100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan4 halaman

Revisi Pesan Bisnis yang Efektif

Essai membahas tentang revisi pesan bisnis dan penulisan kalimat yang efektif. Dokumen ini memberikan penjelasan mengenai bagian mana saja yang perlu direvisi dalam pesan bisnis, alasan perlu dilakukan revisi, dan karakteristik kalimat dan paragraf yang baik.

Diunggah oleh

Trivinda 089
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
2K tayangan4 halaman

Revisi Pesan Bisnis yang Efektif

Essai membahas tentang revisi pesan bisnis dan penulisan kalimat yang efektif. Dokumen ini memberikan penjelasan mengenai bagian mana saja yang perlu direvisi dalam pesan bisnis, alasan perlu dilakukan revisi, dan karakteristik kalimat dan paragraf yang baik.

Diunggah oleh

Trivinda 089
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ESAI

1. Dalam melakukan revisi atau perbaikan terhadap pesan-pesan bisnis, pada bagian apa saja yang
perlu dilakukan revisi. Sebutkan!.

Jawab : Setelah tahapan perencanaan, pengorganisasian dan pembuatan pesan-pesan bisnis dilakukan
langkah selanjutnya adalah melakukan perbaikan (revisi) terhadap pesan-pesan bisnis. Revisi
( Perbaikan ) pesan merupakan tahap terakhir dalam proses penyusunan pesan bisnis. Pada tahap ini,
dilakukan kegiatan menyunting (editng), menulis ulang pesan dan mencetak pesan. Tahap revisi itu perlu
dilakukan untuk memastikan bahwa pesan yang direncanakan dan disusun sudah bebas dari kesalahan.

Beberapa hal yang harus ditelaah ulang adalah isi maupun pengorganisasiannya, gaya bahasa yang
dipakai, susunan bahasanya serta format penulisannya. Untuk penggunaan kata hendaknya memilih kata
yang sudah dikenal, singkat dan menghindari kata-kata yang bermakna ganda. Revisi sangat diperlukan
agar pesan bisnis yang telah direncanakan dan dibuat dapat sesuai dengan yang dikehendaki. Revisi ini
berlaku terhadap seluruh komunikasi ‘menulis’, maupun untuk komunikasi ‘berbicara’ terutama yang
memerlukan persiapan tertulis seperti presentasi.

2. Mengapa dalam penulisan pesan-pesan bisnis perlu diadakan revisi?

Jawab : Revisi ( Perbaikan ) pesan merupakan tahap terakhir dalam proses penyusunan pesan bisnis.
Tahap revisi itu perlu dilakukan untuk memastikan bahwa pesan yang direncanakan dan disusun sudah
bebas dari kesalahan. Revisi sangat diperlukan agar pesan bisnis yang telah direncanakan dan dibuat
dapat sesuai dengan yang dikehendaki. Revisi ini berlaku terhadap seluruh komunikasi ‘menulis’, maupun
untuk komunikasi ‘berbicara’ terutama yang memerlukan persiapan tertulis seperti presentasi.

. Sebutkan tiga faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemilihan kata!

Jawab : Pertama, pilihan kata mencakup pengertian kata-kata mana yang dipakai
untukmenyampaikansuatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata-kata yang tepat atau
menggunakan ungkapan-ungkapan yang tepat, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu
situasi. Kedua, pilihan kata merupakan kemampuan membedakan secara tepat nuansa-nuansa makna
dari gagasan yang ingin disampaikan, dan kemampuan untuk menemukan bentuk yang sesuai (cocok)
dengan situasi dan nilai rasa yang dimiliki kelompok masyarakat pembaca. Ketiga, pilihan kata yang tepat
dan sesuai hanya dimungkinkan oleh penguasaan sejumlah besar kosakata atau perbendaharaan kata
bahasa yang digunakan.

5. Suatu kalimat paling tidak mencakup subjek dan predikat. Jelaskan!


Jawab : Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis serta dapat
diterima maksudnya/arti serta tujuannya seperti yang di maksud penulis / pembicara. Sedangkan
rasional kalimat efektif adalah kalimat yang harus mencakup syarat kelengkapan unsur sebuah kalimat
karena sangat menentukan kejelasan sebuah kalimat. Oleh sebab itu sebuah kalimat harus memiliki
paling tidak subjek dan predikat. Kalimat yang lengkap ini harus ditulis sesuai dengan Ejaan yang
disempurnakan (EYD). Dalam membentuk sebuah kalimat yang efektif harus menggunakan kata-kata
yang dipilih dengan tepat agar kalimat menjadi jelas maknanya. Sebelum dapat membuat atau bahkan
membetulkan suatu kalimat menjadi efektif, kita perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan kalimat
efektif. Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu dipakai untuk menyampaikan informasi dari
pembicara atau penulis kepada lawan bicara atau pembaca secara tepat. Ketepatan dalam penyampaian
informasi akan membuahkan hasil, yaitu adanya kepahaman lawan bicara atau pembaca terhadap isi
kalimat atau tuturan yang disampaikan. Lawan bicara atau pembaca tidak akan bisa menjawab,
melaksanakan, atau menghayati setiap kalimat atau tuturan itu sebelum mereka dapat memahami benar
isi kalimat atau tuturan tersebut. Contoh Amara pergi ke sekolah, kemudian Amara pergi ke rumah
temannya untuk belajar. (tidak efektif). Amara pergi ke sekolah, kemudian kerumah temannya untuk
belajar. (efektif)

6. Dalam menulis pesan-pesan bisnis, kalimat aktif lebih banyak digunakan. Mengapa demikian?

Jawab : Karena agar lebih memberi kesan atas apa yg telah kita produksi kepada cline atau konsumen,
serta kalimat aktif lebih ringkas.

7. Apa perbedaan antara kalimat sederhana dan majemuk!

Jawab :

· KALIMAT SEDERHANA

Kalimat yang hanya memiliki sebuah subyek dan sebuah predikat, walaupun seringkali dilengkapi obyek
baik secara langsung maupun tidak langsung.

Contoh :

ü Saya membeli buku komunikasi bisnis di toko buku Gramedia kemarin.

ü Andi mengirim pesanan buku ke konsumen.

· KALIMAT MAJEMUK

Kalimat yang berisi dua atau lebih klausa independen (klausa yang dapat berdiri sendiri atau mempunyai
pengertian yang utuh) dan tidak mempunyai klausa dependen (klausa yang tidak dapat berdiri sendiri,
sehingga tidak memiliki pengertian yang utuh). Suatu kalimat majemuk dihubungkan dengan kata
penghubung: dan, tetapi, atau. Contoh :

ü Adik membeli buku dan kakak membeli printer.


ü Omset penjualan meningkat 10% tetapi keuntungan perusahaan menurun 15%.

8. Sebutkan beberapa karakteristik suatu paragraf yang baik!

Jawab : Paragraf merupakan seperangkat kalimat yang berkaitan erat antara yang satu dengan kalimat
yang lain. Kalimat-kalimat tersebut disusun menurut aturan tertentu, sehingga makna yang
dikandungnya dapat dibatasi, dikembangkan, dan diperjelas. berikut ini adalah ciri-ciri atau karakteristik
paragraf yang baik :

a. Setiap paragraf mengandung makna, pesan, pikiran, atau ide pokok yang relevan dengan ide pokok
keseluruhan karangan. Dalam setiap paragraf hanya ada satu pokok pikiran.

b. Pada umumnya, paragraf dibangun oleh sejumlah kalimat.

c. Pargraf adalah satu kesatuan ekspresi pikiran.

d. Pargraf adalah kesatuan yang koheren dan padu.

e. Kalimat-kalimat dalam paragraf tersusun secara logis dan sistematis.

9. Bagaimana Anda mengembangkan suatu paragraf?

Jawab : Dalam melaksanakan pengembangan paragraf biasanya diawali dengan mengubah topik cerita
menjadi sebuah kalimat tunggal yang bersifat umum, dimana kalimat ini masih menghendaki penjelasan,
kalimat inilah yang disebut dengan kalimat utama. Setelah kalimat utama tersebut dijadikan permulaan
paragraf, maka langkah selanjutnya ialah menguraikan kalimat - kalimat yang sesuai dengan kalimat
utama. Kalimat inilah yang disebut kalimat penjelas.

10. Apa yang menjadi kendala dalam penulisan surat-surat bisnis?

Jawab : Kendala yang sering muncul pada penulisan surat adalah ketika pembaca surat tidak langsung
dapat memahami bagaimana alur pemikiran seseorang, termasuk sejauha mana respon pengirim surat
kepada pihak lain. Misalnya penulisan dengan bahasa yang kacau, tidak runtut, dan penggunaan kata
yang terkesan "kasar" atau tidak etis, maka seseorang secara tidak langsung akan memperoleh penilaian
yang kurang sopan dalam menghargai orang lain.

Anda mungkin juga menyukai