100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
253 tayangan23 halaman

Prosedur Sterilisasi Alat Medis RSUD KORPRI

Prosedur penerimaan, pengiriman, dan penggantian alat medis yang akan dan sudah disterilkan di RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur mencakup penerimaan alat dari ruangan oleh petugas sterilisasi, pencatatan jenis dan jumlah alat, pengecekan kesesuaian, pengiriman alat ke ruangan sesuai permintaan, dan penggantian alat hilang oleh ruangan.

Diunggah oleh

Imran Syahrani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
253 tayangan23 halaman

Prosedur Sterilisasi Alat Medis RSUD KORPRI

Prosedur penerimaan, pengiriman, dan penggantian alat medis yang akan dan sudah disterilkan di RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur mencakup penerimaan alat dari ruangan oleh petugas sterilisasi, pencatatan jenis dan jumlah alat, pengecekan kesesuaian, pengiriman alat ke ruangan sesuai permintaan, dan penggantian alat hilang oleh ruangan.

Diunggah oleh

Imran Syahrani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ALUR BAHAN /ALAT YANG AKAN DAN SUDAH

DISTERILKAN
RSUD KORPRI
[Link] [Link] Halaman
PROV. KALTIM

Tanggal Terbit Ditetapkan Direktur RSUD KORPRI


Provinsi Kalimantan Timur,
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Adalah proses pengiriman dan pengambilan alat medik on steril dan
instrumen steril melalui jalur / koridor.

TUJUAN 1. Mencegah kontaminasi.


2. Menjaga keutuhan dan kesterilan.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Petugas ruangan atau poliklinik menyerahkan alat-alat yang akan


di sterilkan kepada petugas pusat sterilisasi di loket khusus
penerimaan memakai alat angkut dari ruangan brupa bok / trolly /
kantong plastik.
2. Petugas Pusat Sterilisasi bersama petugas ruangan memeriksa
jenis barang, jumlah serta kemasannya.
3. Semua alat yang dikirim ke CSSD harus sesuai dengan check list.
4. Alat di check kemudian di catat sesuai jenis barang oleh petugas
pusat sterilisasi.
5. Alat kemudian disterilkan dengan mesin steam atau dengan
autoclave.
6. Alat disimpan di rak penyimpanan distribusi.
7. Disiapkan di ruang steril sesuai dengan pengiriman instrumen dari
ruangan, poliklinik dan instalasi lainnya.

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PROSEDUR PENERIMAAN BARANG
DARI RUANGAN
RSUD KORPRI
PROV. KALTIM [Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Penerimaan alat bersih / kotor dari ruangan perawatan seluruh alat /
bahan yang akan disterilkan harus dilakukan penghitungan dan pencatatan
baik itu tanggal penerimaan, jam penerimaan, nama pengirim dan unit
pengirimnya.

TUJUAN 1. Menerima alat bersih / kotor dari ruangan perawatan secara baik dan
benar untuk mencegah kontaminasi pada pasien dan petugas.
2. Untuk mencegah kehilangan barang.
3. Untuk membantu efektifitas dan proses sterilisasi dan disinfeksi.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Petugas penerimaan barang / alat cuci tangan sebelum bekerja


2. Petugas penerimaan barang / alat menggunakan peralatan kerja
( memakai masker, sarung tangan dan topi)
3. Siapkan pulpen, bon penerimaan dan buku induk untuk mencatat alat
yang diterima.
4. Catat jumlah dan jenis barang / alat kotor ke dalam buku induk
5. Petugas penerimaan barang / alat dan petugas penyerahan barang
bersama – sama menghitung, mengecek barang / alat yang diserahkan
dan menandatangani buku / bon penerimaan, apabila barang / alat
tersebut sudah cocok / pas.
6. Petugas penerimaan barang / alat menyerahkan barang / alat yang
telah diterima ke petugas dekontaminasi kemudian mencuci tangan.
7. Setelah selesai menerima barang / alat, meja kerja penerimaan di
bersihkan.

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PROSEDUR PENGGANTIAN BARANG
YANG HILANG
RSUD KORPRI
PROV. KALTIM [Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR
Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Semua alat yang dikirim atau dikembalikan ke CSSD dalam keadaan
lengkap

TUJUAN 1. Untuk mencegah terjadinya kehilangan barang.


2. Untuk menjaga mutu dan kelengkapan barang / alat

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Petugas penerimaan barang / alat cuci tangan sebelum bekerja


2. Petugas penerimaan barang / alat menggunakan peralatan kerja
( memakai masker, sarung tangan dan topi)
3. Catat jumlah dan jenis barang / alat.
4. Petugas penerimaan barang / alat dari petugas penyerahan barang
bersama – sama menghitung, mengecek barang / alat yang
diserahkan.
5. Apabila barang / alat yang di serahkan tidak sesuai dengan jumlah
yang tertera dalam cek list.
6. Ruangan tersebut membuat berita acara kehilangan.
7. Ruangan mengganti sesuai dengan barang / alat yang hilang

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PROSEDUR PRE - CLEANING
RSUD INSTRUMEN BEDAH DI RUANG PERAWATAN
KORPRI
Prov. Kaltim [Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
Standar Prosedur Provinsi Kalimantan Timur,
Operasional
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Suatu proses membersihkan instrumen kotor / habis pakai dengan menggunakan
cairan desinfektan

TUJUAN 1. Agar instrumen terbebas dari kotoran dan mikroorganisme


2. Meminimalisasi terjadinya infeksi nosokomial

KEBIJAKAN
1. Petugas pencucian mencuci tangan terlebih dahulu sebelum berkerja.
PROSEDUR 2. Petugas pencucian menggunakan APD lengkap (masker, sarung tangan, topi
dan approne (celemek)).
3. Petugas merendam semua instrumen atau alat lainnya dengan cairan
desinfektan dengan masing – masing komposisi / konsentrasi larutan antara
lain :
Langkah pertama :
- enzymatic detergent 1 sachet (Sediaan bubuk) / 5 Lt air selama 15 menit
kemudian masukan kembali ke cairan enzymatic DTT 20 ml / 1 Lt air
selama 15 menit.
Apabila langkah pertama tidak tersedia maka dapat menggunakan langkah kedua.
Langkah kedua :
- Chlorin
a. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah besar 0,5% larutan
b. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah kecil 0,1% larutan
Direndam selama 20 menit.
4. Alat-alat yang tajam dan halus dipisahkan
5. Khusus selang / kateter masukkan larutan desinfektan dengan menggunakan
spuit agar bagian dalamnya terjangkau oleh larutan desinfektan.
6. Buka tiap pengunci instrumen agar dapat dibersihkan seluruh bagiannya.
7. Bilas peralatan secara sempurna dengan air mengalir dan keringkan dengan
pemanas / handuk halus, khusus untuk selang / kateter ditiriskan dengan cara
menggantung ditempat khusus.
8. Beri instrumen dengan minyak pelumas instrumen (parafin)
9. Lakukan pengecekan instrumen meliputi:
- Jumlah
- Kelurusan dari tiap-tiap rahang dan gigi
PROSEDUR PRE - CLEANING
INSTRUMEN BEDAH DI RUANG PERAWATAN
RSUD KORPRI
PROV. KALTIM NO. Dokumen [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
Standar Prosedur Provinsi Kalimantan Timur,
Operasional
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PROSEDUR - Keakuratan kunci-kuncinya


- Ketajamannya
- Keakuratan dari gigi pada ujung alat tersebut
- Kelenturan
- Mengecek kelayakan alat-alat single-us yang di re-use sesuai
dengan tanda warna.
10. Kirimkan ke CSSD untuk proses strilisasi

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
RSUD KORPRI DISINFEKSI DAN DECONTAMINASI
PROV. KALTIM INSTRUMEN IBS

[Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Tata cara mengurangi jumlah mikro organisme.

TUJUAN Menghambat atau merusak pertumbuhan miikro organisme


pathogen dalam bentuk vegetatif.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Alat-alat instrumen kotor diterima di ruang serah terima dengan


petugas IBS.
2. Dicocokkan dengan chek list yang ada dibungkusan
3. Petugas merendam semua instrumen atau alat lainnya dengan cairan
desinfektan dengan masing – masing komposisi / konsentrasi
larutan antara lain :
- Langkah pertama :
- enzymatic detergent 1 sachet (Sediaan bubuk) / 5 Lt air selama 15
menit kemudian masukan kembali ke cairan enzymatic DTT 20
ml / 1 Lt air selama 15 menit.
Apabila langkah pertama tidak tersedia maka dapat menggunakan
langkah kedua.
Langkah kedua :
- Chlorin
a. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah besar 0,5%
larutan
b. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah kecil 0,1%
larutan
Direndam selama 20 menit.
4. Setelah direndam kemudian dibilas dengan air bersih dan
dibersihkan kemudian dikeringkan
5. Dipindahkan ke ruang setting dan disterilkan

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD RSUD KORPRI Provinsi


Kalimantan Timur
DISINFEKSI DAN DECONTAMINASI INSTRUMEN
DI RUANGAN
RSUD KORPRI
[Link] [Link] Halaman
PROV. KALTIM

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Tata cara mengurangi jumlah mikro organisme.

TUJUAN Menghambat atau merusak pertumbuhan miikro organisme pathogen


dalam bentuk vegetatif.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Alat-alat instrumen kotor dipilah antara yang tajam dengan yang tumpul.
2. Petugas merendam semua instrumen atau alat lainnya dengan cairan
desinfektan dengan masing – masing komposisi / konsentrasi larutan
antara lain :
- Langkah pertama :
- enzymatic detergent 1 sachet (Sediaan bubuk) / 5 Lt air selama 15 menit
kemudian masukan kembali ke cairan enzymatic DTT 20 ml / 1 Lt air
selama 15 menit.
Apabila langkah pertama tidak tersedia maka dapat menggunakan langkah
kedua.
Langkah kedua :
- Chlorin
a. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah besar 0,5% larutan
b. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah kecil 0,1% larutan
Direndam selama 20 menit.
3. Kemudian alat tersebut dibilas dengan air bersih dan di bersihkan,
kemudian dikeringkan
4. Kirim secepatnya ke bagian CSSD untuk disterilkan.

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
DESINFEKSI INSTRUMEN DI RUANGAN
(SEBELUM DI KIRIM KE CSSD)
RSUD KORPRI
[Link] [Link] Halaman
PROV. KALTIM

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Disinfeksi di ruangan: Kegiatan mengelola instrumen sebelum


dikirim ke CSSD untuk dikelola lebih lanjut.

TUJUAN Agar alkes tersebut aman pada waktu transportasi ke CSSD.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Petugas ruangan segera merendam instrumen yang telah digunakan,


alat – alat instrumen kotor dipilah antara yang tajam dengan yang
tumpul.
2. Petugas merendam semua instrumen atau alat lainnya dengan cairan
desinfektan dengan masing – masing komposisi / konsentrasi larutan
antara lain :
- Langkah pertama :
- enzymatic detergent 1 sachet (Sediaan bubuk) / 5 Lt air selama 15
menit kemudian masukan kembali ke cairan enzymatic DTT 20 ml /
1 Lt air selama 15 menit.
Apabila langkah pertama tidak tersedia maka dapat menggunakan
langkah kedua.
Langkah kedua :
- Chlorin
a. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah besar 0,5% larutan
b. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah kecil 0,1% larutan
Direndam selama 20 menit.
3. Kemudian alat tersebut dibilas dengan air bersih dan dibersihkan
kemudian dikeringkan.
4. Kirim ke CSSD dengan wadah tertutup.

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
RSUD KORPRI PROSEDUR PENGIRIMAN BARANG /ALAT
PROV. KALTIM KE RUANG STERILISASI

[Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Tata cara pengiriman barang yang akan disterilkan ke CSSD .

TUJUAN Agar barang / alat yang di sterilkan ada dokumennya dan untuk
kontrol supaya tidak ada kehilangan.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Petugas ruangan membawa buku expedisi ruangan yang


berisi
 Tanggal
 Nama barang/ alat
 Jumlah
 Nama petugas ruangan
 Nama petugas sterilisasi dan laundry
 Petugas ruangan mengisi buku pemasukan barang/
alat di sterlilisasi

2. Petugas ruangan mengecek kembali buku pengiriman


yang dibuat oleh petugas sterilisasi dengan barang / alat yang
dibawa, setelah cocok nama dan tanda tangan penerimaan.

3. Petugas ruangan menerima buku pengiriman untuk


bukti pengambilan barang/ alat yang disterikan.

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan


Timur
RSUD KORPRI PENCUCIAN SET INSTRUMEN KOTOR
PROV. KALTIM
[Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Tata cara membersihkan instrumen yang baru dipakai atau


terkontaminasi.

TUJUAN 1. Agar alat/instrumen selalu dalam keadaan baik dan bersih.


2. Menghindari timbulnya karat besi.

KEBIJAKAN
1. Petugas memakai APD lengkap.
PROSEDUR 2. Instrumen dikumpulkan di ruang penerimaan, dibuka
bungkusnya periksa keutuhannya jumlahnya dan dicocokkan
dengan check list yang terlampir pada bungkus instrumen
3. Pencocokan dilakukan bersama antara petugas sterilisasi
dan laundry dan petugas IBS (pengguna)
4. Apabila ada kerusakan/kehilangan dicatat di buku alat
hilang/rusak, ditanda tangani oleh kedua belah pihak.
5. Petugas merendam semua instrumen atau alat lainnya
dengan cairan desinfektan dengan masing – masing komposisi /
konsentrasi larutan antara lain :
Langkah pertama :
- enzymatic detergent 1 sachet (Sediaan bubuk) / 5 Lt air selama 15
menit kemudian masukan kembali ke cairan enzymatic DTT 20
ml / 1 Lt air selama 15 menit.
Apabila langkah pertama tidak tersedia maka dapat menggunakan
langkah kedua.
Langkah kedua :
- Chlorin
a. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah besar 0,5%
larutan
b. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah kecil 0,1%
larutan
Direndam selama 20 menit.
6. Kemudian alat tersebut dibilas dengan air bersih dan
dibersihkan kemudian dikeringkan.
7. Insrumen yang telah bersih dipindahkan ke ruang seting
untuk di set.

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PENCUCIAN INSTRUMEN SECARA MANUAL
RSUD KORPRI
[Link] [Link] Halaman
PROV. KALTIM

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Instrumen adalah semua alat kesehatan, implan yang terbuat dari
logam, Stainlesstill, Platina, Emas, Titanium ) untuk tindakan
medik,medik operatip dan keperawatan..

TUJUAN Membersihkan instrumen dari kontaminan dengan air ( Panas atau


Dingin ) sehingga siap dikelola lebih lanjut.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Petugas memakai APD lengkap sesuai ketentuan (topi, masker, kaca
mata, apron plastik, sarung tangan pendek, sarung tangan karet )
2. SECARA MANUAL :
 Siapkan larutan dengan konsentrasi antara lain :
Langkah pertama :
- enzymatic detergent 1 sachet (Sediaan bubuk) / 5 Lt air selama 15
menit kemudian masukan kembali ke cairan enzymatic DTT 20 ml /
1 Lt air selama 15 menit.
Apabila langkah pertama tidak tersedia maka dapat menggunakan
langkah kedua.
Langkah kedua :
- Chlorin
a. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah besar 0,5% larutan
b. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah kecil 0,1% larutan
Direndam selama 20 menit.
 Bilas dengan air mengalir sampai bersih, keringkan dengan udara
panas atau disemprot dengan udara kompresor.

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PROSEDUR PENCUCIAN
INSTRUMEN BEDAH
RSUD KORPRI
PROV. KALTIM
[Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Suatu proses membersihkan instrumen kotor / habis pakai dengan


menggunakan cairan desinfektan.

TUJUAN Agar instrumen terbebas dari kotoran dan mikroorganisme.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Petugas pencucian mencuci tangan terlebih dahulu sebelum


berkerja.
2. Petugas pencucian menggunakan APD lengkap (masker, sarung
tangan, topi dan approne (celemek).
3. Petugas merendam semua instrumen atau alat lainnya dengan cairan
desinfektan dengan masing – masing komposisi / konsentrasi
larutan antara lain :
Langkah pertama :
- enzymatic detergent 1 sachet (Sediaan bubuk) / 5 Lt air selama 15
menit kemudian masukan kembali ke cairan enzymatic DTT 20 ml /
1 Lt air selama 15 menit.
Apabila langkah pertama tidak tersedia maka dapat menggunakan
langkah kedua.
Langkah kedua :
- Chlorin
a. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah besar 0,5% larutan
b. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah kecil 0,1% larutan
Direndam selama 20 menit.
4. Alat-alat yang tajam dan halus dipisahkan
5. Buka tiap pengunci instrumen agar dapat dibersihkan seluruh
bagiannya.
6. Sikat setiap bagian permukaan peralatan dengan sikat lunak dan
bagian yang bergigi disikat searah mengunakan larutan desinfektan.
7. Bilas peralatan secara sempurna dengan air mengalir dan keringkan
dengan pemanas / handuk halus
8. Beri instrumen dengan minyak pelumas instrumen (parafin)
9. Lakukan pengecekan instrumen meliputi:
- Jumlah
- Kelurusan dari tiap-tiap rahang dan gigi
- Keakuratan kunci-kuncinya
- Ketajamannya
10. Keakuratan dari gigi pada ujung alat tersebut Khusus alat-alat yang
tajam dan halus dilindungi dengan kasa
11. Instrumen diset dengan melihat buku inventaris alat
12. Cuci tangan kembali setelah selesai mengeset instrumen

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PROSEDUR PENGIRIMAN
INSTRUMEN KOTOR RUANGAN
RSUD KORPRI
PROV. KALTIM [Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Adalah proses pengiriman alat medik on stril dan instrumen melalui
jalur / koridor.

TUJUAN 1. Mencegah kontaminasi.


2. Mencegah peyebaran insfeksi

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Setelah alat / instrumen digunakan


2. Alat / instrumen dihitung jumlahnya
3. Petugas merendam semua instrumen atau alat lainnya dengan cairan
desinfektan dengan masing – masing komposisi / konsentrasi
larutan antara lain :
Langkah pertama :
- enzymatic detergent 1 sachet (Sediaan bubuk) / 5 Lt air selama 15
menit kemudian masukan kembali ke cairan enzymatic DTT 20 ml /
1 Lt air selama 15 menit.
Apabila langkah pertama tidak tersedia maka dapat menggunakan
langkah kedua.
Langkah kedua :
- Chlorin
a. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah besar 0,5% larutan
b. Apabila terdapat cairan darah dalam jumlah kecil 0,1% larutan
Direndam selama 20 menit.
4. Kirim secepatnya ke bagian CSSD

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PROSEDUR PENGERINGAN ALAT
DARI RUANGAN
RSUD KORPRI
[Link] [Link] Halaman
Prov. Kaltim

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Pengeringan alat / barang setelah dicuci berdasarkan jenis setnya dari
tiap-tiap ruangan.

TUJUAN 1. Memaksimalkan hasil dari sterilisasi.


2. Memudahkan pengelapan dengan minyak parafin.
3. Mengontrol apakah alat / barang masih layak pakai atau tidak.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Petugas pengeringan alat menempatkan instrumen pada basket /


keranjang instrumen untuk tiap-tiap set.
2. Petugas pengeringan memasukkan alat ke dalam mesin
pengering bila akan di keringkan dengan mesin.
3. Instrumen dilap dengan kain kering bila pengeringan dilakukan
secara manual.
4. Set-set yang sudah di setting diserahkan ke petugas sterilization
Record Form (SRF) untuk labelin

UNIT TERKAIT SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PROSEDUR PENGOPERASIAN
MESIN PRES WIPAK STEAM
RSUD KORPRI
PROV. KALTIM [Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Petunjuk pengoperasian mesin pres wipak.

TUJUAN Memudahkan penggunaan mesin pres wipak.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Bersihkan terlebih dahulu mesin dari kotoran debu yang


menempel pada body mesin
2. Menyiapkan set / alat yang akan di pres.
3. Menekan tombol ON / OFF, untuk memanaskan mesin hingga
mencapai suhu 170°C atau untuk mematikan mesin.
4. Membuat kantong dari wipak dengan mengepres salah satu sisi
wipak.
5. Menyusun set kedalam kantong wipak.
6. Mengepres seluruh bagian wipak.
7. Menyerahkan hasil pres ke bagian Sterilization Record Form
(SRF)

UNIT KERJA SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PROSEDUR PEMERIKSAAN
ALAT / BARANG YANG AKAN DISTERILKAN
RSUD KORPRI
PROV. KALTIM [Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Pemeriksaan alat/brang yang berasal dari unit ruangan untuk dilakukan
proses sterilisasi.

TUJUAN 1. Menjaga kualitas alat/barang yang akan disterilkan sampai


kepada proses distribusi.
2. Untuk meningkatkan efektifitas dari proses sterilisasi dan
desinfeksi.

KEBIJAKAN
1. Penerimaan :
PROSEDUR - Melakukan pemeriksaan pada setiap alat/barang yanga akan
dilakukan proses dekontaminasi (cleaning), apakah
memenuhi persyaratan untuk layak pakai atau tidak
- Petugas penerimaan dan petugas unit ruang sama-sama
menghitung dari jumlah alat/barang yang akan disterilkan
dan melihat keutuhan alat.
2. Pengemasan :
- Melakukan pemeriksaan pada setiap alat/barang yang akan
dikemas dan disterilisasi, antara lain:
a. Alat bersih / kotor / ada darah
b. Alat kering / basah / ada air
c. Kelenturan alat : lentur / tidak
d. Ketajaman alat : Tajam / tumpul
e. Alat berkarat/ tidak
f. Warna bening / buram / hitam
g. Kelayakan alat : layak pakai / tidak
h. Kemampuan menjepit : bisa / tidak
i. Keutuhan alat : mur / baut
j. Linen yang akan dikemas : utuh / robek.
3. Penandaan / Labeling
Melakukan pemeriksaan pada setiap set pengemasan yaitu
tanggal, bulan, tahun, nomor bundel, nama operator serta tanggal
kadaluarsa sebelum dilakukan proses sterilisasi.
4. Penyimpanan Alat Steril
Melakukan pemeriksaan pada setiap set alat / barang setelah
proses sterilisasi selesai yaitu perlengkapan pada tahapan
penandaan / labeling yaitu tanggal, bulan, tahun, nomor bundel,
nama operator dan kadaluarsa sebelum disimpan pada rak – rak
penyimpanan.

UNIT KERJA SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur

RSUD KORPRI PENGELOLAAN BARANG STERIL


PROV. KALTIM
[Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Mengepak, Mensterilkan, Menyimpan dan Mendistribusikan alat


yang sudah steril.

TUJUAN 1. Persediaan instrumen/alat bedah mencukupi.


2. Menghidari infeksi nosokomial.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Alat-alat jenis logam setelah di pak (bungkus) diberi lebel :


Tanggal, Bulan, Jenis alat dan disertai chek list.
2. Linen (jas dan duk) dilipat dan digulung sesuai dengan protap
lipatan jas dan duk.
3. Dimasukkan kedalam steam stelizer.
4. Setelah steril; kemudian disimpan di almari steril, ditata sesuai
dengan urutan rak lemari.
5. Alat yang tidak digunakan 1 minggu di sterilkan ulang.

UNIT KERJA SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur
PENGAMBILAN BARANG /ALAT KE INSTALASI
STERILISASI
RSUD KORPRI
PROV. KALTIM [Link] [Link] Halaman

Tanggal Terbit Ditetapkan


Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027

PENGERTIAN Tata cara pengambilan barang disterilkan ke CSSD.

TUJUAN Agar barang / alat yang di sterilkan ada dokumennya dan untuk
kontrol supaya tidak ada kehilangan.

KEBIJAKAN

PROSEDUR 1. Petugas membawa buku penitipan/ sterilisasi ke CSSD.


2. Menerima kembali barang/ alat dan mencocokkan dengan buku
penitipan / sterilisasi, meliputi macam, jumlah, kondisi
bungkus setelah sesuai tanda tangan dan nama pada buku
penitipan sterilisasi.
3. Bawa barang/ alat dengan kantong plastik tertutup atau dengan
kereta bertutup.

UNIT KERJA SEMUA UNIT KERJA RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan


Timur
PENGANTARAN INSTRUMEN ON STERIL

RSUD KORPRI
No. Dokumen No. Revisi Halaman
PROV. KALTIM

Ditetapkan
Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
Tanggal Terbit
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027
PENGERTIAN Proses pengiriman alat medik on steril

TUJUAN [Link] kontaminasi

KEBIJAKAN
1. Memakai APD (alat pelindung diri).
2. Mencuci tanggan.
3. Mengambil instrumen kotor ditempat perendaman
instrumen/bak pencucian.
4. Menggeringkan instrumen kemudian dimasukan kedalam
poches.
PROSEDUR 5. Instrumen dikemas/packing diamasukan kedalam boks
6. Membawa instrumen menggunakan transportasi/mobil boks
menuju CSSD RSUD Abdul Wahab Sjahranie.
7. Serah terima instrumen on steril dari RSUD KORPRI ke RSUD
Abdul Wahab Sjahranie.
8. Merapikan alat.
9. Mencuci tanngan.
Unit Terkait
PENGAMBILAN INSTRUMEN STERIL
RSUD KORPRI
PROV. KALTIM
No. Dokumen No. Revisi Halaman

Ditetapkan
Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
Tanggal Terbit
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027
PENGERTIAN Proses penggambilan alat steril

TUJUAN Menjaga keutuhan dan kesterilan

KEBIJAKAN
1. Memakai APD (alat pelindung diri).
2. Mencuci tangan.
3. Petugas CSSD RSUD KORPRI AWS membawa boks
menggunakan trasportasi/mobil boks menuju RSUD Abdul
Wahab Sjahranie.
4. Petugas CSSD KORPRI menuju distribusi Abdul Wahab
PROSEDUR Sjahranie
5. Serah terima pengambilan instrumen yang steril
6. Memasukan instrumen kedalam boks
7. Membawa instrumen yang steril menuju RSUD KORPRI
8. Menyimpan instrumen di distribusi CSSD KORPRI
9. Merapikan alat
10. Mencuci tangan
Unit Terkait Seluruh unit kerja di RSUD KORPRI Provinsi Kalimantan Timur

RSUD KORPRI PERMINTAAN BAHAN/ALAT KERJA CSSD KE GUDANG


PROV. KALTIM PERLENGKAPAN
No. Dokumen Revisi Halaman

Tanggal Ditetapkan
Direktur RSUD KORPRI
STANDAR Provinsi Kalimantan Timur,
PROSEDUR
OPERASIONAL
E. Harleni Aroma, [Link]
NIP. 19740626 200701 2 027
Adalah Prosedur pedoman peralatan CSSD dengan penggantian suku
Pengertian cadang yang harus diadakan terlebih dahulu.

Tujuan Untuk memperlancar kebutuhan barang CSSD

Kebijakan

1. Koordinator CSSD membuat bon permintaan bahan/suku cadang


pada bagian. Perlengkapan dengan tembusan, Kasi penunjangng
medis (Formulir Permintaan Bahan/Alat Kerja)
2. Bagian. Perlengkapan berproses.
3. Setelah bahan ada, bagian Perlengkapan menghubungi dan
menyerahkan barang ke bagian CSSD
4. Bahan diterima Bagian CSSD,
Prosedur 5. Dicatat dalam buku kegiatan CSSD (nama kegiatan, bahan yang
terpakai, petugas, hasil).
6. Secara periodic setiap bulan dilaporkan ke, Cq. Kabid Penunjang
dan Pelayanan Medik, Kasi Penunjang Medik

Unit Terkait Ruangan/Instalasi

Anda mungkin juga menyukai