Profil Dinas Lingkungan Hidup Yogyakarta
Profil Dinas Lingkungan Hidup Yogyakarta
Yogyakarta, 2017
Kepala Dinas Lingkungan Hidup
Kota Yogyakarta
Ir. H. Suyana
NIP. 19630910 199003 1 008
і
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA YOGYAKARTA 2017
DAFTAR ISI
- PENDAHULUAN
09 - SEJARAH PEMBENTUKAN
ORGANISASI
- STRUKTUR ORGANISASI
- TUGAS POKOK DAN FUNGSI
іі
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA YOGYAKARTA 2017
DAFTAR ISI
ііі
6
PENDAHULUAN
Kondisi Umum Kota Yogyakarta
Kota Yogyakarta terletak pada koordinat 110°24'19"- 110°28'53"
BT dan antara 7°49ʹ26ʺ - 7°15'24" LS. Posisi Kota Yogyakarta sangat
strategis berada di tengah-tengah 4 Kabupaten tetangga yaitu Sleman,
Bantul, Gunungkidul, dan Kulonprogo.
7
Air, udara dan tanah/lahan merupakan sumberdaya yang diperlukan
oleh manusia untuk melangsungkan hidupnya. Namun disisi lain ketiga
sumberdaya ini cenderung terus mengalami pencemaran/kerusakan akibat
dampak negatif dari aktifitas pembangunan yang dilakukan oleh manusia, serta
peningkatan jumlah penduduk akan meningkatkan kebutuhan air, baik dari segi
kuantitas maupun kualitas. Status kualitas air, udara dan lahan mempengaruhi
derajad kesehatan dan kesejahteraan kehidupan manusia baik secara langsung
maupun tidak langsung.
Kualitas air terutama air sungai terpengaruh oleh aktifitas manusia. Dari
hasil pemantauan 4 sungai di Kota Yogyakarta tahun 2016 terutama parameter
bakteri Coli tinja, total Coliform, BOD dan COD ada kecenderungannya dari
waktu ke waktu tidak membaik, semakin meningkat di atas baku mutu.
Jumlah kendaraan di Kota Yogyakarta terus meningkat cukup signifikan
dari waktu ke waktu. Disamping itu Kota Yogyakarta sebagai daerah tujuan
wisata terutama pada hari hari libur dikunjungi banyak wisatawan yang
menggunakan kendaraan bus maupun kendaraan pribadi. Kondisi ini
menyebabkan pencemaran udara di Kota Yogyakarta cenderung terus
mengalami peningkatan.
Upaya pengendalian dan pencemaran lingkungan menjadi prioritas
untuk dilanjutkan dan ditingkatkan dalam rangka mencapai sasaran DLH. Fokus
kegiatan tetap pada upaya pengendalian pencemaran air dan udara, kajian dan
penilaian dokumen lingkungan, pengawasan dan penaatan peraturan
lingkungan hidup terhadap perusahaan, antisipasi dampak perubahan iklim.
Terpeliharanya kualitas dan kuantitas sumber daya alam melalui
pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan, dan pemanfaatan
sumber daya alam perlu lebih ditingkatkan melalui konservasi terhadap sumber
daya alam air tanah guna mempertahankan permukaan air tanah.
Peningkatan kapasitas sumber daya lingkungan terutama sumber daya
manusia melalui pendidikan-pendidikan lingkungan di semua elemen
masyarakat.
Pengelolaan ruang terbuka hijau dalam rangka mempertahankan
luasan ruang terbuka hijau publik, ditekankan pada upaya peningkatan jumlah
pohon perindang dan jalur hijau serta pembangunan ruang terbuka kawasan
lingkungan perkotaan pada fasilitas-fasilitas umum yang berada di wilayah
permukiman.
8
SEJARAH PEMBENTUKAN ORGANSASI
9
10
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS LINGKUNGAN HIDUP
KEPALA DINAS
SEKRETARIAT
KELOMPOK JABATAN
FUNGSIONAL
SEKSI PENGEMBANGAN
SEKSI KAJIAN DAMPAK SEKSI PENGELOLAAN SEKSI PENGURANGAN
SUMBERDAYA
LINGKUNGAN RTHP SAMPAH
LINGKUNGAN HIDUP
UPT
TUPOKSI
TUGAS
Dinas Lingkungan Hidup mempunyai tugas melaksanakan urusan
pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di
bidang Lingkungan Hidup.
FUNGSI
a. Perumusan kebijakan teknis di bidang Lingkungan Hidup;
b. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di
bidang Lingkungan Hidup;
c. Pelaksanaan koordinasi penyelenggaraan urusan di bidang Lingkungan
Hidup;
d. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang Lingkungan Hidup;
e. Pengelolaan kesekretariatan meliputi perencanaan, umum,
kepegawaian, keuangan,
DASAR HUKUM
a. Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
b. Peraturan Presiden No 18 Tahun 2016
c. Peraturan Daerah No 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan
Susunan Perangkat Daerah Kota Yogyakarta.
d. Peraturan Walikota No 72 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi,
Kedudukan, Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Dinas Lingkungan Hidup
e. Peraturan Walikota No 93 Tahun 2016 tentang Pembentukan UPT
Pengelolaan Laboratorium Pengujian Kualitas Lingkungan pada DLH
f. Peraturan Walikota No 97 Tahun 2016 tentang Pembentukan UPT
Pengelolaan Kebersihan dan UPT Pemungutan Retribusi Kebersihan.
11
BIDANG
RTHP
13
TUGAS POKOK BIDANG
FUNGSI RTHP
TUPOKSI
TUGAS
Membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan,
mengkoordinasikan, membina, mengawasi dan mengendalikan program
di Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik.
SEKSI
1. Pertamanan dan Perindang Jalan
2. Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Publik
FUNGSI
a. Pelaksanaan kebijakan dan penyiapan bahan koordinasi penyusunan program kerja
di Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik;
b. Perencanaan program kegiatan, penyusunan petunjuk teknis dan naskah dinas
di Bidang Ruang Terbuka Hijau Publik;
c. Pengkoordinasian, pengembangan dan fasilitasi program di Bidang Ruang Terbuka
Hijau Publik;
d. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian program di Bidang Ruang Terbuka Hijau
Publik; dan
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan program di Bidang Ruang Terbuka
Hijau Publik.
DASAR HUKUM
1. Peraturan Menteri PU No. 5 tahun 2008
2. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 3 Tahun 2012 tentang Taman
Keanekaragaman Hayati
3. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No.1 tahun 2012 tentang Pengelolaan
Lingkungan Hidup
4. Peraturan Walikota Yogyakarta No. 5 tahun 2016 tentang Ruang Terbuka
Hijau Publik.
5. Peraturan Walikota No. 8 tahun 2016 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan
Walikota Kepada Camat Untuk Melaksanakan Sebagian Urusan Pemerintah
Daerah
6. Peraturan Walikota No. 9 tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Peraturan Walikota
No. 8 Tahun 2016
7. Peraturan Walikota No. 38 tahun 2010 tentang izin penebangan pohon dan
pemindahan taman
8. Keputusan Walikota No. 214 tahun 2013 tentang penetapan ruas jalan menurut
kelasnya di Kota yogyakarta
9. Keputusan Walikota No. 427 tahun 2014 tentang Penetapan Status Penggunaan
Tanah Milik/Yang Dikuasai Oleh Pemerintah Kota Yogyakarta untuk Ruang Terbuka
Hijau Publik (RTHP) di Bawah Pengelolaan Kecamatan.
14
SDM
Seksi Pertamanan dan Perindang Jalan
Staf Kantor Staf Lapangan
· PNS (11 ORG) · PNS (5 ORG)
· TENAGA TEKNIS (1 ORG) · NABAN (2 ORG)
· TENAGA TEKNIS (85 ORG)
ASET
No Jenis Aset Jumlah Satuan
Aset Pertamanan
1 Pohon perindang 18.882 batang
2 Pohon dalam pot 3.326 batang
3 Taman tepi jalan 81.269 m2
4 Taman pergola 4.174 unit
SARPRAS
No Jenis Data Jumlah Satuan
Sarpras
1 Dump truck 2 unit
2 Sky truck / prunning 1 unit
3 Truk tangki penyiraman 9 unit
4 Motor roda tiga 6 unit
5 Gergaji mesin 9 unit
6 Mesin pemotong rumput 8 unit
7 Mesin pompa air 10 unit
8 Mobil / pick up 2 unit
15
RTHP Sorosutan
14.543
%
0,05
Lapangan 316.864 0,97
Makam 300.605 0,92
Taman Rekreasi 14.031 0,04
Jalur hijau (taman, perindang 765.643 2,36
pergola)
RTH Sempadan rel KA 108.811 0,33
RTH Sempadan Sungai 373.911 1,15
Total RTH Publik 1.896.279 5,83
RTH PRIVAT
Jenis Penggunaan Lahan Luas (m2) %
RTH
Halaman gedung/bangunan/ 396.429 1,22
perdagangan/jasa/terminal
Publik+Privat
6.099.408 m2 18,77 % Total RTH Privat 4.203.129 12,93
2 JENIS DALAM
BIDANG
TAMAN RTHP
TAMAN TAMAN
PASIF AKTIF
Taman pasif adalah taman yang Taman aktif (RTHP) adalah taman yang
terletak di area publik (damija), yang terletak di lingkungan permukiman warga
meliputi sempadan jalan, dan juga di dengan luasan tertentu, yang memiliki fungsi
median jalan. Dinas Lingkungan Hidup sosial, estetis, dan ekologis. Dengan fungsi
Kota Yogyakarta telah membangun taman sosial tersebut, warga dapat saling
pasif di pinggir jalan dan juga menanam berinteraksi dan juga dapat beraktivitas
pohon perindang yang beberapa di RTHP tersebut. Dinas Lingkungan Hidup
bagiannya ditanam di dalam taman Kota Yogyakarta telah membangun RTHP
tersebut. lingkungan permukiman secara tersebar
di 33 lokasi dan semuanya terpelihara
dengan baik.
Taman Kridosono
RTHP Gajah Wong
17
SEKSI PERTAMANAN
DAN PERINDANG
JALAN
a
ur
ip
Ad
an
m
Ta
KEGIATAN
SEKSI PERTAMANAN DAN
PERINDANGJALAN
Pemeliharaan taman
kota dan perindang jalan
dilaksanakan baik secara
swakelola dengan
menggunakan Tenaga
Teknis, maupun dengan
pihak ketiga / rekanan
swasta (penyedia barang/
jasa).
18
Pemeliharaan Perindang Jalan
- penyiraman
- pemangkasan
- pemupukan dan
- penggantian tanaman
Rehabilitasi Taman
- perbaikan tanaman
- penyulaman media taman pagar/kerb
taman
- dan penambahan elemen taman lainnya
19
KEGIATAN SEKSI
PENGELOLAAN
SEKSI PENGELOLAAN RTHP
Perencanaan RTHP RTHP
Pengadaan RTHP
Pengadaan tanah
Masyarakat mengajukan permohonan RTHP melalui LPMK dalam
bentuk proposal kepada Walikota diketahui Camat/Lurah setempat.
20
Jumlah RTHP
Pembangunan RTHP Lingk.
Luasan TOTAL Instansi yang
oleh DLH No Kecamatan Permukiman
yang dikelola
RTHP (m2) Membangun
DLH
1 Danurejan 1 unit 456 DLH Kota Yk
2 Gedongtengen 1 unit 323 DLH Kota Yk
14543 5 unit dari DLH, 2
3 Gondokusuman 7 unit 4296 unit dari Pemkot Yk
12227
4 Gondomanan 2 unit 862 DLH Kota Yk
5 Jetis 2 unit 895 DLH Kota Yk
m2
Pengelolaan RTHP
Dalam Pengelolaan ini terdiri dari 4 aspek, yaitu:
Pelimpahan
Pemanfaatan
Dalam pemanfaatan RTHP wajib mempertimbangkan
kelestarian tanaman dan pepohonan maupun fasilitas
yang ada di dalamnya.
Pengendalian
21
22
BIDANG
PENGELOLAAN
PERSAMPAHAN
TUGAS POKOK BIDANG
FUNGSI PP
TUPOKSI
TUGAS
Membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan,
membina, mengawasi dan mengendalikan program di bidang Pengelolaan
Persampahan.
SEKSI
1. Penanganan Sampah
2. Pengurangan Sampah
3. UPT Pengelolaan Kebersihan
4. UPT Pemungutan Retribusi Kebersihan
FUNGSI
a. Pelaksanaan kebijakan dan penyiapan bahan koordinasi penyusunan program kerja
di bidang pengelolaan persampahan;
b. Perencanaan program kegiatan, penyusunan petunjuk teknis dan naskah dinas di bidang
pengelolaan persampahan;
c. Pengkoordinasian, pengembangan dan fasilitasi program di bidang pengelolaan
persampahan;
d. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian program di bidang pengelolaan persampahan;
dan
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan program di bidang pengelolaan
persampahan.
DASAR HUKUM
a. Undang Undang No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
b. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 21 Tahun 2006 tentang Pedoman Teknis
Pengelolaan Sampah.
c. Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 33 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan
Sampah.
d. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No. 5 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum.
e. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No. 10 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah.
f. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No. 20 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Perda No. 5 Tahun 2012.
g. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta No. 36 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Tata
Cara pemungutan Retribusi Jasa Umum Jenis Retribusi Pelayanan Persampahan/
Kebersihan. BIDANG
24 PP
SDM
Seksi Penanganan Sampah
1. PNS : 180 orang
2. NABAN : 18 orang
3. Tenaga Teknis: 51 orang
SARPRAS
No Sarana Prasarana Jumlah 7 Pick Up 2 unit
1 Gerobak Sampah 54 unit 8 Backhoe Loader 1 unit
2 Kendaraan Roda 3 18 unit 9 Container Sampah 28 unit
3 Sepeda Sampah 2 unit 10 Landasan Container 18 unit
4 Bin Sampah 70 unit 11 Transfer Depo 11 unit
5 Dump Truck 28 unit 12 TPS Permanen 74 unit
6 Arm Roll Truck 7 unit 13 Kantor Sektor 8 unit
25
KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN
SEKSI PENANGANAN SAMPAH
FOTO-FOTO
TEMPAT SAMPAH
PEMILAHAN
26
yang
VOLUME dibuang
SAMPAH ke TPA
263 259
244 236.30 226.20
200
180 175 179.40 176.40
300
244 236,30
250 263 259
200 226,20
200
180 175 179,40 176,40
150
100
70
57 54 52,17 45,28
50
13,15 12,20 5,18 4,73 4,52
0
SEKSI
PENGURANGAN
SAMPAH
Rapat Paguyuban Bank Sampah
Kegiatan rapat koordinasi antar bank sampah dalam satu
Kelurahan se Kota Yogyakarta difasilitasi oleh DLH Kota Yk.
Pembinaan Pengurangan
Sampah di 14 Kecamatan
Bimtek Penguatan
Kelembagaan
Bank Sampah
29
Bimtek Pengembangan Kapasitas Fasilitator
Pengelola Sampah Mandiri (PSM) Kota Yogyakarta
Ecobrick Jogja
Gerakan ecobrick diawali dari kerjasama DLH
Kota Yogyakarta dengan Jejaring Pengelola
Sampah Mandiri (JPSM) Kota Yogyakarta.
Jumlah
Tahun Bank Sampah
Pameran Daur Ulang pada
Pekan Jogja Krea f
Kegiatan rutin DLH Kota Yogyakarta pada Pekan
2012 61 Jogja Kreatif dengan menampilkan produk-produk
2013 206 daur ulang dan mengadakan workshop bagi
2014 315 pengunjung.
2015 343
2016 433
30
SEKSI
PENGURANGAN
BANK SAMPAH SAMPAH
Sampai tahun 2016 terbentuk sebanyak 433
kelompok Bank Sampah dan Kelompok Pengolahan
Sampah Mandiri. Dari seluruh 615 RW di kota Yogyakarta,
sebesar 71% telah memiliki kelompok Bank Sampah
34% 29%
66% 71%
31
KEGIATAN
UPT PENGELOLAAN KEBERSIHAN
Penyapuan Jalan
Road Sweeper mampu membersihkan,
menyapu, menyedot, menyemprot sampah
maupun batu-batu kerikil.
ROAD SWEEPER
32
Pengangkutan Sampah dari
TPS ke TPA
Pelayanan pengambilan sampah dari TPS dan transfer Depo
untuk diangkut dan dibuang ke TPA Piyungan.
UPT
PENGELOLAAN
KEBERSIHAN 33
UPT
PEMUNGUTAN
RETRIBUSI
RETRIBUSI PELAYANAN
KEBERSIHAN/PERSAMPAHAN
KEBERSIHAN
Wajib Retribusi (WR) adalah orang pribadi atau badan
yang mendapatkan dan memanfaatkan/menikmati pelayanan
persampahan/kebersihan di daerah.
WAJIB
RETRIBUSI
34
WR
WAJIB
RETRIBUSI
NO WAJIB RETRIBUSI TARIF (Rp/BULAN)
KELOMPOK A B C
3 RUMAH MAKAN
Besar 100,000 70,000 35,000
Sedang 60,000 40,000 20,000
Kecil 15,000 12,500 7,500
Warung makan 10,000 7,500 4,500
4 PEDAGANG KAKI LIMA
a. Non Makanan 10,000 7,500 5,000
b. Makanan 15,000 10,000 7,500
KATEGORI BESAR SEDANG KECIL
5 TEMPAT OLAHRAGA 100,000 70,000 20,000
6 TEMPAT HIBURAN/REKREASI 275,000 75,000 10,000
7 USAHA PERGUDANGAN 200,000 75,000 15,000
8 KEBUN BINATANG 700,000
9 INDUSTRI BARANG 950,000 300,000 40,000
10 USAHA JASA 250,000 75,000 15,000
11 BENGKEL
a. Mobil 100,000 75,000 60,000
b. Motor 50,000 40,000 30,000
c. Sepeda - - 5,000
12 STASIUN KERETA 600,000
13 ASRAMA/PONDOKAN 50,000 30,000 15,000
14 PASAR
Pasar Pemerintah Volume sampah x Rp. 3.500 / m3
35
WR
II. WAJIB RETRIBUSI NON KOMERSIAL
NO WAJIB RETRIBUSI TARIF (Rp/BULAN)
1 RUMAH SAKIT
Tipe B 500.000
Tipe C 250.000
RS Khusus/Poliklinik/Laboratorium 130.000
Puskesmas /Puskesmas
15.000
Pembantu
KATEGORI BESAR SEDANG KECIL
2 LEMBAGA PENDIDIKAN FORMAL 75.000 40.000 15.000
LEMBAGA PENDIDIKAN NON
3 75.000 40.000 15.000
FORMAL
KANTOR/TEMPAT PRAKTEK
4 15.000
PROFESI
KANTOR PEMERINTAH NON
5 120.000 40.000 10.000
BUMN/BUMD/YAYASAN
6 MUSEUM 15.000
7 TEMPAT IBADAH/PANTI SOSIAL 4.000
8 RUMAH TANGGA
a. Kelompok A 15.000 10.000 4.000
b. Kelompok A 10.000 7.000 3.000
c. Kelompok A 5.000 4.000 2.000
Penyelenggara Keramaian
Kegiatan yang bersifat insidentil atau tidak tetap. Tarip berdasarkan
jumlah pengunjung/orang yang dilibatkan.
36
Penjelasan
Kelompok A
Wajib Retribusi yang berada di Jalan Nasional dan Jalan Provinsi
Kelompok B
Wajib Retribusi yang berada di Jalan Kota
Kelompok C
Wajib Retribusi yang berada di jalan lingkungan yaitu jalan umum
yang wewenang pembinaannya pada kelurahan atau warga
masyarakat
Retribusi
37
BIDANG
PENATAAN DAN
PENGENDALIAN
DAMPAK
LINGKUNGAN
39
TUGAS POKOK BIDANG
FUNGSI PPDL
TUPOKSI
TUGAS
Membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan,
membina, mengawasi dan mengendalikan program bidang Penataan dan
Pengendalian Dampak Lingkungan.
SEKSI
1. Kajian Dampak Lingkungan
2. Pengendalian Pencemaran dan Limbah B3
FUNGSI
a. Pelaksanaan kebijakan dan penyiapan bahan koordinasi penyusunan program kerja di
bidang Penataan dan Pengendalian Dampak Lingkungan
b. Perencanaan program kegiatan, penyusunan petunjuk teknis dan naskah dinas di
bidang Penataan dan Pengendalian Dampak Lingkungan;
c. Pengkoordinasian, pengembangan dan fasilitasi program kerja di bidang Penataan dan
Pengendalian Dampak Lingkungan;
d. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian program kerja di bidang Penataan dan
Pengendalian Dampak Lingkungan; dan
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan program kerja di bidang Penataan dan
Pengendalian Dampak Lingkungan.
DASAR HUKUM
a. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup
b. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2012 tentang izin Lingkungan
c. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 101 Tahun 2014 tentang Pemngelolaan
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
d. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2012
tentang Jenis Rencana Usaha dan/atau Kegiatan yang Wajib Memiliki Analisis Mengenai
Dampak Lingkungan Hidup
e. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia nomor 16 Tahun 2012
tentang Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup
40
f. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup
DASAR HUKUM Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2012
tentang Pedoman Keterlibatan Masyarakat dalam
Proses analisis Dampak Lingkungan Hidup dan
Izin Lingkungan
g. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan Republik Indonesia
Nomor P.102/MENLHK/SETJEN/KUM.I/12/2016
tentang Pedoman Penyusunan Dokumen
Lingkungan Hidup Bagi Usaha dan/atau Kegiatan
tetapi Belum Memiliki Dokumen Lingkungan Hidup
h. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 Tahun
2013 tentang Tata Laksana Penilaian dan Pemeriksaan
Dokumen Lingkungan Hidup Serta Penerbitan Izin
Lingkungan
i. Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2016
tentang Pedoman Tata Cara Pengajuan Dokumen
Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan
SDM
Berdasarkan Status Kepegawaian
· PNS (11 ORG)
· NABAN (6 ORG)
Berdasarkan Pendidikan Terakhir
· SMA (Sederajat) (5 ORG)
· S1 (9 ORG)
· S2 (3 ORG)
SARPRAS
No Jenis Data Jumlah Satuan
1 Komputer 8 unit
2 Kendaraan Roda 2 2 unit
3 Kendaraan Roda 3 5 unit
4 GPS 2 unit
5 Borehole Camera 1 unit
6 AWLR 3 unit
41
SEKSI
KAJIAN DAMPAK
LINGKUNGAN
PL
SP
an
an
KEGIATAN
ay
l
Pe
SEKSI KAJIAN DAMPAK
LINGKUNGAN
1. Penyusunan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
Rencana Perlindungan dan pengelolaan LH (RPPLH),
Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Neraca Sumberdaya
Alam dan Lingkungan Hidup (NSDA dan LH), Daya Dukung Daya
Tampung Lingkungan (DD-DT) dan Indeks Kualitas Lingkungan
Hidup (IKLH).
2. Penilaian dan pemeriksaan dokumen AMDAL dan UKL-UPL.
42
RAPAT KOMISI AMDAL
IZIN PPLH
1. Izin Pengelolaan Limbah B3 untuk Kegiatan
Penyimpanan Limbah B3
2012 - 2016 = 29
2017 (s/d April 2017)
2. Izin Pembuangan Limbah Cair
=4 DOKUMEN
s/d tahun 2016
2017 (s/d April 2017)
=3
=-
LINGKUNGAN
3. Izin Pemanfaatan Limbah Cair
1. AMDAL
s/d tahun 2016 =1
1993 - 2016 = 27
2017 (s/d April 2017) =-
2017 (s/d April 2017) =1
2. UKL-UPL, DPLH
2006 - 2016 = 803
2017 (s/d Februari 2017) =9
3. SPPL
2015 (mulai April 2015) = 392
s/d tahun 2016 = 1.047
2017 (s/d April 2017) = 350
43
PROSES AMDAL
(KERANGKA ACUAN)
SOP
Pemrakarsa DLH Kota Yogyakarta
1 Rencana Kegiatan
2 3 Telaah
Permohonan
Telaah Penapisan
Penapisan (5 Hari Kerja)
4 Penunjukkan Tim
Penyusun
BAGAN ALIR
5 Pengumuman
Rencana Kegiatan
Wajib AMDAL
6 Konsultasi Publik
7 8
Penyusunan Uji Administrasi
Dokumen Dokumen
Kerangka Ajuan Kerangka Acuan
9 10
Permohonan Penilaian KA
Penilaian KA (10 Hari Kerja)
11 12 Verifikasi
Revisi KA Revisi KA
13
Persetujuan KA
(5 Hari Kerja)
44
PROSES UKL-UPL SOP
Pemrakarsa DLH Kota Yogyakarta
1 Rencana Kegiatan
2 3 Telaah
Permohonan
Telaah Penapisan
Penapisan (5 Hari Kerja)
4 Sosialisasi Rencana
Kegiatan
BAGAN ALIR
5 6
Penyusunan Uji Administrasi
Dokumen UKL-UPL Dokumen UKL-UPL
8
7 Pengumuman Izin
Permohonan Lingkungan
Pemeriksaan (2 Hari Kerja)
UKL-UPL dan Izin
Lingkungan
9 Pemeriksaan
UKL-UPL
11
10 Rekomendasi dan
Proses Revisi
Izin Lingkungan
UKL-UPL
(14 Hari Kerja)
12
Pengumuman
Penerbitan Izin
Lingkungan
(Maksimal 5 hari kerja
setelah diterbitkan)
45
PROSES AMDAL
(ANDAL dan RKL-RPL)
SOP
Pemrakarsa DLH Kota Yogyakarta
1 Penyusunan ANDAL dan
RKL-RPL
2
Uji Administrasi ANDAL
dan RKL-RPL
3 Permohonan Penilaian
ANDAL dan RKL RPL dan
Izin Lingkungan
4 Penilaian ANDAL dan
RKL-RPL
(10 hari kerja)
10
Pengajuan SKKL dan Izin
11 Pengumuman Izin
Lingkungan
(tidak lebih dari 5 hari
setelah diterbitkan)
46
SOP
PROSES PENDAFTARAN
SPPL
2
Penyusunan SPPL
3
Verifikasi SPPL
4
Revisi SPPL
5
Pendaftaran SPPL
(atau Penolakan SPPL)
BAGAN ALIR 6
Tanda Bukti
Pendaftaran SPPL
47
KEGIATAN
SEKSI PENGENDALIAN PENCEMARAN
DAN LIMBAH B3
1 2016 1200
2 2017 100
Pembangunan IPAL
DLH Kota Yogyakarta membangun IPAL yaitu
IPAL UKM (Tahu tempe dan Laundry).
IPAL
48
SEKSI
PENGENDALIAN
PENCEMARAN
DAN LIMBAH B3
1 IPAL UKM 5 -
IPAL Fasilitas
2 3 -
Kesehatan
3 IPAL Laundry 20 -
Gerakan bersih sungai (kerja bakti) merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh
DLH Kota Yogyakarta bersama seluruh warga di lingkungan RW yang berada di
pinggir sungai.
49
Pembinaan Pengelolaan Lingkungan
Terhadap Pelaku Usaha
Sumur pantau yang dibangun oleh DLH Kota Yogyakarta
sebanyak 3 titik lokasi yaitu di SMK 2 Jetis, PASTY dan di
Komplek Balai Penyuluhan Pertanian Giwangan.
peninjauan limbah B3
peninjauan limbah B3
papan informasi
sungai
papan informasi
sungai
50
Perlindungan dan Pengelolaan
SOP
Izin PPLH Lingkungan Hidup
Pemohon
Alur
Syarat
Administrasi
Tidak
BLH
Persyaratan
Lengkap? 14 hr kerja
14 hr kerja
Verifikasi Tidak
Ya
Pemohon
Ya
45 hr kerja
Izin Penyimpanan/
Pengumpulan
Limbah B3
51
BIDANG
PENGEMBANGAN
KAPASITAS
LINGKUNGAN HIDUP
TUGAS POKOK BIDANG
FUNGSI BANGTAS
TUPOKSI
TUGAS
Membantu Kepala Dinas dalam merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan,
membina, mengawasi dan mengendalikan program bidang Pengembangan
Kapasitas Lingkungan Hidup;
Seksi:
1. Pengembangan Sumberdaya Lingkungan Hidup
2. Penaatan dan Pemantauan Lingkungan
3. Lab Pengujian Kualitas Lingkungan
FUNGSI
a. Pelaksanaan kebijakan dan penyiapan bahan koordinasi penyusunan program kerja
di bidang pengembangan kapasitas lingkungan hidup;
b. Perencanaan program kegiatan, penyusunan petunjuk teknis dan naskah dinas di
bidang pengembangan kapasitas lingkungan hidup;
c. Pengkoordinasian, pengembangan dan fasilitasi program di bidang pengembangan
kapasitas lingkungan hidup;
d. Pembinaan, pengawasan dan pengendalian program di bidang pengembangan
kapasitas lingkungan hidup; dan
e. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan pelaporan program di bidang pengembangan
kapasitas lingkungan hidup.
DASAR HUKUM
a. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah;
b. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan
Hidup;
c. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan
Program Adiwiyata;
d. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor
P.3/MENLHK/PSKL/SET-1/1/2016 tentang Penghargaan Kalpataru;
e. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor
P.53/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adipura;
f. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 18 Tahun 2002 tentang Pengelolaan Kebersihan;
g. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Lingkungan
Hidup;
54
DASAR HUKUM
h. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup
i. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan
Pengendalian Pencemaran Air
j. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 06 Tahun 2009 tentang
Laboratorium Lingkungan
k. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 416/[Link]/PER/IX/1990 tentang
Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air
l. Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 20 Tahun 2008 tentang
Baku Mutu Air di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
m. Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 7 Tahun 2016 tentang
Baku Mutu Air Limbah
n. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pengelolaan
Lingkungan Hidup
SDM SARPRAS
SEKSI PSDLH DAN No Nama Barang Jumlah
PENAATAN 1 Mobil Laboratorium 1 unit
· PNS (5 ORG) Mobil Pemantauan 1 unit
2
· NABAN (5 ORG)
Atomic Absorbtion Spectrofotometry
· TENAGA TEKNIS (5 ORG) 1 unit
3 (AAS)
4 Spectrofotometry UV-VIS 1 unit
LABORATORIUM
· PNS (5 ORG) 5 Lemari Asam 1 unit
· NABAN (4 ORG) 6 BOD Incubator 1 unit
· TENAGA TEKNIS (3 ORG) 7 Alat Uji Emisi Gas Buang 1 unit
8 Alat Pengujian Kualitas Emisi 1 unit
55
KEGIATAN
SEKSI PENGEMBANGAN SUMBERDAYA
LINGKUNGAN HIDUP
SEKOLAH ADIWIYATA
Kegiatan yang mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya
perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik.
56
Pembinaan Sekolah Adiwiyata dan Pondok Pesantren Berwawasan Lingkungan
150
124
110
100
51 48 51
50
21
6 4 13 7 10 4
3
0
2012 2013 2014 2015 2016 SEKSI
PSDLH
Jumlah sekolah adiwiyata
Jumlah sekolah berwawasan lingkungan
LH
AH
ER
UG
AN
KE
M
AH
HI
JA
U
LH
E
AD
PI
MI
58
OL
PERINGATAN HARI-HARI LINGKUNGAN HIDUP
Kegiatan memperingati hari-hari lingkungan hidup dengan tujuan agar dapat memaknai dan
memahami arti dari peringatan hari lingkungan tersebut.
ADIPURA
Penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil
dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan
perkotaan.
WORKSHOP ADIPURA
59
KEGIATAN
SEKSI PENAATAN DAN PEMANTAUAN
LINGKUNGAN
61
59
60 Perusahaan yang dipantau
51 50
46 Perusahaan yang taat
pengelolaan lingkungan
40
40 36
33 31
20
0
2012 2013 2014 2015 2016
60.00% 65.57%
64.71%
50.00%
40.00%
30.00%
20.00%
10.00%
SEKSI 0.00%
2012 2013 2014 2015 2016
PENAATAN DAN
PEMANTAUAN Perusahaan yang taat
pengelolaan lingkungan
LINGKUNGAN
PEMBINAAN PERUSAHAAN
Membina perusahaan yang belum taat dokumen lingkungan,
baik itu karena sengaja maupun dikarenakan belum mengetahui bimtek pelaporan dokumen lingkungan
tentang pelaporan dokumen lingkungan.
pemantauan penaatan
pemantauan kuantitas air tanah dokumen lingkungan
pemantauan penaatan
dokumen lingkungan
PENGADUAN MASYARAKAT
Dinas Lingkungan Hidup sebagai fasilitator dan mediator
dalam rangka menyelesaikan kasus dengan kesepakatan
kedua belah pihak.
61
LAB PENGUJIAN KUALITAS
LINGKUNGAN
KEGIATAN
LABORATORIUM
PENGUJIAN KUALITAS
LINGKUNGAN
Pemantauan rutin terhadap Pengambilan sampel kualitas air sungai dilakukan
Kualitas Air Sumur, IPAL dan setiap bulan di 4 sungai dengan masing-masing 5
sungai titik lokasi pengambilan
Sungai Code Sungai Manunggal Sungai Gajahwong Sungai Winongo Tahun 2014
Tahun 2015
COD 7.79 4.47
6.59
Tahun 2016
4.02 7.3
3.55
7.03 6.37
600
500 470
422 Jumlah Sampel
396
400 Jumlah yang memenuhi Baku
mutu kualitas air tanah
300
195
162
200
130
100 62 55
0
2012 2013 2014 2015 2016
FISIKA KIMA
Temperatur pH Krom total
Bau COD Klorin
PARAMETER UJI untuk sampel
TDS BOD Timbal
air sumur, sungai dan air limbah
Kekeruhan DO Besi
meliputi:
DHL Nitrit Mangan
TSS Nitrat Sulfat
Rasa Seng Zat Organik.
Copper
63
Menyediakan layanan pemeriksaan terhadap Air Sumur
dan Air Limbah yang berada di wilayah Kota Yogyakarta
sampling kualitas udara ambien roadside uji petik emisi gas buang kendaraan pemantauan udara ambien
bermotor di lingkungan sekolah dan pemantauan kebisingan
2016
No Nama Orang/ Kelompok/Organisasi Nama Penghargaan Pemberi Penghargaan
Gubernur Daerah Istimewa
1 SDN Bhayangkara Adiwiyata Propinsi DIY
Yogyakarta
Gubernur Daerah Istimewa
2 SDN Kotagede 3 Adiwiyata Propinsi DIY Yogyakarta
3 SDN Serayu Adiwiyata Nasional Menteri Lingkungan Hidup
4 SMA N 1 Yogyakarta Adiwiyata Nasional Menteri Lingkungan Hidup
5 SMA N 6 Yogyakarta Adiwiyata Nasional Menteri Lingkungan Hidup
Gubernur Daerah Istimewa
6 Sri Rahayu Kalpataru
Yogyakarta
Gubernur Daerah Istimewa
7 Dra. Siyam Mardani Kalpataru Yogyakarta
2017
No Nama Orang/ Kelompok/Organisasi Nama Penghargaan Pemberi Penghargaan
65
PENGHARGAAN ADIPURA
DAN ADIWIYATA MANDIRI 2017
TIM PENYUSUN PROFIL
DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA YOGYAKARTA
EDITOR: Feri, Udi, Rasa, Suyana, Pramu, Haryoko, Budi, Very, Dini, Faizah,
Indiyah, Ulfah, Eka, Maimunah, Rina, Christina
REDAKSI: Rizky, Endar, Tomo, Andityo, Nur, Putut, Zuanah, Wulan, Isnaini,
Intan, Rifqyani, Rizki Selvasari
Contact Us
YOGYAKARTA
Jl. Bimasakti No. 1 Yogyakarta Kodepos 55221
Phone : (0274) 515876
Fax : (0274) 515876
Email : lingkunganhidup@[Link]
Website : [Link]