0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan6 halaman

Peningkatan Kompetensi Petugas VCT/CST

Kegiatan peningkatan kompetensi petugas klinik VCT dan CST RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara tahun 2019 bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petugas terkait pelayanan pasien HIV/AIDS, mencakup informasi dasar HIV/AIDS, konseling dan tes HIV, serta penatalaksanaan pasien. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dan berlangsung pada tanggal 15 Agustus 2019, mencakup materi pemberian oleh narasumber terkait VCT/

Diunggah oleh

Rini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan6 halaman

Peningkatan Kompetensi Petugas VCT/CST

Kegiatan peningkatan kompetensi petugas klinik VCT dan CST RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara tahun 2019 bertujuan untuk meningkatkan pemahaman petugas terkait pelayanan pasien HIV/AIDS, mencakup informasi dasar HIV/AIDS, konseling dan tes HIV, serta penatalaksanaan pasien. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dan berlangsung pada tanggal 15 Agustus 2019, mencakup materi pemberian oleh narasumber terkait VCT/

Diunggah oleh

Rini
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEGIATAN PENINGKATAN KOMPETENSI

PETUGAS KLINIK VCT DAN CST

RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara

TAHUN 2019
KERANGKA ACUAN KERJA
KEGIATAN PENINGKATAN KOMPETENSI PETUGAS KLINIK VCT DAN CST

RSUD HJ ANNA LASMANAH BANJARNEGARA

A. PENDAHULUAN
Dalam rangka mengamankan jalannya pembangunan nasional, demi
terciptanya kwalitas manusia yang di harapkan, perlu peningkatan upaya
penanggulangan HIV /AIDS, yang melibatkan semua sektor pembangunan
nasional melalui program yang terarah, terpadu dan menyeluruh.
AIDS (Acuquired Immune Defeciency Sindrom) Merupakan Kumpulan gejala
penyakit yang disebabkan oleh Virus HIV( Human Immuno Defeciency Virus)yang
akan mudah menular dan [Link] tersebut merusak sistem kekebalan
tubuh manusia, dengan berakibat yang bersangkutan kehilangan daya tahan
tubuh, sehingga mudah terinfeksi dan meninggal karena berbagai penyakit infeksi,
kanker dan lain-lain.
Sampai saat ini belum ada diitemukan vaksin pencegahan atau obat untuk
[Link] Waktu antara terkena infeksi dan munculnya gejala
penyakit pada orang dewasa memakan waktu 5-10 [Link] kurun waktu
tersebut walaupun masih tampak sehat,secara sadar maupun tidak, pengidap HIV
dapan menularkan virusnya pada orang lain.
Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah infeksi yang di tularkan melalui
hubungan seksual. Infeksi menular seksual akan lebih beresiko bila melakukan
hubungan seksual dengan bergonta ganti pasangan, baik melalui vagina , oral
maupun anal.
Rumah Sakit adalah sarana pasien untuk mendapatkan pelayanan kesehatan
yang maksimal, terutama untuk pasien HIV/AIDS dan ODHA.
RSUD Hj ANNA Lasmanah dalam hal ini sudah berdiri layanan VCT (Voluntery
Counseling Test) sejak tahun 2014 dan layanan CST(Care Support Treatment)
sejak tahun 2016.

B. LATAR BELAKANG
Strategi penanggulangan HIV-AIDS di tunjukan untuk mencegah dan
mengurangi resiko penularan HIV, meningkatkan kualitas hidup ODHA, serta
mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat HIV dan AIDS pada individu,
keluarga dan masyarakat, agar individu dan masyarakat menjadi produktif dan
bermanfaat, utuk itu memerlukan peran aktif multipihak baik pemerintah maupun
masyarakat termasuk mereka yang terinfeksi dan terdampak, sehingga
keseluruhan upaya penangulangan HIV dan AIDS dapat dilakukan dengan sebaik-
baiknya, yang menyangkut area pencegahan, pengobatan, mitigasi dampak dan
pembangunan lingkungan yang kondusif.
Untuk keberhasilan program pencegahan dan pengobatan di perlukan peran
aktif dari keompok populasi kunci yaitu: (1) Orang-orang beresiko tertular atau
rawan tertular karena prilaku seksual beresiko yang tidak terlindung bertukaran
alat suntik tidak steril; (2) Orang-orang yang rentan adalah orang yang karena
pekerjaan,lingkungannya rentan terhadap penularan HIV,seperti buruh migran,
pengungsi dan kalangan muda beresiko;dan (3) ODHA adalah Orang yang sudah
terinfeksi HIV .
Seperti yang sudah kita ketahui bahwa RSUD Hj Anna Lasmanah dalam
pelayanan VCT sejak tahun 2014 sudah banyak menjaring para klien,
diantaranyanya melalui pasien poliklinik, pasien rawat inap, IGD dan tidak
ketinggalan melalui Mobile VCT yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan
serta adana MoU dengan Polres Banjarnegara bahwa semua anggota Polri yang
akan menikah wajib melakukan tes HIV.
Mengingat semakin meningkatnya jumlah kunjungan pasien VCT dan adanya
program pemerintah layanan HIV dengan TIPK yaitu penjaringan pasien untuk
melakukan tes HIV lewat inisiasi dari petugas kesehatan, dibutuhkan peningkatan
kompetensi dari petugas untuk bisa melakukan konseling, edukasi kepada pasien
sehingga mau untuk melakukan Tes HIV.
Layanan HIV tidak hanya berhenti pada tes semata layanan CST juga
dibutuhkan. Seperti kita ketahui bahwa layanan CST di RSUD Hj. Anna Lasmanah
Banjarnegara hanya diberikan di hari Rabu dan Sabtu, mengingat masih
terbatasnya jumlah dokter yang terlatih untuk memberikan layanan CST.
Berdasarkan hal tersebut diatas maka dibutuhkan peningkatan kompetensi
dari petugas sehingga akan diperoleh pelayanan yang optimal kepada pasien.

C. TUJUAN
a. Tujuan Umum peningkatan kompetensi kepada petugas VCT dan CST dalam
memberikan pelayanan kepada pasien
b. Memberikan pemahaman kepada Kepala Bangsal/Koordinator/Kepala Ruang
tentang penatalaksanaan pasien HIV/AIDS.
c. Menuju layanan HIV-AIDS secara Paripurna.

D. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

Hari/Tanggal : Kamis, 15 Agustus 2019


Pukul : 08.00 WIB s/d selesai
Tempat : Serayu Adventure
Julmah peserta : 30 peserta ( Tim VCT/CST, Koordinator)

E. KEPANITIAAN :
Ketua : Gones Saptowati, [Link], Psi, MA
Sekretaris : Henik Setyawati
Seksi Acara : Hanifah Kurniasih,
Seksi Perlengkapan & Dokumentasi : Fajar Sidik,
Januar Satya K, Amk
Seksi Konsumsi : Lyta Agustina
Febriana Renida
F. SUSUNAN ACARA
Jam Materi Fasilitator
08.00 – 08.30 Registrasi & Pre tes Panitia
08.30 – 09.00 Pembukaan Direktur, Panitia
09.00 – 09.45 Informasi dasar dan Tes HIV AIDS; Aprilia Lutfiyani
Konsep Penularan HIV Muh. Ibnu Sina
09.45 – 10.00 Diskusi + Role Play
10.00 – 10.45 Kelompok Resiko Tinggi; Pencegahan Aprilia Lutfiyani
Positif Muh. Ibnu Sina
10.45 – 11.00 Diskusi + Role Play
11.00 – 11.45 Peran Konseling dan Tes HIV dalam Aprilia Lutfiyani
pencegahan, perawatan, dukungan serta Muh. Ibnu Sina
pengobatan
11.45 – 12.30 Istirahat
12.30 – 12.45 Ice Breaking Gones Saptowati,
12.45 – 13.30 Orientasi Konseling; Tata Nilai dalam Aprilia Lutfiyani
Proses Konseling; Muh. Ibnu Sina
13.30 – 13.45 Diskusi + Role Play
13.45 – 14.30 Komunikasi perubahan perilaku; Gones Saptowati,
Pemecahan Masalah Muh Ibnu Sina
14.30 – 16.00 Finalisasi SPO Henik Setyawati
16.00 – 16.30 Post tes , Penutupan Panitia

G. Rincian Biaya
NO NAMA KEGITAN URAIAN JUMLAH
1 Konsumsi Peserta, Panitia, Tamu:
Snak 35 x 2 x 12.500 Rp. 875.000,-
Makan 35 x 30.000 Rp. 1.050.000,-
2 Foto Copy 1 keg Rp. 300.000,-
3 Spanduk 1 keg Rp. 200.000,-
4 ATK & Sertifikat 35 x 5000 Rp. 175.000,-
JUMLAH Rp. 2.600.000,-

H. Indikator Kinerja
JENIS URAIAN INDIKATOR KINERJA TARGET
INDIKATOR KINERJA
Input 1. Adanya peserta kegiatan 30 orang
2 .Adanya Anggaran Rp. 2.600.000,-
Output Peserta mendapat pengetahuan tentang 30 orang
VCT/CST
Outcome Peserta faham tentang VCT/CST 30 orang

I. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan


Dalam upaya menjaga kesesuaian antara perencanaan kegiatan dengan
implementasinya, Panitia pelaksana kegiatan ini bertanggungjawab terhadap
kegiatan monitoring dan evaluasi. Kegiatan ini dilakukan melalui laporan formal
hasil pelaksanaan, masukan dari hasil diskusi dan rencana tindak lanjut. Pada
akhir kegiatan dibuat evaluasi menyeluruh yang dapat digunakan untuk
memperbaiki pelaksanaan kegiatan ke depan.

J. Pencatatan dan Pelaporan


Pendokumentasian administrasi dan data kegiatan
Menyampaikan hasil dan rencana tindak lanjut dari kegiatan ini

K. Penutup
Demikian KAK ini disusun untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan
Banjarnegara, 12 Agustus 2019

Mengetahui
Direktur RSUD Hj. Anna Lasmanah Ketua Panitia
Banjarnegara

dr. ERNA ASTUTY GONES SAPTOWATI, [Link], MA. Psi ,


NIP.19710830 200012 2 001 NIP. 19780825 200501 2 002

Anda mungkin juga menyukai