DETASEMEN KESEHATAN WILAYAH 04.04.
01
RUMKITBAN 04.08.01
DAFTAR RISIKO KAMAR OBAT KLINIK PRATAMA RAWAT INAP RUMKITBAN CILACAP 04.08.01 CILACAP
Keterangan :
Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negative dan
mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai. Kemudian di tentukan prioritas risiko untuk membantu proses
pengambilan keputusan berdasarkan hasil analis risiko. Analis risiko dilakukan dengan menghitung asumsi probabilitas
kejadian (PELUANG), besaran dampak (AKIBAT) dan frekuensi terjadi (FREKUENSI) serta score/tingkat risiko adalah
hasil dari perkalian
UNIT KERJA RISIKO DAMPAK P F A R KRITERIA KETERANGAN PENGENDALIAN
RISIKO
Kamar obat Insiden penggunaan Kerugian Risiko dapat Melakukan prosedur
antibiotika double pada pasien diterima sesuai dengan SPO
Kamar obat Insiden kesalahan Kerugian Tindakan perbaikan Melakukan FMEA
penyerahan obat pada pasien dapat dijadwakan sesuai dengan SPO,
pada pasien Instal kemudian dan evaluasi tindak lanjut
Watlan penangan cukup
dilakukan dengan
prosedur yang ada
Kamar obat Insiden kesalahan Kerugian Tindakan perbaikan Mereview SPO yang
penyerahan obat pada pasien dapat dijadwakan sudah ada kemudian
pada pasien Instal kemudian dan melakukan prosedur
Watlnap penangan cukup sesuai dengan SPO
dilakukan dengan
prosedur yang ada
Kamar obat Insiden kelebihan Kerugian Tindakan perbaikan Mereview SPO yang
penyerahan obat pada pasien dapat dijadwakan sudah ada kemudian
pada pasien Instal kemudian dan melakukan prosedur
watlan penangan cukup sesuai dengan SPO
dilakukan dengan
prosedur yang ada
Kamar obat Insiden kelebihan Kerugian Tindakan perbaikan Mereview SPO yang
penyerahan obat pada pasien dapat dijadwakan sudah ada kemudian
pada pasien Instal kemudian dan melakukan prosedur
Watnap penangan cukup sesuai dengan SPO
dilakukan dengan
prosedur yang ada
Kamar obat Insiden kekurangan Kerugian Tindakan perbaikan Mereview SPO yang
penyerahan obat pada pasien dapat dijadwakan sudah ada kemudian
pada pasien Watlan kemudian dan melakukan prosedur
penangan cukup sesuai dengan SPO
dilakukan dengan
prosedur yang ada
Kamar obat Insiden kekurangan Kerugian Tindakan perbaikan Mereview SPO yang
penyerahan obat pada pasien dapat dijadwakan sudah ada kemudian
pada pasien Watnap kemudian dan melakukan prosedur
penangan cukup sesuai dengan SPO
dilakukan dengan
prosedur yang ada
Kamar obat Insiden kesalahan Kerugian Tindakan perbaikan Mereview SPO yang
dosis obat pada pasien dapat dijadwakan sudah ada kemudian
kemudian dan melakukan prosedur
penangan cukup sesuai dengan SPO
dilakukan dengan
prosedur yang ada
DETASEMEN KESEHATAN WILAYAH 04.04.01
RUMKITBAN 04.08.01
DAFTAR RISIKO LABORATORIUM KLINIK PRATAMA RAWAT INAP RUMKITBAN CILACAP 04.08.01 CILACAP
Keterangan :
Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negative dan
mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai. Kemudian di tentukan prioritas risiko untuk membantu proses
pengambilan keputusan berdasarkan hasil analis risiko. Analis risiko dilakukan dengan menghitung asumsi probabilitas
kejadian (PELUANG), besaran dampak (AKIBAT) dan frekuensi terjadi (FREKUENSI) serta score/tingkat risiko adalah
hasil dari perkalian
UNIT KERJA RISIKO DAMPAK P F A R KRITERIA KETERANGA PENGENDALIAN
N RISIKO
Laboratorium Insiden kesalahan Kerugian Risiko dapat Melakukan prosedur
pencampuran reagen pada pasien diterima sesuai dengan SPO
Laboratorium Insiden kesalahan Kerugian Risiko dapat Melakukan prosedur
jenis darah pada pasien diterima sesuai dengan SPO
Laboratorium Insiden kesalahan Kerugian Risiko dapat Melakukan prosedur
pasien pada pasien diterima sesuai dengan SPO
Laboratorium Insiden kesalahan Kerugian Risiko dapat Melakukan prosedur
penyediaan sample pada pasien diterima sesuai dengan SPO
Laboratorium Insiden kesalahan Kerugian Risiko dapat Melakukan prosedur
pengoperasian alat pada pasien diterima sesuai dengan SPO
Laboratorium Insiden kesalahan Kerugian Risiko dapat Melakukan prosedur
menyampaikan hasil pada pasien diterima sesuai dengan SPO
Laboratorium Insiden kesalahan Kerugian Risiko dapat Melakukan prosedur
menginput hasil pada pasien diterima sesuai dengan SPO
Laboratorium Insiden kesalahan Kerugian Tindakan perbaikan Mereview SPO yang
golongan darah pada pasien dapat dijadwalkan sudah ada kemudian
kemudian dan melakukan prosedur
penanganan cukup sesuai dengan spo
dilakukan dengan
prosedur yang ada
Laboratorium Insiden kesalahan Tindakan perbaikan Mereview SPO yang
golongan/jenis darah dapat dijadwalkan sudah ada kemudian
transfusi kemudian dan melakukan prosedur
penanganan cukup sesuai dengan spo
dilakukan dengan
prosedur yang ada
DETASEMEN KESEHATAN WILAYAH 04.04.01
RUMKITBAN 04.08.01
DAFTAR RISIKO REKAM MEDIS KLINIK PRATAMA RAWAT INAP RUMKITBAN CILACAP 04.08.01 CILACAP
Keterangan :
Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negative dan
mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai. Kemudian di tentukan prioritas risiko untuk membantu proses
pengambilan keputusan berdasarkan hasil analis risiko. Analis risiko dilakukan dengan menghitung asumsi probabilitas
kejadian (PELUANG), besaran dampak (AKIBAT) dan frekuensi terjadi (FREKUENSI) serta score/tingkat risiko adalah
hasil dari perkalian
UNIT KERJA RISIKO DAMPAK P F A R KRITERIA PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO
Loket pendaftaran Waktu tunggu yang lama Kerugian pada
diloket pendaftaran bisa pasien
menyebabkan terjadinya
penularan infeksi
nosocomial antar pasien
(ISPA,droplet
kuman,pasien dengan
infeksi pernapasan)
Loket pendaftaran Waktu tunggu yang lama Kerugian pada
dengan pasien lansia pasien
resiko pasien jatuh
Loket pendaftaran
DETASEMEN KESEHATAN WILAYAH 04.04.01
RUMKITBAN 04.08.01
DAFTAR RISIKO LOKET PENDAFTARAN KLINIK PRATAMA RAWAT INAP RUMKITBAN CILACAP 04.08.01
CILACAP
Keterangan :
Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negative dan
mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai. Kemudian di tentukan prioritas risiko untuk membantu proses
pengambilan keputusan berdasarkan hasil analis risiko. Analis risiko dilakukan dengan menghitung asumsi probabilitas
kejadian (PELUANG), besaran dampak (AKIBAT) dan frekuensi terjadi (FREKUENSI) serta score/tingkat risiko adalah
hasil dari perkalian
UNIT KERJA RISIKO DAMPAK P F A R KRITERIA PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO
Rekam medis Kesalahan pemberian Kerugian pada
identitas rekam medis pasien
Rekam medis Kesalahan pengambilan Kerugian pada
rekam medis pasien
Rekam medis Kesalahan identifikasi Kerugian pada
identitas pasien/salah pasien
orang
DETASEMEN KESEHATAN WILAYAH 04.04.01
RUMKITBAN 04.08.01
DAFTAR RISIKO POLI UMUM KLINIK PRATAMA RAWAT INAP RUMKITBAN CILACAP 04.08.01 CILACAP
Keterangan :
Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negative dan
mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai. Kemudian di tentukan prioritas risiko untuk membantu proses
pengambilan keputusan berdasarkan hasil analis risiko. Analis risiko dilakukan dengan menghitung asumsi probabilitas
kejadian (PELUANG), besaran dampak (AKIBAT) dan frekuensi terjadi (FREKUENSI) serta score/tingkat risiko adalah
hasil dari perkalian
UNIT KERJA RISIKO DAMPAK P F A R KRITERIA PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO
Poli umum Petugas terinfeksi Kerugian pada *Cuci tangan sebelum
petugas klinik dan sesudah
pasien melakukan tindakan
*petugas melakukan
tindakan dengan
menggunakan alat
medis hrs sesuai SOP
* sterilisasi alat sesuai
SOP
Poli umum Salah diagnose, salah Kerugian pada petugas menulis rekam
pasien medik dengan rapi dan
terapi,salah tindak jelas
lanjut
Poli umum Kesalahan Dalam Kerugian pada Petugas harus
Pengukuran Tanda- pasien melakukan ttv dengan
tanda Vital baik dan benar
DETASEMEN KESEHATAN WILAYAH 04.04.01
RUMKITBAN 04.08.01
DAFTAR RISIKO POLI KEBIDANAN KLINIK PRATAMA RAWAT INAP RUMKITBAN CILACAP 04.08.01 CILACAP
Keterangan :
Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negative dan
mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai. Kemudian di tentukan prioritas risiko untuk membantu proses
pengambilan keputusan berdasarkan hasil analis risiko. Analis risiko dilakukan dengan menghitung asumsi probabilitas
kejadian (PELUANG), besaran dampak (AKIBAT) dan frekuensi terjadi (FREKUENSI) serta score/tingkat risiko adalah
hasil dari perkalian
UNIT KERJA RISIKO DAMPAK P F A R KRITERIA PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO
Poli kebidanan Kejadian kematian Kerugian pada
pasien
ibu karena
persalinan
Poli Kebidanan Menggunakan Kerugian pada
pasien
peralatan tidak steril
Poli Kebidanan Penatalaksanaan Pre Kerugian pada
pasien
Eklampsia tidak
sesuai dengan SPO
DETASEMEN KESEHATAN WILAYAH 04.04.01
RUMKITBAN 04.08.01
DAFTAR RISIKO POLI GIGI KLINIK PRATAMA RAWAT INAP RUMKITBAN CILACAP 04.08.01 CILACAP
Keterangan :
Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negative dan
mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai. Kemudian di tentukan prioritas risiko untuk membantu proses
pengambilan keputusan berdasarkan hasil analis risiko. Analis risiko dilakukan dengan menghitung asumsi probabilitas
kejadian (PELUANG), besaran dampak (AKIBAT) dan frekuensi terjadi (FREKUENSI) serta score/tingkat risiko adalah
hasil dari perkalian
UNIT KERJA RISIKO DAMPAK P F A R KRITERIA PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO
Poli gigi Menggunakan Kerugian pada
pasien
peralatan/bahan
tidak steril
Poli gigi Penatalaksaan caries Kerugian pada
dentis tidak sesuai SPO pasien
Poli gigi Petugas tidak Kerugian pada
menggunakan APD saat petugas dan
melakukan tindakan pasien
DETASEMEN KESEHATAN WILAYAH 04.04.01
RUMKITBAN 04.08.01
DAFTAR RISIKO POLI GIZI KLINIK PRATAMA RAWAT INAP RUMKITBAN CILACAP 04.08.01 CILACAP
Keterangan :
Pelaksanaan Identifikasi Risiko dilakukan dengan melihat potensi adanya suatu kejadian yang berdampak negative dan
mempengaruhi pencapaian tujuan yang ingin dicapai. Kemudian di tentukan prioritas risiko untuk membantu proses
pengambilan keputusan berdasarkan hasil analis risiko. Analis risiko dilakukan dengan menghitung asumsi probabilitas
kejadian (PELUANG), besaran dampak (AKIBAT) dan frekuensi terjadi (FREKUENSI) serta score/tingkat risiko adalah
hasil dari perkalian
UNIT KERJA RISIKO DAMPAK P F A R KRITERIA PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO
Gizi Insiden kesalahan jenis Kerugian pada Risiko dapat diterima Melakukan prosedur
diet pasien sesuai dengan SPO
Gizi Insiden tercemarnya Kerugian pada Risiko dapat diterima Melakukan prosedur
makanan pasien sesuai dengan SPO
Gizi