100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
669 tayangan1 halaman

Prosedur Simulasi Code Blue Pasien

Pasien mengalami sesak nafas dan pingsan. Setelah dilakukan pertolongan pertama, tim code blue melakukan resusitasi jantung paru dengan memberikan kompresi dada, ventilasi, obat epinefrin, dan pemasangan alat bantu pernafasan. Setelah beberapa siklus kompresi dan obat, nadi pasien kembali teraba, menandakan keberhasilan resusitasi. Pasien kemudian dipindahkan ke ruang ICU untuk perawatan lanjut.

Diunggah oleh

Kdp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
669 tayangan1 halaman

Prosedur Simulasi Code Blue Pasien

Pasien mengalami sesak nafas dan pingsan. Setelah dilakukan pertolongan pertama, tim code blue melakukan resusitasi jantung paru dengan memberikan kompresi dada, ventilasi, obat epinefrin, dan pemasangan alat bantu pernafasan. Setelah beberapa siklus kompresi dan obat, nadi pasien kembali teraba, menandakan keberhasilan resusitasi. Pasien kemudian dipindahkan ke ruang ICU untuk perawatan lanjut.

Diunggah oleh

Kdp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SKENARIO CODE BLUE

Di ruang perawatan

Pasien : Pasien mengeluh sesak nafas kemudian pingsan


Keluarga pasien : Keluarga pasien lapor kepada petugas perawat jaga

Perawat jaga 1 : Menghampiri pasien dan mengecek kondisi pasien kemudian lari
meminta bantuan ke nurse station sambil menyampaikan kondisi
pasien kepada perawat 2
Perawat jaga 2 : Perawat menuju ke pasien dan lansung memberikan pertolongan
(RJP) pasien di pasang alas dekompresi
Perawat jaga 3 : Menghubungi tim code blue dengan menggunakan HT
Tim Code Blue : Menerima informasi dan lari menuju ke pasien yang kondisi henti
nafas dan henti jantung dengan membawa troli emergency di
bantu scurity
Tim Code Blue : Tim code blue datang ke lokasi dengan dokter jaga sebagai leader
tim kode blue meminta semua tim code blue memakai APD
Perawat jaga 3 : Melaporkan kondisi pasien (cardiac arrest) dan apa yang sudah
dilakukan kepada leader tim code blue lakuan resusitasi sesuai
alogaritma cardiac arrest
Tim Code Blue : Menggantikan perawat ruangan melakukan RJP, perawat ruangan
membantu dokumentasi
Tim Code Blue : Memasang BVM dengan oksigen 12 lpm dan melebarkan jalan
nafas dengan cara chin lift dan het tilt
Tim Code Blue : Memasang sadapan pasien monotor/defiblirator,RJP tetap lanjut
Securiti : Membantu mencolokan pasien monotir/defiblirator kelistrik
Leader Tim : Setelah 5 siklus kompresi,dokter mengatakan stop kompresi dan
code blue cek irama,jika bukan irama VT/VF nadi tidak teraba kompresi di
lanjutlan
Leader Tim : Siapkan inj epineprin dan siapkan airway difinitf (pemasangan
code blue ETT)
Tim Code Blue : Inj epineprin 1 ampul dimasukan + 10 cc Ns melalui iv line
Leader Tim : Mengintruksikan untuk melanjutkan kompresi,kemudian
Code Blue memasang ETT menggunakan laringoskop.
Memastikan dengan auskultasi bahwa ETT terpasang dengan
benar “ clear” jangan sampai hiperventilasai.
Tim Code Blue Dilanjutkan kompresi selama 2 menit non stop pertahankan
kecepatan 100-120 kali/menit,kedalaman 6-5 cm
Leader Tim : Memastikan dada mengembang sempurna
code blue
Tim code Blue : Mengatakan 10 detik terakhir masuk 2 menit ketiga
Leader Tim : Stop kompresi,cek irama bukan VT/VF kemudian cek nadi
code blue
Tim code Blue : Tidak teraba nadi, melanjutkan kompresi
Perawat : Mengatakan 1 menit
dokumentasi
Dokter : Mengatakan siapkan injeksi kedua
perawat iv line : Memasukan inj epineprin ke 2 masuk
Perawat : Mengatakan 10 detik terakhir menit ke 3
dokumentasi
Dokter : Mengatakan stop kompresi, cek irama bukan VT/VF/asistol cek
nadi dan nadi teraba (ROSC) kemudian lakukan scunder
survei,nafas spontan auskultasi clear ukur TTVsiapkan ruangan
ICU

Anda mungkin juga menyukai