Simpus (ada perbedaan sedikit antara SIP, SIMPUS dan SP2TP tapi tujuannya
sama)
SIMPUS adalah suatu tatanan yang menyediakan informasi untuk membantu
proses pengambilan keputusan dalam melaksanakan manajemen puskesmas untuk
mencapai sasaran kegiatannya (Depkes RI, 2004). SIMPUS memiliki tujuan
meningkatkan kualitas manajemen puskesmas dalam memberikan pelayanan
melalui pemanfaatan secara optimal data Sistem Pencatatan dan Pelaporan
Terpadu Puskesmas, yang merupakan salah satu sumber informasi Sistem
Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP).
Dasar pelaksanaan Sistem Informasi Puskesmas:
Pada Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan telah diamanatkan
bahwa untuk menyelenggarakan upaya kesehatan yang efektif dan efisien
diperlukan informasi kesehatan yang diselenggarakan melalui sistem informasi
kesehatan yang lintas sektor. Seiring dengan adanya era desentralisasi, berbagai
sistem informasi kesehatan telah dikembangkan baik di pemerintahan pusat
maupun daerah, sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah masing-
masing.
Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat, Pasal 43-44
Manfaat Penggunaan Sistem Informasi Puskesmas
Manfaat yang diterima bagi tenaga kesehatan maupun pasien dalam sistem ini
antara lain:
1. Bagi pegawai Puskesmas termasuk Dokter
- Mempermudah pekerjaan dalam menyusun arsip-arsip kesehatan. –
- Tidak mengeluarkan biaya kertas dalam peyimpanan data.
- Koneksi data antar bagian mempermudah penyampaian informasi –
- Tidak membuang waktu yang cukup banyak bagi para penyelenggara
kesehatan dalam pengolahan data ditingkat Puskesmas Sawangan.
- Proses regristasi yang cepat dan mudah
- Meningkatkan kevalidan data serta data tersimpan rapi.
2. Bagi pasien atau masyarakat
- Proses regristrasi yang cepat sehingga masalah pasien cepat
teratasi/diobati
- Data pasien tersimpan dengan baik, memudahkan pasien memperoleh
riwayat pengobatan
- Munculnya kepuasan pasien dengan pola pelayanan berbasis sistem
3. Bagi pemerintah:
- Integrasi data membantu pemerintah lebih cepat memperoleh data
kesehatan disetiap pusat kesehatan.
- Mengantisipasi kejadian luar biasa berdasarkan perolehan data laporan
harian atau pun bulanan, sehingga membantu menyelesaikan masalah
kesehatan masyarakat.
Sumber:
[Link]
[Link]
[Link]
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 36 TAHUN 2009
TENTANG KESEHATAN