100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
578 tayangan8 halaman

Panduan Aplikasi Masterlist BKPM

Dokumen tersebut membahas tentang dasar hukum dan ruang lingkup industri yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk berdasarkan peraturan terkait penanaman modal. Juga dijelaskan ketentuan fasilitas impor barang modal, bahan baku, dan mesin serta persyaratan untuk mengajukan fasilitas tersebut melalui aplikasi masterlist secara online.

Diunggah oleh

TAX & LEGAL PT. KKJ
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
578 tayangan8 halaman

Panduan Aplikasi Masterlist BKPM

Dokumen tersebut membahas tentang dasar hukum dan ruang lingkup industri yang mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk berdasarkan peraturan terkait penanaman modal. Juga dijelaskan ketentuan fasilitas impor barang modal, bahan baku, dan mesin serta persyaratan untuk mengajukan fasilitas tersebut melalui aplikasi masterlist secara online.

Diunggah oleh

TAX & LEGAL PT. KKJ
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Aplikasi Masterlist

Dasar Hukum
• Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal
• PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 176/PMK. 011/2009 JO. NOMOR
76/PMK. 011/2012 TENTANG PEMBEBASAN BEA MASUK ATAS IMPOR MESIN
SERTA BARANG DAN BAHAN UNTUK PEMBANGUNAN ATAU PENGEMBANGAN
INDUSTRI DALAM RANGKA PENANAMAN
• PERKA BKPM NO. 4 TAHUN 2014 TENTANG SISTEM PELAYANAN INFORMASI DAN
PERIZINAN INVESTASI SECARA ELEKTRONIK

Ruang Lingkup Industri Yang Mendapatkan Fasilitas Pembebasan Bea Masuk


1) Perusahaan industri atau perusahaan yang telah memiliki Izin usaha untuk mengolah
bahan mentah, bahan baku, bahan setengah jadi dan/atau barang jadi, menjadi barang
dengan nilai yang lebih tinggi
2) Industri Jasa Yang Mendapatkan Fasilitas Pembebasan Bea Masuk (Sektor Primer Dan
Tersier)
A. Pariwisata dan kebudayaan
B. Transportasi / Perhubungan (untuk jasa transportasi public)
C. Pelayanan Kesehatan Publik
D. Pertambangan
E. Konstruksi
F. Industri Telekomunikasi
G. Kepelabuhanan

Ketentuan Fasilitas Impor Barang Modal


1) Barang modal harus digunakan untuk kebutuhan industri sendiri.
2) Jangka waktu impor 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang sesuai jangka waktu
penyelesaian proyek (JWPP) dalam surat persetujuan penanaman modal.
3) Perusahaan yang telah mendapat fasilitas pembebasan bea masuk berdasarkan
ketentuan lain tidak dapat menggunakan ketentuan fasilitas ini
Ketentuan Fasilitas Impor Barang Baku
1) Bahan baku harus digunakan untuk kebutuhan industri sendiri.
2) Bahan baku diberikan untuk kebutuhan 2 (dua) tahun produksi, dapat diperpanjang batas
waktu pengimporannya untuk 1 (satu) tahun
3) Perusahaan yang menggunakan mesin/ peralatan hasil produksi dalam negeri diberikan
fasilitas impor bahan baku umtuk 4 (empat) tahun, dapat diperpanjang batas waktu
pengimporannya untuk 1 (satu) tahun, dengan ketentuan:
A. Jangka waktu pengimporan 4 (empat) tahun, dapat diperpanjang batas waktu
pemgimporannya untuk 1 (satu) tahun
B. Penetapan tentang criteria perusahaan sebagai pengguna mesin produksi dalam negeri
ditetapkan oleh Kementrian Perindustrian.

Batasan Fasilitas Impor Mesin, Barang dan Bahan


Pembebasan bea masuk impor mesin, barang dan bahan diberikan apabila:
1. Belum diproduksi di dalam negeri
2. Sudah diproduksi di dalam negeri namun belum memenuhi spesifikasi yang dibutuhkan
3. Sudah diproduksi di dalam negeri namun jumlahnya belum memenuhi kebutuhan
industri
Persyaratan (Berdasarkan Perka BKPM No. 12 Tahun 2009)
1. Akta Pendirian Perusahaan
2. Izin Prinsip / Surat Persetujuan Penanaman Modal
3. NPWP / Nomor PPKP
4. Nomor Identitas Kepabeanan (NIK)
5. Angka Pengenal Impor (API-P / API-U)
6. Daftar Mesin/Barang dan bahan meliputi harga, jumlah, jenis dan spesifikasi teknis
(Masterlist)
7. Uraian proses produksi bagi industri yang menghasilkan barang atau uraian kegiatan
usaha bagi industri jasa
8. Denah tata letak mesin untuk industri yang menghasilkan barang
9. Kalkulasi kapasitas produksi / perhitungan kebutuhan barang dan bahan
10. Izin Usaha Tetap / Industri (Untuk yang mengajukan fasilitas impor barang dan bahan)
11. Laporan Kegiatan Penanaman Modal
Alur Aplikasi Masterlist
Panduan Aplikasi Masterlist

1. Masukan Login Perusahaan

2. Masuk ke Menu Masterlist

3. Pilih Permohonan Fasilitas Impor (Misalnya pilih Fasilitas Impor Mesin Baru).
4. Pilih Referensinya (Izin Prinsip yang dimiliki)

5. Isi Form Registrasi

6. Setelah terisi klik tombol Next

7. Upload dokumen checklist sebagai persyaratan. Setelah itu klik tombol Next
8. Muncul Form berikut di bawah ini.

 Klik tombol edit apabila ingin mengedit data registrasi


9. Klik tombol tambah untuk membuat masterlistnya. Isi field-field yang ada pada form
maserlist sesuai dengan fasilitas impor mesin yang ingin didapatkan

10. Jika Masterlistnya ada banyak, dapat menggunakan proses penguploadtan dengan
menggunakan Microsoft excel.

Caranya :

 Masukan 1 masterlist saja ke form yang tadi.

 Tekan tombol Export xls

 Download dan buka file hasil Export Excel nya.

 Input Excelnya dengan data Masterlist yang ingin didapatkan (sesuai format)

 Klik tombol Import xls dan Upload file Excel yang telah diisi semua masterlist

 Akan muncul semua Masterlist pada form Masterlist

11. Jika ingin melihat hasilnya dapat klik tombol Preview Masterlist
12. Klik tombol Next pada bagian bawah form

13. Akan Muncul form di bawah ini. Centang kalimat “saya setuju dengan kebijakan BKPM”.
Kemudian klik tombol Kirim.

14. Selesai

Anda mungkin juga menyukai