Rencana Bisnis dan Anggaran Tahun 2018
UPTD Puskesmas Kandangan
KATA PENGANTAR
Berdasarkan Keputusan Bupati Kediri Nomor: 188.45/298/418.32/2015
tanggal 16 Juni 2015 tentang Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) penuh pada UPTD Pusat Kesehatan
Masyarakat (Puskesmas) Kandangan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri ,UPTD
Puskesmas Kandangan Kabupaten Kediri telah menyusun Rencana Kerja dan
Anggaran Tahunan atau Rencana Bisnis Anggaran (RBA). RBA disusun berbasis
kegiatan,kebutuhan dan kemampuan anggaran/ pendapatan BLUD yang
bersangkutan.
Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) UPTD Puskesmas Kandangan
Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2017 merupakan salah satu pedoman pokok
pengelolaan kegiatan dan keuangan UPTD Puskesmas Kandangan tahun 2017,
disusun mengacu pada Rencana Strategis Bisnis Puskesmas Kandangan periode
2016 - 2020.
Kediri, 5 Oktober 2017
Kepala UPTD Puskesmas Kandangan
Kabupaten Kediri
[Link] TJAHJONO
NIP.19610805 198901 2 003
i
Rencana Bisnis dan Anggaran Tahun 2018
UPTD Puskesmas Kandangan
RINGKASAN EKSEKUTIF
Tahun 2016 merupakan tahun pertama UPTD Puskesmas Kandangan
Kabupaten Kediri menerapkan PPK-BLUD. Secara umum kondisi Puskesmas
cukup stabil, kondisi internal cukup kondusif untuk melakukan perubahan -
perubahan sesuai dengan ketentuan PP 23 Tahun 2005 dan Permendagri 61
tahun 2007 dalam upaya meningkatkan kinerja Puskesmas.
RBA merupakan dokumen perencanaan bisnis dan penganggaran tahunan
yang berisi program, kegiatan, target kinerja dan anggaran BLUD. Penyusunan
RBA berdasarkan prinsip anggaran berbasis kinerja, perhitungan akuntansi biaya
menurut jenis layanan, kebutuhan pendanaan dan kemampuan pendapatan yang
diperkirakan akan diterima dari masyarakat, badan lain, APBD, APBN dan
sumber-sumber pendapatan BLUD lainnya
Pada periode tahun 2017, kinerja pelayanan meningkat dibandingkan
dengan tahun 2016 yaitu ditunjukkan dengan jumlah total kunjungan pasien
pada tahun 2016 sebanyak 23.931 kunjungan, dan proyeksi tahun 2017
kunjungan meningkat menjadi 31.110 kunjungan.
Kinerja proyeksi keuangan pada tahun 2017, realisasi pendapatan
mencapai Rp [Link],-. Hal ini terutama disebabkan adanya dana kapitasi
BPJS yang dialokasikan kepada Puskesmas Kandangan.
Asumsi dan kondisi yang menjadi dasar penyusunan RBA Tahun 2018
meliputi asumsi makro dan mikro ekonomi yang mencakup antara lain
pertumbuhan ekonomi regional, laju inflasi, nilai kurs, tarif dan volume
pelayanan dan lain-lain asumsi yang relevan.
ii
Rencana Bisnis dan Anggaran Tahun 2018
UPTD Puskesmas Kandangan
Anggaran penerimaan tahun 2018 diproyeksikan sebesar
Rp. [Link],-. Penerimaan tersebut bersumber dari penerimaan fungsional
Puskesmas berupa hasil layanan kesehatan sebesar Rp. [Link],-, subsidi
dari APBD untuk gaji PNS sebesar Rp. [Link],- untuk kegiatan operasional
sebesar Rp. 480.449.000 dan investasi sebesar Rp. 0, serta dari APBN senilai Rp.
0,-.
Anggaran biaya operasional Puskesmas pada tahun 2018 adalah sebesar
Rp. [Link],- yang terdiri dari biaya pelayanan sebesar Rp. [Link],-
dan biaya umum dan administrasi sebesar Rp. [Link],- serta biaya lain-
lain sebesar Rp. 0,-.
Rencana pengeluaran investasi tahun anggaran 2018 adalah sebesar
Rp. 0,- yang pendanaannya berasal dari pendapatan fungsional sebesar Rp. 0,-,
subsidi APBD sebesar Rp. 0,-, subsidi APBN sebesar Rp. 0,-.
Pengeluaran biaya BLUD diberikan fleksibilitas dengan
mempertimbangkan volume kegiatan pelayanan. Fleksibilitas pengeluaran biaya
BLUD merupakan pengeluaran biaya yang disesuaikan dan signifikan dengan
perubahan pendapatan dalam ambang batas RBA. Fleksibilitas pengeluaran
biaya BLUD hanya berlaku untuk biaya BLUD yang berasal dari pendapatan selain
dari APBN/APBD dan hibah terikat.
Persentase ambang batas dalam RBA ini diperkirakan sebesar 10%
terhadap total belanja operasional yang pendanaannya bersumber dari
pendapatan fungsional. Hal ini didasarkan pada pengalaman tahun-tahun
sebelumnya yaitu pelampauan target pendapatan rata-rata yang dicapai adalah
10%.
iii