MAKALAH
PROGRAM PENGEMBANGAN PENGAJARAN BIOLOGI
Program Semester
DosenPembimbing: Drs. Zulyusri, M.P.
Oleh:
Nelda Anda Yeni
17031066
Pendidikan Biologi
JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2019
PROGRAM SEMESTER
A. Pengertian Program Semester
Menurut KBBI, program adalah program dalam sistem persekolahan yang
mempersiapkan sejumlah mata pelajaran yang diperuntukkan bagi siswa yang ingin
melanjutkan studi. Sedangkan program semester adalah satuan waktu yang digunakan
untuk penyelenggaraan program pendidikan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam semester
itu ialah kegiatan tatap muka, praktikum, kerja lapangan, mid semester, ujian akhir
semester dan berbagai kegiatan lainnya yang diberi penilaian keberhasilan.
Program semester ialah program yang berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal
yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam satu semester. Program ini merupakan
penjabaran dari program tahunan.
Program semester merupakan penjabaran dari program tahunan. Program tahunan
disusun untuk menentukan jumlah jam yang diperlukan untuk mencapai kompetensi
dasar, maka dalam program semester diarahkan untuk menjawab minggu ke berapa atau
kapan pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar itu dilakukan
B. Urgensi Program Semester
Bila seorang guru mengajar tanpa membuat prota dan promes maka yang terjadi
adalah banyak guru yang keteteran menyelesaikan materi yang akan diberikan kepada
siswanya, bahkan ada guru yang tidak dapat menyelesaikan materinya. Pertama,
Kemungkinan keterlambatan materi disebabkan oleh kurangnya siswa menangkap materi
yang disajikan sehingga guru harus mengulang-ulang materi agar kelas yang diampunya
dapat tuntas. Konsekuensinya adalah menambah alokasi waktu untuk materi tersebut,
dampaknya justru berpengaruh pada SK dan KD yang lain.
Kedua, Tidak ada peta materi dalam hitungan semester dan tahun, peta materi
penting untuk mengetahui distribusi materi terhadap alokasi waktu. Peta materi yang
dimaksud tidak lain adalah Program tahunan (Prota) dan Program semester (Promes),
kedua program ini disusun untuk menjadi pedoman dan batasan guru untuk menyajikan
materi terhadap alokasi waktu, apakah selama satu semester atau selama satu tahun
pelajaran.
Beberapa akibat yang timbul oleh tidak adanya Prota dan Promes, antara lain:
1. Materi tidak tuntas
2. Tidak jelas alokasi waktu per SK dan KD
3. Ulangan tidak terkontrol berdasarkan SK dan KD
4. Pemetaan SK dan KD tidak terstruktur dan sistematik
5. Pembagian materi per semester tidak jelas
Dan masih banyak lagi, karena begitu pentingnya Prota dan Promes maka guru
sebelum melaksanakan pembelajaran harus menyelesaikan kedua program ini. Sebagian
guru menjelaskan bahwa sebelum menyusun RPP sebagai rencana skenario
pembelajaran, maka Promes dan Prota harus disiapkan terlebih dahulu, sehingga
pembagian pertemuan pembelajaran dapat terdistribusi secara keseluruhan berdasarkan
SK dan KD dengan mempertimbangkan alokasi waktu yang tersedia.
C. Manfaat Promes
1) Mempermudah seorang guru dalam proses pembelajaran selama satu semester.
2) Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan pembelajaran yang
dilakukan
3) Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang
terlibat dalam kegiatan pembelajaran
4) Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsur, baik guru maupun murid
5) Sebagai alat ukur keefektifan suatu proses pembelajaran sehingga setiap saat dapat
diketahui ketepatan dan kelambanan kerja
6) Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja
7) untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat, dan biaya
D. Komponen-Komponen Program Semester
Komponen-komponen program semester meliputi:
1) Identitas Meliputi:
a. satuan pendidikan
b. mata pelajaran
c. kelas/semester
2) Format Isian, meliputi:
a. standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok, kegiatan pembelajaran,
b. Indikator penilaian meliputi: Teknik, bentuk instrument, contoh instrumen
c. alokasi waktu
d. sumber belajar
e. karakter.
E. Langkah-Langkah Penyusunan Program Semester
1) Memasukkan KD, topik dan sub topik bahasan dalam format Program Semester.
2) Menentukan jumlah jam pada setiap kolom minggu dan jumlah tatap muka per
minggu untuk mata pelajaran.
3) Mengalokasikan waktu sesuai kebutuhan bahasan topik dan sub topik pada kolom
minggu dan bulan.
a. Hitung alokasi waktu dalam setahun berdasarkan kalender pendidikan
yang diterbitkan oleh satuan pendidikan..
Hal – hal yang diperhatikan adalah :
a) banyaknya pekan dalam setiap bulan
b) jumlah pekan efektif per bulan (pekan dimana terjadi KBM)
c) jumlah pekan tidak efektif (pekan dimana tidak terjadi KBM misal HUT
Sekolah, Hari libur umum dan lain-lain)
d) total pekan, pekan efektif, pekan tidak efektif per tahun.
b. Hitung alokasi waktu per semester
Hal-hal yang diperhatikan sama dengan perhitungan alokasi waktu dalam
setahun.
c. Menentukan jumlah jam efektif per semester
Hal-hal yang diperhatikan adalah :
a) Banyaknya pekan efektif pada perhitungan alokasi waktu per semester
dikurangi pekan tidak efektifnya. Contoh : Pekan dalam semester ini 26
pekan, yang tidak efektif 9 pekan maka pekan efektif adalah 26-9=17
Pekan.
b) Jam efektif semester adalah hasil perkalian pekan efektif dengan jumlah
jam pelajaran per minggu. Misal : Fisika kelas VII Jumlah jam per minggu
2 jam/ kelas. Maka jam pelajaran efektif per semester adalah 17 x 2 jam
pel = 34 jam pel.
d. Distribusi alokasi waktu
Hal-hal yang diperhatikan adalah :
a) Hitung banyaknya kompetensi dasar dalam semester berjalan.
b) Tentukan kedalaman dan keluasan materi pada Kompetensi Dasar
tersebut.
c) Sebarkan jam efektif yang telah dihitung pada setiap Kompetensi Kasar
berdasarkan keluasan dan kedalamannya.
d) jabarkan hasil penyebaran tersebut pada matriks yang telah dilengkapi
dengan bulan dan minggu selama 1 semester dengan memperhatikan juga
minggu / hari tidak efektif.
4) Membuat catatan atau keterangan untuk bagian-
bagian yang membutuhkan penjelasan.
F. Contoh Program Semester Biologi SMA
Secara sederhana teknik pengisian program semester di atas juga sama seperti
program tahunan. Beberapa komponen yang sudah ada dalam program tahunan tinggal
memindah saja (SK, KD, Materi Pokok). Yang perlu pencermatan adalah perumusan
indikator dan pemerian materi ke dalam bulan selama satu semester.
Indikator dalam program semester harus dirumuskan guru sesuai dengan
karakteristik siswa. Indikator ibarat tujuan instruksional khusus (TIK) dalam
pembelajaran sehingga perumusannya akan lebih efektif apabila menggunakan kata
kerja operasional (KKO), seperti menjelaskan, menyebutkan, menganalisis,
mengidentifikasi, mengevaluasi, dan sejenisnya.
Cara pengisian program di atas adalah sebagai berikut:
a. Tentukan Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang ingin
dicapai. Dalam hal ini guru tidak perlu merumuskan SK dan KD, sebab semuanya
sudah ditentukan dalam Standar Isi (SI), yakni pada Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP) yang sudah kita kenal , kecuali kalau kita memang diharuskan
merumskan SK dan KD sendiri, misalnya dalam merumuskan kurikulum Muatan
Lokal (Mulok).
b. Lihat program tahunan yang telah kita susun untuk menentukan alokasi waktu atau
jumlah jam pelajaran setiap SK dan KD itu.
c. Tentukan pada bulan dan minggu keberapa proses pembelajaran KD itu akan
dilaksanakan.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 1988. Penilaian Program Pendidikan, cetakan 1. Jakarta: PT Bina
Aksara.
Hamalik, Umar. 2004. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: PT Rosda Karya.
Sanjaya, Wina. 2008. Perencanaan Dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana
Prenada Media Group.
Syah, Darwyn dkk. 2007. Perencanaan Sistem Pengajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta:
Gaung Persada Press.
Zulyusri. 2010. Modul Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Padang: Universitas Negeri
Padang.