0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan3 halaman

Contoh dan Penjelasan Pemrograman Dinamis

Program Dinamis adalah metode pemecahan masalah dengan memecah solusi menjadi beberapa tahap keputusan yang saling berkaitan untuk mencapai solusi optimal. Contohnya adalah kasus distribusi produk ke pasar A, B, dan C untuk memaksimalkan pendapatan dengan menentukan jumlah produk yang dikirim ke setiap pasar pada setiap tahapnya.

Diunggah oleh

Jesika Nursudinda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan3 halaman

Contoh dan Penjelasan Pemrograman Dinamis

Program Dinamis adalah metode pemecahan masalah dengan memecah solusi menjadi beberapa tahap keputusan yang saling berkaitan untuk mencapai solusi optimal. Contohnya adalah kasus distribusi produk ke pasar A, B, dan C untuk memaksimalkan pendapatan dengan menentukan jumlah produk yang dikirim ke setiap pasar pada setiap tahapnya.

Diunggah oleh

Jesika Nursudinda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM DINAMIS

Program Dinamis adalah metode pemecahan masalah dengan cara menguraikan solusi menjadi
sekumpulan tahapan (stage) sedemikian sehingga solusi dari persoalan dapat dipandang dari
serangkaian keputusan yang saling berkaitan. Istilah “program dinamis” muncul karena
perhitungan solusi menggunakan tabel-tabel.
Karakteristik Persoalan Program Dinamis :
1. Persoalan dapat dibagi menjadi beberapa tahap (stage), yang pada setiap tahap hanya diambil
satu keputusan.
2. Masing-masing tahap terdiri dari sejumlah status (state) yang berhubungan dengan tahap
tersebut. Secara umum, status merupakan bermacam kemungkinan masukan yang ada pada tahap
tersebut.

Kasus Maksimasi Income (return)


Sebuah perusahaan memiliki produksi sebesar 400 ton per bulan. Distribusi produk dilakukan
melakukan transportasi darat dan untuk menghemat biaya pengirimannya. Pasar yang dituju
adalah pasar A,B dan C
Dari pengalaman yang ada, return dan setiap pasar dilihat pada table berikut :
Jumlah produk Return dari kota Return dari kota Return dari kota
(ratus ton) A (Rp) B (Rp) C (Rp)
0 0 0 0
1 0,9 0,7 0,7
2 1,6 1,3 1,3
3 2,4 2 1,9
4 3 2,7 2,7

Bagaimana distribusi produk harus dilakukan oleh perusahaan agar diperoleh hasil atau return
yang optimal?
Penyelesaian :
Definisi Masalah :
Tahap  n = pasar yang dituju
Status/kondisi tahap n  Sn =jumlah hasil produksi yang masih tersisa pada tahap n
Keputusan pada tahap n 
Xn = jumlah (dalam ratusan ton) barang yang didistribusikan untuk tahap n
Fungsi transisi  Sn-1 = Sn - Xn
Fungsi kontribusi pada tahap n  gn = rn (Xn) ;
rn = return pada tahap n
Hubungan rekursif 
Fn*(Sn) = max fn(Sn,Xn)
Dengan
fn(Sn,Xn) = rs (Xn) ; n=1
fn(Sn,Xn)= rs (Xn)+fn-1*(Sn-1); n=2,3

Perhitungan akan dimulai dari pasar A,B dan diakhiri dengan perhitungan return di pasar C.
Dengan persamaan dasar di atas, berarti nilai f1 (X) akan menentukan nilai f2 (X) ini akan
menentukan nilai f3 (X).
TAHAP 1
Bila semua produk hanya dipasarkan di kota A, maka return atau penghasilan yang diperoleh
mulai dari tidak ada pengiriman hingga 7 kiriman (setiap pengiriman berisi 100 ton), adalah :
JIka tidak ada pengiriman f1(0) = r1 = 0
JIka ada 1 pengiriman f1(1) = r1(1) = 0,9
JIka ada 2 pengiriman f1(2) = r1(2) = 1,6
JIka ada 3 pengiriman f1(3) = r1(3) = 2,4
JIka ada 4 pengiriman f1(4) = r1(4) = 3

KOTA A

Jumlah Return X1 f1(s) = r1(x) f1* x1*


produk dari kota s 0 1 2 3 4
(ratus A (Rp) 0 0 0 0
ton) 1 0 0,9 0,9 1
0 0 2 0 0,9 1,6 1,6 2
1 0,9 3 0 0,9 1,6 2,4 2,4 3
2 1,6 4 0 0,9 1,6 2,4 3 3 4
3 2,4
4 3
KOTA B
Jumlah Return X2 f2(s) = r2(x) + f1*(s-x2) f2* x2*
produk dari kota s 0 1 2 3 4
(ratus B (Rp) 0 0 0 0
ton) 1 0,9 0,7 0,9 0
0 0 2 0 0,9 1,6 1,6 2
1 0,7 3 0 0,9 1,6 2,4 2,4 3
2 1,3 4 0 0,9 1,6 2,4 3 3 4
3 2
4 2,7

KOTA C
Jumlah Return
f3(s) = r2=3(x) + f2*(s-x3)
produk dari kota x3 f3* x3*
(ratus B (Rp) 0 1 2 3 4
ton) 0 0 0 0
0 0 1 0.9 0.7 0.9 0
1 0,7 2 1.6 1.6 1.3 1.6 0,1
2 1,3 3 2.4 2.3 2.2 1.9 2.4 0
3 1,9 4 3.1 3.1 2.9 2.8 2.7 3.1 0,1
4 2,7

Menentukan maksimasi income (Return)


S Pasar A Pasar B Pasar C
X1 F1 (X) X2 F2 (X) X3 F3(X)
0 0 0 0 0 0 0
1 1 0,9 0 0,9 0 0.9
2 2 1,6 2 1,6 0,1 1.6
3 3* 2,4 3* 2,4 0 2.4
4 4 3 4 3 0,1* 3.1

Jadi return distribusi untuk pengiriman produk A, B, dan C dengan jumlah 1, 2, 3, dan 4 ton
adalah sebesar :
3 + 3 + 0,1 = 6,1 (Satuan rupiah)

Anda mungkin juga menyukai