0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan3 halaman

Fungsi dan Jenis Street Inlet

Street inlet adalah lubang di sisi jalan yang menyalurkan air hujan ke saluran. Ada beberapa tipe street inlet seperti gutter inlet, curb inlet, dan kombinasi inlet. Gutter inlet memiliki kapasitas yang dihitung dengan rumus Manning, sedangkan kapasitas curb inlet menggunakan rumus empiris yang melibatkan lebar bukaan, gravitasi, dan kedalaman air. Penempatan street inlet mempertimbangkan gangguan lalu lintas, daerah rendah, dan kecepatan air memasuki sal
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan3 halaman

Fungsi dan Jenis Street Inlet

Street inlet adalah lubang di sisi jalan yang menyalurkan air hujan ke saluran. Ada beberapa tipe street inlet seperti gutter inlet, curb inlet, dan kombinasi inlet. Gutter inlet memiliki kapasitas yang dihitung dengan rumus Manning, sedangkan kapasitas curb inlet menggunakan rumus empiris yang melibatkan lebar bukaan, gravitasi, dan kedalaman air. Penempatan street inlet mempertimbangkan gangguan lalu lintas, daerah rendah, dan kecepatan air memasuki sal
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

 Inlet (Street Inlet)

Street inlet merupakan lubang/bukaan di sisi jalan yang berfungsi untuk menyalurkan air hujan
yang berada di sepanjang jalan menuju ke dalam saluran. Street inlet ini digunakan untuk jenis
saluran tertutup, sedangkan pada jenis saluran terbuka tidak diperlukan street inlet karena ambang
saluran yang ada merupakan bukaan bebas. Perletakan street inlet mempunyai ketentuan-ketentuan
sebagai berikut :

 Diletakkan pada tempat yang tidak memberikan gangguan terhadap lalu lintas jalan maupun
pejalan kaki.
 Ditempatkan pada daerah yang rendah, dimana limpasan air hujan menuju ke arah tersebut.
 Air yang masuk melalui street inlet harus dapat secepatnya menuju ke dalam saluran
 Jumlah street inlet harus cukup untuk dapat menyalurkan limpasan air hujan pada jalan yang
bersangkutan. Untuk menentukan spacing (jarak) street inlet menggunakan rumus sebagai
berikut :
280
D S
W

Dimana :
D = Distance (jarak) antara street inlet (m)

S = Slope jalan (kemiringan terbesar menuju street inlet, %), bila D  50 m

W = Lebar jalan (m)

Tipe-tipe umum dari street inlet di jalan raya yaitu, Gutter inlet, Curb inlet, dan
Combination inlet. Keterangan untuk masing-masing tipe adalah sebagai berikut :

1. Gutter Inlet
Yaitu, bukaan horizontal tempat air jatuh kedalamnya. Kapasitas Gutter inlet dapat dihitung
menggunakan formula manning dengan asumsi :

- Lebar atas saluran sama dengan keliling basahnya


- Kondisi aliran hampir sama dengan aliran pada saluran yang lebar dan dangkal dengan rumus
sebagai berikut (PU. Cipta Karya, 1985):
1
Z 2
Qo  0,56 S de
n

Dimana :

Q0 = Kapasitas gutter inlet (m3/det)

Z = Kemiringan potongan melintang jalan (m/m)

n = Koefisien kekasaran Manning (0,016)

S = Kemiringan longitudinal gutter (m/m)

de = Kedalaman aliran di dalam gutter (m)

2. Curb Inlet
Adalah bukaan vertikal tempat air masuk kedalamnya. Kapasitas curb inlet dapat dihitung
dengan rumus empiris, sebagai berikut (BUDP, 1978):

Q/L = 0,36.g.d3/2 (Metric Unit)

Dimana :

Q = Kapasitas Curb inlet (m3/det)

L = Lebar bukaan Curb (m)

g = Gravitasi (m/det2)

d = Kedalaman total air di dalam gutter (m)

Tinggi air (d) pada permukaan jalan dekat gutter/curb inlet dapat dihitung dengan
persamaan sebagai berikut:

d  0,0474
D.I 0,5 (3-24)
S 0, 2
Dimana :

d = Kedalaman air pada ¼ lebar jalan (mm)

D = jarak antar street inlet (m)


I = Intensitas hujan (mm/jam)

S = Kemiringan jalan

Anda mungkin juga menyukai