakukan dengan tes, non tes. Penilaian tes dilakukan dengan tes tertulis dana tau tes lisan. Penilaian non tes bisa dengan penugasan dan atau portofolio. Penilaian Ketrampilan Pelaksanaan penilaian kompetensi keterampilan dilakukan untuk menilai proses dan hasil belajar peserta didik, Penilaian proses dilakukan melalui penilaian praktik selama proses pembelajaran. Sedangkan penilaian hasil dilakukan melalui penilaian produk, penilaian proyek, dan penilaian portofolio yang diberikan setelah pembelajaran. PEMBELAJARAN I A. PETA KONSEP DALAM PEMBUATAN BUSANA INDUSTRI ( Gambar 1.2 : Peta Konsep Posisi KD 3 dan KD 4 yang sedang dipelajari dalam mata pelajaran. Modul Dalam Peta Pencapaian Kompetensi B. Indikator Pencapaian Kompetensi Gambar 1. 3: Modul dalam peta pencapaian kompetensi No. KD 3.11 KD 4.11 | IPK IPK 3.11.1 Menjelaskan_pengertian dan cirri-ciri kemeja 3.11.2 Mengindentifikasi bagian- bagian kemeja 3.11.3 Mengenalisis pembuatan kemeja 4.11.1 Menyiapkan alat dan bahan pembuatan kemeja | 4.11.2 Membuat kemeja sesuai dengan prosedur, kualitas hasil produk dan keselamatan kerja C. Tujuan pembelajaran 1. Melalui Praktik dan simulasi , peserta didik dapat : Menjelaskan pengertian dan jenis-jenis kemeja dengan teliti Mengidentifikasi bagian-bagian kemeja dengan tepat Menganalisis pembuatan kemeja dengan baik dan benar 2. Melalui pelatihan simulasi, peserta didik dapat : Menyiapkan alat dan bahan sesuai standar industri 3. Melalui SIMULASI teknik Membuat Kemeja sesuai teknik Industri di DU/DI (Mitra TEFA), peserta didik dapat : - Menjahit Kemeja sesuai dengan teknik Industri di DU/D (Mitra TEFA) . Uraian Materi 1. Pengertian Kemeja Jenis-jenis Kemeja . Bagian-bagian kemeja AWN . Sewing ( menjahit /menggabungkan busana) . Pendekatan dan Metode Pembelajaran 1. Pendekatan Saintific 2. Model : Discovery Learning 3. Metode : Diskusi, kajian literatur, tanya jawab dan percobaan . Media, alat dan sumber pembelajaran 1. Media 2 LKS dan job sheet 2. Alat : Semua piranti menjahit . Sumber Belajar 1. Buku Pembuatan Busana Industri SMK 2. Buku pembuatan busana pria SMK 3. contuspropiasmanos-thais. [Link] 4, Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook H, Tahapan Pembelajaran Pertemuan 1 Rincian Kegiatan Pendahuluan * Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, berdoa, mengecek kesiapan siswa untuk —_melakukan pembelajaran * Guru bertanya tentang Kemeja * Guru memberikan pertanyaan " siapa yang tau apa itu kemeja? * Guru menyampaikan kompetensi dasar, indicator dan kegiatan Kegiatan Peserta Fase Kegiatan Guru | Esseeereseseeeseseeet| ||| 7. Stimulation | Guru -meminta siswa | Mengamati gambar (simullasi/ | untuk melihat gambar | yang diberikan oleh Pemberian | desain busana guru rangsangan) | 8. Problem | Memberikan | Dari pengamatan statemen kesempatan kepada | gambar diharapkan (pertanyaan | peserta didik untuk | muncul _ pertanyaan /identifikasi membuat pertanyaan | dari peserta didik: | masala) | dari gambar yang |» Apa —_pengertian diberikan oleh guru. kemeja? © Ciriciri kemeja? | + Bagian-bagian | Kemeja? © Teknik Menjahit kemeja? 9. Data * Membagikan LKS [+ Peserta didik collection | Memfasilitasi mengumpulkan 5 menit 90 menit. “i | Rincian Kegiatan | Waktu | (pengumpul peserta didik | informasi dari |) an data) untuk berbagai mengumpulkan literature dan informasi tentang | refrensi tentang | teknik — menjahit | menjahit kemeja | kemeja « Peserta didik menjawab | pertanyaan pada | | | LKS. | | [Link] Memberikan_ «© Peserta didik \| processing bimbingan kepada menganalisis | (pengolahan peserta didik informasi — dari_| Data) | dalam — kelompok berbagai_sumber diskusi untuk | data yang | mengolah terkumpul informasi dan data | 11. Verification (pembuktian | | ) Membimbing peserta untuk menganalisis antara —_informasi dari literature dan referensi dengan | didik | Peserta didik menganalisis kesesuaian antara informasi dari literature dan referensi_ dengan hasil diskusi yang hasil diskusi yang | diperoleh diperoleh ‘[Link] Memberikan [+ Menyimpulkan || in (menarik|—bimbingan peserta | _hasil diskusi yang kesimpulan/ | —_didik untuk | ada pada LKS generalisasi) | membuat | Menyimpulkan kesimpulan dari | _ tentang Rincian Kegiatan - - Waktu | jawaban’ yang | pembuatan | benar serta kemeja | memberikan | penguatan. | | Penutup i | + Merefleksikan materi tentang pembuatan kemeja 2 | * Memberikan tugas membaca tentang teknik membuat kemeja menit * Melaksanakan tes. Pertemuan 2 Rincian Kegiatan - | Waktu Pendahuluan * Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, berdoa, mengecek kesiapan siswa untuk melakukan pembelajaran 30 * Guru menanyakan kembali tentang Pembuatan kemeja | menit | + Guru menyampaikan kompetensi dasar, indicator dan kegiatan yang akan dilakukan. | | Kegiatan Inti | | — oo KegiatanGuru_—| Kegiatan Peserta | | 2 — Discovery | « Mendemontrasikan |e Mengamati | | Learning cara membuat | demontrasi_ yang | | kemeja dilakukan guru 330 |. Menanyakan + Mengidentikasi | menit ‘tentang teknik teknik — menjahit | menjhit —bagian- | bagian-bagian bagian kemeja | | demontrasi yang | kemeja pada dilakukan guru | Waktu ' Rincian Kegiatan | 2. Interactive | « Menanyakan + Mempraktikkan || Demontratio | kembali —_teknik | kembali__teknik a dalam —menjahit | menjahit —_bagin- bagian-bagian | bagian kemeja | kemeja 3. Inquiry * Membagikan job |e Peserta didik Lessons sheet, alat_ dan | _mengumpulkan bahan informasi dari * Memfasilitasi berbagai literature peserta didik untuk | dan referensi mengumpulkan tetang teknik | informasi tentang | menjahit _bagian- | menjahit kemeja | —_bagian kemeja | @ Membimbing * Peserta dik peserta didik | mengumpulkan | menjahit kemeja informasi melalui + Memberikan praktik kesempatan pada» Peserta didik peserta didik | berdiskusi tentang mempresentasikan _pembuatan hasil peraktinya ——_-kemeja yang | sudah di praktikkan * Mempresentasikan hasil praktik 4. Inquiry ‘* Memberikan © Peserta didik Laboratory pertanyaan tentang | merumuskan pembuatan kemeja | masalah yang * Menanyakan akan diteliti terkait | bagaimana teknik | pembuatan | Rincian Kegiatan Waktu | menjahit bagian- | kemeja ] | bagian kemeja | © Peserta didik | + Memfaslitasi melakukan praktik | peserta didik untuk |» Peserta didik melaksanakan mempersentasikan praktik hasil praktinya = Memberi kesempatan kepada _peserta didik untuk mempresentasikan hasil praktiknya 5. Real World | « Menunjukkan hasil | + Peserta didik APlication kemeja yang sudah | secara jadi berkelompok * Memfasilitasi siswa | menyimpulkan untuk — melakukan hasil praktiknya praktik * Membimbing peserta didik untuk menyimpulkan hasil | praktik | Penutup + Bersama peserta didik menyimpulkan tetang teknik menjahit kemeja | * Memberikan tugas membaca tentang pembuatan rok Ment * Melaksanakan tes I. Penilaian 1. Jenis /tehnik penilaian. No Aspek Teknik cece Instrumen ie "| Sikap-—— = Observasi Kegitan Diskusi == Jurnal | - Observasi Kegiatan Percobaan | - [2 Pengetahuan |- Tes tertulis = Soal uraian | - Penugasan "| Keterampilan |- Tes praktik |= tember | pengamatan 2. Bentuk Instrumen dan Instrumen, * Penilaian sikap : Jurnal + Penilaian pengetahuan : uraian dan penugasan Teknik Menjahit Kemeja ¢ Penilaian keterampilan : melakukan praktik” Membuat Kemeja” 3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Pembelajaran Remedial : lembar pengamatan keterampilan pada saat * Pembelajaran remedial dilaksanakan segera setelah diadakan penilaian bagi peserta didik yang mendapat nilai di bawah 75 * Strategi pembelajaran remedial dilaksanakan dengan pembelajarn remedial, penugasan dan tutor sebaya berdasarkan indicator pembelajaran yang belum dicapai oleh masing-masing peserta didik. b. Pengayaan : Peserta didik yang mendapat nilai diatas 75 diberikan soal-soal Aigher ordered thinking (HOT) 16 Mata Pelajaran : Pembuatan Busana Industri SIKAP Topik : Penilaian Karakter 1 - 3 4 Dst | PENGETAHUAN LEMBAR PENGAMATAN Topik : Teknik Menjahit Kemaja Rubrik Penilaian Keaktifan| 1 Terlihat, dengan dorongan guru 2 | « Terlihat, bila dengan teman-teman 3 | « Terlihat, berani sendiri tapi Kurang tepat 4 | « Terlihat, berani sendiri dan tepat Skor Maksimal 4 2 | Kerjasama 1 | © Mau Menang sendiri 2. | © Mau berkerjasama tapi pasit 3 | » Mau bekerja sama tapi mengatur orang lain } 4 | © Mau bekerja sama dan menghargai pendapat ‘temannya [— ‘Skor Maksimal 4 3 | Tanggung * Tidak serius - jawab « Serius ta tidak memahami tugas « Serius, memahami tugas ta kadang-kadang * Serius memahami tugas dan konsekuen terhadap tugas yang diberikan Paseo ra) Skor Maksimal 4 4 | Kedispifinan * Tidak disiplin | « Disiplin tapi setelah di tegur Disiplin tapi kadan bisa melanggar aturan Smo 4 ‘© Sangat disiplin terhadap peraturan yang ada Skor Maksimal 4 5 | Ketuntasan’ 1 | + Tidak tuntas 2 | + Tuntas, tapi tidak paham 3. | « Tuntas, tapi ada bagian yang kurang paham. 4 | © Tuntas, dan memahami terhada elajaran yang | diberikan Skor Maksimal 4 Total skor ‘Skor perolehan / skor maksimal * 100 20/20*100 = 100 18 SOAL URAIAN UNTUK PENGETAHUAN KUNCT JAWABAN SOAL 1. Kemeja adalah pakaian dengan ciri kas berkerah, memilki lengan panjang, berkancing dari atas sampai bawah dan beberapa memilki Kantong di salah satu sisi dan atau kedua sisinya Jenis-jenis Kemeja + Camp shirt # Dress shirt * Dinner shirt * Winchester shirt = Guayobera © Poet shirt ‘© Polo shirt + Sleeveless shirt 2. Bagian-bagian kemeja adalah : kerah, manset, saku, lengan, bagian depan bagian belakang 3. Teknik pembuatan kemeja a. Persiapan = Pembuatan kerah = Pembuatan manset Saku + Lengan - Menjahit bagian depan ROMPETENST [INGIKATOR—[BENTUK | BUTIR | INDIKATOR (1K) | MATER DASAR | SOAL Tes | SOAL Tali Menganalse | 3.1.1 Menjelaskan Pembuatan | 1, Siewa dapat | Tes Tuls | TJelaskan | pembuatan pengertin dan | kemeja menjelaskan pengertian | kemeja jenis-jnis kemeja | ean dan jenis- 3.11.2 Mengindentiias menyebuttan jenis bagian-bagian | penengertian kemeja | kemeja dan —_jenis- | [Link] | 3.11.3 Menganalisis Jenis kemeja baglan- | pembuatan kemeja 2. Siswa dapat bagian | mengidentik kemeje asibagian- dalam | bagian bentuk kemeja gambar 3. Siswa dapat [Link] menganaliss langiah | pembuatan | pembuata emeja 1 kemeja = Menjahit bagian belakang [Link] ~ Jahit kedua bagian bahu = Pasang/jahit kerah dengan bagian badan = Pasang/jahit lengan = Jahit bagian samping = Soom bagian bawah kemeja = Pasang kancing pada kerah [Link] = Periksa dan rapikan benang-benang (traiming) ~ Setrika bagain lengan = Setrikah bagian lengan dan manset > Upat = Setrikah setelah dilipat = Masukkan dalam plastic atau i pack Penskoran jawaan dan pengolahan nilai Nila 4: jka jawaban sesuata kunci jawaban dan ada pengembangan Nila 3: jka jawaban sesuai kunc jawaban Nila 2: jka jawaban kurang sesual dengan kun jawaban Nilai 1: jka jaaban tidak sesuia dengan kine! jawaban 20 CONTOH PENGOLAHAN NILAT SKOR IPK NO SOAL NILAL PENILAIAN | Bid Menjelaskan pengertian dan 1 | 3 jenis-jenis kemeja | | 3.11.2 Mengindentifikasi | erolehan KD bagian-bagian 2 | 4 pengetahuan : Rerata dari IPK kemeja | | (10/12) * 100 3.11.3 Menganalisis | pembuatan kemeja ; | ; | JUMLAH 10 kisi-kisi, soal praktik, kunci jawaban Mata Pelajaran —_: Pembuatan Busana Industri KOMPETENST | ron | INDIKATOR | TEKNIK | BENTUK DASAR Wee) | | eee |p|] ea ‘it Membuat [411 Menyapkan | Pembuata | Pembuatan | Obsenvasi | Siswa | ‘Kemeja alat dan | nkemeja | kemaja mampu bahan | pembuatan kemeja 4412 Membuat _ tT “Siswa femeja ses | mmampu dengan | membuat prosedur, | sulaman kualtas asi pita: dalam | | produk — dan | suatu | | kesclamatan | produ | | kerja 21 KETERAMPILAN Mata Pelajaran : Pembuatan Busana Industri KD 4.11 Membuat Kemeja LEMBAR PENGAMATAN Topik : Membuat kemeja Rubrik Penilaian 1 Persiapan 30 | Alat-alat sudah tersedia, tertata rapih sesuai dengan | Percobaan + keperiuannya | (Menyiapkan | + Bahan-bahan untuk percobaan sudah disiapkan di alat/ * -meja praktikum | Bahan) + Lembar kegiatan praktikum tersedia ~ 20 ‘Ada 2 aspek yang terpenuh | 10 | Ada 1 aspek yang terpenuh | Pelaksanaan 4. Persiapan’ | Percobaan |= Pembuatan kerah |= Pemuatan manset = Saku - Lengan | | 30 = Menjahit bagian depan | = Menjahit bagian belakang | 5. Perakitan | = Jahit kedua bagian bahu | ~ _ Pasang/jahit kerah dengan bagian badan = Pasang/jahit lengan 22 Jahit bagian samping = Soom bagian bawah kemeja - Pasang kancing pada kerah 6. Penyempurnaan = Periksa dan rapikan benang-benang (traiming) - _ Setrika bagain lengan = Setrikah bagian lengan dan manset - Lipat = Setrikah setelah dilipat ~ Masukkan dalam plastic atau i pack 20 ‘Ada 2 aspek yang tersedia 10 ‘Ada 1 aspek yang tersedia | Kegiatan akhir - ‘+ Tersedianya data hasil praktikum | percobaan 6 \* Menjawab semua pertanyaan pada LKS dengan baik ‘© Membersihkan alat dan meja praktikum ‘+ Mengembalikan alat ke tempat semuula 20 ‘Ada 3 aspek yang terpenuh 10 ‘Ada 2 aspek yang terpenuh - 23 Pembelajaran II: Penggabungan Komponen Busana Secara Industri A. TUJUAN 1. Melalui Praktik dan simulasi , peserta didik dapat : - Menjelaskan pengertian dan jenis-jenis kemeja dengan teliti - Mengidentifikasi bagian-bagian kemeja dengan tepat - Menganalisis pembuatan kemeja dengan baik dan benar 2. Melalui pelatihan simulasi, peserta didik dapat : - Menyiapkan alat dan bahan sesuai standar industri 3. Melalui SIMULASI teknik Membuat Kemeja sesuai teknik Industri di DU/DI (Mitra TEFA), peserta didik dapat : - Menjahit Kemeja sesuai dengan teknik Industri di DU/DI ( Mitra TEFA ) B. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI No ] KD 3.11 | | KD 4.11 | | PK | | 3.11.2 3.113 3411 | Menjelaskan pengertian dan cirri-ciri kemeja Mengindentifikasi bagian-bagian kemeja Mengenalisis, pembuatan kemeja IPK 4.11.1 Menyiapkan alat- dan bahan — pembuatan kemeja | 4.11.2Membuat kemejasesuai dengan | prosedur, kualtas hasil produk dan keselamatan kerja 24 C. URAIAN MATERI Langkah kerja penggabungan komponen busana secara industry Pembuatan pakaian dapat di bagi menjadi 3 bagian : a. Persiapan ( Preparation ) b. Perakitan ( Assembly ) c. Penyempurnaan ( Finishing ) Sebagai contoh di bawah ini diuraikan Breakdown pembuatan kemeja, yang di kutip dari The Singer Company Industrian Product Division : Persiapan ( preparation ) 4 Pembuatan Kerah ( collars) 1. Meletakkan kain keras pada bagian kerah bawah 2. Menjahit bagian atas kerah dengana bagian bawah, sehingga merupakan kantong 3. Rapikan, gunting bila perlu, balik dan rapikan ujung-ujung kerah 4, Jahit ( stop stich) kerah tersebut 4 Pembuatan Manset ( cuffs) 1. Letakkan kain keras pada manset .. Rapikan dan jahit manset . Balikkan dan rapikan lagi - wn . Jahit ( top stich) manset tersebut 5. Buat lubang kancing pada manset * Saku 1. Lipat dan jahit bagian atas saku 2. Soom saku tersebut “ Lengan 1. Jahit ujung bawah lengan 2. Jahit Tack © Bagian Depan 1, Lipatiah tepi kain kanan dan kiri bagian depan kemeja, sehingga simetris 2. Buat lubang kancing bagian depan kiri 3. Pasang kancing di bagian depan kanan 4. Pasang saku di bagian depan kiri Bagian Belakang 1. Jahit label pade yoke 2. Pasang yoke pada bagian belakang kemeja 3. Pasang gantungan Perakitan ( Assembly ) > Jahit kedua bagian bahu > Pasang/jahit kerah dengan bagian badan > Pasang/jahit lengan > Jahit bagian samping > Soom bagian bawah kemeja > Pasang kancing pada kerah Penyempurnaan ( Finishing ) Periksa dan rapikan benang-benang ( traiming ) Setrika bagian lengan Setrika bagian kerah dan manset Setrika bagian badan Lipat Setrika setelah dilipat eee ee HH Masukkan dalam plastic dan dipak/packing 26 D. Aktifitas Pembelajaran (Langkah kerja menjahit kemeja) 1. Melakukan persiapan (Preperation) pembuatan kemeja a. Pembuatan kerah (Collars) 1) Meletakkan kain keras pada daun kerah bawah pada cetakan kerah PS. Pr 2) Menjahit daun kerah bagian atas kerah dengan bagian bawah sehingga merupakan kantong dengan menggunakan cetakan 3) Membalik daun kerah dan membentuk ujungnya dengan menggunakan alat khusus untuk sudut kerah agar runcing dan rapi. 7 4) Menyeterika daun kerah dengan seterika uap agar hasilnya lebih mantap 5) Membuat jahitan tepi kerah (top stitch) Setelah kerah diseterika maka buatlah jahitan sekeliling tepi kerah kurang lebih 0,5 cm dari tepi kerah eer ET me 7) Jahit daun kerah dan kaki kerah (bord) 28 8) Lakukan pemeriksaan mutu pada kerah untuk mengetahui apakan tidak ada kesalahan jahit, bila menemukan kesalaha kesalahan pada Penjahitan maka kerah perlu dilakukan perbaikian b. Pembuatan manset (Cuffs) 1) Lekatkan kain keras pada manset, dan jahit manset hingga membentuk kantong 29 3) Lakukan pemeriksaan mutu manset untuk memastikan bahwa ukuran Panjang atau lebarnya kerah sama, jahitan tidak terlepas. Kegiatan ini dilakukan sebelum pekerjaan selanjutnya c. Membuat belahan lengan 1) Siapkan belahan manset sesuai dengan kebutuhan produksi. Tentukan belahan dengan menggunakan cetakan yang terbuat dari kertas karton, gunting sudut belahan —~—ae eee — = 3) Menyambung yoke bagian belakang (pas punggung) Siapkan pas punggung dan badan belakang, jahit dan sambung pas punggung dengan badan bagian belakang —— 4) Menjahit kupnat belakang Kutip kupnat belakang sesuai tanda dengan kapur pensil. Periksa kupnat apakah panjang kanan kiri sama tinggi 5) Memasang label atau merek dagang Siapkan pola untuk memasang label, buat tanda dibagian pas Punggung tandai dengan pensil kapur, jahit label tepat tanda. Periksa apakah pemasang label posisinya sudah tepat. SS 31 6) Menempelkan vieselin pada bagian badan depan Siapkan vieselin dan badan bagian depan lipatlah tepi kain kanan kiri sehingga simetris, lekatkan vieselin dengan seterika kemudian jahit dari bagiandalam. Periksa kembali apakan setelah _vieselin dilekatkan mempengaruhi serak kain menjadi berkert atau tidak rata om ~ =. Gambar 1.4: Memeriksa Ketepatan Motif Kain 2. Perakitan (Assembly) a. Menyambung bahu muka belakang Satukan bahu bagian muka dan satu bagian bahu belakang, Gambar 1. 5: Menyambung Bahu Muka Belakang Memasang / menjahit kerah dengan bagian badan, lanjutkan dengan memasang label pada bagian kaki kerah (bord) bagian dalam. Lakukan pemeriksaan apakah kerah telah benar benar rapi tidak ada jahitan yang terlewar atau jahitan terputus, bila terjadi kesalah atau kerusakan jahitan pada kerah segera kembalikan kepada bagian penjahitan untuk diperbiki kembali Gambar 1. 6: Memasang Kerah Pada Bagian Badan Menjahit lengan dan sisi Jahit lengan dan bagian badan selanjutnya jahit Jahit sisi badan muka dan sisi badan belakang mulai dari ujung lengan sampai dengan ujung badan dengan mesin jahit khusus, yang menghasilkan jahitan tanpa obras dengan jahitan top stich. Periksa Jahitan kerung lengan sebelum lanjut pada proses berikutnya. Gambar 1. 7: Memasang Lengan Pada Bagian Badan 33 aN Gambar 1. 8: Menyambung Manset Kebagian lengan d. Menjahit kelim bagian bawah kemeja Gambar 1. 9: Menjahit Kelim Bawah e. Membuat lubang kancing Beri tanda lubang kancing bagian badan sebelah kanan (untuk wanita), kaki kerah (bord), dan manset, gunakan mesin khusus untuk membuat lubang kancing Pasang kancing dibagian badan sebelah kiri, kaki kerah (bord) dan manset, gunakan mesin pasang kancing Gambar 1. 10: Membuat Lubang kancing Dengan Mesin Pemeriksaan mutu tahap Akhir Lakukan pengecekan (Quality control) tahap akhir untuk memastikan bahwa semua ukuran sesuai sampel, kemeja dalam keadaan baik tanpa cacat. Bila ukuran tidak sesuai dan ada cacat pada kemeja maka buat cacatan dan beri tanda pada bagian yang rusak untuk selanjutnya diperbaiki Gambar 1. 11: Pemeriksaan Mutu Tahap akhir 4. Penyempurnaan (Finishing) a. Periksa dan rapikan benang-benang (trimming) yang masih tersisa pada kemeja, untuk memudahkan pekerjaan ini dapat dilakukan dengan alat khusus b. Setrika bagian lengan kemeja dengan seterika uap c. Setrika bagian kerah dan manset d. Setrika bagian badan e. Berikan label pada kemeja dan lipat kemeja masukkan dalam kemesan (plasstik) 35, PENUTUP Modul tentang Pembuatan Busana Indsutri ini berisi tenatnga proses produksi yang ada di industry konveksi. Mulai dari proses pembuatan marker lay out samapi finishing yang mengacu pada kurikulum 2013. Untuk menambah wawasan dalam memahami proses produksi dala Industri konveksi. Serta disarankan untuk mempelajari berbagai macam proses produksi dan alat / mesin yang digunakan dalam industry konveksi dari sumber yang relevan, internet serta senantiasa mengikuti perkembangan Iimu pengetahuan dan teknologi ( IPTEK ). Setelan mengikuti serangkaian kegiatan pemelajaran pada modul_ ini diharapkan dapat mempunyai kemampuan untuk menerapkan proses pembuatan busana secara industry dimanapun Soal 1. _ ae Jelaskan pengertian dan jenis-jenis kemeja ? Sebutkan bagian-bagian kemeja dalam bentuk gambar ? Jelaskan langkah pembuatan kemeja ? Kunci Jawaban 1. cae Kemeja adalah pakaian dengan ciri khas berkerah, memiliki lengan panjang, berkancing dari atas sampai bawah dan beberapa memiliki kantong di salah satu sisi dan atau kedua sisinya Jenis-jenis Kemeja + Camp shirt © Dress shirt Dinner shirt © Winchester shirt * Guayobera * Poet shirt + Polo shirt * Sleeveless shirt . Bagian-bagian kemeja adalah : kerah, manset, saku, lengan,bagian dpan bagian belakang Teknik pembuatan kemeja a. Persiapan - Pembuatan kerah - Pembuatan manset - Saku - Lengan - Menjahit bagian depan - Menjahit bagian belakang . Perakitan - Jahit kedua bagian bahu - Pasang/jahit kerah dengan bagian badan s - Pasang/jahit lengan - _Jahit bagian samping - Soom bagian bawah kemeja - Pasang kancing pada kerah c. Penyempurnaan - Periksa dan rapikan benang-benang (traiming) - Setrika bagain lengan - Setrikah bagian lengan dan manset - Lipa - Setrikah setelah dilipat - Masukkan dalam plastic atau di pack. Keterangan Nilai Perolehan KD pengetahuat erata dari IPK (10/12) * 100 eee Scandia, 7 MODUL ! __ PEMBUATAN BUSANA INDUSTRI TATA BUSANA Buku Pembuatan Busana Industri untuk SMK Kelas Xt ini disusun dengan mengacu pada Kurikulum 2013 KI KD 208. Dengan mempelajari buku ini, peserta dap igerrlan ehambah wawasan dalam memahamio proses produksi dan alat/ mesh Yangnstn dalam industri garmen dari sumber laingyany 2 et enantiasa mengikuti perkembangan ilmu petbetara logi (IPTEK). Setelah siswa mengikuti serangkai caine iliki kemampuan untuk ser dustri dimanapun, kapan pu =) pembelajaran diharapakan proses pembuatan busana in disaat apapun siswa berbeda fee: KELOMPOK TIM TEFA SMK N 2 SELONG PRODUKSI KEMEJA/BLUS Penulis : EVI SUFIATUL ASFIATI, [Link] dkk.

Anda mungkin juga menyukai