0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
180 tayangan6 halaman

Pengendalian Mutu Radiologi di RS Misi Lebak

Rumah Sakit Misi Lebak membuat program pengendalian mutu untuk instalasi radiologinya guna meningkatkan pelayanan dan keselamatan pasien serta petugas. Program ini mencakup penilaian kepuasan pelanggan, pengelolaan peralatan, dan pelaksanaan pemeriksaan oleh dokter spesialis radiologi untuk memastikan kualitas hasil dan keamanan. Tujuannya adalah tercapainya pelayanan radiologi bermutu tinggi yang mendukung pelayanan kesehat

Diunggah oleh

santi lestari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
180 tayangan6 halaman

Pengendalian Mutu Radiologi di RS Misi Lebak

Rumah Sakit Misi Lebak membuat program pengendalian mutu untuk instalasi radiologinya guna meningkatkan pelayanan dan keselamatan pasien serta petugas. Program ini mencakup penilaian kepuasan pelanggan, pengelolaan peralatan, dan pelaksanaan pemeriksaan oleh dokter spesialis radiologi untuk memastikan kualitas hasil dan keamanan. Tujuannya adalah tercapainya pelayanan radiologi bermutu tinggi yang mendukung pelayanan kesehat

Diunggah oleh

santi lestari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUMAH SAKIT MISI LEBAK

Jl. Multatuli No. 41 Rangkasbitung 42311 Lebak – Banten


Telp. 0252-201014 Fax. 0252-203390
e-mail : rsmisilebak@[Link]

PENGENDALIAN MUTU

1. PENDAHULUAN
Pelayanan kesehatan di rumah sakit merupakan bagian integral yang tidak dapat
dipisahkan dari pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Tuntutan akan pelayanan
kesehatan yang bermutu semakin meningkat seiring dengan semakin tingginya tingkat
pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Semakin pesat laju pembangunan, semakin
besar pula tuntutan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih
baik. Dengan demikian, pelayanan rumah sakit yang memadai baik di bidang
diagnostik maupun pengobatan semakin dibutuhkan.
Pemeriksaan radiologi merupakan salah satu pemeriksaan penunjang yang sangat
penting dalam mendukung pelayanan di bidang diagnostik dan juga pengobatan. Oleh
karena itu pelayanan radiologi yang bermutu sangat dibutuhkan. Pelayanan radiologi
sebagai pelayanan penunjang diagnostik jika bermutu tinggi akan sangat mendukung
pelayanan kesehatan di rumah sakit secara keseluruhan.
Dalam tatanan organisasi pelayanan radiologi penjaminan mutu diterapkan melalui
program yang diorganisasikan untuk meningkatkan pelayanan pasien melalui
penilaian objektif pelayanan pasien dan koreksi terhadap masalah-masalah yang dapat
diidentifikasi. Hal tersebut merupakan suatu sistem menyeluruh yang memantau
permintaan pemeriksaan radiologi oleh dokter pengirim, pengelolaan terhadap
permintaan pemeriksaan dan hasil akhir interpretasi radiologi dari pemeriksaan.
Oleh karena itu, perlu disusun rencana untuk memberikan pelayanan radiologi yang bermutu
secara komprehensif.

2. LATAR BELAKANG
Penerapan Jaminan Mutu (Quality Assurance/QA) dalam setiap prosedur radiografi
diharapkan mampu memberi manfaat dalam penanganan pasien, memastikan agar
setiap radiograf yang dihasilkan mempunyai nilai informasi diagnostik yang akurat
serta memberi kemungkinan minimal terhadap dosis radiasi dan efisiensi biaya
pemeriksaan.
RUMAH SAKIT MISI LEBAK
Jl. Multatuli No. 41 Rangkasbitung 42311 Lebak – Banten
Telp. 0252-201014 Fax. 0252-203390
e-mail : rsmisilebak@[Link]

Tujuan utama dari program QA adalah untuk menghasilkan radiograf yang memiliki
kualitas tinggi sehingga memaksimalkan hasil bacaan radiolog dalam rangka
penegakan diagnosis pasien.
Menurut BAPETEN tentang pedoman dosis pasien radiodiagnostik (2003), tujuan
program QA adalah akurasi dan ketepatan waktu diagnosis pasien. Sedangkan
penerapan program Pengendalian Mutu (Quality Control/QC) sebagai bagian dari
program QA radiologi dilakukan dengan tujuan untuk mendukung program QA yakni
dalam aspek pengendalian parameter performa (kinerja) fisis pesawat atau peralatan
pendukung lainnya melalui pengujian-pengujian dan pendokumentasian data secara
rutin dan periodik oleh internal bagian radiologi yaitu 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun
sekali.
Sebagaimana contoh yang ditemukan oleh Gray (1983) dan Jeffrey (2006), bahwa
setiap generator dan sistem radiografi harus dikalibrasi dan menjalani program QC
paling sedikit setiap 1 tahun sekali. Pengujian dilakukan 6 bulan sekali untuk upaya
preventif manjaga mutu atau juga harus dilakukan secepatnya pada alat yang baru
dipasang dan setelah alat diservis karena dapat mempengaruhi kualitas radiograf dan
keluaran radiasi dari peralatan radiografi tersebut
Dalam menghadapi millenium kesehatan dan mempersiapkan penyajian data
kuantitatif uji hasil kinerja peralatan sinar X merujuk Keputusan Kepala BAPETEN
No.01-P/Ka-BAPETEN/I-03 tahun 2003, bab V terkait Jaminan Kualitas
Radiodiagnostik, dan mengantisipasi akan diberlakukannya Peraturan Kepala (Perka)
BAPETEN terkait bab IV bagian keempat pasal 30 Uji Kesesuaian Pesawat Sinar-X
(Compliance test) untuk diagnostik dan intervensional di tahun 2012 yang akan
datang, setiap unit pelayanan atau bagian radiologi Rumah Sakit di Indonesia perlu
mempersiapkan data awal (baseline data) uji QC melalui survei awal performa bagi
setiap fasilitas pesawat sinar-X termasuk aksesoris pendukung lainnya.
Untuk mengawalinya, Pedoman kendali Mutu (Quality Control) peralatan diagnostik
menurut KMK No. 1250/MENKES/SK/XII/2009 dapat diterapkan dan bila ingin
melakukan audit internal secara mandiri, untuk sementara dapat diujicobakan tingkat
kepatuhan hasil implementasi QC programnya dengan mengacu pada standar
pengujian kepatuhan (Compliance test) Internasional (Safety Act nomor 1975 tahun
2000). Dipilihnya standar Internasional SA 1975:2000 karena menyangkut dua hal.
RUMAH SAKIT MISI LEBAK
Jl. Multatuli No. 41 Rangkasbitung 42311 Lebak – Banten
Telp. 0252-201014 Fax. 0252-203390
e-mail : rsmisilebak@[Link]

Pertama, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) akan memberlakukan regulasi


uji kepatuhan di Indonesia, dan yang kedua, proses persiapan Perka BAPETEN terkait
uji kepatuhan, diantaranya mengacu pada Regulasi SA 1975:2000
Mengacu kepada hal diatas, Rumah Sakit Misi Lebak sebagai salah satu rumah sakit
se-Propinsi Jambi perlu melakukan peningkatan mutu salah satunya yaitu dengan
melakukan kegiatan penjaminan mutu dan pengontrolan mutu di Instalasi Radiologi
Rumah Sakit Misi Lebak.
Beberapa hal yang harus diperhatikan terkait dengan hal ini adalah kepuasan
pelanggan, keselamatan pasien dan petugas radiologi dan kualitas hasil pemeriksaan
radiologi.
3. TUJUAN
a. Tujuan umum :
Agar terwujud pelayanan Unit Radiologi yang bermutu tinggi untuk menunjang
pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Misi Lebak secara keseluruhan baik untuk
kepentingan diagnostik maupun pengobatan.
b. Tujuan khusus :
1) Menciptakan pelayanan radiologi yang mengedepankan keselamatan pasien.
2) Menciptakan pelayanan radiologi yang memperhatikan kepuasan pelanggan dengan
memberikan pelayanan yang cepat dan hasil yang tepat.
3) Meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dan mempertahankan kinerja
peralatan radiologi pada kondisi optimal di Unit Radiologi.

4. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


a. Kepuasan pelanggan
1) Penetapan waktu tunggu pelayanan dan pemberian informasi kepada pelanggan
mengenai waktu tunggu pelayanan.
2) Dokumentasi hasil expertise yang baik dan dapat menyediakan kembali dengan cepat
bila ada permintaan sesuai dengan pedoman yang ada.
3) Survei kepuasan pelanggan terhadap pelayanan Unit Radiologi melalui survei yang
dilakukan oleh Rumah Sakit secara keseluruhan.
b. Keselamatan pasien (Patient Safety) dan petugas Unit Radiologi.
RUMAH SAKIT MISI LEBAK
Jl. Multatuli No. 41 Rangkasbitung 42311 Lebak – Banten
Telp. 0252-201014 Fax. 0252-203390
e-mail : rsmisilebak@[Link]

Menetapkan dan menjalankan kegiatan Proteksi Radiasi untuk Keamanan dan Antisipasi
Bahaya Radiasi.
c. Kualitas hasil (Image Quality)
1) Menetapkan dan menjalankan kegiatan pengelolaan peralatan radiologi dan diagnostic
imajing.
2) Pelaksanaan expertise dilakukan oleh Dokter Spesialis Radiologi di dalam dan di luar
jam kerja.

5. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


a. Membentuk tim untuk melaksanakan program kerja dan menunjuk penanggung jawab untuk
masing-masing kegiatan dalam program kerja.
b. Menyusun panduan dan kerangka acuan dari setiap program.
c. Melakukan rapat untuk evaluasi program setiap 3 bulan sekali dan dilakukan rapat insidentil
apabila diperlukan.
6. SASARAN
a. Waktu tunggu hasil pelayanan thorax foto dibawah 3 jam sebesar 90%.
b. Pemberian informasi kepada pasien mengenai waktu tunggu pelayanan radiologi sebesar
100%
c. Dokumentasi hasil ekspertise sebesar 100%
d. Kepuasan pelanggan terhadap pelayanan radiologi sebesar 80 %
e. Menjalankan Program kegiatan proteksi radiasi untuk Keamanan dan Antisipasi Bahaya
Radiasi sebesar 100%
f. Menjalankan Program kegiatan pengelolaan peralatan radiologi dan diagnostik imaging
sebesar 100%
g. Pelaksanaan expertise oleh Dokter Spesialis Radiologi di dalam dan di luar jam kerja sebesar
100 %.
7. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
a. Kepuasan pelanggan
1) Penetapan waktu tunggu pelayanan dan pemberian informasi kepada pelanggan
mengenai waktu tunggu pelayanan serta melakukan dokumentasi dan evaluasi.

2) Dokumentasi hasil expertise yang baik dan dapat menyediakan kembali dengan cepat
bila ada permintaan sesuai dengan pedoman yang ada.
RUMAH SAKIT MISI LEBAK
Jl. Multatuli No. 41 Rangkasbitung 42311 Lebak – Banten
Telp. 0252-201014 Fax. 0252-203390
e-mail : rsmisilebak@[Link]

3) Survei kepuasan pelanggan terhadap pelayanan Unit Radiologi


b. Keselamatan pasien dan petugas Unit Radiologi
Menetapkan dan menjalankan kegiatan keamanan dan antisipasi bahaya radiasi sesuai
kerangka yang ada.
c. Kualitas hasil
1) Menetapkan dan menjalankan kegiatan pengelolaan peralatan radiologi dan diagnostic
imajing sesuai dengan kerangka yang ada.
Pelaksanaan expertise dilakukan oleh Dokter Spesialis Radiologi di dalam dan di luar
jam kerja.

8. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Pelaksanaan kegiatan akan dievaluasi pada rapat bulanan untuk mengindentifikasi dan
membahas jadwal pelaksanaan kegiatan dan masalah-masalah pelayanan yang terjadi.
Pelaporan akan dibuat sesuai dengan notulen rapat yang ada dan dilakukan tindak
lanjut untuk mengatasi masalah yang ada.

9. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Pencatatan, pelaporan dan evaluasi kegiatan akan dilakukan secara terpusat dalam kerangka acuan
dan laporan pelaksanaan masing-masing program yang telah dibuat.
RUMAH SAKIT MISI LEBAK
Jl. Multatuli No. 41 Rangkasbitung 42311 Lebak – Banten
Telp. 0252-201014 Fax. 0252-203390
e-mail : rsmisilebak@[Link]

Anda mungkin juga menyukai