THE CROWN
NARATOR : Pada suatu masa berdirilah 2 kerajaan yang sangat kuat
yaitu kerajaan Livius & Romelus , 2 kerajaan tersebut selalu
berperang dan memperebutkan daerah kekuasaan. Kerajaan Livius
memiliki putra mahkota yang tampan dan rupawan , sampai saat ini
putra mahkota tersebut belum memiliki pasangan :
SCENE 1
Pagi itu dikerajaan LIVIUS , Ajudan berlari mendekati putra
mahkota yang sedang berjalan-jalan di sekitar taman.
Ajudan (p1) : (dengan jalan tergopoh gopoh dan menghela nafas
) Hufff…Pangeran ternyata ada disini ya ..?
OWEN (p1) : (sambil memandang ajudan ) Kamu kenapa koq
sepertinya tergesa-gesa begitu , ada hal penting apa? Sampai
sepeti itu…
Ajudan (p1): (sambil membasuh kepala) jadi begini Pangeran Owen
saya diperintahkan oleh Baginda Raja untuk mencari pasangan yang
cocok untuk Pangeran Owen , Beliau khawatir dengan masa depan
Pangeran.. karena … karena … (sambil berbisik di telinga
pangeran )… Pangeran sudah lama JOGJA = Jomblo Ganteng
Bersahaja …( sambil tersipu malu dan tertawa )
OWEN (p1) : Hmmm…(menghela nafas ) sudah kuduga ,Ayah memang
selalu seperti itu , sering khawatir akan keadaanku saat ini ,
padahal aku ini bukan anak kecil lagi..Baiklah demi menyenangkan
Beliau , coba aku lihat kandidat yang sudah didapatkan. ( sambal
melihat gambar yang di berikan oleh ajudan )
Ajudan (p1) : Ini baginda Foto kandidat pertama Ratu……………….
(foto LISA Blackpink) , Foto kandidat kedua Ratu………………… (foto
wanita Ethiopia ), Foto kandidat ketiga Ratu……………………. ( foto
wanita Qajar )…..
Owen (p1) : ‘hufffff…. Aku tidak tertarik dengan semua kandidat
yang ada..” (sambil berjalan perlahan ) ,sepertinya aku harus
melepas penat untuk sementara , aku merasa pusing setelah
melihat foto foto tersebut. Ajudan …! Aku ingin pergi ke pasar
untuk menyegarkan pikiran ini. (sambil berjalan dengan ajudan
menuju pasar )
Hiruk pikuk pasar (BGM keriuhan pasar )
- Orang berdagang dan berteriak teriak
- Ibu ibu pasar sedang berbelanja dan bergosip
Owen (p1) : (berjalan dengan ajudan sambal melihat-lihat
sekeliling pasar , dan tiba tiba pandangan nya tertuju pada
wanita yang sedang bercakap-cakap dan tertawa )
Owen (p1) : “ Ajudan!! Siapakah wanita yang sedang duduk dan
bercakap cakap dengan gerombolan wanita yang ada disana? “
Ajudan (p1) : “Mmmmm… anu pangeran , nama wanita itu GOMER
pangeran , ada apa ya pangeran owen koq tiba tiba menanyakan
wanita tersebut ?? ( dengan nada agak takut )
Owen (p1) : (salah tingkah dan agak malu ) ah.. tidak , hanya
menanyakan saja , terlihat dari jauh sepertinya dia wanita yang
menarik dan rupawan hahahah… ( sambil terpana melihat GOMER dan
bergumam dalam hati )
GOMER dan kawan kawan -- Nyanyi
Gomer : “sambal bercakap dan melihat kearah pangeran dan
tersipu malu “.. (pangeran menghampiri Gomer dan mengajak
berkenalan )…..
Ajudan : (tepok jidat “ mateng kon “)..
SCENE 2
{BGM keriuhan perang } Perang antara 2 kerajaan
(Dancer masuk memerankan simulasi perang )..
Keesokan hari di kerajaan Romelus ,
Ajudan II :”Pangeran……Pangera…! (sambil berlari menghampiri
pangeran dengan nafas tersengal-sengal ) ..di depan pintu
gerbang kita sudah ada utusan dari kerajaan Livius, sepertinya
mereka ingin membicarakan sesuatu”
Ares (p2) : (sambil merenung beberapa saat ) “hmmm… Ada perlua
apa mereka kemari ?! … cepat suruh mereka masuk , aku ingin tau
apa yang ingin mereka sampaikan !”
(Pangeran OWEN & Baginda Raja TRAJAN beserta ajudan 1 masuk ke
dalam panggung , dilanjutkan mereka duduk dan berdiskusi )
Raja Trajan : “Salam damai Raja Romelus dan Pangeran Ares ,…
kedatangan kami saat ini , ingin menyampaikan negosiasi damai
antara kedua belah pihak kerajaan kita “
Ares (p2) : (sambil menghentakkan kaki ) “ HAH?!!!..DAMAI?!! apa
keuntungan nya buat kami HAH ?! , sepertinya mustahil untuk
berdamai dengan kerajaan kami ,karena kerajaan kami sangat kuat
dan sangat berpengaruh ,jadi kemungkinan untuk kalah hampir
tidak pernah ada …hahahaha… apalagi berdamai dengan kerajaan
lemah milik kalian… HAHAHAHAHAHA… (dengan nada sombong)”
Owen (p1) : (sambil mendekat ke pada rasaj trajan dan memegang
tangan nya ) “Ayah, sepertinya ajakan kita untuk berdamai sangat
mustahil terwujud, sebaiknya kita tidak usah memaksa mereka
apabila mereka tidak ingin berdamai”
Raja Trajan : (menghela nafas ) “hmmmm…… baiklah bila itu
keinginan kalian , jadilah seperti yang pangeran ares dan
baginda raja Romelus harapkan…” (saat raja berkata seperti itu ,
Pangeran Ares melihat Gomer dengan mata licik )
Pangeran Ares (p2) : ( bergumam dalam hati ), “ sepertinya
wanita ini aku kenal.. dia sering berada di pasar dan memiliki
latar belakang yang buruk ( sambil tersenyum licik )(Gomer
melihat pangeran ares dengan perasaan cemas )
Pangeran Ares (p2) : bergumam kembali dalam hati ..(”sepertinya
aku menemukan ide untuk membunuh pewaris tahta dari kerajaan
LIVIUS HAHAHAHAHA….”)
NARATOR : Pertemuan pun berakhir dengan tidak ada kesepakatan
antara kedua belah pihak. Sesaat keluarga dari kerajaan LIVIUS
keluar …
SCENE 3
Grace : “Pangeran , aku ingin pergi sebentar menuju ke pasar
untuk melihat lihat sesuatu , sekiranya ada hal yang ingin aku
beli “
Pangeran I : “Baiklah sayang , akan ku suruh pengawal untuk
menemani mu”.. ( pengawal dating )
Grace : “ Tidak usah pangeran , aku hanya melihat –lihat
saja dan tidak perlu pengawalan.”
Pangeran I : ” Baiklah , Hati hati dijalan”
Grace : “Baik pangeran.” ( grace berjalan menuju pasar ,dan
saat di tengah jalan menuju pasar, grace dihadang oleh pangeran
II ).
Pangeran II : “hei wanita , kenapa engkau sendirian, bukankah
engkau istri dari pangeran I ?”
Grace : {dengan ketakutan} “ benar yang mulia.”
Pangeran II : “hahahahaha…Bagus, sebenarnya aku tau siapa kau
sebenarnya, kau adalah wanita yang mempunyai masa lalu yang
kotor!!. Aku ingin memberikan penawaran kepadamu , apabila
engkau mau menuruti segala perintahku , tidak akan ku bongkar
rahasia mu di khalayak umum bahkan di hadapan Raja Livius!!”
Grace : {berjalan dengan cepat seolah-olah tidak ingin
meneruskan pembicaraan tersebut , akan tetapi dihadang oleh
pengawal pangeran II}…
Pengawal : “BERHENTI !!!!”
Pangeran II : “ kuberikan kau 1 x kesempatan , kalau kau
menolak, maka hari ini jangan harap kau bias kembali kepadamu
keluarga yang kau cintai…hahahahahaha…”
Grace : “Jangan yang mulia {sambil menangis ketakutan},
“apakah yang harus aku lakukan supaya dapat hidup bebas?”
Pangeran II : “BAGUS!!...hahahaha… keinginan ku hanya 1,
BUNUH suami dengan racun ini!! {sambil memberikan sebotol cairan
beracun}
Grace : “ Aku tidak dapat melakukan nya yang mulia , itu
tindakan yang sangat berbahaya dan sangat beresiko untuk
keselamatanku dan……… Aku sangat mencintainya”
Pangeran II : “HAH????!! CINTA… kau wanita munafik ..baiklah
bila kau tidak menuruti perintahku.. {sambil berjalan dan
memanggil pengawal} “PENGAWAL!! Siapkan segera kereta kerajaan
,aku ingin menyampaikan hal ini langsung kepada keluarga LIVIUS
siapa sebenarnya wanita ini..hahahaha..”
Grace : “Jangan yang mulia…bbbbbaaaaabababa…baik, hamba akan
melakukannya.” { sambil mendekati pangeran II dan mengulurkan
tangan mengambil cairan beracun tersebut.
Pangeran II “ BAGUS!!!..kuberi kau waktu 3 hari untuk
membunuh putra mahkota kerajaan LIVIUS…” {sambil berjalan
meninggalkan wanita tersebut….(GRACE sedang mengalami pergumulan
dalam batinnya).
SCENE 4
Grace : {didalam istana sendiri , bergumul dengan penawaran
yang sebelumnya sudah diberikan kepadanya } {grace berakting
cemas dan sedih diiringi mona menyanyikan lagu }…
Keesokan hari di istana Livius..
Pangeran I : “ Istriku ,sudah lama aku tidak memakan
masakanmu yang lezat, hari ini aku ingin mencicipi masakanmu
yang lezat itu…”
Grace : “ baik yang mulia , aku akan memasakkan sesuatu yang
lezat untuk yang mulia” {mulai timbul niat jahat untuk
memberikan racun tersebut didalam makanan yang akan disajikan}
( Adegan grace mulai memasak dan membubuhkan racun kedalam
makanan pangeran I )
Pangeran I : (menuju dapur dengan penuh semangat)..” WAH…bau
harum masakan dari istriku memang selalu membuat aku merasa
lapar dan ingin segera mencicipinya..” ( sambil ingin mengambil
makanan yang sudah ada di piring )
Grace : “Tunggu dulu yang Mulia!!” (sambil menahan dengan
cemas )..”
Pangeran I : “Ayolah aku sudah lapar, aku ingin segera
mencicipi masakan dari istriku tercinta.” (memasukkan makanan
kedalam mulut)…
Selang beberapa saat pangeran mulai mengeluh bahwa kepalanya
pusing dan dibantu oleh Grace untuk duduk ,tiba-tiba saat
pangeran duduk beliau memuntahkan darah..dan tiba tiba
tergeletak…
Grace : (panic dan khawatir )” TOLONG….TOLONG…TOLONG…!!!”
Ajudan I : (mendengar teriakan grace dan segera menghampiri
arah suara tersebut)…”HAH?Pangeran ? apa yang terjadi Ratu?”
Grace : “Aku tidak tau , aku sedang memasak.. dan tiba tiba
pangeran ingin kembali ke kamar nya..lalu …tiba-tiba beliau
mengeluh pusing dan muntah darah..” (sambil menangis)
Ajudan I : (memeriksa badan pangeran I sambil mengoyang-
goyangkan badan pangeran)…selang beberapa waktu ..pangeran tak
juga kunjung bangun..”YANG MULIA…(berteriak) sambil menangis
keras!”…
Akhirnya pangeran dari kerajaan LIVIUS meninggal dunia dan
seluruh kerajaan LIVIUS dan rakyat berduka selama 30 hari
lamanya…
SCENE 5
Raja LIVIUS : “PENGAWAL!!!..segera siapkan pasukan … aku
ingin memerangi sendiri kerajaan Romelus , ingin kuhancurkan
semua demi anakku…!!” (adegan menari peperangan yang kedua
menunjukkan kekalahan dari Kerajaan Romelus )
{adegan Raja mengarahkan pedang ke leher Pangeran II }
Raja Livius : “ Akhirnya aku bisa membalaskan dendam anak ku
satu satunya”… (menghunuskan pedang ke leher pangeran II tiba
tiba )
Pangeran II : “ Tunggu..Tunggu yang mulia , ada orang lain
dibalik pembunuhan tersebut..dia…dia…adalah…… GRACE!!!” (Raja
menancapkan pedang ke leher pangeran II )..
Dengan sangat berat hati Raja kembali dari peperangan dengan
keadaan raut muka yang sedih dan tidak percaya dengan apa yang
telah didengarnya…..
Raja Livius : “Pengawal… segera panggil Grace untuk menghadap
didepan ku sekarang…” (sambil berlari lari pengawal menghampiri
grace “..
Ajudan I : “ Ratu ? Raja memanggilmu untuk segera menghadap
beliau segera…!!”
Grace : (sambil menunjukkan raut cemas) ..”Baiklah, segera
akan kutemui raja , kiranya biarkan aku berdandan dahulu “
( Grace menangis karena dia tau apa yang akan dia hadapi.. yaitu
kematian nya )….
Selang beberapa waktu Grace menghadap Raja..
Raja Livius : “Pengawal !! kosongkan ruangan ini segera , dan
tinggalkan kami berdua saja”
Ajudan I : “BAIK!! yang mulia”
Para pengawal dan pegawai keluar dari ruangan..
Raja Livius : “ Grace ….?” (dengan suara berat dan menatap
Grace )… terdiam cukup lama , lalu berkata “ Aku sudah
mengetahui semua nya..”
Grace : tersungkur didepan Raja Livius dan menangis dengan
hebat nya….( jeda sekitar 30 detik untuk menangis)
Raja Livius : sambil menangis dan berkata …” ANAKKU , AKU
MENGAMPUNI MU….”