Olahraga Rekreasi
Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pendidikan Jasmani dan
Keolahragaan
Dosen pengampu: Bahtiyar Heru Susanto, M,Pd
Disusun Oleh:
A3-18
Kelompok 6
1. Nur Widia Kisworo (18144600071)
2. Kris Setiyawati (18144600078)
3. Silvana Febriyanti (18144600091)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA
2019
ii
ABSTRAK
Tujuan penulisan:
Untuk mengetahui pengertian olahraga rekreasi, untuk mengetahui pengertian olahraga
rekreasi yang tradisional dan modern. Mengetahui pengertian permainan Bentengan,
dan cara bermain permainan bentengan. Untuk mengetahui pengertian permainan
congklak, dan cara bermainnya, serta dasar dasarnya. Untuk mengetahui pengertian
bermain renang serta dasar dasar untuk bermain. Untuk mengetahui pengertian
permainan badminton dan cara bermain permainan badminton itu sendiri, serta dasar
dasar bermain badminton.
Hasil observasi kami adalah mengobservasi olahraga rekreasi yang ada di
daerah kami seperti bentengan yang merupakan permainan tradisional dimana
permainan ini dimainkan oleh beberapa orang untuk merebut dan mempertahankan
benteng agar bisa memenangkan permainan. Selanjutnya congklak merupakan
permainan tradisional yang dimainkan oleh 2 orang yang menggunakan cangkang
kerang atau biji- bijian. Selanjutnya renang, Renang merupakan salah satu gerakan
yang dilakukan di dalam air yang dapat dilakukan oleh manusia. Berenang dapat
dilakukan oleh siapa saja dari berbagai usia dan kalangan masyarakat. Selanjutnya ada
badminton, Badminton merupakan permainan raket yang paling cepat di dunia.
Olahraga ini bisa dimainkan dengan dua orang atau empat orang, dan tujuan
permainannya sederhana: cetak poin atau skor sebanyak mungkin dan lebih banyak
dari lawan
ii
DAFTAR ISI
ii
BAB I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Rekreasi berasal dari bahasa Latin, re-creare, yang secara harfiah berarti membuat
ulang, sedangkan dalam bahasa inggris re-creation, yang secara harfiah berarti kembali
berkarya,adalah kegiatan yang dilakukan untuk peyegaran kembali jasmani dan rohani
seseorang. Hal ini adalah sebuah aktifitas yang dilakukan seseorang selain pekerjaan.
Kegiatan yang umum dilakukan untuk rekreasi adalah pariwisata, olahraga, prrmainan,
dan hobi (Suryadi Damanik dan Sabaruddin Yunis, 2011:1). Pemanfaatan waktu luang
untuk melakukan aktivitas rekreasi merupakan kebutuhan bagi seluruh lapisan
masyarakat. Waktu luang merupakan dasar terlaksananya kegiatan rekreasi yang
dilaksanakan dalam keadaan manusia terbebas dari segala sesuatu. Waktu luang adalah
waktu dimana orang bebas dari pekerjaan rutin dimana waktu luang merupakan waktu
yang tidak diwajibkan dan terbebas dari berbagai aktivitas psikis dan sosial yang
menjadi komitmennya. Oleh karena itu aktivitas rekreasi merupakan kebutuhan,
dimana kebutuhan itu terdorong atas suatu keinginan maupun minat dari orang yang
menginginkan kegiatan rekreasisuasana alam yang nyaman, menikmati bentang alam
yang mempesona pada objek wisata Balige danau yang luas dan pantai yang indah.
Olahraga rekreasi merupakan salah satu faktor yang menarik minat wisatawan untuk
memanfaatkan hari-hari libur, waktu luang, dan istirahat, untuk memulihkan kesegaran
jasmani dan rohani. Serta menghilangkan segala ketegangan, pikiran, dan tenaga akibat
kegiatan rutin. Dengan melakukan kegiatan olahraga rekreasi disuatu tempat seseorang
akan dapat menikmati langsung dengan berpartisipasi aktif dengan aktifitas yang
disukainya, misalnya : bentengan, congklak, berenang,badminton.
Dewasa ini sesuai perkembangan zaman, banyak macam-macam permainan baru yang
muncul. Mulai dari permainan yang sangat ringan sampai permainan yang sangat berat.
Permainan disini dapat diartikan sebagai suatu aktivitas yang dilakukan oleh
masyarakat guna mencapai suatu kesenangan yang nantinya dapat membentuk proses
kepribadian seorang individu dan membantu individu untuk mencapai perkembangan
dari berbagai aspek. Diantaranya yaitu: fisik, intelektual, sosial, moral serta emosional.
Sedangkan pengertian dari olahraga itu sendiri adalah serangkaian gerak raga yang
teratur dan terencana untuk memelihara gerak dan meningkatkan kemampuan gerak.
Olahraga merupakan kebutuhan hidup yang sifatnya periodik; artinya olahraga sebagai
alat untuk memelihara dan membina kesehatan, tidak dapat ditinggalkan. Olahraga
rekreasi adalah kegiatan fisik yang dilakukan pada waktu senggang berdasarkan
keinginan atau kehendak yang timbul karena memberi kepuasan atau kesenangan. Dari
sini terlihat bahwa olahraga itu tidak begitu berat dan bahkan bisa menyenangkan.
Salah satu olahraga rekreasi adalah bentengan, congklak, renang, badminton.
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan uraian yang dikemukakan dalam latar belakang masalah, maka mungkin
berbagai masalah yang dapat diidentifikasi yaitu :
1. Bagaimana cara mengembangkan olahraga rekreasi seperti bentengan dan congklak?
2. Apakah olahraga rekreasi bentengan dan congklak sudah hampir tidak pernah
dimainkan dengan anak-anak masa kini?
3. Bagaimana olahraga modern saat ini dapat memberikan hal-hal yang positif dengan
memanfaatkan waktu luang?
C. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah :
2
1) Untuk mengetahui bagaimana cara mengembangkan olahraga rekreasi seperti
bentengan dan congklak?
2) Untuk mengetahui adakah yang masih memainkan olahraga congklak dan bentengan
hingga saat ini?
3) Untuk mengetahui apakah olahraga modern saat ini dapat memberikan hal-hal yang
positif dengan memanfaatkan waktu luang?
3
BAB II
ISI
A. Kajian Pustaka
1. Pengertian Olahraga Rekreasi
Olaharaga rekreasi adalah jenis kegiatan olahraga yang dilakukan pada waktu
senggang atau waktu-waktu luang.
a) Menurut Kusnadi (2002:4) Pengertian Olahraga Rekreasi adalah olahraga yang
dilakukan untuk tujuan rekreasi.
b) Menurut Haryono (19978:10) Olahraga rekreasi adalah kegiatan fisik yang
dilakukan pada waktu senggang berdsarkan keingginan atau kehendak yang timbul
karena memberi kepuasan atau kesenangan.
c) Menurut Herbert Hagg (1994) “Rekreational sport /leisure time sports are formd
of physical activity in leisure under a time perspective. It comprises sport after
work, on weekends, in vacations, in retirement, or during periods of (unfortunate)
unemployment”.
d) Menurut Nurlan Kusmaedi (2002:4) olahraga rekreasi adalah kegiatan olahraga
yang ditujukan untuk rekreasi atau wisata.
4
e) Menurut Aip Syaifuddin (Belajar aktif Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SMP,
Jakarta, Grasindo.1990) Olahraga rekreasi adalah jenis kegiatan olahraga yang
dilakukan pada waktu senggang atau waktu-waktu luang.
Pengertian rekreasi olahraga suatu kegiatan yang menyenangkan yang mengandung
unsur gerak positif.
Rekreasi Olahraga adalah aktivitas indoor maupun outdoor yang didominasi unsure-
unsure olahraga (gerak) sehingga dapat menyenangkan.
Prinsip-prinsip Dasar Olahraga Rekreasi
Olahraga rekreasi sudah merupakan kebutuhan masyarakat di Indonesia. Dalam
pelaksanaannya mengacu pada prinsipnya yaitu:
a) Aktivitas dilakukan pada waktu senggang
b) Aktivitasnya bersifat fisik, mental dan sosial
c) Mempunyai motivasi dan tujuan
d) Dilakukan oleh siapa saja, kapan saja dan dimana saja
e) Dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan fleksibel
f) Kegiatannya bermanfaat bagi pelaku dan orang lain.
2. Pengertian olahraga modern
Olahraga Modern adalah olahraga yang telah mengalami perubahan dan peraturan
permainan mengikuti perkembangan zaman serta teknologi yang berkembang di dunia.
3. Pengertian olahraga tradisional
Olahraga asli dari berbagai daerah di Indonesia, mungkin belum terkenal di tingkat
nasional namun cukup populer di daerah asalnya.
B. Pembahasan
1. PERMAINAN TRADISIONAL
a. Permainan Bentengan
a) Pengertian Permainan Bentengan
5
Permainan bentengan adalah permainan tradisional dimana permainan ini
dimainkan oleh beberapa orang untuk merebut dan mempertahankan benteng agar bisa
memenangkan permainan. Sesuai dengan namanya, maka sebuah benteng dalam
permainan ini merupakan tujuan atau inti dari permainan ini. Jika permainan ini tidak
ada yang namanya benteng, maka tidak akan bisa memainkan permainan ini.
b) Sejarah Bentengan
Sejarah bentengan yakni awalnya permainan ini di mainkan oleh anak-anak di
pedesaan untuk mengisi waktu bermain tepatnya pada saat zaman dulu saat bangsa
Indonesia berhasil lepas dari penjajahan. Mengapa demikian? Menurut beberapa
sumber bahwa permainan ini mencerminkan perjuangan bangsa Indonesia saat
melawan penjajah dimana dalam permainan ini pemainnya berusaha untuk
mengamankan daerahnya dan memperoleh kejayaannya yang di simbolkan dengan
menduduki benteng lawan. Hal ini sama dengan tindakan rakyat Indonesia ketika
zaman penjajahan dimana bengsa Indonesia bersatu mempertahankan daerahnya dan
mengusir penjajah agar memperoleh kemerdekaan.
Mengapa dinamakan bentengan? Karena salah satu markas penjajah pada
zaman dahulu sering sering disebut dengan istilah “benteng” misal: benteng
Duurstede,benteng Malioboro dan lainnya. Jadi dikenallah istilah benteng-bentengan
sampai sekarang yang bertujuan untuk mengenalkan kepada khususnya anak-anak
tentang perjuangan rakyat Indonesia untuk menduduki benteng penjajah (merdeka).
Asal-usul dari permainan tradisional bentengan tidak diketahui secara pasti
siapa penciptanya dan darimana asalnya, karena penyebarannya yang berupa lisan.
Permainan tradisional ini mengalami perubahan nama atau bentuk walaupun dasarnya
sama. Di setiap daerah memiliki penyebutan masing-masing untuk permainan
tradisional ini.
c) Manfaat Permainan
Bentengan menjadi media anak untuk bersosialisasi karena permainan ini
dimainkan secara bersama-sama. Permainan tradisional secara berkelompok dapat
6
berpeluang mengembangkan kecerdasan interpersonal anak. Hal ini dapat dilihat dari
relasi interpersonal yang terjalin ketika mengikuti permainan. Permainan ini menuntut
semua anak untuk berperan secara aktif dalam mensukseskan permainan tersebut. Anak
dapat belajar menghargai orang lain dan aturan kalah-menang dapat menjadi peluang
untuk mengembankan aspek tersebut.
Selain itu, permainan ini juga melatih kemampuan anak dalam bekerja sama.
Karena pemain harus dapat bekerja sama dalam menjaga benteng, memata-matai
musuh, menangkap musuh, dan menduduki benteng lawan. Pemain harus mampu
menyesuaikan dengan kondisi kelompok, bisa berempati dengan kelebihan atau
kekurangan teman maupun lawan mainnya.
Permainan ini juga mengasah kemampuan menyusun strategi dan
meningkatkan kreativitas agar kelompoknya dapat menjadi pemenang. Anak-anak juga
berlatih untuk membangun sportivitas. Para pemain harus mampu menaati peraturan,
sportif mengakui kelompok lawan yang menang dan ia harus bersedia menjadi tawanan
kelompok lawan apabila ia tertangkap oleh pemain lawan. Dengan gerakan-gerakan
yang lincah, tentu saja permainan ini mengembangkan motorik kasar anak,
meningkatkan dan menyehatkan.
d) Aturan Permainan bentengan
Permainan bentengan terdiri dari 2 kelompok, masing-masing kelompok terdiri
dari 4-6 pemain. Atau boleh juga dilakukan menyesuaikan jumlah anak yang ada, serta
tempat yang digunakan. Pemain akan dibagi menjadi 2 kelompok dengan jumlah
pemain sama banyak. Setiap anggota kelompok akan mempunyai tugas berbeda
tergantung kepada kemampuannya. Seperti "penyerang" biasanya menjadi tugas
pemain yang dapat berlari kencang. Kemudian ada yang bertugas sebagai "mata-mata",
"pengganggu" dan "penjaga" benteng, sesuai dengan kelebihan pemain dan
kesepakatan kelompok. Permainan bentengan dilakukan dengan menjaga benteng yang
diwujudkan berbentuk tonggak tiang kayu atau bambu, dapat juga menggunakan pohon
hidup. Tonggak dijadikan sebagai basecamp masing-masing kelompok
7
Peraturan pertandingan:
Permainan Bentengan
Permain bentengan yang keluar dari basecamp dianggap menyerbu
terlebih dahulu. Pemain ini apabila dikejar oleh musuh dan tersentuh tangan
oleh musuh dianggap tertangkap. Pemain yang tertangkap ditempatkan tawanan
(tempat yang sudah ditentukan sebelum permainan dimulai, biasanya 2 meter
sebelah kanan atau kiri dari basecamp).
8
Pemain musuh mengejar penyerang
Pemain ini dapat kembali mempertahankan bentengnya apabila telah
diselamatkan temannya, dengan cara menyentuh tangan atau bagian tubuhnya.
Kelompok pemain dinyatakan mendapatkan nilai apabila dapat menyentuh basecamp
musuh. Berakhirnya permainan ditentukan oleh kesepakatan para pemain. Kelompok
yang kalah akan mendapatkan hukuman, yaitu mengendong kelompok yang menang
dari benteng satu ke benteng lainnya, jumlah gendongan tergantung kesepakatan.
Pemain yang ditawan berada di tempat tawanan
9
Seorang pemain mendapatkan nilai dengan menyentuh basecamp musuh
e) Aspek Perkembangan yang ada dalam permainan bentengan.
1. Moral dan Agama
Ketika bermain bentengan anak akan berdoa terlebih dahulu agar dalam bermain anak
diberikan keselamatan dan selalu dalam lindungan Tuhan
2. Sosial Emosional
Ketika bermain bentengan kemampuan anak dalam melatih kesabaran dan kerjasama
dengan kelompok untuk dapat memenangkan permainan tersebut. Serta anak dapat
bersosialisasi dengan lingkungannya, karena permainan dimainkan secara ramai dan
bersama-sama dengan temannya.
3. Bahasa
Dalam permaian bentengan anak dapat mengembangkan kemampuan bahasanya yaitu
dapat bercerita bagaimana jalannya permainan setelah permaianan selesai dimainkan.
4. Kognitif
Ketika bermain bentengan kemampuan anak dalam menyusun strategi permainan
untuk dapat mempertahankan bentengnya dan mengalahkan lawan.
5. Fisik motorik
Dengan gerakan-gerakan yang lincah, tentu saja permainan ini mengembangkan
motorik kasar anak, meningkatkan dan menyehatkan.
10
b. Permainan Tradisional Congklak
Congklak, siapa yang tidak mengenal permainan tradisional yang satu ini? Permainan
yang satu ini memiliki daya tarik sendiri dari bentuk papan congklak yang tersedia.
11
Selain itu permainan ini juga tidak akan membuat kamu mengeluarkan keringat karena
kamu bermain dengan duduk dan santai.
a) Sejarah Permainan
Menurut penelitian para arkeologi dan para ahli menyakini bahwa permainan
tradisional congklak ini berasal dari negeri Timur Tengah lalu menyebar ke Benua
Afrika setelah itu lalu penyebaran memasuki kawasan Asia. Permainan ini dikenal dan
populer di Indonesia sendiri karena masuknya bangsa Arab ke Indonesia.
Dengan tujuan berdagang, menetap dan menikahi orang-orang pribumi. Jumlah lubang
yang terdapat dalam papan congklak berjumlah 16 lubang, dibagi menjadi tujuh lubang
kecil dan dua lubang besar, lubang yang menjadi tujuan dengan masing-masing pemain
memiliki satu lubang.
b) Peraturan dan Cara Bermain
1. Permainan ini dimainkan oleh dua orang pemain.
2. Permainan ini menggunakan alat papan congklak dan biji congklak.
3. Terdapat 49 biji congklak yang di bagi ke 14 lubang kecil, setiap lubang
berisikan 7 biji congklak.
4. Suitlah untuk menentukan giliran main.
5. Pemain pertama, membagikan biji congklak yang ada di daerahnya, pilihlah
salah satu lubang untuk dibagikan biji congklaknya kepada setiap lubang kecil,
dan satu lubang besar yang mmenjadi milik kamu, atau tabungan biji kamu.
6. Membagikan secara berputar setiap melewati lubang isilah dengan 1 biji
congklak.
7. Begitu seterusnya hingga biji congklak habis, jika sudah habis barulah giliran
bergantian bermain.
12
2. PERMAINAN OLAHRAGA MODERN
a. Badminton
a) Pengertian Badminton
Badminton merupakan permainan raket yang paling cepat di dunia. Olahraga
ini bisa dimainkan dengan dua orang atau empat orang, dan tujuan permainannya
sederhana: cetak poin atau skor sebanyak mungkin dan lebih banyak dari lawan dengan
memukul shuttlecock melewati net. Meskipun mirip dengan tenis, aturan permainan
badminton jelas berbeda dan perlu dipahami sebelum Anda bisa mulai bermain. Jika
Anda ingin bermain badminton layaknya seorang ahli atau hanya sekedar membuat
orang lain terkesan.
13
b) Tujuan permainannya
Seperti tenis, badminton adalah olahraga raket yang dimainkan oleh dua atau
empat pemain (dua lawan dua). Tujuan permainannya adalah Anda atau tim Anda harus
memasukkan sebanyak 21 poin lebih dulu dari tim lawan. Anda mendapat poin tiap
kali Anda berhasil mendaratkan shuttlecock ke area lawan atau ketika lawan
melakukan pelanggaran yang berarti lawan gagal memukul kembali shuttlecock ke
wilayah permainan Anda.
1) Untuk memenangkan permainan, Anda harus lebih dulu mendapat 21 poin dan
dengan selisi dua poin dari lawan. Ini berarti jika dalam permainan poin kedua pihak
adalah 20-20, berarti Anda harus menang dengan poin 22-20, dan seterusnya.
2) Jika Anda atau lawan Anda tidak bisa menang dengan selisih dua poin sampai poin
kedua pemain mencapai 29-29, maka pemain yang berhasil mencapai poin 30 terlebih
dahulu dianggap sebagai pemenang.
3) Umumnya, tim atau pemain yang berhasil memenangkan dua permainan dianggap
sebagai pemenang pertandingan.
c) Lapangan badminton
Lapangan badminton memiliki panjang 13,4 meter dan lebar 6,1 meter. Jika Anda
bermain nomor tunggal, area permainan yang valid memiliki panjang 13,4 meter, tapi
dengan lebar hanya 5,18 meter. Net badminton dipasang membelah panjang lapangan
dan memiliki tinggi 1,5 meter dari permukaan tanah. Ketika bermain di nomor ganda,
area selebar 46 cm di bagian samping lapangan dianggap sebagai area yang valid untuk
serve dan memukul balik. Berikut beberapa hal lain yang perlu Anda ketahui.
1) Tiap sisi lapangan punya area service kanan dan kiri. Pemain yang membawa serve
harus melakukan serve ke arah area serve lawan yang bersilangan dari posisinya.
Dengan kata lain, jika pemain membawa serve dari area kanan, maka dia harus
memukul serve ke area kiri lawan.
14
2) Untuk nomor tunggal, ketika melakukan serve, pemain bisa memukul serve sampai
ke area paling belakang. Untuk nomor ganda, pemain tidak bisa memukul serve ke area
belakang, tapi boleh memukul ke area samping. Ini berarti target serve untuk tunggal
lebih panjang, sedangkan untuk ganda lebih lebar.
3) Setelah melakukan serve, semua area permainan valid tergantung nomor tunggal
atau ganda.
a) Pahami dasar permainan.
Berikut beberapa hal di luar informasi lapangan dan aturan poin yang perlu Anda
ketahui sebelum Anda mulai bermain:
1) Lempar koin atau lakukan kontes kecil untuk menentukan siapa yang melakukan
service pertama dan memilih sisi lapangan.
2) Service pertama di badminton selalu dimulai dari sebelah kanan.
3) Jika serve yang dilakukan melanggar aturan, maka lawan mendapat poin dan berhak
melakukan service. Hak melakukan serve selalu berpindah ke pemain atau tim yang
berhasil mencetak poin.
4) Untuk memudahkan Anda mengetahui di sebelah mana Anda harus membawa
service, ingat aturan sederhana ini: jika poin pemain yang membawa service ganjil,
maka dia harus melakukan service di sebelah kiri area service. Jika genap, di sebelah
kanan.
5) Untuk nomor ganda, jika misalnya Anda yang membawa service pertama, lalu
kehilangan poin (dan hak service), tapi kemudian berhasil mencetak poin dan merebut
kembali hak service, maka pemain yang melakukan service adalah rekan tim Anda.
Jika setelah itu tim Anda kembali mencetak poin, pemain yang membawa service tetap
rekan tim Anda. Anda baru akan melakukan service jika kehilangan hak service lalu
merebutnya kembali.
15
6) Setelah akhir pertandingan, masing-masing tim atau pemain bertukar sisi lapangan,
dan tim atau pemain yang memenangkan permainan sebelumnya berhak melakukan
service pertama di permainan berikutnya.
b) Kuasai cara memegang raket
Cara Anda memegang raket akan mempengaruhi pukulan Anda. Ada dua cara dasar
memegang raket, satu untuk forehand, dan satu lagi untuk backhand. Berikut adalah
hal yang perlu Anda ketahui:
1) Cara memegang forehand. Pegang raketnya dengan tangan non-dominan Anda
dalam posisi miring, dan arahkan pegangannya ke arah badan Anda. Kemudian pegang
genggaman raketnya seolah Anda bersalaman dengan raket. Agar lebih fleksibel,
jangan menggenggamnya terlalu erat. Dalam posisi ini, jempol dan telunjuk Anda
harusnya membentuk huruf V. Sesuaikan posisi tangan Anda di pegangan sesuai
dengan bagaimana Anda ingin memukul shuttlecock Anda.
2) Cara memegang backhand. Lakukan genggaman forehand, lalu letakkan jempol
Anda pada pegangan raket agar Anda bisa memberi tenaga ke ayunan Anda. Sekali lagi,
jangan menggenggamnya terlalu erat.
b. Renang
a) Pengertian olahraga renang
Renang merupakan salah satu gerakan yang dilakukan di dalam air yang dapat
dilakukan oleh manusia. Berenang dapat dilakukan oleh siapa saja dari berbagai usia
dan kalangan masyarakat.
Olahraga renang untuk perlombaan atau rekreasi dilakukan di kolam renang.
Berenang merupakan olahraga yang sangat baik bagi kesehatan tubuh karena hampir
semua otot dan persendian bergerak ketika berenang. Olahraga renang dapat dilakukan
oleh siapa saja baik putra maupun putri.
16
b) Sarana dan prasarana renang
Berenang membutuhkan beberapa sarana dan prasarana, hal ini untuk menghindari
resiko cedera ataupun tenggelam ketika berada di dalam air. berikut beberapa sarana
dan prasarana yang diperlukan untuk berenang:
1) Pakaian renang
17
Pakaian renang wajib digunakan oleh atlet-atlet renang yang akan mengikuti
kompetisi renang. Pakaian renang juga digunakan ketika berlatih renang
2) Papan pelampung
papan peampung berguna untuk berlatih meluncur dan mengapung di atas air bagi
Anda yang sedang berlatih renang. Jika anda sudah mahir berenang papan
pelampung sudah tidak diperlukan lagi.
3) Alat bantu bernapas
Alat bantu pernapasan digunakan oleh orang yang baru
belajar berenang dan penyelam.
4) Bagian dalam ban mobil bekas
Ban berguna untuk belajar mengambang dan terapung ketika berada di dalam air.
5) Kacamata renang
Kacamata renang digunakan agar mata tidak terkena air ketika berenag
6) Pelampung kaki dan sepatu katak
Pelampung kaki dan sepatu katak biasa digunakan untuk menyelam.
c) Macam-macam gaya dalam renang
Ada empat macam gaya renang yang biasa digunakan ketika berenang. Empat gaya
renang ini juga sudah diperlombakan baik perlombaan baik tingkat nasional maupun
perlombaan tingkat internasional.
Macam-macam gaya renang:
1) Gaya dada atau gaya katak
2) Gaya bebas
3) Gaya punggung
4) Gaya kupu-kupu.
Teknik dasar gerakan renang
kemampuan dan teknik dasar gerakan yang harus dikuasai oleh seorang perenang
adalah:
1) Teknik pengambilan napas
18
2) Teknik menyelam
3) Teknik mengapung
4) Teknik meluncur
5) Teknik gerakan kaki
6) Teknik gerakan lengan dan tangan
7) Teknik koordinasi atau gabungan antara gerakan kaki, gerakan lengan, dan
bernapas
8) Latihan meloncat.
Kolam renang
Kolam renang adalah kolam yang diisi dengan air dengan kedalaman tertentu. Ukuran
kolam renang untuk perlombaan sebagai berikut:
a. Panjang kolam renang : 50 meter
b. Lebar kolam renang : 21 meter
c. Kedalaman: 1,8 meter di seluruh bagian kolam
d. Jumlah lintasan: 8 lintasan
e. Lebar jalur atau lintasan: 2,5 meter
Masing-masing lintasan dipisahkan dengan ruang sebesar 50 cm dan tali lintasan.
19
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa olahraga rekreasi mampu
mengembangkan budaya hidup sehat, baik untuk pribadi maupun untuk orang lain.
Olaharaga rekreasi adalah jenis kegiatan olahraga yang dilakukan pada waktu
senggang atau waktu-waktu luang. Olahraga Modern adalah olahraga yang telah
mengalami perubahan dan peraturan permainan mengikuti perkembangan zaman serta
teknologi yang berkembang di dunia. Olahraga asli dari berbagai daerah di Indonesia,
mungkin belum terkenal di tingkat nasional namun cukup populer di daerah asalnya.
B. Saran
Jadikanlah lingkungan di sekitar kita sebagai lahan olahraga yang tepat karena aktivitas
olahraga rekreasi sangat berpengaruh terhadap kehidupan sehari-hari demi kesehatan
jiwa dan raga. Selagi sehat kita bisa melakukan aktivitas apa saja, tapi jika sakit tentu
akan susah melakukan semua aktivitas tersebut. Pola hidup yang buruk harus kita ubah
supaya dapat menjalani hidup yang sehat. Kita dapat memulai hidup sehat dengan
mendisiplinkan diri sendiri untuk aktif berolahraga, lalu mengajak orang lain agar rajin
berolahraga dan menjalani pola hidup sehat.
20
DAFTAR PUSTAKA
Aip Syarifuddin (1990), Belajar Aktif Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SMP, Jakarta,
Grasindo.
Dimas Ivan Trisetyo (2012), Olahraga modern dan tradisional. Jakarta: UNJ.
Suryadi Damanik dan Sabaruddin Yunis (2011), Olahraga Rekreasi. Medan: UNIMED
21