“ SATUAN ACARA PENYULUHAN PENCEGAHAN PRIMER, SEKUNDER, TERSIER
PADA PENYAKIT GASTROENTRITIS (DIARE) PADA ANAK”
Dosen Pembimbing :
Siti Patonah,[Link]
Disusun oleh :
1. Putri Novita Rini (17001024)
2. Maya Noer Kasanah (17001028)
3. Widya Rizky Handayani (17001046)
4. Sylviea Ramanda Elfin Diyanto (17001053)
5. Nur Hidayah (17001062)
AKADEMI KESEHATAN RAJEKWESI BOJONEGORO
2018/2019
LEMBAR PENGESAHAN
Judul : Pencegahan Primer, Sekunder, Tersier Pada Penyakit Gastroentriris (Diare).
Telah disetujui untuk di presentasikan pada tanggal (4 Desember 2018) Untuk memenuhi
tugas Praktek Klinik Dasar Akademi Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro di Ruang Anak Rumah
Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro.
Bojonegoro, 4 Desember 2018
Mengetahui
Pembimbing Akademik Pembimbing Klinik
Siti Patonah,[Link] [Link] [Link]
Kepala Ruangan
[Link] [Link]
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya,
sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Makalah ini disusun untuk
memenuhi salah satu tugas Praktek Klinik Keperawatan Dasar yang membahas tentang “Satuan
Acara Penyuluhan Pencegahan Primer, Sekunder, Tersier Pada Penyakit Gastroentritis (Diare)
Pada Anak” . Tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada :
1. Ibu Fidrotin Azizah, selaku Direktur Akademi Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro.
2. Siti Patonah,[Link] , selaku Kaprodi D3 Keperawatan.
3. Siti Patonah,[Link] Selaku Dosen Pembimbing akademik program Praktek Klinik
Keperawatan Dasar.
4. [Link] [Link] Selaku pembimbing klinik RS ‘Aisyiyah Bojonegoro.
Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada para pembaca. Dan kami selaku
penyusun meminta maaf apabila makalah ini jauh dari sempurna. Semoga semua pihak yang
turut membantu menyelesaikan makalah ini mendapat pahala yang setimpal dari Allah SWT.
Bojonegoro, 4 Desember 2018
Penyusun
SATUAN ACARA PENYULUHAN
Topik : Diare (Gastroenteritis) Pada Anak
Sub topic : Perawatan Diare Pada Anak
Hari /Tanggal : Selasa, 4 Desember 2018
Waktu : 10.00 WIB - selesai
Tempat: Ruang Anak RS ‘Aisyiyah Bojonegoro
Sasaran : Orang tua
Penyuluh : Mahasiswa Akademi Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro
A. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM
Setelah diberikan penyuluhan selama ± 15 menit, keluarga klien mampu memahami
cara untuk menanggulangi diare pada anak.
B. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS
Setelah dilakukan penyuluhan keluarga klien dapat :
1. Menyebutkan Pengertian diare
2. Menyebutkan 4 dari 6 penyebab diare
3. Menyebutkan 3 dari 5 tanda dan gejala diare
4. Menyebutkan 2 dari 3 cara penularan diare
5. Menyebutkan bahaya diare
6. Menjelaskan 4 dari 6 cara pencegahan diare
7. Menyebutkan 2 dari 3 cara mengatasi diare
C. METODE PELAKSANAAN
1. Ceramah
2. Tanya jawab
D. SASARAN
Orang tua pasien , Di Ruang Anak Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro.
E. STRATEGI PELAKSANAAN
Hari/ tgl : Selasa, 4 Desember 2018
Waktu : 10.00 WIB – selesai
Tempat: Ruang Anak RS ‘Aisyiyah Bojonegoro
Penyaji : Nur Hidayah
Moderator : Widya Rizky Handayani
Observer : Maya Noer Khasanah
Fasilitator : Sylviea Ramanda Elfin Diyanto
: Putri Novita Rini
RENCANA AKTIVITAS
No. WAKTU
KEGIATAN PENYAJI PESERTA
1. 5 menit Pembukaan a) Mengucap salam. a) Menjawab salam
a) Mengucap salam. b) Membacakan profil dari b) Mendengarkan
b) Memperkenalkan masing-masing penyaji.
diri. c) Membacakan tujuan c) Memperhatikan
c) Menjelaskan tujuan instruksional umum dan
dari diadakannya khusus.
penyuluhan. d) Membacakan materi d) Memperhatikan
d) Menyebutkan materi yang akan disampaikan
yang akan diberikan. pemateri.
2. 10 menit Pelaksanaan:
a). Menggali a) Bertanya pada 1-2 a) Mengungkapkan
pengetahuan pasien peserta tentang pengetahuannya
tentang pengertian pengertian, tanda
penyakit gastroenteritis dan gejala, dan faktor
(diare), gejala, penyebab.
tanda dan faktor b) Menjelaskan secara b) Memperhatikan
penyebab dari detail
penyakit tentang:
gastroenteritis (diare) 1. Pengertian
b). Memberikan materi: penyakit gastroentritis (diare)
Pengertian penyakit 1. Faktor penyebab dari
gastroentritis (diare) penyakit gastroenteritis
1. Faktor penyebab (diare). Tanda dan
dari penyakit gejala dari penyakit
gastroenteritis gastroenteritis (diare).
(diare) 2. Penanganan dari
2. Tanda dan gejala penyakit gastroenteritis
dari penyakit (diare)
gastroenteritis 3. Makanan yang sehat dan
(diare) di hindari untuk pasien
3. Penanganan dari gastroenteritis (diare).
penyakit 4. Pencegahan
gastroenteritis gastroenteritis (diare)
(diare) di rumah
4. Makanan yang
sehat dan di
hindari untuk
pasien
gastroenteritis
(diare)
5. Pencegahan
gastroenteritis
(diare)
3. 10 menit Evaluasi:
a) Memberikan a) Membuka 3-5 pertanyaana) bertanya
kesempatan peserta b) Memberikan 3-5 b) menjawab
untuk pertanyaan tentang pertanyaan
bertanya materi yang sudah
b) Mengevaluasi peserta disampaikan
tentang materi yang
sudah disampaikan
4 5 menit Terminasi:
a) Mengucapkan a) Mengucapkan terimakasiha) Mendengarkan
terimakasih atas b) Mengucapkan salam b) Menjawab salam
terselenggaranya
penkes dengan lancar
b) Memberikan salam
penutup
F. MEDIA DAN ALAT
1. Leaflet
2. Poster
G. SETTING TEMPAT keterangan :
: Audien
: Moderator
: Penyaji
: Fasilitator
: Observer
H. KRITERIA EVALUASI
1. Evaluasi Struktur
a. Klien bersedia diberi penyuluhan (100%)
b. Persiapan materi yang disampaikan
c. Persiapan media yang akan disampaikan
d. Persiapan klien yang akan diberi penyuluhan
e. Kontrak waktu dengan klien sebelumnya
2. Evaluasi Proses
a. Klien antusias terhadap materi yang diberikan
b. Klien tidak meninggalkan tempat penyuluhan sebelum acara selesai.
c. Klien bertanya dan menjawab pertanyaan dengan benar
d. Klien dapat menerapkan materi yang telah didapatkan
3. Evaluasi hasil
a. Klien dapat menjelaskan pengertian dari penyakit Gastroentritis (Diare)
b. Klien dapat menyebutkan tanda dan gejala dari penyakit Gastroentritis (Diare)
c. Klien dapat menyebutkan penyebab dari penyakit Gastroentritis (Diare)
d. Klien dapat menyebutkan penanganan dari penyakit Gastroentritis (Diare) di rumah
e. Klien dapat menyebutkan makanan yang sehat dan di hindari untuk pasien
Gastroentritis (Diare)
f. Klien dapat menyebutkan pencegahan Gastroentritis (Diare)
I. LAMPIRAN
1. PENGERTIAN
Diare adalah frekuensi buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan 3 kali pada
anak, konsistensi feces encer, dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lender & darah
(Ngastiyah, 1997).
2. APA PENYEBAB DIARE
Adanya infeksi bakteri & virus pada saluran cerna
Makanan dan Minuman yang tidak sehat (tidak dimasak/belum matang)
Makanan : Contoh,Makanan yang tidak dicuci bersih, makanan yang terkontaminasi oleh
debu, lalat, kecoa dll.
Minuman : contoh air dari empang/sungai/mata air yang disimpan dalam tempat yang
kotor.
Faktor psikologis: rasa takut, cemas, terutama pada anak yang lebih besar.
Makanan yang sudah basi atau beracun.
Lingkungan yang kumuh atau kotor.
Perilaku, contoh : tidak mencuci tangan sebelum makan.
3. TANDA DAN GEJALANYA
a. Buang air besar lebih dari 4X/hari dengan konsistensi cair.
b. Penderita merasa haus, mulut dan lidah kering, tulang pipi menonjol, mata cekung,
ubun-ubun tampak cekung pada bayi.
c. Kulit perut bila dicubit kembali keasal berlangsung pelan dan lambat.
d. Nafsu makan menurun, muntah, muka tampak pucat
e. Cengeng, gelisah dan demam cukup tinggi.
4. BAGAIMANA CARA PENULARAN DIARE
Makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh bakteri dan virus pada diare
Kontak langsung penderita diare atau barang-barang yang telah tercemar tinja
penderita atau tidak langsung melalui lalat.
Melalui 4F (Food, Feces, Finger and Fly)
5. BAHAYA DIARE
Ganguan keseimbangan cairan tubuh (kekurangan cairan tubuh, bila tidak ditangani segera
dapat menyebabkan KEMATIAN.
6. BAGAIMANA CARA PENCEGAHANNYA
Berikan ASI ekslusif (berikan bayi hanya ASI sampai umur 4 bulan)
Jika diberi susu botol maka rebus botol susu dan dot sebelum dipakai.
Selalu menggunakan air bersih dan mencuci terlebih dahulu sayuran/buah-buahan
sebelum dimakan/dimasak, lalu masak dengan cara yang benar (harus matang)
Cuci tangan sebelum makan
Lingkungan rumah dan sekitarnya bersih
Buang air besar jangan disembarang tempat tetapi harus di WC/jamban.
7. CARA MENGATASI DIARE
1. Bila anak mencret segera beri minum air teh, air kelapa atau Larutan Gula Garam
2. Lebih baik jika tersedia oralit, segera berikan pada penderita diare: Minuman larutan
oralit sebanyak anak mau minum (paling sedikit 1 gelas setiap BAB)
3. Berikan ASI seperti biasa, lebih banyak lebih baik.