0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
125 tayangan14 halaman

Risiko Pelayanan UKP di Puskesmas

1. Terdapat beberapa risiko yang dihadapi unit pelayanan UKP Puskesmas VI Koto Selatan seperti antrian pasien yang tidak teratur, kelonggaran waktu tunggu, dan kelengkapan berkas pasien yang kurang. Hal ini dapat menyebabkan pasien tidak puas. 2. Petugas juga berisiko stres akibat beban kerja berat dan potensi terpapar infeksi karena alat pelindung diri yang kurang. 3. Kelengkapan dan keaman

Diunggah oleh

POKJA III
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
125 tayangan14 halaman

Risiko Pelayanan UKP di Puskesmas

1. Terdapat beberapa risiko yang dihadapi unit pelayanan UKP Puskesmas VI Koto Selatan seperti antrian pasien yang tidak teratur, kelonggaran waktu tunggu, dan kelengkapan berkas pasien yang kurang. Hal ini dapat menyebabkan pasien tidak puas. 2. Petugas juga berisiko stres akibat beban kerja berat dan potensi terpapar infeksi karena alat pelindung diri yang kurang. 3. Kelengkapan dan keaman

Diunggah oleh

POKJA III
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REGISTER RISIKO PELAYANAN UKP

PUSKESMAS VI KOTO SELATAN


Tingkat risiko
(sangat tinggi,
N Pelayanan/ Unit Risiko yang mungkin Probabilitas Upaya penanganan jika Penanggung Pelaporan jika
Severity tinggi, Penyebab terjadinya Akibat Pencegahan risiko
o Kerja terjadi terkena risiko jawab (PIC) terjadi paparan
sedang,
rendah)
UKP
1 Loket Bagi pasien
/Pendafta
ran 1. Antrian pasien tidak Moderate Jarang Tinggi Belum ada Pasien Mengadakan sistem Memberikan Koordinato Call center
teratur sistem antrian menjadi tidak antrian pengertian kepada r unit (pengaduan)kot
puas/ marah pasien pendafatar ak saran atau
dan tidak n dan RM kotak
melanjutkan pengaduan
pengobata n Rekap semua
pengaduan 
2. Pasien tidak nyaman Moderate Kemungki- Sedang Petugas lambat, Pasien Mempedomani SOP, Memberdayakan Laporkan
karena waktu tunggu nan terjadi jumlah, SOP belum menjadi tidak lakukan usulan tenaga petugas yang tidak langsung ke Ka
lama ada atau belum puas/ marah sibuk, pada saat PKM
dilaksanakan dan tidak pasien menumpuk.
melanjutkan
pengobata n

3. Pasien tidak minor sering sedang Media informasi Memperlamba Memperbaiki media Menjelaskan kembali
membawa tentang t proses informasi dan melakukan kepda pasien tentang
kelengkapan berobat kelengkapan pendaftaran sosialisasi kelengkapan berobat
dan tidak mengetahui berobat dan dan prosedur
prosedur prosedur pendaftaran
pendaftaran belum
jelas

4. Pasien tidak Minor Sering Sedang Media informasi / Proses pendaftaran Sosialisasi kepada pasien Menjelaskan dan
mengetahui informasi bagan alur tidak menjadi lambat tentang informasi memberikn
di pendaftaran (waktu, ada pendaftaran pengertian kepada
alur, dll). Petugas harus psien mengenai
Atau kurang memperpanjang informasi pendaftaran
dipahami jam kerja

Pasien tidak puas


5. Pengisian data pasien moderate Jarang rendah Belum mengisi data Informasi Lakukan sosialisasi agar Melengkapi data
belum lengkap pasiensesuai tentang pasien Mematuhi yang kurang
prosedur identitas prosedur pendaftaran
pasien
menjadi
kurang jelas

6. Salah identifikasi moderate Jarang Tinggi Petugas tidak Kesalahan Buat SOP, langkah- Segera laporkan dan Tim mutu Langsung
pasien meminta kartu penanganan langkah SOP lebih kembalikan RM, menghubungi
identitas, petugas pasien operable. lengkapi dengan petugas
tidak mendengar, pengeras suara, pendaftaran,
pasien tidak berikan KTP identitas ginakan form
memberi infromasi lainnya pelaporan
yang jelas , investigasi
kebijakan pengisian insiden pasien.
RM tidak standar
Bagi petugas

1. Kejenuhan, minor Jarang Sedang Beban kerja tinggi, Kurang Out bond petugas, Rolling petugas, Tim mutu Melaporkan dan
kelelahan, terpapar masker jarang konsentrasi, ketersediaan masker Pemeriksaan dan investigasi
Stress, air borne tersedia stress, pengobatan petugas dengan
infection terpapar yang terpapar menggunakan
infeksi Form pelaporan
menular K3
Bagi pasien
2 Rekam
medis Koordinato Melaporkan dan
1. Rekam medis pasien mayor Jarang Sedang Penyediaan rekam Mempengaruhi Mematuhi prosedur Segera menukar
r RM investigasi
tertukar medis tidak sesuai pengobatan pasien penyediaan rekam medis kembali rekam medis
Dan dengan
prosedur sesuai dengan
Tim mutu menggunakan
pasiennya
Form pelaporan
K3
2. Distribusi rekam Minor Rare Sedang Penyediaan rekam Memperlambat Mematuhi prosedur Mengembalikan
medis tidak sesuai poli medis tidak sesuai proses pemeriksaan penyediaan rekam medis rekam medis ke poli
tujuannya prosedur pasien tujuan

3. Double rekam medik Minor Sering Sedang Identifikasi pasien - Rekam medis - Data pasien berdasarkan - Rekam medis lama
tidak jelas tercecer kartu berobat dan KTP harus dicari dan
- Buku rekam - Petugas layanan RM sicek satu persatu
medis sulit dicari sesuai nama
- Petugas kurang adalah hanya yang - Memperbaiki urutan
4. Kesalahan dalam Minor jarang Sedang Kurang teliti dalam kompeten/bukan berkompeten penyimpanan rekam
urutan penyimpanan penyimpanan petugas dengan dibidangnya atau medik
rekam medik kompetensi
- Telah dilakukan
sebagai rekam
medis pelatihan kepada tenaga
- Pelayanan pasien yang diberi pelimpahan
dipuskesmas wewenang
menjadi lama
Bagi pasien:
3 Laborato
rium 1. specimen tertukar Ekstrim Sangat Salah identifikasi salah diagnosis Membuat dan Pencarian pasien PJ Form insiden
tinggi pasien dan salah menjalankan SOP dan check ulang Laboratoriu diisi oleh
m
pemberian terapi identifikasi pasien di petugas yg
laboratorium, menemukan

dan SOP pelabelan Lapor ke PJ 


spesimen tim mutu 
KaPus
2. Terinfeksi Ekstrim Sangat Ruang tunggu Pasien sakit Pengaturan sirkulasi Rujuk ke poli utk
Tinggi terbatas / sempit udara lab pengobatan
dan sirkulasi
terbatas
Bagi petugas:

1. terpapar reagensia mayor Sangat Pengamanan Petugas sakit - Penyimpanan dan Penanganan medis
korosif tinggi reagen kurang penanganan B3 dengan cairan korosif
benar
- Penyediaan APD
- SOP penggunaan APD di
Lab

2. Terinfeksi Ekstrim Tinggi Penanganan Petugas sakit Petugas menggunakan Rujuk ke poli utk
spesimen kurang APD sesuai prosedur pengobatan
aman
Bagi lingkungan:

1. Limbah lab Tinggi Tidak tersedia Penularan Penyediaan IPAL dan - Pembuatan tempat Form pelaporan
infeksius tempat Pembuangan penyakit ke penanganan sampah padat limbah infeksius,  PJ melapor
bahan infeksius lingkungan sekitar infeksius - Kontak dengan pihak ke tim Mutu 
ketiga KaPus
2. Bahan berbahaya Ekstrim Rendah Tidak tersedia Pencemaran Penyediaan tempat Buat tempat
dan beracun tempat khusus lingkungan penyimpanan yang penyimpanan yang
limabah berbahaya/ memadai, baik.
beracun
Petugas yang
SOP penanganan B3
terpapar 
dilakukan P3K lalu
rujuk bila perlu
Bagi Pasien
4 Farmasi
1. Obat tertukar Ekstrim (unlikely) Tinggi Petugas Form insiden
Petugas tidak - Penyakit pasien - Resep harus sesuai SOP - Konfirmasi ulang
Penanggun
mengikuti SOP tidak sembuh - Petugas layanan farmasi mengenai resep g jawab diisi oleh
2 seperti: - atau bahkan adalah hanya yang kepada dokter farmasi petugas yg
- Idenitas pasien memburuk berkompeten dibidangnya pemberi resep
yang tidak lengkap - serta menimbulkan atau menemukan
- Penulisan resep penyakit lain - Telah dilakukan pelatihan - Cari pasien  Lapor ke PJ 
yang kurang jelas kepada tenaga yang konfirmasi ulang
- Pemberian obat diberipelimpahan obat yang diterima tim mutu 
oleh petugas yang wewenang pemberian dan  lakukan KaPus 
tidak kompeten obat konseling
- Lakukan monitoring Dinkes (jika
kepatuhan terhadap SOP terjadi
kejadian yang
sentinel
2. Salah cara minum moderate (Rare ) Rendah Kurangnya Efektifitas Mempedomani SOP PIO - Cari pasiennya
obat pemberian penyerapan obat yang benar dan konfirmasi
1 informasi obat berkurang, Terjadi disosialisasikan obatnya
kepada pasien saat efek samping obat, konseling terkait
penyerahan obat pasien tidak Monitoring kepatuhan penanganan efek
(PIO) sembuh terhadap SOP samping obat
- Jika ada efek
Tersedianya formularium samping lakukan
obat dan sosialisasikan monitoring Efek
samping obat
(MESO)
3. Resiko interaksi minor Posible Rendah - Kurangnya Efektifitas Mempedomani SOP PIO Cari pasien 
obat yang tidak pemberian penyerapan obat yang benar dan konfirmasi ulang
diinginkan (3) informasi obat berkurang, Terjadi disosialisasikan obat yang diterima
efek samping obat,
kepada pasien saat
terapi menjadi in dan  lakukan
Monitoring kepatuhan
penyerahan obat adekuat, terhadap SOP PIO konseling
(PIO) keracunan
- Tidak diidentifikasi Tersedianya formularium
kemungkinan obat dan sosialisasikan
terjadinya interaksi
obat Monitoring pengobatan
pasien

4. Salah pemberian moderate Mungkin Tinggi - Penulisan resep Pasien tidak - Melakukan SOP Cari pasiennya
obat/etiket/dosis obat terjadi tidak jelas sembuh/ terapi peresepan yang benar konfirmasi
(Posible) - Petugas tidak tidak ade kuat, dan sosialisasikan obatnya konseling
pasien overdosis, - Petugas layanan farmasi  Follow up pasien,
mengikuti SOP
menimbulkan adalah hanya yang kunjungan rumah
- Pemberian obat penyakit baru (home care)
berkompeten
oleh petugas yang hingga
dibidangnya atau
tidak kompeten menyebabkan
kematian - Telah dilakukan
- Tidak melakukan
pelatihan kepada tenaga Ditangani jika terjadi
pengaturan Obat
yang diberi pelimpahan reaksi overdosis obat
LASA (Look Alike
wewenang
Sound Alike) dan
- Lakukan monitoring Pengulangan terapi
High Alert
penyerahan kepatuhan
Medication tidak
petugas terhadap SOP
diberi pelabelan

5. Efek samping obat minor Posible Rendah Petugas tidak Menimbulkan efek Mempedomani SOP Follow up pasien,
memahami yang tidak Monitoring Efek Samping ganti obat, rujuk bila
(3) Informasi Seputar diharapkan pasien Obat (MESO) dibutuhkan
Obat
Monitoring kepatuhan
Tidak diidentifikasi petugas terhadap SOP
kemungkinan
terjadinya efek
samping
Bagi petugas :

1. tertimpa mortir minor Unlikely (2) Rendah Lingkungan kerja Cedera ringan Penyediaan bahan anti Rawat cidera dengan Pelaporan
kurang aman petugas slip (bedak, kain) pertolongan pertama, dengan form
ganti mortir dengan Interaksi Obat
blender listrik

[Link] keramik di Minor jarang Rendah Tersandung dan Cedera ringan – Perbaikan lantai Memberikan
ruang farmasi/apotik jatuh berat keramik pertolongan pertama
pecah dan tidak rata untuk pasien/petugas
yang jatuh

[Link] roling door minor jarang Rendah Terlepas dan Cedera ringan - Perbaikan papa rolling Memberikan
rusak menimpa petugas berat door pertolongan pertama
untuk pasien/petugas
yang tertimpa
Bagi Lingkungan :

1. Limbah obat minor jarang Rendah SOP pemusnahan Toksik terhadap Perbaikan SOP Pembuatan dan Form insiden
kadaluwarsa obat kadaluwarsa lingkungan dan pemusnahan obat pemusnahan tempat yang diisi oleh
belum memadai masyarakat sekitas limbah melalui petugas yg
laporan berita acara menemukan
obat expired adaya /terjadi
paparan

Lapor ke PJ 
tim mutu 
KaPus
Bagi Pasien :
5 UGD
PJ UGD Form
1. Terlambat Ekstrim Mungkin Sangat Petugas belum Kondisi pasien Pelatihan bagi petugas Rujuk bila
penanganan terjadi tinggi memahami triase memburuk UGD memungkinkan pelaporan 
PJ melapor ke
2. infeksi nosokomial High risk Sering terjadi Tinggi Puskesmas belum Pasien terpapar Pelatihan PPI untuk Melakukan
tim Mutu 
menjalankan infeksi baru petugas pengobatan lebih KaPus
program PPI Penyediaan APD bagi lanjut
petugas,
Monitoring kepatuhan
petugas pada SOP

3. anafilaktik syok Ekstrim Sangat jarang Sangat SOP penyuntikan Pingsan - Menanyakan riwayat Lakukan tatalaksana
tinggi obat tertentu tidak meninggal alergi (dimasukkan dalam anafilaktik syok
diikuti SOP kajian awal), sesuai sop

Menyediakan emergency
kit yang lengkap

4. tertimpa peralatan Minor Sangat jarang Rendah Lingkungan kerja Pasien cidera Perbaikan lingkungan Rawat cidera
yang kurang aman kerja agar aman

5. jatuh dari bed Minor Sangat jarang Rendah Bed tidak sesuai Pasien cidera Ajukan pengadaan bed Rawat cidera
dengan standar sesuai standar
Bagi petugas :

1. terinfeksi Moderate Mungkin Tinggi Petugas tidak Petugas tertular Petugas menggunakan Penanganan infeksi Pelaksana 
terjadi menggunakan APD infeksi penyakit APD sesuai prosedur saat sesuai SOP Tim Mutu 
sesuai SOP melakukan tindakan KaPus
kepasien KaDinasKes

2. needle stick injury moderate Sering terjadi Tinggi SOP penyuntikan Petugas tertular Monitoring ketaatan Cuci tangan bagian Form insiden
belum dijalankan penyakit petugas terhadap SOP, yg terpapar dg anti diisi oleh
dengan baik. septik dan air petugas yg
Penyediaan safety box mengalir menemukan
Belum punya safety
box Lapor ke PJ 
tim mutu 
3. tertimpa peralatan minor Sangat jarang Rendah Lingkungan kerja Petugas cidera Perbaikan lingkungan Rawat cidera KaPus
terjadi yang kurang aman kerja agar aman

Bagi Pasien
6 Ruang
pemeriksaan
1. Pasien terjatuh dari moderate jarang Rendah Tempat tidur Pasien cedera Mengganti bed pain Rawat cidera Dokter Lapor ke PJ 
umum (poli bed periksa sempit dan ringan-berat dengan yang layak dan penanggung tim mutu 
Umum) tinggi sesuai jawab KaPus
layanan dan
2. Westafel bocor Moderate jarang Rendah Kerusakan pada Pasien terpeleset Perbaikan pada pipa Rawat cedera dan petugas
dan lantai menjadi pipa westafel di dan alami cedera westafel Membersikan penanggung
licin ruangan ringan – berat genangan air jawab
ruangan

Bagi Petugas
1. Terinfeksi bawaan Mayor Mungkin sedang Ruangan lembab, Pasien/tenaga Mendesain ruangan Menjalani terapi
dari pasien yang terjadi tempat bakteri/virus medis tertular pemeriksaan agar pengobatan dengan
berobat mudah berkembang infeksi dari pasien mendapat cukup sinar baik
lain (spt. matahari dan sirkulasi
TB dll). udara yang baik
Bagi pasien
7 Poli Gigi dan
mulut 1. Kabel dental unit dan Moderate sedang Tersandung Cedera ringan - Dirapikan-diikat jadi satu Memberikan Dokter Lapor ke PJ 
kopressor yang dan/atau jatuh berat dan ditutup dengan karet pertolongan pertama penanggun tim mutu 
melintang dilantai lebar untuk pasien/petugas g jawab KaPus
yang terjatuh layanan
dan
2. Suara bising moderat sedang Kompressor berada Gangguan Memindahkan - petugas
kompressor didalam ruangan pendengaran kompressor diluar penanggun
ruangan g jawab
ruangan
3. Westafel bocor dan Moderate jarang Rendah Kerusakan pada Pasien terpeleset Perbaikan pada pipa Rawat cedera dan
lantai menjadi licin pipa westafel di dan alami cedera westafel Membersikan
ruangan ringan – berat genangan air
Bagi petugas

1. Petugas tertusuk Moderate Tinggi Petugas melakukan Resiko tertular - recapping dengan satu - cuci bagian yang Lapor ke PJ 
jarum recapping dengan 2 penyakit tangan terapapar dengan tim mutu 
tangan - membuang langsung sabun antiseptik dan KaPus
jerum suntik ketempat air mengalir
khusus tanpa ditutup lagi - menggali status
kesehatan/riwayat
kesehatan pasien dan
petugas
- konsul/rujuk ke dokter
spesialis penyakit
dalam

2. Terpapar saliva moderate (mungkin tinggi Petugas tidak Tertular infeksi - Menggunakan APD saat Mencuci bagian yang
terjadi) menggunakan APD melakukan tindakan pada terapapar dengan
sesuai SOP pasien sabun antiseptik dan
posible air mengalir

3. Terpapar darah moderate Mungkin Tinggi Petugas tidak Tertular infeksi - Menggunakan APD - Mencuci bagian yang
pasien terjadi menggunakan APD saat melakukan terapapar dengan
sesuai SOP tindakan pada pasien sabun antiseptik dan
(posible) air mengalir
4. Terpapar zat kimia moderate Mungkin Tinggi Petugas tidak Iritasi kulit - Menggunakan APD Membilas dengan air
terjadi menggunakan APD /sarung tangan saat
sesuai SOP mencuci alat
(posible)
Bagi Pasien
8 Poli
KIA/KAB 1. Bumil terpeleset extrime Sangat jarang Rendah Lantai ruangan/ke Keadaan yang Perbaikan lantai dan Memberikan PJ Form insiden
terjadi ruangan licin atau membahayakan memastikan lantai selalu pertolongan pertama ruang yang diisi oleh
rusak ibu dan bayi kering untuk pasien/petugas an petugas yg
didalam yang terjatuh atau KIA menemukan
kandungan yang rujuk jika diperlukan adaya /terjadi
berisiko kematian paparan
Bagi petugas
Lapor ke PJ 
1. Tertusuk jarum saat Moderate Sangat jarang Rendah SOP penyuntikan Petugas tertular Monitoring ketaatan Cuci tangan bagian tim mutu 
Pemberian vaksin terjadi belum dijalankan penyakit petugas terhadap SOP, yg terpapar dg anti KaPus
injeksi dan/atau KB dengan baik. septik dan air
injeksi yang salah Penyediaan safety box mengalir
Belum punya safety
box untuk limbah
medis (jarum, botol,
bekas vaksin)
Bagi pasien
10 Gizi
1. Pasien gizi tidak Moderate Jarang Tinggi SOP pelayanan poli pasien tidak Memedomani SOP dan - PJ Poli Lapor ke PJ 
dikonsulkan ke tidak dijalankan mendapatkan sosialisasikan: Gizi tim mutu 
dokter penanganan yang Kepala
tepat Melakukan konsultasi Puskesmas
pasien gizi sesuai
prosedur dan pelayanan

2. Kesalahan dalam Moderate Mungkin Tinggi Petugas tidak Pasien tidak Memedomani SOP dan Cari pasiennya
pengkajian status terjadi menjalankan mendapatkan sosialisasikan: konfirmasi
gizi prosedur SOP penanganan gizi obatnya konseling
dengan benar yang tepat

Tidak ada
perkembangan gizi
yang berarti

3. Kesalahan dalam Moderate Mungkin Sedang Petugas tidak Pasien tidak Memedomani SOP dan Cari pasiennya
pemberian diet terjadi menjalankan SOP mendapatkan sosialisasikan: konfirmasi
penanganan gizi obatnya konseling
yang tepat
Petugas tidak
mengerti penerapan Tidak ada
diet pasien perkembangan gizi
yang berarti

4. Paket PMT tertukar Moderate Mungkin Sedang Petugas tidak Pasien tidak Memedomani SOP dan Cari pasiennya
terjadi menjalankan mendapatkan sosialisasikan: konfirmasi
prosedur SOP penanganan gizi obatnya konseling
dengan benar yang tepat

Tidak ada
perkembangan gizi
yang berarti

5. Pemberian vit. A Moderate Mungkin Jarang Petugas tidak Pasien tidak Memedomani SOP dan Cari pasiennya
tidak sesuai umur terjadi menjalankan mendapatkan sosialisasikan: konfirmasi
prosedur SOP penanganan gizi obatnya konseling
dengan benar yang tepat

Tidak ada
perkembangan gizi
yang berarti

6. Alat pengukuran Moderate Mungkin Sedang Petugas tidak Pasien tidak Memedomani SOP dan Cari pasiennya
atau penimbangan terjadi menjalankan mendapatkan sosialisasikan: konfirmasi
tidak baik prosedur SOP penanganan gizi obatnya konseling
dengan benar yang tepat

Tidak ada
perkembangan gizi
yang berarti

Ksalahan
pendataan Laporan
stuntiing
Lingkungan

1. PMT kadarluarsa Moderate Sering Sedang SOP pemusnahan Toksik terhadap - Perbaikan SOP Pembuatan dan insiden yang
obat kadaluwarsa lingkungan dan pemusnahan tempat diisi oleh
belum memadai masyarakat sekitar pemusnahan PMT limbah melalui petugas yg
laporan berita acara menemukan
Penggunaan dan barang expired adaya /terjadi
penyimpanan PMT paparan
tidak mengikuti
sistem FIFO-FEFO
(first infirst out – Lapor ke PJ 
First Exp Firs out) tim mutu 
KaPus

2. Penyimpanan PMT Moderate Jarang tinggi Penyimpanan tidak Berkurangnya Perbaikan SOP Mengamankan PMT Lapor ke PJ 
yang tidak baik mengikuti sistem jumlah PMT yang yang masih layak dan tim mutu 
dimakan tikus atau penyimpanan sesuai layak Menerapkan langsung perbaikan KaPus
dimakan rayap SOP penyimpanan sesuai sistem penyimpanan
Merusak dengan SOP
lingkungan

Administrasi
No
Manajemen

1 Kepegawaian Mendapat dropping Moderat Mungkin Sedang Puskesmas tidak bisa Pelayanan dilayani Pengusulan penambahan Mengidentifikasi Kepala tata Kepala
tenaga kesehatan yang terjadi menolak dropping oleh tenaga yang SDM lengkap dengan kesenjangan usaha puskesmas
tidak kompeten SDM dari tidak kompeten kualifikasi melaporkan
pemerintah daerah kepada kepala
dinas dilengkapi
dengan data
kinerja dan
kompetensi
pegawai

STR Nakes sudah habis Minor Jarang rendah Kelalaian Nakes dan Tidak dapat Mengurus STR minimal 6 Segera mengurus ijin Kepala Kepala tata
masa berlakunya kurangnya control melakukan bulan sebelum masa aktif sementara sebelum tata usaha
admen pelayanan habis STR asli terbit usaha melaporkan
kepada
kepala
Dokumen hilang Moderat Mungkin sedang Penyimpanan Terganggunya Pengusulan tambahan Mengidentifikasi puskesmas
terjadi dokumen tidak aktifitas lemari berkunci dan dokumen yang hilang
teratur dan lemari kepegawaian penataan dokumen
tidak ada kunci

Pegawai tidak disiplin Minimal Jarang Rendah Belum ada peraturan Pegawai tidak Membuat kesepakatan Menegur pegawai
dalam menggunakan tentang seragam disiplin dalam tentang pemakaian yang tidak disiplin
seragam menggunakan seragam dinas
seragam
Pegawai tidak disiplin Moderate Sering Tinggi Kurangnya control Pegawai tidak Membuat kesepakatan Menegur pegawai
terhadap kehadiran dari atasan langsung disiplin sehingga sanksi yang diberikan yang tidak disiplin
dan kurangnya rasa menyebabkan pasien kepada pegawai yang tidak
tanggung jawab terbengkalai disiplin
pegawai

KOP surat yang tidak Minimal Jarang Rendah Belum ada peraturan Penulisan KOP surat Membuat kesepakatan Mengubah KOP surat
baku tentang KOP surat tidak seragam tentang penulisan KOP
yang baku surat

Surat undangan Moderat Mungkin sedang Surat tertinggal Petugas tidak hadir Media penyampaian surat Undangan juga dikirim
minilokakarya tidak terjadi saat minilokakarya elektronik melalui aplikasi WA
terkirim ke bidan desa
dan bidan jorong
2 Sarana dan
Bagi pasien/ petugas
prasarana
Penanggu Penanggung
Terpeleset karena Moderat Mungkin Tinggi Bentuk lantai yang Pasien / petugas Beri tanda “hati-hati lantai Pertolongan / ng jawab jawab sarana
bentuk lantai yang tidak terjadi tidak datar / miring jatuh atau licin / miring” penanganan segera sarana dan prasarana
datar / miring mengalami cidera dan melaporkan
prasarana kepada kepala
Kurangnya Minimal Jarang Rendah Kelalaian bagian tata Pelayanan surat Mengecek jumlah Menyediakan ATK puskesmas
persediaan ATK usaha dalam menyurat terganggu ketersediaan ATK secara yang dibutuhkan
mengontrol berkala
kecukupan ATK

Kepala pengunjung Moderat Mungkin sedang Posisi box APAR Korban dapat terluka Memindahkan posisi box Penanganan segera
dapat terbentur di box terjadi ditempatkan diatas karena terbentur APAR ketempat yang lebih
APAR saat berdiri dari kursi tunggu aman
duduk di ruang tunggu pengunjung

Pengukuran tekanan Moderat Mungkin Tinggi Baterai habis dan Hasil pengukuran Pengusulan penyediaan Menggunakan alat
darah tidak akurat terjadi tidak tersedia tidak akurat baterai cadangan sphygmomanometer
cadangan baterai air raksa

Terhambatnya Moderat Sering sedang Puskesmas tidak Pasien marah Pengusulan pemasangan Membuat rujukan
pembuatan rujukan memiliki WIFI dan karena menunggu WIFI dan pengadaan secara manual
mesin genset lama mesin genset

Listrik padam Mayor Sering Sangat Token listrik habis Tidak dapat Pengusulan penjadwalan Membuat rujukan
tinggi dan korslet saat melakukan tindakan pengisian token dan manual
hujan dalam keadaan gelap perbaikan listrik yang
dan pelayanan korslet
rujukan terganggu

Atap plafon Minor sering sedang Tidak ada control Terjadi kerusakan Memperbaiki atap plafon Memberi tanda area
bocor terhadap bangunan pada listrik, lantai yang bocor yang terkena dampak
puskesmas licin sehingga bocor, dan
membahayakan memindahkan benda
pasien dan petugas, yang terkena air
dokumen rusak
terkena air

Mesin air rusak Moderat Sering Tinggi Tidak ada control Petugas K3 tidak Pengusulan perbaikan Mengusahakan
terhadap mesin air bisa maksimal dalam mesin air dan atau mendapatkan air untuk
dan penggunaan air membersihkan pengusulan pembelian jalannya operasional
di puskesmas puskesmas, petugas mesin air baru puskesmas
tidak bisa mencuci
alat setelah
melakukan tindakan,
pasien dan petugas
tidak bisa
menggunakan toilet

3 Keuangan Bagi pasien:

Kemungkinan Minimal Jarang Rendah Kecurangan petugas Pasien dirugikan Membuat kotak untuk Mnegur petugas yang Kepala Kepala tata
terjadinya pungli saat dan tidak ada control pasien menyampaikan melakukan pungli tata usaha
pelayanan terhadap petugas keluhan usaha melaporkan
kepada
kepala
puskesmas
Bagi petugas: Moderat Mungkin tinggi Petugas / bendahara Terjadi korupsi dan Adanya transparansi Meminta petugas /
terjadi tidak mengerti neraca teranggunya penggunaan anggaran bendahara
Terjadinya kekeliruan keuangan pelayanan karena puskesmas dan menambah memperbaiki
pencatatan anggaran anggaran yang pengetahuan bendahara pencatatan anggaran
puskesmas harusnya untuk
fasilitas puskesmas
tidak jelas
Mengetahui
Kepala Puskesmas VI Koto Selatan

[Link]
NIP. 19760807 200805 1 001

Penanggung Jawab Mutu

Ideal Merdeka Sari


NRPK. 03.7.0505 507

Anda mungkin juga menyukai