0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
175 tayangan4 halaman

Prosedur Bladder Training dengan Kateter

Dokumen tersebut merupakan format penilaian untuk pelatihan bladder (kandung kemih) yang berisi instruksi lengkap untuk melakukan tindakan tersebut beserta kriteria penilaian yang mencakup 5 aspek yaitu: persiapan, orientasi, pelaksanaan, evaluasi, dan penampilan selama tindakan. Tindakan tersebut dilakukan untuk melatih pasien untuk mengontrol buang air kecilnya sendiri dengan meminum air putih secara ter

Diunggah oleh

Devia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
175 tayangan4 halaman

Prosedur Bladder Training dengan Kateter

Dokumen tersebut merupakan format penilaian untuk pelatihan bladder (kandung kemih) yang berisi instruksi lengkap untuk melakukan tindakan tersebut beserta kriteria penilaian yang mencakup 5 aspek yaitu: persiapan, orientasi, pelaksanaan, evaluasi, dan penampilan selama tindakan. Tindakan tersebut dilakukan untuk melatih pasien untuk mengontrol buang air kecilnya sendiri dengan meminum air putih secara ter

Diunggah oleh

Devia
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRODI SARJANA KEPERAWATAN

STIKES KUSUMA HUSADA SURAKARTA


Jl. Jaya Wijaya No. 11 Kadipiro Surakarta
Telp. (0271) 857723 Fax. 857724 Kode Pos 57176

FORMAT PENILAIAN BLADDER TRAINING


Nama : Tanggal :
NIM : Observer :

No. Aspek Yang Dinilai Bobot Nilai


(0-2)
A Fase pra interaksi
1. Mempersiapkan Alat 3
2. Melakukan cuci tangan 2

B Fase Orientasi
Memberi salam 2
Memperkenalkan diri 2
Menjelaskan Tujuan 2
Menjelaskan langkah dan prosedur 2
Menanyakan kesiapan pasien 2
C Fase kerja (bobot min 70%)
Memasang sampiran/ menjaga privacy pasien 2
Memakai sarung tangan 3
Memasang selimut mandi dan melepaskan celana 2
Memasang perlak pengalas dan mengatur posisi PASIEN 2
Melakukan desinfektan area uretra 3
Mengganti sarung tangan steril 3
Mengoleskan antiseptik dengan kassa dimulai meatus uretra sampai
batang penis dengan gerakan memutar ke belakang dan kateter dengan
arah menjauhi penis 5
Memastikan posisi kateter terpasang dengan benar (menarik dengan
hati-hati dan kateter tetap tertahan) 5
Menjaga kesterilan tindakan 5
Melatih Bladder Training 20
1. Jam 06.00-10.00 = minum air putih 500 cc, jam 06.00 Kateter
2. Jam 10.00-14.00 = minum air putih 500 cc, jam 11.00 Kateter
3. Jam 14.00 - 18.00= minum air putih 500 cc, jam 15.00 Kateter
4. Jam 18.00-20.00 = minum air putih 500 cc, jam 23.00 Kateter
5. Jam 20.00 - 06.00= PUASA
Mengobsevasi urine keluar 3
Mengambil perlak pengalas 5
Melepas sarung tangan 3
Merapikan pasien dan peralatan 3
Melakukan cuci tangan 5
D Fase Terminasi
Melakukan evaluasi 2
Menyampaikan rencana tindak lanjut 3
Berpamitan dengan pasien 2
Dokumentasi 3
E Penampilan selama tindakan
Melakukan komunikasi terapeutik selama tindakan 2
Ketelitian selama tindakan 2
Keamanan pasien 1
Keamanan perawat 1
100
Skor nilai = 0-2 Catatan : (2 : dilakukan dengan sempurna, 1: dilakukan kurang sempurna, 0 : tidak dilakukan )
Masing-masing nilai (BxN) pada poin A sampai E dijumlahkan, kemudian hasil penjumlahan dibagi 2.

Surakarta, ________________
Observer
Nilai = __________________

(___________________)

DAFTAR PUSTAKA: Temple JS., & Johnson JY. 2010. Buku Saku Prosedur Klinis Keperawatan. EGC: Jakarta
DOSEN PENYUSUN TOOL : Ns. Saelan, [Link]

Alat dan bahan


Phyicon self cath= 1 ( sementara di ganti selang kateter
Spuit 50 cc = 1
Spuit 10 cc = 1
Spuit 3 cc = 1
Botol steril 100 cc = 1
Lubiset murni/ savlon
BxN
, 0 : tidak dilakukan )
han dibagi 2.

a, ________________
Observer

_______________)

C: Jakarta

Anda mungkin juga menyukai