Gerakan Non-
Blok
Kelompok 3
1. Zarah Nur Jannah (084)
2. Fradila Ratna P (092)
3. Dwi Lestari N (096)
4. Erzitka Inka Datu (099)
5. Siti Salehah (101)
6. Widha Ari Nur S (113)
7. Atika Fitri F.S (119)
8. Asti Ramadhani (110)
1
Latar Belakang
Gerakan Non-Blok
Terbentuknya gerakan non blok (GNB) merupakan hasil dari
konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955
GNB berupaya membawa Negara-anggota yang tidak ingin
beraliansi dengan Negara-negara adidaya peserta perang dingin
yaitu Amerika Serikat dari Uni Soviet.
Politik GNB boleh dikatakan netral atau tidak berpihak pada
kekuatan/blok yang ada.
Untuk meningkatkan hubungan dan kerjasama, GNB mengadakan
pertemuan anggota.
2
Secara terperinci latar
belakang GNB ::
1. Persamaan nasib bangsa-bangsa yang pernah dijajah
menggalang solidaritas untuk mengenyahkan kolonialisme.
2. Terjadinya perang dingin dan ketegangan dunia akibat persaingan
antara blok Barat dan blokTimur.
3. Terjadinya krisis Kuba yang mengancam perdamaian dunia.
4. Pada tahun 1961 terjadi pertemuan di Kairo sebagai persiapan
KTT 1 GNB.
3
Asas-asas Gerakan Non-
Blok
1. Gerakan Non-Blok bukan merupakan blok tersendiri dan tidak
termasuk ke dalam salah satu blok yang ada.
2. Gerakan Non-Blok merupakan wadah perjuangan Negara-negara
yang berkembang.
3. Gerakan Non-Blok memegang teguh prinsip perjuangan melawan
imperalisme, kolonialisme, neokolonialisme, rasialisme, dan
zionisme.
4
Tujuan Dibentuknya
GNB
1. Mendukung perjuangan dekolonisasi dan memegang teguh
perjuangan melawan imperalisme, kolonialisme, neokolonialisme,
rasialisme, dan zionisme.
2. Wadah Negara-negara yang sedang berkembang.
3. Mengurangi ketegangan antara Blok Barat yang dipimpin Amerika
Serikat dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Soviet.
4. Tidak membenarkan usaha penyelesaian sengketa dengan
kekerasan senjata.
5
Pertemuan GNB
Pertemuan Pertama Pertemuan Kedua
Lokasi : Beograd Lokasi : Kairo
Waktu : September 1961 Waktu : Tahun1964
Dihadiri : 25 anggota Dihadiri : 56 negara anggota
Kelompok ini mendedikasikan Kebanyakan dari pertemuan itu
dirinya untuk melawan kolonialisme, digunakan untuk mendiskusikan
imperialisme dan neo- kolonialisme. konflik Arab-Israel dan Perang India-
Pakistan.
6
• Mengajarkan ideologi, tdk menetap =
imperialisme
• Kolonia jepang, belanda, dsb
7
Pertemuan GNB
Pertemuan Ketiga Pertemuan Terakhir
Waktu : Tahun 1969 Pertemuan paling baru (ke-15)
Lokasi : Lusaka Waktu : 11-16 Juli 2009
Dihadiri : 54 negara
Lokasi : Mesir
Yang paling penting dengan gerakan
GNB masih mempunyai relevansi
tersebut membentuk sebuah
karena masih terjadi blok-blok
organisasi permanen untuk
menciptakan hubungan ekonomi dan walaupun tidak kentara
politik. Kenneth Kauda memainkan Akhir-akhir belakangan ini kedua
peranan yang penting dalam even- blok kembali memanas contohnya
even tersebut.
dalam jejak pendapat tentang
Ukraina
Ketua dari Iran berlaku 2012-2015 8
Peran Indonesia dalam GNB
1. Sebagai pemrakarsa lahirnya GNB.
2. Presiden Soekarno sebagai duta untuk menyampaikan keputusan KTT
Non Blok I kepada Presiden Amerika serikat John F. Kennedi.
3. Indonesia menjadi penyelenggara sekaligus ketua Gerakan Non Blok
dalam KTT GNB di Jakarta pada Bulan September 1992.
4. Presiden Soeharto merintis dibukanya kembali Dialog Untara Selatan yang
telah lama mengalami pemutusan, yakni dalam KTT G-7 di Tokyo Jepang
tahun 1993.
9
Lanjutan..
5. Indonesia selalu mengusulkan dalam KTT kemajuan Ekonomi,
penghapusan penjajahan, dan kemurnian GNB tetap
dipertahankan. = memelihara perdamaian dunia
6. Indonesia juga berperan penting dalam meredakan ketegangan
di kawasan Yugoslavia pada tahun 1996
UTS sampai GNB
10
TERIMAKASIH
11