67% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
374 tayangan12 halaman

Laporan PKL K3 di PT PPLI Lamongan

Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT PPLI memberikan ringkasan singkat tentang: 1. Gambaran umum kondisi perusahaan dan implementasi sistem manajemen K3 2. Temuan positif terkait kebijakan K3 manajemen dan pelaksanaan program Ahli K3 3. Temuan negatif dan analisis untuk perbaikan di bidang K3

Diunggah oleh

Aattar Wiyasa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
67% menganggap dokumen ini bermanfaat (3 suara)
374 tayangan12 halaman

Laporan PKL K3 di PT PPLI Lamongan

Laporan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di PT PPLI memberikan ringkasan singkat tentang: 1. Gambaran umum kondisi perusahaan dan implementasi sistem manajemen K3 2. Temuan positif terkait kebijakan K3 manajemen dan pelaksanaan program Ahli K3 3. Temuan negatif dan analisis untuk perbaikan di bidang K3

Diunggah oleh

Aattar Wiyasa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN

PRAKTEK KERJA LAPANGAN(PKL)

KELEMBAGAAN K3 (P2K3)DAN SMK3 DI P.T PPLI


(PRASADHA PAMUNAH LIMBAH INDUSTRI)

PELATIHAN CALON AHLI K3 UMUM


15 JULI-2019-27 JULI-2019

KELOMPOK 4
1. FRENGKY DS
2. HARIRI DWI KUSUMA
3. MAHMUDI

PENYELENGGARA
PT. FORMASI SISTEM INTERNASIONAL
JAKARTA,
15 JULI 2019
DAFTAR ISI
BAB I .................................................................................................................................................................................. 3
PENDAHULUAN............................................................................................................................................................. 3
I.1 Latar Belakang ...................................................................................................................................................... 3
I.2 Maksud Dan Tujuan ............................................................................................................................................. 3
I.3 Ruang Lingkup ...................................................................................................................................................... 3
I.4 Dasar Hukum........................................................................................................................................................ 4
BAB II................................................................................................................................................................................. 5
KONDISI PERUSAHAAN ................................................................................................................................................ 5
2.1 Gambaran Umum Tempat Kerja ......................................................................................................................... 6
2.2 Temuan ............................................................................................................................................................... 6

A. Temuan Positif ................................................................................................................................................. 6

B. Temuan Negatif ............................................................................................................................................... 7

BAB III................................................................................................................................................................................ 8
ANALISA ........................................................................................................................................................................ 8
3.1 Analisa Temuan Positif ........................................................................................................................................ 9
3.2 Analisa Temuan Negatif .................................................................................................................................... 10
BAB IV ............................................................................................................................................................................. 11
PENUTUP..................................................................................................................................................................... 11
4.1 Kesimpulan........................................................................................................................................................ 11
4.2 Saran ................................................................................................................................................................. 11
REFERENSI ....................................................................................................................................................................... 12

2
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Kunjungan lapanga ini dalam rangka pemenuhan kegiatan pelatihan calon Ahli Keselamatan dan
Kesehatan Kerja Umum (AK3 Umum).

 Agar memberikan suatu pengetahuan serta pemahaman yang lebih menyeluruh dengan
menggunakan pendekatan-pendekatan Analisa Pengamatan, Identifikasi pada kondisi yang
sesungguhnya, sehingga akan mendapatkan tingkat pemahaman yang dapat di terapkan.
 Kunjungan ke lapangan ini difokuskan pada objek kelembagaan dan keahlian Ahli K3 Umum

1.2 MAKSUD DAN TUJUAN


 Sarana pendekatan pembelajaran terkait masalah kelembagaan dan keahlian Ahli K3 Umum.
 Pengamatn dan penilaian terhadap objek pada dan bidang pada kondisi yang nyata.
 Analisa terhadap objek bidang dengan mengidentifikasi temuan-temuan yang merujuk pada
peraturan perundangan
 Membuat sebuah rekomendasi atau saran perbaikan dari hasil temuan.
 Sebagai sarana study banding untuk melakukan bentuk-bentuk rekomendasi perbaikan di tempat
kerja setelah kembali ke Divisi masing-masing.

1.3 RUANG LINGKUP


1.3.1 ORGANISASI KELEMBAGAAN
1.3.2 PROGRAM AHLI
1.3.3 AHLI K3

3
1.4 DASAR HUKUM
1. Undang – Undang NO. 13 TH 2003 Tentang Ketenaga Kerjaan
2. Undang – Undang No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja
3. Undang – Undang No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan
4. Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan
Kesehatan Kerja
5. Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan
6. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi No Per 15/Men/VIII/2008 Tentang P3K
7. KEPRES No. 22 Th 1993 Tentang Penyakit Yang Timbul Karena Hubungan Kerja
8. PP 101 Th 2014 Tentang Peraturan Tata Cara Penerimaan Limbah Berbahaya
9. Pemenakertrans RI No. Per-03/MEN/1982. Tentang Pelayanan Kesehatan Tenaga Kerja
10. Pemenaker [Link]-04/MEN/1987. Tentang P2K3 serta tata cara penunjukan ahli keselamatan kerja.
11. Permenaker No.4/MEN/1987. Tentang penitia pembina keselamatan dan kesehatan kerja serta tata
cara penunjukan ahli keselamatan kerja.

4
BAB II
KONDISI PERUSAHAAN
2.1 GAMBARAN UMUM TEMPAT KERJA
PT. PPLI (Prasadha Pamunah Limbah Industri) adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang
jasa pemusnah limbah atau layanan pembuangan limbah berbahaya B3 atau fasilitas utama pengelolaan dan
pengolahan limbahnya berada di samping pabrik semen Holcym Sidoarjo, Lamongan, Dan Batam.
Berdiri Pada Tahun 1994, Prasada Pamunah Limbah Industri atau PPLI merupakan perusahaan
pengolah limbah B3 pertama di Indonesia.
Pada tahun 2000 kepemilikannya beralih ke tangan Modern Asia Environtmental Holdings (MAEH),
dengan kepemilikan saham 95% dan sisanya 5% jadi milik salah satu BUMN pada 2009, MAEH diakuisisi oleh
Dowa Eco System .CO LTD (Jepang) dan PPLI. Seperti yang sekarang terbaca di depan Namanya, menjadi
bagian dari Dowa Eco System.
Dalam perkembangan nya perusahaan tersebut sudah mengimplementasikan manajemen system
150 4500I dan pernah mendapatkan lambang emas.
Sebagai perusahaan yang berpotensi resiko tinggi maka PT. PPLI menerapkan 2 system untuk semua
orang yang memasuki area tersebut.

 Area Zero Tollerance PPE


Area yang sama sekali tidak ada toleransi untuk menggunakan PPE diantaranya area produksi
baik tertutup dan terbuka dan semua area yang mempunyai potensi bahaya/resiko yang tinggi
berdasarkan Risk Asessment yang dilakukan oleh Tim Secara Berkala.
 Area Yang masih ada toleransi untuk tidak menggunakan PPE diantaranya seperti Office Area.

5
2.2 TEMUAN
Setelah dilaksanakan observasi di lokasi tempat kerja dapat kami temukan hal-hal sebagaia berikut:
a. Temuan Positif
SMK3 Kelembagaan
I. Kebijakan dan komitmen manajemen mengenai K3 sudah tertuang kebijakan Keselamatan
Kesehatan Kerja Lingkungan dan Mutu (K3LM).
Implementasi kebijakan ini merupakan komitmen manajemen PPLIdan tanggung jawab Bersama
seluruh karyawan melalui prinsip-prinsip berikut ini:
a. Keselamatn Dan Kesehatan Kerja
 Menyiapkan dan memelihara lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan,
pelanggan, pemasok, kontraktor, pengunjung, pihak ke-3 terkait dan public dengan
mengimplementasikan prosedur dan pelatihan yang dipeerlukan dalam kegiatan
operasional serta keadaan darurat.
 Mematuhi peraturan atau perundangan dan persyaratan lain mengenai keselamatan
dan kesehatan kerja dan sejauh yang dapat dilakukan, menerapakan program yang
melampaui persyaratan regulasi.
 Meningkatkan program pelatihan, kompetensi dan kepedulian karyawan terhadap
sitem manajemen keselamatan kerja
 Mencegah atau memperkecil resiko pekerjaan dan cedera, mengurangi kecelakaan
kerja dan penyakit akibat kerja (PAK) kerokan pada lingkungan dan mengoptimalkan
pemanfaatan sumber daya.
b. Lingkungan
 Menjamin kepatuhan terhadap peraturan atau perundangan dan persyaratan lain
mengenai lingkungan hidup dan sejauh dapat dilakukan menerapkan program yang
melampaui persyaratan regulasi.
 Meningkatkan program pelatihan, kompetensi dan kepedulian karyawan terhadap
sitim manajemen lingkungan.
 Mengakomodasi masukan karyawan untuk pengembangan, implementasi dan
perbaikan program-programlingkungan hidup
 Mendukung kegiatan komunitas local untuk mewujudkan hubungan yang harmonis
terhadap masyarakat sekitar.
c. MUTU
 Menyediakan jasa lingkungan dan pengelolaan limbah yang memenuhi atau melebihi
kebutuhan dan eksploitasi pelanggan internal maupun eksternal
 Menjadikan pelayanan yang berkualitas melalui komunikasi dan kepemimpinan
dengan mngedepankan dan memfasiltasi inovasi serta dedikasi untuk perbaikan yang
berkelanjutan.
 Menjamin kepatuhan terhadap produk dan jasa yang berlaku secara nasional
internasional dan hak paten.
 Meningkatkan program pelatihan kompetensi dan kepedulian karyawan terhadap
sistim manjemen mutu.

6
II. Mempunyai emergency response center (ERC) yang stand by 24 Jam dan mempunyai gedung
sendiri buat menyimpan alat-alat penanggulangan kebakaran, seperti APAR, Spill Kit, serta
mempunyai kendaraan khusus untuk pemadam. Melakukan safety meeting sebelum pergantian
shift, rambu-rambu K3 terpasang, adanya safety induction bagi pengunjung atau tamu, secara
bertahap melakukan pelatihan pemadam kebakaran, regu First Aider yang sudah tersertifikasi
yang stand by 24 Jam.

b. TEMUAN NEGATIF
I. Belum memilik klinik kesehatan sendiri di tempat itu. Sehingga jika ada karyawan atau pengunjung
yang membutuhkan penangan khusus, harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
II. Tidak adanya tanda-tanda tempat untuk merokok bagi perokok.
III. Antara Gedung satu dengan yang lain tidak di berikan tanda seperti Angka maupun huruf sehingga
pengunjung yang dating agak sedikit kebingungan.

7
BAB III
ANALISA
3.1 ANALISA TEMUAN POSITIF
SMK3 Kelembagaan Dan Keahlian:
No. Temuan Positif & Lokasi & Gambar Peraturan
Analisa Positif Perundangan K3
1 a. Kebijakan dan komitmen  PP No. 50 Th
manajemen mengenai K3 2012 Dimana
sudah tertuang kebijakan dalam Pasal 7
Keselamatan Kesehatan Ayat 1
Kerja Lingkungan dan Mutu dikatakan
(K3LM). bahwa
pengusaha
menetapkan
kebijakan K3
 PP No. 50 Th
2012 Pasal 9
b. Perusahaan sudah memiliki Ayat 1 dari
sasaran dan target
rencana K3

8
No. Temuan Positif & Lokasi & Gambar Peraturan
Analisa Positif Perundangan K3
2 c. Mempunyai emergency  UU No. 1 Th
response center (ERC) yang 1970 Tentang
stand by 24 Jam dan Keselamatan
mempunyai gedung sendiri Kerja Pasal 14C
buat menyimpan alat-alat Tentang
penanggulangan kebakaran, Kewajiban
seperti APAR, Spill Kit, serta Pengunjung.
mempunyai kendaraan  PP No. 50 Th
khusus untuk pemadam. 2012 Pasal 11
Melakukan safety meeting Tentang
sebelum pergantian shift, Penerapan
rambu-rambu K3 terpasang, Sistem
adanya safety induction bagi Manajemen
pengunjung atau tamu, Keselamatan
secara bertahap melakukan Dan Kesehatan
pelatihan pemadam Kerja.
kebakaran, regu First Aider
yang sudah tersertifikasi
yang stand by 24 Jam.

9
3.2 ANALISA TEMUAN NEGATIF

No. Temuan Negatif & Saran Peraturan


Analisa Negatif Rekomendasi Perundangan K3
1 I. Belum memilik klinik  Perusahaan  Permenaker RI
kesehatan sendiri di menyediakan No.
tempat itu. Sehingga jika ruang klinik 15/MEN/VIII/2008
ada karyawan atau atau dokter in
pengunjung yang charge dan
membutuhkan penangan menempatkan
khusus, harus dilarikan ke kotak P3K di
rumah sakit terdekat. tempat-tempat
yang dianggap
rawan
kecelakaan
II. Tidak adanya tanda-tanda  Agar diberikan  UU No. 36 Th
tempat untuk merokok signage untuk
bagi perokok.
2009 Tentang
tempat
Merokok
merokok agar
tertib Sembarangan

III. Antara Gedung satu


dengan yang lain tidak di
 Agar
berikan tanda seperti dipasang
Angka maupun huruf tanda angka
sehingga pengunjung atau huruf
yang dating agak sedikit untuk
kebingungan. memudahkan
tujuan
pengunjung.

10
BAB IV
PENUTUP
4.1 KESIMPULAN
PT. PPLI yang berlokasi di Jl. Narogong, Bogor, Jawa Barat sudah dan telah mematuhi dan taat
kepada UUD 1945 Pasal 27 Ayat 2 dan PP No. 50 Th 2012 Tentang SMK3 sudah dilaksanakan secara continue
dan benar. Perusahaan ini telah melakukan pencegahan-pencegahan preventif terhadap segala bahaya-
bahaya yang akan mengakibatkan pencemaran lingkungan terutama di bidang air bersih di sekitar warga
dengan dibuktikan adanya 15 sumur milik PT. PPLI sebagai pembuktian atau riset kalau mata air warga tidak
tercemar dari limbah pabrik ini.
Pemimpin dan karyawan sudah berkomitmen menjalankan K3 sebagai bukti telah memperoleh
sertifikat ISO 4501 dan mendapatkan Lambang Emas dari Dinas Setempat.

4.2 SARAN
Agar kiranya perusahaan yang besar ini menyediakan jasa pelayanan medis
berbentuk klinik untuk pelayanan yang siap dan cepat.
Agar disetiap tempat yang berpotensi bahaya disediakan kotak P3K.

11
REFERENSI
1. Presentasi kepala K3 Umum yang membidangi penanggulanagn kebakaran PT. PPLI,
Bogor, Jawa Barat.
2. Peninjauan lokasi ke [Link], Jl. Raya Narogong, Desa Nambo, Kec. Klapanunggal,
Kab. Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia 16820.
3. Peraturan perundangan keselamatan dan kesehatan kerja.
4. Modul-modul pelatihan calon Ahli K3 Umum

12

Anda mungkin juga menyukai