RKO Petugas Haji Kloter 59 Tahun 2016
RKO Petugas Haji Kloter 59 Tahun 2016
(RKO)
1
LEMBAR PENGESAHAN
Disusun Oleh :
Wisnu Raharja
NR143700000974
Telah diperiksa dan disetujui oleh pembimbing serta dapat dipergunakan sebagai
pedoman pelaksanaan Tugas Tim Kesehatan Haji Indonesia Kloter 59 SOC
Tahun 1437H / 2016M
Wisnu Raharja
NIP 1984022010011014
2
B. DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
LEMBAR PENGESAHAN
DAFTAR ISI........................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN
1. Latar Belakang................................................................ 4
2. Maksud dan Tujuan......................................................... 4
3. Uraian Tugas dan Komitmen Pelayanan........................ 4
4. Komitmen Tim Kesehatan Haji Indonesia Embarkasi Solo tahun
1437H / 2016 M............................................. 5
3
BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Puji syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat
rahmat dan karuniaNya, upaya peningkatan pelayanan terhadap jama’ah haji secara terus
menerus dapat dilaksanakan, sehingga amanat Undang-undang No.13 tahun 2008 untuk
melaksanakan pembinaan pelayanan dan perlindungan terhadap jama’ah haji terwujud.
Upaya peningkatan berbagai aspek pelayanan secara bertahap terus dilakukan,
khususnya yang berkaitan dengan petugas TKHI, aspek ini selalu diupayakan untuk
ditingkatkan kwalitasnya dengan pelayanan kesehatan mulai dari pra-embarkasi sampai
kembali ke daerah asal, sehingga seluruhn jamaah haji di harapkan dapat melaksanakan
ibadah dengan baik dan terpadu.
Rencana kerja operasional merupakan perencanaan dalam manajemen agar
terwujud koordinasi antar petugas kloter dan merupakan pedoman yang harus
ditindaklanjuti dalam pelaksanaan tugas.
4
4. KOMITMEN PELAYANAN PETUGAS KESEHATAN HAJI EMBARKASI ADI
SUMARMO SOLO (SOC) 1437 /2016 M
Supaya dapat mengemban amanat dengan baik, kami Tim kesehatan Haji Tahun 2016
memberikan pelayanan prima kepada jamaah haji Indonesia dengan cara :
a. Bekerja dengan santun dan penuh tanggungjawab
b. Bekerja dengan Ikhlas dan mengutamakan kepentingan Jamaah
c. Senantiasa membangun kerjasama dan mengembangkan jejaring kerja agar menjadi
tim yang Solid.
BAB II
RENCANA KERJA OPERASIONAL
NO Potensi kasus
Waktu Koordina
Lokasi Uraian Kegiatan dan solusi
A. PRA EMBARKASI :
5
Calon Haji di Kabupaten Magelang
terkait persipan sebelum berangkat, Karu
selama pesawat, selama di tanah karom
suci dan setelah kembali lagi ke
Indonesia.
5. Pendekatan jamaah dengan
kunjungan rumah terutama pada
jamaah haji Resti
6. Koordinasi dengan TPHI, TPIHI,
TPHD, Karu, Karum terkait
mappin jamaah selama di tanah
suci.
2 Senin, 1. Sehari menjelang kedatangan TPHI Petugas
29 Agust jama’ah, petugas masuk ke Asrama TPIHI terlambat datang
2016 Armina dengan menunjukkan surat TRHI RKO
Asrama keterangan masuk asrama. tertingga/RKO
J. 14.00
Armina 2. Melakukan breefing oleh PPIH PPIH salah
s/d Embarkasi sambil menyerahkan TPHI (dipersiapkan
RKO TPIHI jauh hari sbl
J. 19.00
TKHI berangkat)
B. EMBARKASI
3 Selasa, Asrama 1. Calon petugas kloter dijemput TPHI, Petugas
30 Donohuda menuju embarkasi SOC TPIHI, mengkoordinas
Agustus TKHI ikan jama’ah
2016 2. Petugas masuk ke Asrama haji
Donohudan melapor/ koordinasi
dengan petugas PPIH Embarkasi
J. 17.00 (seksi pemantapan petugas, bagian
Wib Pembekalan, bag Dokumentasi dan
Bag. Kesehatan)serta menunggu
kedatangan jama’ah haji dari daerah.
4 Selasa Asrama Saat kedatangan jama’ah di Asrama TPHI, Petugas
Donohudan Donohudan : TPIHI, mengkoordinas
30/08/20
TKHI ikan jama’ah
16 (Asrama 1. Menyambut kedatangan jama’ah
TPHD
Embarkasi) 2. Perkenalan
19.00
3. Membantu PPIH Embarkasi
Wib Ada jama’ah
melakukan pemeriksaan kesehatan yang perlu
4. Mengatur antrian CJH yang akan dirujuk ke RS
diperiksa dengan mengutamakan Mawardi
jamaah Resti
5. Membantu petugas PPIH Bidang Bila ada
Kesehatan embarkasi dalam jama’ah yang
pemeriksaan akhir kesehatan calon belum
jama’ah haji serta meneliti diimunisasi
kelengkapan dokumen kesehatan
dan sertifikat imunisasi (ICV)
[Link] mengatur penempatan Jamaah Tidak
kamar jamaah tahu tempat
[Link] baik secara WC/Kamar
langsung atau lewat karu dan Karom mandi, letak
tentang fasilitas umum di embarkasi Balai
yang dapat dipakai oleh jama’ah. Pengobatan
[Link] tentang jadwal Embarkasi
kegiatan di Asrama Embarkasi Ada petugas/
terkait pembagian gelang, living karu Karom
cost, makan dan pemeriksaan BKHJ yang tdk dpt
6
[Link] pertemuan antar petugas informasi
kloter dengan Karu Karom Karu Karom
[Link] manifes jama’ah calon haji ada yang tidak
yang beresiko tinggi kepada petugas datang saat
KKP dan memantau kesehatannya. pertemuan
[Link] pembagian gelang dengan petugas
identitas kloter
[Link] gelang Resti pada
jamaah BKJH masih
[Link] BKHJ Kosong
[Link] obat-obatan yang Obat-obatan yg
dibawa jamah dibawa belum
[Link] jamaah beristirahat tercatat di
cukup untuk persiapan penerbangan BKJH
5 Rabu Asrama 1. Pengecekan kesehatan jamaah TPHI Jamaah masih
Donohudan 2. Penyuluhan tentang PHBS, Penyakit TPIHI dirawat di
31/08/16
dan resiko penerbangan TKHI Moewardi
J.10.00
Wib Persiapan Penerbangan :
J.17.00 1. Membantu jamaah menuju ruang
Wib Muzdalifah untuk upacara Jamaah masih
pemberangkatan tertinggal di
2. Mengecek jumlah dan kondisi kamar
jamaah
Pusing
[Link] keberangkatan ke
Bandara membantu menertibkan Mual
jama’ah antri naik bus dan petugas ketakutan
dibagi untuk masing-masing bus.
4. Membantu penepatan jamaah Resti
5. Mengamati jama’ah Risti selama
dalam perjalanan.
C. DI PESAWAT
6 Rabu Bandara 1. Setiba dibandara, membantu TPHI Jamaah
Adi menertibkan jamaah menuju pesawat berdesak
31/08/20 TKHI,
Sumarmo terutama yang Risti. desakan masuk
16 KAROM
2. Membantu jamaah naik pesawat dan pesawat
KARU
J.21.00 menempati tempat duduk di Pesawat
Wib 3. Membantu jamaah mengatur barang
bawaan di bagian kabin
8
E. DI MAKKAH
9 Kamis, 1 Makkah Tiba di Hotel Makkah
Septemb (saat 1. Membantu jamaah keluar dari Bis TKHI Jamaah
er 2016 kedatangan) 2. Melaporkan kepada majmuah untuk TPHI, berebut turun
mendapatkan tempat
J. 11.15 bis
3. Membantu pembagian kamar Hotel TPIHI,
Was
terutama untuk jamaah Resti dan Jamaah
TKHD
jamah yang memakai kursi Roda terjatuh
9
F. MAKKAH PRA ARMINA
11 9/9/2016 Makkah 1. Melakukan rapat koordinasi TPHI
6 Dzulhij (Pra dengan Tim Kloter , Karu, Karom TPIHI
Armina) untuk persiapan Armina
2. Bersama Tim Kloter melakuka TKHI
3 hari
survay tempat/ tenda yang akan TPHD
menjelang
ditempati selama di Armina serta
Armina
mencatat segala sesuatu yang perlu
dipersiapan oleh jamaah
3. Mendata jamaah :
- Yang dirawat di BPHI
- Jamaah yang akan Tarwiyah
4. Mendata jama’ah yang akan
disafari wukufkan
5. Meningkatkan pemantauan kepada
jamaah yang risti (cek tensi, cek
GDS)
6. Memberikan pengobatan kepada
jamaah yang sakit/perlu (visitasi).
7. Mengoptimalkan Penyuluhan
kesehatan untuk persiapan wukuf
dengan membawa obat, bekal (air
dan makan secukupnya). Dengan
gambaran resiko kasus di Armina
seperti : Kelelahan, Dehidrasi,
Syncope, Heat stroke, Diare, Ispa
8. Memaksimalkan Visitasi
9. Menggalakkan gerakan Minum air
Zam Zam tiap 1 jam 5 teguk air.
[Link] persediaan obat untuk
selama di Armina
11. Meningkatkan pemantauan dan
kewaspadaan KLB
[Link] jamaah untuk
membatasi aktifitas yang tidak
perlu (mengurangi umroh sunah)
[Link] waktu keberangkatan
ke Arofah
12 10/09/20 Makkah 1. Persiapan keberangkatan ke TPIHI,
16 Arofah, mengecek kondisi TPHI,
(keberangka
kesehatan. Bersama jama’ah niat TKHI
(8 Dzul) tan ke
ihrom dan mulai menjaga larangan TPHD
Arofah)
13.00 ikhrom. TKHD
Was 2. Membantu jamaah naik bus yang
disediakan.
3. Membantu jamaah resti untuk naik
bis terlebih dahulu
10
16 (saat tenda-tenda di Arofah TPHI, diserobot oleh
kedatangan/ 2. Mapping jamaah TKHI jamaah lain
(8 Dzul)
sebelum 3. Melakukan visitasi dan pelayanan TPHD
14.00 wukuf) kesehatan TKHD
Was 4. Melaporkan kepada petugas Satop Jamaah
Arofah tentang kondisi kesehatan kelelahan,
jama’ah Dehidrasi,
5. Melaksanakan penyuluhan anjuran:
kesehatan tentang Head stroke, istirahat dan
waspada KLB, banyak minum
6. Memberitahu tempat-tempat
umum,
7. Mengecek kondisi makanan
sebelum dibagikan kepada
jama’ah.
8. Menganjurkan pada jamaah untuk
tidak menahan kencing.
14 11/09/20 Arofah 1. Selama wukuf bersama jama’ah TPIHI,
16 (Hari H/ mengikuti pelaksanaan wukuf yang TPHI,
saat Wukuf) diawali dengan sholat dzuhur dan TKHI
(9 Dzul)
sholat ashar dijamak qashar secara TPHD
berjamaah yang dilanjutkan khutbah TKHD
wukuf dan memperbanyak berdoa
2. memantau kondisi kesehatan
jama’ah,
3. Mengoptimalkan visitasi
4. Merujuk bila ada jamaah sakit yang
tidak bisa ditangani sendiri
5. Mengingatkan jamaah untuk banyak
minum dan makan buah
6. Mendampingi jamaah Resti
7. Mengingatkan jamaah supaya tidak
menahan kencing
8. Membuat laporan harian
9. Membuat COC/AV bila ada jamaah
meninggal
15 11/09/16 Arofah 1. Membantu persiapan jamaah menuju TPHI Jamaah
ke musdalifah. TKHI tertinggal
(9 Dzul) (persiapan
2. Membantu mengecek jumlah jamaah Karu Barang bawaan
ke
18.00
Muzdalifah) 3. Mendahulukan dan mendampingi Karom tertinggal
was jamaah Resti masuk bis Kecelakaan
(jatuh)
4. Mengingatkan jamaah yang rutin
minum obat ntk tetap meminum
obatnya
5. Sweeping jamaah dan perbekalan
jamaah
16 11/09/16 Perjalanan 1. Perjalanan ke musdzalifah
(9 Dzul) ke membantu jamaah terutama yang
21.00 Muzdalifah resiko tinggi memasuki bus,
was 2. Memantau kesehatan jamaah
H. MUZDALIFAH
17 11/09/16 Muzdalifah 1. Lapor di Satop Muzdalifah TPHI Jamaah
(9 Dzul) 2. Memantau kesehatan jamaah TKHI kelelahan
22.00 3. Memberikan pengobatan kepada Karu Dehidrasi
was jamaah yang sakit Karom
11
4. Mendampingi Jamaah Resti Dimensia
5. Mengingatkan jamaah untuk tidak Jamaah salah
meninggalkan rombongan terlalu jalan
jauh
6. Membantu mencari kerikil pada
jama’ah lansia
7. perbanyak do’a dan tetap menjaga
larangan ikhrom selama mabid di
musdzalifah.
18 12/9/16 Perjalanan 1. Membantu mengatur jamaah untuk Tas tertinggal
10 Dzul ke Mina tidak berebut naik bis Jamaah
J.05.00 2. Sweepng jamaah dan perbekalan tertinggal
19 12/9/16 Mina 1. Membantu Jamaah untuk turun dari TPHI,
( Saat Bis TPIHI,
10 Dzul
Kedatangan 2. Membantu penempatan ke tenda- TKHI,
J.06.00 ) tenda masing-masing.
Was 3. Memastikan jamaah sesudah
mendapatkan tempat di tenda Mina
4. Melaporkan kepada petugas Satop di
Mina tentang kondisi kesehatan Stroke
jamaah
5. Mengobati dan merujuk jama’ah Hipertensi
yang sakit ke BPHI/RSAS Diare
6. Meningkatkan kewaspadaan KLB.
7. Memberikan penyuluhan tentang
PHBS, Pengaturan aktifitas Fisik
8. Menganjurka jamaah yang sakit
untuk mewakilkan ke Jamarot
9. Mendampingi jamaah yang akan
melempar Jamarot Aqobah
[Link] awal dan kembali ke Mina.
13
25 1 Okt 16 Hotel 1. Melaporkan ke Sektor Makkah Jamaah sakit
Makkah kondisi terakhir keadaan jamaah dalam
sebelum pindah ke Madinah perjalanan
(persiapan
2. Memastikan jumlah dan kondisi
ke Jamaah
kesehatan jamaah
Madinah) tertinggal
3. Mengecek alat kesehatan dan obat-
obatan
4. Menganjurkan jamaah untuk Dehidrasi
membawa perbekalan terutama
minum Kelelahan
5. Mendahulukan jamaah Resti dan
lansia untuk masuk ke dalam bis
sesuai rombongan
6. Memastikan tidak ada jamaah atau
koper yang tertinggal
7. Menganjurkan untuk tetap banyak
minum selama perjalanan
Jamaah cemas
[Link] jamaah yang sedang karena tidak
haid dan tidak bisa melaksanakan bisa Sholat
sholat Arbain karena tidak Arbain
membatalkan hajinya/ bukan
merupakan rangkaian rukun/wajib
haji
28 7 Okt 16 Hotel 1. Pemantapan karu/karom menjelang TPHI Jamaaah sakit
Madinah kepilangan TPIHI dan jamaah
J, 20.00
2. Penimbangan koper TKHI titipan
Was (3 hari
3. Identifikasi jamaah sakit dan TPHD
sebelum Jamaah
jamaah titipan KARU
kepulangan) membawa zam
4. Mengingatkan agar jamaah tidak KARUM zam dalam
membawa zam zam dalam koper koper
29 10 Okt16 Hotel 1. Mengecek kondisi jamaah TPHI Jamaah
J.03.00W Madinah 2. Mengidentifikasi jamaah yang TPIHI kelelahan
sakit, dengan kursi roda atau alat TKHI
as (kepulangan
bantu lainnya TPHD
)
3. Mengecek jamaah titipan KARU Jamaah titipan
4. Melaporkan ke Sektor Madinah KARUM
tentang kondisi terakhir sebelum
kepulangan
5. Mengembalikan sisa obat obatan
dan tas kloter ke BPHI Madinah
L. BANDARA MADINAH
30 10 Okt16 Bandara 1. Memantau kelancaran jamaah dan TPHI Jamaah sakit
Madinah barang bawaan dalam tas tenteng TPIHI dan harus di
J.06.00
(AMMA) turun dari Bis TKHI bawa ke klinik
was
2. Mengatur jamaah menuju tempat TPHD Jamaah
istirahat KARU berebut naik
3. Lapor ke sektor Madinah di Bandara KARUM pesawat
4. Melakukan visitasi ke jamaah
5. Mengantarkan jamaah yang harus
dibawa ke Klinik
6. Mengingatkan jamaah agar tidak
terlalu jauh meninggalkan
rombongan
7. Membantu jamaah Risti dan lansia
untuk naik pesawat terlebih dahulu
8. Membantu jamaah menempati
tempat duduknya
9. Koordinasi dengan sektor bandara
tentang kesiapan jamaah haji kloter
M. DI PESAWAT
31 10 Okt16 DI Pesawat 1. Mencatat jamaah yang sakit pada
formulir pengamatan penyakit di TKHI
15
J. 07.40 pesawat untuk diserahkan ke KKP
was Debarkasi Adi Sumarmo
2. visitasi jamaah yang resti.
3. Pengecekan persediaan obat di
pesawat
4. Penyuluhan :
- Toileting, (jangan menahan
kencing)
- Relaksasi di pesawat setiap 2 jam
- Tehnik Valsava manuver
5. Memberitahu puser bila ada jamaah
yang gawat
6. Mencatat dan melaporkan jamaah
yang perlu dirujuk Ke RS
sesampainya di bandara Solo
7. Mengingatkan kartu kuning K3JH
dikirim ke puskesmas setelah 14 hari
tiba didaerah asal.
8. Membantu mengumpulkan sobekan
lampiran paspor
9. Melaporkan jumlah jamaah haji dan
kondisi kesehatan jamaah haji ke tim
debarkasi (laporan penerbangan)
[Link] dengan jamaah dan
meminta maaf
32 10 Okt16 Transit Melaporkan kondisi terakhir jamaah THKI
J.23.05 Padang kepada PPIH Debarkasi
was
03.05
wib
33 11 Okt16 Bandara 1. Membantu jamaah keluar dari TPHI Ada jamaah
Adi pesawat dan masuk ke dalam bis TPIHI resti yang perlu
J.00.05
Sumarmo 2. Menyerahkan jamaah resti ke KKP TKHI dirujuk
Was /
Solo Debarkasi TPHD
04.05
3. Menginformasikan jamaah agar KARU
wib
berkumpul di gedung Muzdalifah KARUM
N. DEBARKASI
34 11 Okt DEBARKA Laporan kepada PPIH Kesehatan TKHI Laporan belum
SI Debarkasi dan penyerahan buku - dibuat
J 05.05
buku laporan
BAB III
16
PENUTUP
Demikian Rencana Kerja Operasional ini kami buat, kami berharap tersusunnya
RKO ini dapat bermanfaat sebagai masukan dan acuan kerja petugas kloter yang
menyertai calon jamaah haji kloter 59 SOC tahun 1437H/ 2016 M. Rencana Kerja
Operasional ini dapat selesai karena pertolongan dan hidayah Allah SWT. Kami
menyadari bahwa Rencana Kerja Operasional ini masih jauh dari sempurna yang
disebabkan karena keterbatasan yang ada. Oleh karena itu kami sangat mengharapkan
bimbingan dan saran guna perbaikan. Semoga Allah SWT meridhoi dan membimbing
kami sebagai petugas yang menyertai jamaah kloter 59 embarkasi SOC sehingga kami
dapat menjalankan tugas dengan baik serta kami dan seluruh jamaah menjadi haji yang
mabrur,amin ya rabbal alamin.
Petugas TKHI
Wisnu Raharja
NR143700000974
17