0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
324 tayangan69 halaman

Profil Dinas Lingkungan Hidup Yogyakarta

Dokumen tersebut merupakan profil Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta yang berisi informasi tentang sejarah pembentukan organisasi, struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi, serta kegiatan yang dilakukan di bidang pengelolaan lingkungan hidup di Kota Yogyakarta.

Diunggah oleh

Irwandi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
324 tayangan69 halaman

Profil Dinas Lingkungan Hidup Yogyakarta

Dokumen tersebut merupakan profil Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta yang berisi informasi tentang sejarah pembentukan organisasi, struktur organisasi, tugas pokok dan fungsi, serta kegiatan yang dilakukan di bidang pengelolaan lingkungan hidup di Kota Yogyakarta.

Diunggah oleh

Irwandi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROFIL

DINAS LINGKUNGAN HIDUP


KOTA YOGYAKARTA

DLH KOTA YOGYAKARTA


JL. BIMASAKTI NO 1 YOGYAKARTA KODE POS 55221
Telp/Fax (0274) 515876
email: lingkunganhidup@[Link]
website: [Link]
2 2
KATA PENGANTAR

Assalamu'alaikum Wr. Wb,

Puji syukur kepada Allah SWT yang telah


memberikan rahmat dan hidayahNya kepada kita
semua. Sebuah kebanggaan bagi Dinas
Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta dapat
menyusun buku profil DLH sebagai unsur
pelaksana pemerintah di bidang Lingkungan
Hidup. Buku ini berisi seluruh informasi mengenai
DLH mulai dari tugas dan fungsi, struktur
organisasi, sarana dan prasarana yang dimiliki,
data-data serta capaian kinerja, dan kegiatan
pada DLH.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam
penyusunan buku profil ini. Semoga buku ini dapat memberikan manfaat
yang sebesar-besarnya.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Yogyakarta, 2017
Kepala Dinas Lingkungan Hidup
Kota Yogyakarta

Ir. H. Suyana
NIP. 19630910 199003 1 008

і
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA YOGYAKARTA 2017
DAFTAR ISI
- PENDAHULUAN
09 - SEJARAH PEMBENTUKAN
ORGANISASI
- STRUKTUR ORGANISASI
- TUGAS POKOK DAN FUNGSI

15 BIDANG RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK


- SEKSI PERTAMANAN DAN PERINDANG JALAN
- SEKSI PENGELOLAAN RUANG TERBUKA HIJAU PUBLIK

25 BIDANG PENGELOLAAN PERSAMPAHAN


- SEKSI PENANGANAN SAMPAH
- SEKSI PENGURANGAN SAMPAH
- UPT PENGELOLAAN KEBERSIHAN
- UPT PEMUNGUTAN RETRIBUSI KEBERSIHAN

іі
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA YOGYAKARTA 2017
DAFTAR ISI

41 BIDANG PENATAAN DAN


PENGENDALIAN DAMPAK LINGKUNGAN
- SEKSI KAJIAN DAMPAK LINGKUNGAN
- SEKSI PENGENDALIAN PENCEMARAN
DAN LIMBAH B3

BIDANG PENGEMBANGAN KAPASITAS


55 LINGKUNGAN HIDUP
- SEKSI PENGEMBANGAN SUMBERDAYA LINGKUNGAN HIDUP
- SEKSI PENAATAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN
- LAB PENGUJIAN KUALITAS LINGKUNGAN

ііі
6
PENDAHULUAN
Kondisi Umum Kota Yogyakarta
Kota Yogyakarta terletak pada koordinat 110°24'19"- 110°28'53"
BT dan antara 7°49ʹ26ʺ - 7°15'24" LS. Posisi Kota Yogyakarta sangat
strategis berada di tengah-tengah 4 Kabupaten tetangga yaitu Sleman,
Bantul, Gunungkidul, dan Kulonprogo.

Utara Kabupaten Sleman


Timur Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul
Selatan Kabupaten Bantul
Barat Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul

Wilayah Kota Yogyakarta secara administratif terdiri dari 14


kecamatan, 45 kelurahan, 617 RW, dan 2.532 RT dengan wilayah seluas 32,5
km² atau kurang lebih 1,02% dari luas Wilayah Propinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta. Jumlah penduduk Kota Yogyakarta tahun 2016 yaitu 411.282
jiwa. Kota Yogyakarta terletak pada sisi selatan Gunung Merapi yang hingga
sekarang merupakan gunungapi yang masih aktif. Oleh sebab itu litologi
daerah ini dipengaruhi oleh aktifitas gunungapi tersebut. Sebagian besar
jenis tanahnya adalah regosol. Terdapat 4 sungai yang mengalir dari arah
utara ke selatan yaitu Sungai Gajah Wong yang mengalir di bagian timur
kota, Sungai Code dan Sungai Manunggal di bagian tengah dan Sungai
Winongo di bagian barat kota.
Kondisi fisiografi Kota Yogyakarta yang relatif datar adalah wilayah
dengan kepadatan penduduk tinggi dan memiliki kegiatan sosial ekonomi
berintensitas tinggi, sehingga merupakan wilayah yang lebih maju dan
berkembang, namun juga banyak terjadi pencemaran lingkungan, yang
dapat mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat.
Kota Yogyakarta merupakan daerah tujuan pendidikan dan wisata
yang terus mengalami perkembangan dalam penyediaan berbagai sarana
prasaran pendidikan maupun pariwisata. Disisi lain pembangunan hotel-
hotel baru akan menyebabkan peningkatan penurapan airtanah dalam dan
bila tidak dikendalikan bisa menyebabkan penurunan muka tanah
(subsiden).

7
Air, udara dan tanah/lahan merupakan sumberdaya yang diperlukan
oleh manusia untuk melangsungkan hidupnya. Namun disisi lain ketiga
sumberdaya ini cenderung terus mengalami pencemaran/kerusakan akibat
dampak negatif dari aktifitas pembangunan yang dilakukan oleh manusia, serta
peningkatan jumlah penduduk akan meningkatkan kebutuhan air, baik dari segi
kuantitas maupun kualitas. Status kualitas air, udara dan lahan mempengaruhi
derajad kesehatan dan kesejahteraan kehidupan manusia baik secara langsung
maupun tidak langsung.
Kualitas air terutama air sungai terpengaruh oleh aktifitas manusia. Dari
hasil pemantauan 4 sungai di Kota Yogyakarta tahun 2016 terutama parameter
bakteri Coli tinja, total Coliform, BOD dan COD ada kecenderungannya dari
waktu ke waktu tidak membaik, semakin meningkat di atas baku mutu.
Jumlah kendaraan di Kota Yogyakarta terus meningkat cukup signifikan
dari waktu ke waktu. Disamping itu Kota Yogyakarta sebagai daerah tujuan
wisata terutama pada hari hari libur dikunjungi banyak wisatawan yang
menggunakan kendaraan bus maupun kendaraan pribadi. Kondisi ini
menyebabkan pencemaran udara di Kota Yogyakarta cenderung terus
mengalami peningkatan.
Upaya pengendalian dan pencemaran lingkungan menjadi prioritas
untuk dilanjutkan dan ditingkatkan dalam rangka mencapai sasaran DLH. Fokus
kegiatan tetap pada upaya pengendalian pencemaran air dan udara, kajian dan
penilaian dokumen lingkungan, pengawasan dan penaatan peraturan
lingkungan hidup terhadap perusahaan, antisipasi dampak perubahan iklim.
Terpeliharanya kualitas dan kuantitas sumber daya alam melalui
pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, dan pemanfaatan
sumber daya alam perlu lebih ditingkatkan melalui konservasi terhadap sumber
daya alam air tanah guna mempertahankan permukaan air tanah.
Peningkatan kapasitas sumber daya lingkungan terutama sumber daya
manusia melalui pendidikan-pendidikan lingkungan di semua elemen
masyarakat.
Pengelolaan ruang terbuka hijau dalam rangka mempertahankan
luasan ruang terbuka hijau publik, ditekankan pada upaya peningkatan jumlah
pohon perindang dan jalur hijau serta pembangunan ruang terbuka kawasan
lingkungan perkotaan pada fasilitas-fasilitas umum yang berada di wilayah
permukiman.

8
SEJARAH PEMBENTUKAN ORGANSASI

DPU Dinas Pekerjaan Umum


· Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 1953 tentang
Pelaksanaan Penyerahan Sebagian dari Urusan Pemerintah Pusat Mengenai
Pekerjaan Umum Kepada Propinsi Propinsi dan Penegasan Urusan Mengenai
Pekerjaan Umum dari Daerah-daerah Otonom Kabupaten, Kota Besar dan Kota
Kecil
· Keputusan Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Yogyakarta Nomor:
062/KD/1986 tanggal 17 April 1986, mengatur Seksi Kebersihan dan Keindahan
Kota pada Dinas Pekerjaan Umum.
· Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 1987 tentang
Penyerahan Sebagian Urusan Pemerintah di Bidang Pekerjaan Umum Kepada
Daerah
Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Tahun 1989)
DKP · Peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Yogyakarta Nomor 5 Tahun
1989 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Kebersihan dan
Pertamanan Kotamadya Daerah Tingkat II Yogyakarta.

Dinas Kebersihan, Keindahan dan Pemakaman (Tahun 2000)


DKKP
· Peraturan Daerah Kota Yogyakarta (Perda Kota Yogyakarta) Nomor 27 Tahun
2000 tentang Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas
Kebersihan, Keindahan dan Pemakaman

DLH Dinas Lingkungan Hidup (Tahun 2005)


· Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor : 14 Tahun 2005 tentang
Pembentukan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup

Badan Lingkungan Hidup (Tahun 2008)


BLH · Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pembentukan,
Susunan, Kedudukan dan Tugas Pokok Lembaga Teknis Daerah
· Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 63 tahun 2008 tentang Fungsi, Rincian
Tugas dan Tata Kerja Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta
· Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 23 Tahun 2009 tentang Perubahan atas
· Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 63 Tahun 2008 Tentang Fungsi,
Rincian Tugas dan Tata Kerja Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta
Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 41 Tahun 2013 tentang Fungsi, Rincian
Tugas dan Tata Kerja Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta
Dinas Lingkungan Hidup (Tahun 2016)
DLH · Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan
dan Susunan Perangkat Daerah Kota Yogyakarta
· Peraturan Walikota Yogyakarta No72 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi,
Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup
Peraturan Walikota Yogyakarta No 93 Tahun 2016

9
10
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS LINGKUNGAN HIDUP

KEPALA DINAS

SEKRETARIAT

KELOMPOK JABATAN
FUNGSIONAL

SUB BAGIAN UMUM & SUB BAGIAN PERENCANAAN,


SUB BAGIAN KEUANGAN
KEPEGAWAIAN EVALUASI & PELAPORAN

BIDANG PENATAAN DAN BIDANG PENGEMBANGAN


BIDANG RUANG BIDANG PENGELOLAAN
PENGENDALIAN DAMPAK KAPASITAS LINGKUNGAN
TERBUKA HIJAU PUBLIK PERSAMPAHAN
LINGKUNGAN HIDUP

SEKSI PENGEMBANGAN
SEKSI KAJIAN DAMPAK SEKSI PENGELOLAAN SEKSI PENGURANGAN
SUMBERDAYA
LINGKUNGAN RTHP SAMPAH
LINGKUNGAN HIDUP

SEKSI PENGENDALIAN SEKSI PENAATAN SEKSI PERTAMANAN DAN SEKSI PENANGANAN


PENCEMARAN DAN PEMANTAUAN PERINDANG JALAN SAMPAH
DAN LIMBAH B3 LINGKUNGAN

UPT

LAMPIRAN I PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 72 TAHUN 2016


TENTANG SUSUNAN ORGANISASI, KEDUDUKAN, TUGAS,
FUNGSI, DAN TATA KERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA YOGYAKARTA
TUGAS POKOK
FUNGSI

TUPOKSI
TUGAS
Dinas Lingkungan Hidup mempunyai tugas melaksanakan urusan
pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di
bidang Lingkungan Hidup.

FUNGSI
a. Perumusan kebijakan teknis di bidang Lingkungan Hidup;
b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di
bidang Lingkungan Hidup;
c. Pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan urusan di bidang Lingkungan
Hidup;
d. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang Lingkungan Hidup;
e. Pengelolaan kesekretariatan meliputi perencanaan, umum,
kepegawaian, keuangan,

DASAR HUKUM
a. Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
b. Peraturan Presiden No 18 Tahun 2016
c. Peraturan Daerah No 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan
Susunan Perangkat Daerah Kota Yogyakarta.
d. Peraturan Walikota No 72 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi,
Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup
e. Peraturan Walikota No 93 Tahun 2016 tentang Pembentukan UPT
Pengelolaan Laboratorium Pengujian Kualitas Lingkungan pada DLH
f. Peraturan Walikota No 97 Tahun 2016 tentang Pembentukan UPT
Pengelolaan Kebersihan dan UPT Pemungutan Retribusi Kebersihan.

11
BIDANG
RTHP

Ruang Terbuka Hijau Publik


RTHP KEL. BACIRO

13
TUGAS POKOK BIDANG
FUNGSI RTHP
TUPOKSI
TUGAS
Membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan,
mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan program
di Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik.

SEKSI
1. Pertamanan dan Perindang Jalan
2. Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Publik
FUNGSI
a. Pelaksanaan kebijakan dan penyiapan bahan koordinasi penyusunan program kerja
di Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik;
b. Perencanaan program kegiatan, penyusunan petunjuk teknis dan naskah dinas
di Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik;
c. Pengkoordinasian, pengembangan dan fasilitasi program di Bidang Ruang Terbuka
Hijau Publik;
d. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian program di Bidang Ruang Terbuka Hijau
Publik; dan
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan program di Bidang Ruang Terbuka
Hijau Publik.

DASAR HUKUM
1. Peraturan Menteri PU No. 5 tahun 2008
2. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 3 Tahun 2012 tentang Taman
Keanekaragaman Hayati
3. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No.1 tahun 2012 tentang Pengelolaan
Lingkungan Hidup
4. Peraturan Walikota Yogyakarta No. 5 tahun 2016 tentang Ruang Terbuka
Hijau Publik.
5. Peraturan Walikota No. 8 tahun 2016 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan
Walikota Kepada Camat Untuk Melaksanakan Sebagian Urusan Pemerintah
Daerah
6. Peraturan Walikota No. 9 tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Peraturan Walikota
No. 8 Tahun 2016
7. Peraturan Walikota No. 38 tahun 2010 tentang izin penebangan pohon dan
pemindahan taman
8. Keputusan Walikota No. 214 tahun 2013 tentang penetapan ruas jalan menurut
kelasnya di Kota yogyakarta
9. Keputusan Walikota No. 427 tahun 2014 tentang Penetapan Status Penggunaan
Tanah Milik/Yang Dikuasai Oleh Pemerintah Kota Yogyakarta untuk Ruang Terbuka
Hijau Publik (RTHP) di Bawah Pengelolaan Kecamatan.

14
SDM
Seksi Pertamanan dan Perindang Jalan
Staf Kantor Staf Lapangan
· PNS (11 ORG) · PNS (5 ORG)
· TENAGA TEKNIS (1 ORG) · NABAN (2 ORG)
· TENAGA TEKNIS (85 ORG)

Seksi Pengelolaan RTHP


Staf Kantor Staf Lapangan
· PNS (4 ORG) · TENAGA TEKNIS (14 ORG)
· TENAGA TEKNIS (2 ORG)

ASET
No Jenis Aset Jumlah Satuan
Aset Pertamanan
1 Pohon perindang 18.882 batang
2 Pohon dalam pot 3.326 batang
3 Taman tepi jalan 81.269 m2
4 Taman pergola 4.174 unit

No Jenis Aset Luasan


Aset RTHP
RTHP Lingkungan
1 Permukiman 14.543 m2
2 Lapangan 316.864 m2
Jalur hijau (taman,
3 perindang pergola 765.643 m2
4 RTH Sempadan rel KA 108.811 m2
5 RTH Sempadan Sungai 373.911 m2

SARPRAS
No Jenis Data Jumlah Satuan
Sarpras
1 Dump truck 2 unit
2 Sky truck / prunning 1 unit
3 Truk tangki penyiraman 9 unit
4 Motor roda tiga 6 unit
5 Gergaji mesin 9 unit
6 Mesin pemotong rumput 8 unit
7 Mesin pompa air 10 unit
8 Mobil / pick up 2 unit

15
RTHP Sorosutan

RTH PUBLIK Jenis Penggunaan Lahan

RTHP Lingkungan Permukiman


Luas (m2)

14.543
%

0,05
Lapangan 316.864 0,97
Makam 300.605 0,92
Taman Rekreasi 14.031 0,04
Jalur hijau (taman, perindang 765.643 2,36
pergola)
RTH Sempadan rel KA 108.811 0,33
RTH Sempadan Sungai 373.911 1,15
Total RTH Publik 1.896.279 5,83

RTH PRIVAT
Jenis Penggunaan Lahan Luas (m2) %

Sawah 735.745 2,26


Lahan Kosong 914.052 2,81
Kanopi privat (perindang di 1.925.511 5,92
dalam persil permukiman)
Kebun Binatang Gembiraloka 173.907 0,54
Lapangan bulutangkis dan 21.383 0,07
basket
LUAS Lapangan parkir kontainer 36.102 0,11

RTH
Halaman gedung/bangunan/ 396.429 1,22
perdagangan/jasa/terminal
Publik+Privat
6.099.408 m2 18,77 % Total RTH Privat 4.203.129 12,93
2 JENIS DALAM
BIDANG
TAMAN RTHP

TAMAN TAMAN
PASIF AKTIF
Taman pasif adalah taman yang Taman aktif (RTHP) adalah taman yang
terletak di area publik (damija), yang terletak di lingkungan permukiman warga
meliputi sempadan jalan, dan juga di dengan luasan tertentu, yang memiliki fungsi
median jalan. Dinas Lingkungan Hidup sosial, estetis, dan ekologis. Dengan fungsi
Kota Yogyakarta telah membangun taman sosial tersebut, warga dapat saling
pasif di pinggir jalan dan juga menanam berinteraksi dan juga dapat beraktivitas
pohon perindang yang beberapa di RTHP tersebut. Dinas Lingkungan Hidup
bagiannya ditanam di dalam taman Kota Yogyakarta telah membangun RTHP
tersebut. lingkungan permukiman secara tersebar
di 33 lokasi dan semuanya terpelihara
dengan baik.

Taman Kridosono
RTHP Gajah Wong

RTHP Pinggir Sungai


Taman Jl. Sardjito

Taman Jl. Kapas RTHP Brontokusuman

17
SEKSI PERTAMANAN
DAN PERINDANG
JALAN

a
ur
ip
Ad
an
m
Ta
KEGIATAN
SEKSI PERTAMANAN DAN
PERINDANGJALAN

Pemeliharaan taman
kota dan perindang jalan
dilaksanakan baik secara
swakelola dengan
menggunakan Tenaga
Teknis, maupun dengan
pihak ketiga / rekanan
swasta (penyedia barang/
jasa).

Pemeliharaan Taman - penyiraman tanaman


- pemangkasan tanaman
- pemberian pupuk
- penyulaman tanaman yang telah mati
- penyiangan dan
- penyapuan.

18
Pemeliharaan Perindang Jalan
- penyiraman
- pemangkasan
- pemupukan dan
- penggantian tanaman

Pemangkasan Pohon Perindang

Penanaman Pohon Perindang


Penanaman pohon dilaksanakan di pinggir dan tengah (divider) jalan yang
lokasi titik tanamnya telah diteliti dan ditentukan.

Rehabilitasi Taman
- perbaikan tanaman
- penyulaman media taman pagar/kerb
taman
- dan penambahan elemen taman lainnya

perbaikan tanaman taman Jl. Sudirman

Taman Adipura Taman Jl. Sardjito

19
KEGIATAN SEKSI
PENGELOLAAN
SEKSI PENGELOLAAN RTHP
Perencanaan RTHP RTHP
Pengadaan RTHP

Pengadaan RTHP dapat dilakukan dengan dua cara :


Alih Fungsi Lahan

Dilakukan dengan mengalihfungsikan tanah milik Pemkot dengan


fungsi apapun menjadi RTHP.

RTHP BRONTOKUSUMAN RTHP BACIRO RTHP NOTOPRAJAN

Pengadaan tanah
Masyarakat mengajukan permohonan RTHP melalui LPMK dalam
bentuk proposal kepada Walikota diketahui Camat/Lurah setempat.

Dari 33 titik RTHP yang telah


Penstatusan lahan milik pemkot tersebut kemudian
dibangun, 30 titik di antaranya
dikuatkan secara hukum dengan mencantumkannya
adalah hasil pengadaan tanah
dalam SK Walikota ataupun Peraturan Walikota
dan telah distatuskan sebagai
sebagai lahan peruntukan RTHP di se ap persilnya.
RTHP.

Dasar Perencanaan RTHP : Pembangunan RTHP


- Peraturan Menteri PU No. 5 tahun 2008 Pembuatan RTHP dilakukan di atas lahan
Pemeliharaan
- Peraturan Walikota berat
No. 5 tahun 2016 milik Pemkot. Lokasi RTHP berada di
- Masukan warga dan OPD terkait. lingkungan permukiman, dan pinggir sungai.

20
Jumlah RTHP
Pembangunan RTHP Lingk.
Luasan TOTAL Instansi yang
oleh DLH No Kecamatan Permukiman
yang dikelola
RTHP (m2) Membangun
DLH
1 Danurejan 1 unit 456 DLH Kota Yk
2 Gedongtengen 1 unit 323 DLH Kota Yk
14543 5 unit dari DLH, 2
3 Gondokusuman 7 unit 4296 unit dari Pemkot Yk
12227
4 Gondomanan 2 unit 862 DLH Kota Yk
5 Jetis 2 unit 895 DLH Kota Yk
m2

6 Kotagede 3 unit 1.394 DLH Kota Yk


7 Kraton 1 unit 320 DLH Kota Yk
8 Mantrijeron 2 unit 896 DLH Kota Yk
5512 5512 9 Mergangsan 3 unit 1.203 DLH Kota Yk
10 Ngampilan 1 unit 228 DLH Kota Yk
11 Pakualaman 1 unit 742 DLH Kota Yk
12 Tegalrejo 3 unit 2.046 DLH Kota Yk
375 13 Umbulharjo 9 unit 7.753
8 unit dari DLH, 1
unit dari P2KH
14 Wirobrajan - - -
Jumlah 36 unit 21.414
2012 2013 2014 2015 2016

Pengelolaan RTHP
Dalam Pengelolaan ini terdiri dari 4 aspek, yaitu:

Pelimpahan

RTHP hasil pengadaan tanah dilimpahkan kepada


Kecamatan. Sedangkan RTHP hasil alih fungsi lahan RTHP KRICAK
akan dikelola sepenuhnya oleh DLH.

Pemanfaatan
Dalam pemanfaatan RTHP wajib mempertimbangkan
kelestarian tanaman dan pepohonan maupun fasilitas
yang ada di dalamnya.

Pemeliharaan RTHP BACIRO

Pemeliharaan rutin antara lain penyapuan, penyiraman


tanaman, pemangkasan, pemupukan, dan penggantian
tanaman yang mati.

Pengendalian

Pengendalian pemanfaatan RTHP dilakukan oleh DLH


dan Kecamatan setempat. RTHP SOROSUTAN

21
22
BIDANG
PENGELOLAAN
PERSAMPAHAN
TUGAS POKOK BIDANG
FUNGSI PP
TUPOKSI
TUGAS
Membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan,
membina, mengawasi dan mengendalikan program di bidang Pengelolaan
Persampahan.

SEKSI
1. Penanganan Sampah
2. Pengurangan Sampah
3. UPT Pengelolaan Kebersihan
4. UPT Pemungutan Retribusi Kebersihan

FUNGSI
a. Pelaksanaan kebijakan dan penyiapan bahan koordinasi penyusunan program kerja
di bidang pengelolaan persampahan;
b. Perencanaan program kegiatan, penyusunan petunjuk teknis dan naskah dinas di bidang
pengelolaan persampahan;
c. Pengkoordinasian, pengembangan dan fasilitasi program di bidang pengelolaan
persampahan;
d. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian program di bidang pengelolaan persampahan;
dan
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan program di bidang pengelolaan
persampahan.

DASAR HUKUM
a. Undang Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
b. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 21 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis
Pengelolaan Sampah.
c. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan
Sampah.
d. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No. 5 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum.
e. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No. 10 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah.
f. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No. 20 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Perda No. 5 Tahun 2012.
g. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No. 36 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Tata
Cara pemungutan Retribusi Jasa Umum Jenis Retribusi Pelayanan Persampahan/
Kebersihan. BIDANG
24 PP
SDM
Seksi Penanganan Sampah
1. PNS : 180 orang
2. NABAN : 18 orang
3. Tenaga Teknis: 51 orang

Seksi Pengurangan Sampah


1. PNS : 37 orang
2. NABAN :3 orang
3. Tenaga Teknis : 8 orang

SARPRAS
No Sarana Prasarana Jumlah 7 Pick Up 2 unit
1 Gerobak Sampah 54 unit 8 Backhoe Loader 1 unit
2 Kendaraan Roda 3 18 unit 9 Container Sampah 28 unit
3 Sepeda Sampah 2 unit 10 Landasan Container 18 unit
4 Bin Sampah 70 unit 11 Transfer Depo 11 unit
5 Dump Truck 28 unit 12 TPS Permanen 74 unit
6 Arm Roll Truck 7 unit 13 Kantor Sektor 8 unit

Dump Truck Kendaraan roda 3

Sepeda sampah Gerobak sampah

25
KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN
SEKSI PENANGANAN SAMPAH

DEPO PRINGGOKUSUMAN LANDASAN KEBUN RAYA TPS ARGOLOBANG

FOTO-FOTO
TEMPAT SAMPAH
PEMILAHAN

26
yang
VOLUME dibuang
SAMPAH ke TPA
263 259
244 236.30 226.20
200
180 175 179.40 176.40

2012 2013 2014 2015 2016

Sampah yang dibuang ke TPA (ton/hari)

Timbulan sampah (ton/hari)

Pengelolaan Sampah di Kota Yogyakarta

300
244 236,30
250 263 259
200 226,20
200
180 175 179,40 176,40
150

100
70
57 54 52,17 45,28
50
13,15 12,20 5,18 4,73 4,52
0

2012 2013 2014 2015 2016

Timbulan sampah (ton/hari)


Sampah yang dibuang ke TPA (ton/hari)
Sampah yang diolah/dimanfaatkan kembali (ton/hari)
Sampah yang tidak dimanfaatkan (ton/hari)
SEKSI
PENANGANAN
SAMPAH
KEGIATAN
SEKSI PENGURANGAN SAMPAH
Pelatihan Pemanfaatan Sampah dalam Pembuatan Hidroponik
Penanaman dengan sistem hidroponik sangat cocok untuk diterapkan pada lahan
yang sempit di wilayah perkotaan. Media hidroponik dapat memanfaatkan barang
bekas.

Gerakan Ecobricks dan Hidroponik Pelatihan Pembuatan Hidroponik


Daur Ulang Sampah di Bank Sampah Wilayah dengan Barang Bekas

Pembinaan Pengurangan Sampah


Kegiatan ini dilakukan untuk warga di 14 Kecamatan, pelaku usaha jasa perhotelan,
industri kecil, rumah makan, pasar, pertokoan dan pondokan.

Pelatihan Pembuatan Kompos di Sekolah


Pelatihan pengolahan sampah organik yang ada di lingkup
sekolahan untuk dijadikan pupuk kompos dan diaplikasikan
langsung untuk pemupukan tanaman di sekolah.

SEKSI
PENGURANGAN
SAMPAH
Rapat Paguyuban Bank Sampah
Kegiatan rapat koordinasi antar bank sampah dalam satu
Kelurahan se Kota Yogyakarta difasilitasi oleh DLH Kota Yk.

Rapat Paguyuban Bank


Sampah di Kelurahan

Pembinaan Pengurangan
Sampah di 14 Kecamatan

Bimtek Penguatan
Kelembagaan
Bank Sampah

Bimtek Fasilitator Pengelola


Sampah Mandiri
Pelatihan Pembuatan
Kompos di Sekolah

Bank Sampah Induk

Stand Daur Ulang


Sampah DLH pada
Jogja Creative

29
Bimtek Pengembangan Kapasitas Fasilitator
Pengelola Sampah Mandiri (PSM) Kota Yogyakarta

Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas Fasilitator Kelurahan PSM


se-Kota Yogyakarta terkait dengan tugas – tugas pendampingan pengelolaan
sampah di wilayah.

Ecobrick Jogja
Gerakan ecobrick diawali dari kerjasama DLH
Kota Yogyakarta dengan Jejaring Pengelola
Sampah Mandiri (JPSM) Kota Yogyakarta.

Launching Ecobricks Jogja

Bimbingan teknis Penguatan Kelembagaan Bank Sampah


- pembinaan bank sampah
- pelatihan bank sampah
- monitoring dan evaluasi bank sampah

Data Bank Sampah

Jumlah
Tahun Bank Sampah
Pameran Daur Ulang pada
Pekan Jogja Krea f
Kegiatan rutin DLH Kota Yogyakarta pada Pekan
2012 61 Jogja Kreatif dengan menampilkan produk-produk
2013 206 daur ulang dan mengadakan workshop bagi
2014 315 pengunjung.
2015 343
2016 433

30
SEKSI
PENGURANGAN
BANK SAMPAH SAMPAH
Sampai tahun 2016 terbentuk sebanyak 433
kelompok Bank Sampah dan Kelompok Pengolahan
Sampah Mandiri. Dari seluruh 615 RW di kota Yogyakarta,
sebesar 71% telah memiliki kelompok Bank Sampah

TAHUN 2015 TAHUN 2016

34% 29%

66% 71%

RW yang belum memiliki bank sampah


BANK SAMPAH DI JOGJA
RW yang sudah memiliki bank sampah

RINCIAN DATA BANK SAMPAH 2016


Jumlah RW Rata-rata Jumlah Sampah terolah per bulan
Jumlah Jumlah
yg memiliki
No Kecamatan Bank Nasabah
Bank
Sampah (KK) Kaca Logam
Sampah Plastik (Kg) Kertas (Kg) Lain2 (Kg)
(Kg) (Kg)
1 Danurejan 28 31 1.01 710,50 1.909,50 325,00 462,00 45,00
2 Gondokusuman 44 46 2.277 2.004,48 4.723,54 874,33 764,96 0,00
3 Gondomanan 19 19 732 417,00 1.451,00 84,00 158,00 26,00
4 Jetis 26 28 1.683 1.138,81 3.114,14 355,45 474,53 0,00
5 Gedongtengen 13 13 625 609,00 1.269,00 175,00 325,00 46,00
6 Kotagede 25 34 1.683 425,00 1.555,00 156,00 173,00 0,00
7 Kraton 23 25 938 782,00 3.146,00 630,00 391,00 172,00
8 Mantrijeron 24 25 1.338 983,00 3.779,98 218,20 754,00 73,00
9 Mergangsan 40 40 1.896 1.598,00 5.402,00 464,00 829,00 19,00
10 Ngampilan 12 15 950 1.068,24 2.531,50 584,74 488,50 55,00
11 Pakualaman 16 16 393 286,00 971,00 104,00 215,00 4,00
12 Tegalrejo 32 36 1.418 1.032,19 2.325,17 315,80 357,23 0,00
13 Umbulharjo 66 77 2.91 1.221,00 8.395,00 1.307,00 1.349,00 0,00
14 Wirobrajan 24 28 1.002 1.381,19 3.227,89 541,60 470,67 0,00
TOTAL 392 433 18.855 13.656,41 43.800,72 6.135,12 7.211,89 440,00

31
KEGIATAN
UPT PENGELOLAAN KEBERSIHAN
Penyapuan Jalan
Road Sweeper mampu membersihkan,
menyapu, menyedot, menyemprot sampah
maupun batu-batu kerikil.

Operasional Road Sweeper setiap hari


mulai jam 07.30 - 11.00 WIB di jalan-
jalan protokol.

ROAD SWEEPER

Penyapuan di jalan protokol dilakukan pihak ketiga 2 kali sehari


Penyapuan di jalan arteri dilakukan dengan swakelola 2 kali sehari

32
Pengangkutan Sampah dari
TPS ke TPA
Pelayanan pengambilan sampah dari TPS dan transfer Depo
untuk diangkut dan dibuang ke TPA Piyungan.

UPT
PENGELOLAAN
KEBERSIHAN 33
UPT
PEMUNGUTAN
RETRIBUSI
RETRIBUSI PELAYANAN
KEBERSIHAN/PERSAMPAHAN
KEBERSIHAN
Wajib Retribusi (WR) adalah orang pribadi atau badan
yang mendapatkan dan memanfaatkan/menikmati pelayanan
persampahan/kebersihan di daerah.

WAJIB
RETRIBUSI

I. WAJIB RETRIBUSI KOMERSIAL


NO WAJIB RETRIBUSI TARIF (Rp/BULAN)
1 HOTEL/PENGINAPAN
Hotel Bintang 5 1.000.000
Hotel Bintang 4 600.000
Hotel Bintang 3 250.000
Hotel Bintang 2 150.000
Hotel Bintang 1 100.000
Hotel Melati 3 75.000
Hotel Melati 2 60.000
Hotel Melati 1 40.000
Penginapan 25.000
KELOMPOK A B C
2 TOKO
Besar 200.000 135.000 70.000
Sedang 75.000 65.000 32.000
Kecil 10.000 3.500 5.000
Warung 6.000 4.500 3.000

34
WR
WAJIB
RETRIBUSI
NO WAJIB RETRIBUSI TARIF (Rp/BULAN)
KELOMPOK A B C
3 RUMAH MAKAN
Besar 100,000 70,000 35,000
Sedang 60,000 40,000 20,000
Kecil 15,000 12,500 7,500
Warung makan 10,000 7,500 4,500
4 PEDAGANG KAKI LIMA
a. Non Makanan 10,000 7,500 5,000
b. Makanan 15,000 10,000 7,500
KATEGORI BESAR SEDANG KECIL
5 TEMPAT OLAHRAGA 100,000 70,000 20,000
6 TEMPAT HIBURAN/REKREASI 275,000 75,000 10,000
7 USAHA PERGUDANGAN 200,000 75,000 15,000
8 KEBUN BINATANG 700,000
9 INDUSTRI BARANG 950,000 300,000 40,000
10 USAHA JASA 250,000 75,000 15,000
11 BENGKEL
a. Mobil 100,000 75,000 60,000
b. Motor 50,000 40,000 30,000
c. Sepeda - - 5,000
12 STASIUN KERETA 600,000
13 ASRAMA/PONDOKAN 50,000 30,000 15,000
14 PASAR
Pasar Pemerintah Volume sampah x Rp. 3.500 / m3

Mall/Supermarket/Swalayan/Mini Market 750,000 300,000 120,000

15 TERMINAL ANGKUTAN UMUM Volume sampah x Rp. 45.000 / m3


16 TEMPAT PARKIR Volume sampah x Rp. 45.000 / m3
17 APOTEK/TOKO OBAT 21,000

35
WR
II. WAJIB RETRIBUSI NON KOMERSIAL
NO WAJIB RETRIBUSI TARIF (Rp/BULAN)
1 RUMAH SAKIT
Tipe B 500.000
Tipe C 250.000

RS Khusus/Poliklinik/Laboratorium 130.000

Puskesmas /Puskesmas
15.000
Pembantu
KATEGORI BESAR SEDANG KECIL
2 LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL 75.000 40.000 15.000
LEMBAGA PENDIDIKAN NON
3 75.000 40.000 15.000
FORMAL
KANTOR/TEMPAT PRAKTEK
4 15.000
PROFESI
KANTOR PEMERINTAH NON
5 120.000 40.000 10.000
BUMN/BUMD/YAYASAN
6 MUSEUM 15.000
7 TEMPAT IBADAH/PANTI SOSIAL 4.000
8 RUMAH TANGGA
a. Kelompok A 15.000 10.000 4.000
b. Kelompok A 10.000 7.000 3.000
c. Kelompok A 5.000 4.000 2.000

III. PENYELENGGARA KERAMAIAN

JUMLAH PENGUNJUNG TAMU X Rp. 200/ORANG

Penyelenggara Keramaian
Kegiatan yang bersifat insidentil atau tidak tetap. Tarip berdasarkan
jumlah pengunjung/orang yang dilibatkan.

36
Penjelasan
Kelompok A
Wajib Retribusi yang berada di Jalan Nasional dan Jalan Provinsi
Kelompok B
Wajib Retribusi yang berada di Jalan Kota
Kelompok C
Wajib Retribusi yang berada di jalan lingkungan yaitu jalan umum
yang wewenang pembinaannya pada kelurahan atau warga
masyarakat

TARGET DAN REALISASI RETRIBUSI


No Tahun Target (Rp) Realisasi (Rp) Prosentase (%)
1 2010 [Link] [Link] 103,69
2 2011 [Link] [Link] 100,28
3 2012 [Link] [Link] 100,19
4 2013 [Link] [Link] 107,77
5 2014 [Link] [Link] 102,67
6 2015 [Link] [Link] 107,76
7 2016 [Link] [Link] 114,00

Retribusi

37
BIDANG
PENATAAN DAN
PENGENDALIAN
DAMPAK
LINGKUNGAN

39
TUGAS POKOK BIDANG
FUNGSI PPDL
TUPOKSI
TUGAS
Membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan,
membina, mengawasi dan mengendalikan program bidang Penataan dan
Pengendalian Dampak Lingkungan.

SEKSI
1. Kajian Dampak Lingkungan
2. Pengendalian Pencemaran dan Limbah B3

FUNGSI
a. Pelaksanaan kebijakan dan penyiapan bahan koordinasi penyusunan program kerja di
bidang Penataan dan Pengendalian Dampak Lingkungan
b. Perencanaan program kegiatan, penyusunan petunjuk teknis dan naskah dinas di
bidang Penataan dan Pengendalian Dampak Lingkungan;
c. Pengkoordinasian, pengembangan dan fasilitasi program kerja di bidang Penataan dan
Pengendalian Dampak Lingkungan;
d. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian program kerja di bidang Penataan dan
Pengendalian Dampak Lingkungan; dan
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan program kerja di bidang Penataan dan
Pengendalian Dampak Lingkungan.

DASAR HUKUM
a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup
b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang izin Lingkungan
c. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pemngelolaan
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
d. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2012
tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Memiliki Analisis Mengenai
Dampak Lingkungan Hidup
e. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia nomor 16 Tahun 2012
tentang Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup

40
f. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup
DASAR HUKUM Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2012
tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam
Proses analisis Dampak Lingkungan Hidup dan
Izin Lingkungan
g. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan Republik Indonesia
Nomor P.102/MENLHK/SETJEN/KUM.I/12/2016
tentang Pedoman Penyusunan Dokumen
Lingkungan Hidup Bagi Usaha dan/atau Kegiatan
tetapi Belum Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup
h. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 Tahun
2013 tentang Tata Laksana Penilaian dan Pemeriksaan
Dokumen Lingkungan Hidup Serta Penerbitan Izin
Lingkungan
i. Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2016
tentang Pedoman Tata Cara Pengajuan Dokumen
Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan

SDM
Berdasarkan Status Kepegawaian
· PNS (11 ORG)
· NABAN (6 ORG)
Berdasarkan Pendidikan Terakhir
· SMA (Sederajat) (5 ORG)
· S1 (9 ORG)
· S2 (3 ORG)

SARPRAS
No Jenis Data Jumlah Satuan
1 Komputer 8 unit
2 Kendaraan Roda 2 2 unit
3 Kendaraan Roda 3 5 unit
4 GPS 2 unit
5 Borehole Camera 1 unit
6 AWLR 3 unit

41
SEKSI
KAJIAN DAMPAK
LINGKUNGAN

PL
SP
an
an
KEGIATAN

ay
l
Pe
SEKSI KAJIAN DAMPAK
LINGKUNGAN
1. Penyusunan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
Rencana Perlindungan dan pengelolaan LH (RPPLH),
Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Neraca Sumberdaya
Alam dan Lingkungan Hidup (NSDA dan LH), Daya Dukung Daya
Tampung Lingkungan (DD-DT) dan Indeks Kualitas Lingkungan
Hidup (IKLH).
2. Penilaian dan pemeriksaan dokumen AMDAL dan UKL-UPL.

PEMERIKSAAN DOKUMEN UKL-UPL/DPLH

42
RAPAT KOMISI AMDAL

3. Verifikasi SPPL dan pendaftaran SPPL.


4. Penerbitan rekomendasi dan izin lingkungan.
5. Pencetakan peraturan perundangan di bidang Lingkungan.
6. Pembinaan penyusunan dokumen Lingkungan Hidup (workshop).
7. Pembinaan tim teknis dan sekretariat komisi penilai AMDAL Kota
Yogyakarta.

IZIN PPLH
1. Izin Pengelolaan Limbah B3 untuk Kegiatan
Penyimpanan Limbah B3
2012 - 2016 = 29
2017 (s/d April 2017)
2. Izin Pembuangan Limbah Cair
=4 DOKUMEN
s/d tahun 2016
2017 (s/d April 2017)
=3
=-
LINGKUNGAN
3. Izin Pemanfaatan Limbah Cair
1. AMDAL
s/d tahun 2016 =1
1993 - 2016 = 27
2017 (s/d April 2017) =-
2017 (s/d April 2017) =1
2. UKL-UPL, DPLH
2006 - 2016 = 803
2017 (s/d Februari 2017) =9
3. SPPL
2015 (mulai April 2015) = 392
s/d tahun 2016 = 1.047
2017 (s/d April 2017) = 350

43
PROSES AMDAL
(KERANGKA ACUAN)
SOP
Pemrakarsa DLH Kota Yogyakarta
1 Rencana Kegiatan

2 3 Telaah
Permohonan
Telaah Penapisan
Penapisan (5 Hari Kerja)

4 Penunjukkan Tim
Penyusun

BAGAN ALIR
5 Pengumuman
Rencana Kegiatan
Wajib AMDAL

6 Konsultasi Publik

7 8
Penyusunan Uji Administrasi
Dokumen Dokumen
Kerangka Ajuan Kerangka Acuan

9 10
Permohonan Penilaian KA
Penilaian KA (10 Hari Kerja)

11 12 Verifikasi
Revisi KA Revisi KA

13
Persetujuan KA
(5 Hari Kerja)

44
PROSES UKL-UPL SOP
Pemrakarsa DLH Kota Yogyakarta
1 Rencana Kegiatan

2 3 Telaah
Permohonan
Telaah Penapisan
Penapisan (5 Hari Kerja)

4 Sosialisasi Rencana
Kegiatan

BAGAN ALIR
5 6
Penyusunan Uji Administrasi
Dokumen UKL-UPL Dokumen UKL-UPL

8
7 Pengumuman Izin
Permohonan Lingkungan
Pemeriksaan (2 Hari Kerja)
UKL-UPL dan Izin
Lingkungan

9 Pemeriksaan
UKL-UPL

11
10 Rekomendasi dan
Proses Revisi
Izin Lingkungan
UKL-UPL
(14 Hari Kerja)

12
Pengumuman
Penerbitan Izin
Lingkungan
(Maksimal 5 hari kerja
setelah diterbitkan)

45
PROSES AMDAL
(ANDAL dan RKL-RPL)
SOP
Pemrakarsa DLH Kota Yogyakarta
1 Penyusunan ANDAL dan
RKL-RPL
2
Uji Administrasi ANDAL
dan RKL-RPL

3 Permohonan Penilaian
ANDAL dan RKL RPL dan
Izin Lingkungan
4 Penilaian ANDAL dan
RKL-RPL
(10 hari kerja)

5 Revisi ANDAL dan


RKL-RPL
6 Verifikasi ANDAL
dan RKL-RPL

7 Rapat Komisi Penilai


Amdal
(10 hari kerja)

8 Revisi ANDAL dan


RKL RPL
9
Rekomendasi Ketua KPA

10
Pengajuan SKKL dan Izin

BAGAN ALIR Lingkungan atau


Ketidaklayakan LH
(10 hari kerja)

11 Pengumuman Izin
Lingkungan
(tidak lebih dari 5 hari
setelah diterbitkan)

46
SOP
PROSES PENDAFTARAN
SPPL

Pemrakarsa DLH Kota Yogyakarta


1
Rencana Kegiatan

2
Penyusunan SPPL

3
Verifikasi SPPL

4
Revisi SPPL

5
Pendaftaran SPPL
(atau Penolakan SPPL)

BAGAN ALIR 6
Tanda Bukti
Pendaftaran SPPL

47
KEGIATAN
SEKSI PENGENDALIAN PENCEMARAN
DAN LIMBAH B3

Pembuatan Konstruksi dan Pelumpuran SPAH


SPAH yang dibangun tersebar di Kota Yogyakarta. Pada tahun 2017 dibangun di lingkungan
sekolah – sekolah yang ada di kota Yogyakarta

SPAH di sekolah SPAH di lingkungan permukiman

SPAH No Tahun Jumlah (unit)

1 2016 1200

2 2017 100

Pembangunan IPAL
DLH Kota Yogyakarta membangun IPAL yaitu
IPAL UKM (Tahu tempe dan Laundry).

IPAL

48
SEKSI
PENGENDALIAN
PENCEMARAN
DAN LIMBAH B3

IPAL Jumlah (unit)


No Nama
s/d tahun Tahun
2016 2017

1 IPAL UKM 5 -

IPAL Fasilitas
2 3 -
Kesehatan
3 IPAL Laundry 20 -

Gerakan Bersih Sungai di 4 Sungai di Kota Yogyakarta

Gerakan bersih sungai (kerja bakti) merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh
DLH Kota Yogyakarta bersama seluruh warga di lingkungan RW yang berada di
pinggir sungai.

Satgas Kebersihan sungai (ulu – ulu) bertugas setiap hari kerja


yaitu membersihkan sungai dari sampah yang hanyut di sungai,
dan juga melakukan edukasi ke warga khususnya di pinggir sungai
yang masih melakukan aktifitas membuang sampah ke sungai.

49
Pembinaan Pengelolaan Lingkungan
Terhadap Pelaku Usaha
Sumur pantau yang dibangun oleh DLH Kota Yogyakarta
sebanyak 3 titik lokasi yaitu di SMK 2 Jetis, PASTY dan di
Komplek Balai Penyuluhan Pertanian Giwangan.

sumur pantau SMK 2 Jetis Pelayanan dan


Penerbitan Izin PPLH
Pemantauan limbah B3 ke pelaku
usaha dilakukan sebagai bentuk
sumur pantau PASTY verifikasi terhadap pengajuan izin
PPLH yang disyaratkan dalam
dokumen lingkungan.

peninjauan limbah B3

peninjauan limbah B3

papan informasi
sungai

papan informasi
sungai

50
Perlindungan dan Pengelolaan
SOP
Izin PPLH Lingkungan Hidup

Izin Pengelolaan Limbah B3 untuk Kegiatan Penyimpanan


Limbah B3 dan Izin Pengelolaan Limbah B3 untuk Kegiatan
Pengumpulan Limbah B3

Pemohon
Alur

Syarat
Administrasi

Tidak
BLH

Persyaratan
Lengkap? 14 hr kerja
14 hr kerja
Verifikasi Tidak
Ya

Pemohon

Ya

45 hr kerja

Izin Penyimpanan/
Pengumpulan
Limbah B3

51
BIDANG
PENGEMBANGAN
KAPASITAS
LINGKUNGAN HIDUP
TUGAS POKOK BIDANG
FUNGSI BANGTAS
TUPOKSI
TUGAS
Membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan,
membina, mengawasi dan mengendalikan program bidang Pengembangan
Kapasitas Lingkungan Hidup;
Seksi:
1. Pengembangan Sumberdaya Lingkungan Hidup
2. Penaatan dan Pemantauan Lingkungan
3. Lab Pengujian Kualitas Lingkungan

FUNGSI
a. Pelaksanaan kebijakan dan penyiapan bahan koordinasi penyusunan program kerja
di bidang pengembangan kapasitas lingkungan hidup;
b. Perencanaan program kegiatan, penyusunan petunjuk teknis dan naskah dinas di
bidang pengembangan kapasitas lingkungan hidup;
c. Pengkoordinasian, pengembangan dan fasilitasi program di bidang pengembangan
kapasitas lingkungan hidup;
d. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian program di bidang pengembangan
kapasitas lingkungan hidup; dan
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan program di bidang pengembangan
kapasitas lingkungan hidup.

DASAR HUKUM
a. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah;
b. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan
Hidup;
c. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan
Program Adiwiyata;
d. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor
P.3/MENLHK/PSKL/SET-1/1/2016 tentang Penghargaan Kalpataru;
e. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor
P.53/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adipura;
f. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 18 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Kebersihan;
g. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Lingkungan
Hidup;

54
DASAR HUKUM
h. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup
i. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan
Pengendalian Pencemaran Air
j. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 06 Tahun 2009 tentang
Laboratorium Lingkungan
k. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416/[Link]/PER/IX/1990 tentang
Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air
l. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 20 Tahun 2008 tentang
Baku Mutu Air di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
m. Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2016 tentang
Baku Mutu Air Limbah
n. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pengelolaan
Lingkungan Hidup

ruang reagent laboratorium laboratorium mobil laboratorium

SDM SARPRAS
SEKSI PSDLH DAN No Nama Barang Jumlah
PENAATAN 1 Mobil Laboratorium 1 unit
· PNS (5 ORG) Mobil Pemantauan 1 unit
2
· NABAN (5 ORG)
Atomic Absorbtion Spectrofotometry
· TENAGA TEKNIS (5 ORG) 1 unit
3 (AAS)
4 Spectrofotometry UV-VIS 1 unit
LABORATORIUM
· PNS (5 ORG) 5 Lemari Asam 1 unit
· NABAN (4 ORG) 6 BOD Incubator 1 unit
· TENAGA TEKNIS (3 ORG) 7 Alat Uji Emisi Gas Buang 1 unit
8 Alat Pengujian Kualitas Emisi 1 unit

dan peralatan pendukung analisa lainnya


9

55
KEGIATAN
SEKSI PENGEMBANGAN SUMBERDAYA
LINGKUNGAN HIDUP

KAMPUNG HIJAU Penghargaan Tahun 2015

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Tingkat Kota : RW 03 Kel. Ngampilan


RW 14 Kel. Klitren
kampung perkotaan untuk menerapkan
RW 13 Kel. Suryodiningratan
asas pelestarian fungsi lingkungan. RW 17 Kel. Brontokusuman
RW 05 Kel. Kricak
RW 03 Kel. Bumijo
Tingkat Provinsi : RW 09 Kel. Sorosutan

Kondisi Lingkungan Salah Satu RW di Kota Yogyakarta

SEKOLAH ADIWIYATA
Kegiatan yang mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya
perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik.

SALAH SATU SEKOLAH ADIWIYATA KOTA YOGYAKARTA

56
Pembinaan Sekolah Adiwiyata dan Pondok Pesantren Berwawasan Lingkungan

Prosentase Sekolah Berwawasan Lingkungan


dan Sekolah Adiwiyata

Sekolah Berwawasan Lingkungan


Belum Berpredikat 22%
Sekolah Adiwiyata 35% 1%
PP berwawasan lingkungan 50%
16%
61%
15%

TAHUN 2015 TAHUN 2016

Perkembangan sekolah dan PP


berwawasan lingkungan dan Adiwiyata
250
201
200
162

150
124
110

100
51 48 51
50
21
6 4 13 7 10 4
3
0
2012 2013 2014 2015 2016 SEKSI
PSDLH
Jumlah sekolah adiwiyata
Jumlah sekolah berwawasan lingkungan

Jumlah PP berwawasan lingkungan


SELEKSI KALPATARU
Penghargaan yang diberikan kepada perorangan atau kelompok atas jasanya dalam melestarikan
lingkungan hidup di Indonesia.

PELATIHAN SAKA KALPATARU DAN KEMAH BAKTI TAHUN 2017

ANUGERAH LINGKUNGAN HIDUP


Kegiatan pemberian penghargaan lingkungan hidup hasil dari beberapa kejuaraan yang
diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup kepada sekolah, organisasi ataupun perseorangan.

LH
AH
ER
UG
AN

KE
M
AH
HI
JA
U
LH
E
AD
PI
MI

58
OL
PERINGATAN HARI-HARI LINGKUNGAN HIDUP
Kegiatan memperingati hari-hari lingkungan hidup dengan tujuan agar dapat memaknai dan
memahami arti dari peringatan hari lingkungan tersebut.

AKSI PUNGUT SAMPAH DALAM RANGKA HPSN 2017

OLIMPIADE LINGKUNGAN HIDUP


Perlombaan mengenai pengetahuan lingkungan
hidup yang dilaksanakan dengan peserta dari
Sekolah Menengah Atas.

ADIPURA
Penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil
dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan
perkotaan.

WORKSHOP ADIPURA

59
KEGIATAN
SEKSI PENAATAN DAN PEMANTAUAN
LINGKUNGAN

PENGAWASAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP


- Mengawasi ketaatan perusahaan terhadap izin lingkungan
- Mengawasi pengelolaan dan pemantauan lingkungan perusahaan
- Mengawasi ketaatan perusahaan terhadap izin perlindungan dan pengelolaan
lingkungan hidup.

Pemantauan Pengelolaan Lingkungan Perusahaan


80 74

61
59
60 Perusahaan yang dipantau
51 50
46 Perusahaan yang taat
pengelolaan lingkungan
40
40 36
33 31

20

0
2012 2013 2014 2015 2016

Prosentase Perusahaan yang Mentaati Pengelolaan Lingkungan


90.00%
78.26%
80.00%
79.73%
70.00% 62.00%

60.00% 65.57%
64.71%

50.00%

40.00%

30.00%
20.00%
10.00%

SEKSI 0.00%
2012 2013 2014 2015 2016
PENAATAN DAN
PEMANTAUAN Perusahaan yang taat
pengelolaan lingkungan

LINGKUNGAN
PEMBINAAN PERUSAHAAN
Membina perusahaan yang belum taat dokumen lingkungan,
baik itu karena sengaja maupun dikarenakan belum mengetahui bimtek pelaporan dokumen lingkungan
tentang pelaporan dokumen lingkungan.

pengambilan sampel air limbah

pemantauan penaatan
pemantauan kuantitas air tanah dokumen lingkungan

pemantauan emisi cerobong

pemantauan penaatan
dokumen lingkungan
PENGADUAN MASYARAKAT
Dinas Lingkungan Hidup sebagai fasilitator dan mediator
dalam rangka menyelesaikan kasus dengan kesepakatan
kedua belah pihak.

Data Penegakan Kasus Lingkungan


Tahun 2012 2013 2014 2015 2016
Jumlah Pengaduan Kasus 17 3 6 4 11
Jumlah Kasus yang ditindaklanjuti 17 3 6 4 11

61
LAB PENGUJIAN KUALITAS
LINGKUNGAN
KEGIATAN
LABORATORIUM
PENGUJIAN KUALITAS
LINGKUNGAN
Pemantauan rutin terhadap Pengambilan sampel kualitas air sungai dilakukan
Kualitas Air Sumur, IPAL dan setiap bulan di 4 sungai dengan masing-masing 5
sungai titik lokasi pengambilan

sampling kualitas air sungai

BOD 14.17 8.16 8.36


7.06 6.37
9.86 6.19
8.57
5.55 6.03 5.61
3.91

Sungai Code Sungai Manunggal Sungai Gajahwong Sungai Winongo Tahun 2014
Tahun 2015
COD 7.79 4.47
6.59
Tahun 2016
4.02 7.3
3.55
7.03 6.37

6.66 6.23 6.9


6.78

Sungai Code Sungai Manunggal Sungai Gajahwong Sungai Winongo


analisa laboratorium

Hasil pemeriksaan kualitas air tanah


800
715
700 665

600

500 470
422 Jumlah Sampel
396
400 Jumlah yang memenuhi Baku
mutu kualitas air tanah
300
195
162
200
130
100 62 55

0
2012 2013 2014 2015 2016

Laboratorium Penguji Kualitas Lingkungan Dinas Lingkungan


Hidup Kota Yogyakarta sudah TERAKREDITASI oleh
Komite Akreditasi Nasional (KAN) yang mempunyai
Dokumen Mutu/SOP sesuai dengan ISO 17025:2008
Parameter yang sudah terakreditasi ada 5 parameter
yaitu pH, Suhu, Kesadahan, Klorida dan Nitrit yang sudah
sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

FISIKA KIMA
Temperatur pH Krom total
Bau COD Klorin
PARAMETER UJI untuk sampel
TDS BOD Timbal
air sumur, sungai dan air limbah
Kekeruhan DO Besi
meliputi:
DHL Nitrit Mangan
TSS Nitrat Sulfat
Rasa Seng Zat Organik.
Copper

63
Menyediakan layanan pemeriksaan terhadap Air Sumur
dan Air Limbah yang berada di wilayah Kota Yogyakarta

Melayani masyarakat yang akan memeriksakan


kualitas air sumur dan limbah dengan membawa
sampel minimal 1,5 lt.

sampling air limbah

Pemantauan terhadap kualitas Udara meliputi Uji Emisi,


Ambien dan Bahan Perusak Ozon (BPO) di kota Yogyakarta

sampling kualitas udara ambien roadside uji petik emisi gas buang kendaraan pemantauan udara ambien
bermotor di lingkungan sekolah dan pemantauan kebisingan

Parameter uji Kualitas Udara ambien roadside Hydrocsrbon, Carbon Monoksida


(CO), PM 10, NO2, SO2
Parameter uji kualitas udara ambien Pemukiman kecepatan angin, suhu,
kelembaban, kebisingan, karbon monoksida, oksigen nitrogen, TSP, PM 2,5 dan
PM 10

64 LAB PENGUJIAN KUALITAS


LINGKUNGAN
DAFTAR PENGHARGAAN LINGKUNGAN

2016
No Nama Orang/ Kelompok/Organisasi Nama Penghargaan Pemberi Penghargaan
Gubernur Daerah Istimewa
1 SDN Bhayangkara Adiwiyata Propinsi DIY
Yogyakarta
Gubernur Daerah Istimewa
2 SDN Kotagede 3 Adiwiyata Propinsi DIY Yogyakarta
3 SDN Serayu Adiwiyata Nasional Menteri Lingkungan Hidup
4 SMA N 1 Yogyakarta Adiwiyata Nasional Menteri Lingkungan Hidup
5 SMA N 6 Yogyakarta Adiwiyata Nasional Menteri Lingkungan Hidup
Gubernur Daerah Istimewa
6 Sri Rahayu Kalpataru
Yogyakarta
Gubernur Daerah Istimewa
7 Dra. Siyam Mardani Kalpataru Yogyakarta

2017
No Nama Orang/ Kelompok/Organisasi Nama Penghargaan Pemberi Penghargaan

1 Dewi Lestari Kalpataru Kategori Perintis Walikota Yogyakarta


Lingkungan
2 Dewi Parini Kalpataru Kategori Pengabdi Walikota Yogyakarta
Lingkungan
3 Komunitas Jogja Garuk Sampah Kalpataru Kategori Penyelamat Walikota Yogyakarta
Lingkungan
4 Drs Marjuki Kalpataru Kategori Pembina Walikota Yogyakarta
Lingkungan
5 SDN Lempuyangwangi Adiwiyata Propinsi Gubernur DIY
6 SMA N 8 Adiwiyata Propinsi Gubernur DIY
7 SDN Pujokusuman 1, SDN Pakel, SDN Adiwiyata Kota Walikota Yogyakarta
Mendungan 2, SDN Glagah, SDN
Tahunan, SDN Golo, SDN Kanisius Sang
Timur, SDN Warungboto, MI Negeri 2,
SDN Rejowinangun
8 SD Muh Purbayan, SD Muh Karangwaru, Adiwiyata Kota Walikota Yogyakarta
SD Muh Gendeng, SD Muh Wirobrajan 2,
SD Muh Kauman, SD Muh Karangkajen 2,
SD Muh Tegalrejo, SD Muh Sokonandi 2,
SD Muh Karangkajen 1, SD Muh Kleco

9 PP Fauzul Muslim Pondok Pesantren Berwawasan Gubernur DIY


Lingkungan Propinsi
10 PP As Sakinah Pondok Pesantren Berwawasan Walikota Yogyakarta
Lingkungan Kota
11 PP Darussalam Pondok Pesantren Berwawasan Walikota Yogyakarta
Lingkungan Kota
12 SDN Giwangan Adiwiyata Mandiri Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan
13 Kota Yogyakarta Adipura Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan

65
PENGHARGAAN ADIPURA
DAN ADIWIYATA MANDIRI 2017
TIM PENYUSUN PROFIL
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA YOGYAKARTA

EDITOR: Feri, Udi, Rasa, Suyana, Pramu, Haryoko, Budi, Very, Dini, Faizah,
Indiyah, Ulfah, Eka, Maimunah, Rina, Christina

REDAKSI: Rizky, Endar, Tomo, Andityo, Nur, Putut, Zuanah, Wulan, Isnaini,
Intan, Rifqyani, Rizki Selvasari
Contact Us
YOGYAKARTA
Jl. Bimasakti No. 1 Yogyakarta Kodepos 55221
Phone : (0274) 515876
Fax : (0274) 515876
Email : lingkunganhidup@[Link]
Website : [Link]

Anda mungkin juga menyukai