Jurnal Format Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019 :: ISSN : 2089 – 5615
Perancangan Sistem Informasi Penjualan
Pada CV. Global Multi Sanjaya Berbasis Web
Rieckson Wullur1, Raudah Nasution 2, Biktra Rudianto 3
Program Studi Teknik Informatika, STMIK Nusa Mandiri Jakarta1
Program Studi Sistem Informasi, Universitas Bina Sarana Informatika 2
Program Studi Teknik Informatika, STMIK Nusa Mandiri Jakarta3
riecwullur@gmail.com1, , [Link]@[Link].id2, [Link]@[Link].id3
Abstract - The era of technological development has the highest achievements today. Information, which is a major supporting
factor in almost all areas of life, should be readily available and publicized to many people. Management of online sales
information system aims to create effective and efficient performance, because it is easier to get information and does not need to
require a lot of human resources. Based on the results of research on CV. Global Multi Sanjaya regarding the sales system, there
are some problems such as difficulties in data processing, buyers who want to order goods must go through a long process and
require a lot of human resources in the process. To anticipate these problems then created web-based sales information system
with features such as managing company profiles, managing products, managing product stock, managing product categories,
managing postage, managing customer data to manage reports that can be used by admin to facilitate the process sales.
Keyword – Information System, Sale, Web
Abstrak - Era perkembangan teknologi memiliki pencapaian yang paling tinggi saat ini. Informasi, yang merupakan faktor
pendukung utama dalam hampir semua bidang kehidupan harus mudah didapatkan dan dipublikasikan kepada banyak
orang. Pengelolaan sistem informasi penjualan secara online bertujuan untuk menciptakan kinerja yang efektif dan efisien,
karena lebih mudah mendapatkan informasi dan tidak perlu membutuhkan banyak sumber daya manusia. Berdasarkan hasil
riset pada CV. Global Multi Sanjaya mengenai sistem penjualannya, terdapat beberapa permasalahan seperti kesulitan dalam
pengolahan data, pembeli yang hendak memesan barang harus melalui proses yang panjang dan membutuhkan sumber
daya manusia yang cukup banyak dalam prosesnya. Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut maka dibuatkan sistem
informasi penjualan berbasis web dengan fitur-fitur seperti mengelola profil perusahaan, mengelola produk, mengelola stok
produk, mengelola kategori produk, mengelola ongkos kirim, mengelola data pelanggan hingga mengelola laporan yang bisa
digunakan oleh admin untuk mempermudah dalam proses penjualan.
Kata Kunci - Sistem Informasi, Penjualan, Web
I. PENDAHULUAN
Kemajuan teknologi khususnya teknologi informasi, mendorong banyak manusia untuk menciptakan inovasi-
inovasi baru untuk membantu manusia dalam mendapatkan informasi dengan cepat dan mudah. Begitu halnya dengan
sebuah perusahaan distributor yang bergerak dalam penjualan, sebuah perusahaan harus dapat membuat layanan
informasi dan promosi dengan baik untuk menarik perhatian konsumen. Disamping informasi yang akurat, cepat, dan
mudah, informasi yang disampaikan harus dikemas dengan menarik. Kemajuan teknologi informasi ini terlihat semakin
pesat pada pengembangan internet khususnya. Bicara tentang internet, pasti tidak lepas dari sebuah website. Website
digunakan untuk mengenalkan suatu produk atau jasa layanan atau yang disebut dengan promosi sebuah perusahaan
kepada para pengguna internet. Untuk itu website yang ditampilkan haruslah memiliki interface yang bagus, menarik dan
dinamis sesuai dengan bidang yang dikelola oleh sebuah perusahaan.
Pada saat ini CV. Global Multi Sanjaya masih menggunakan sistem konvensional, Dimana pelanggan harus
membeli produk pada CV. Global Multi Sanjaya melalui Salesman yang kemudian salesman menginput pesanan tersebut
ke data PO (Purchase Order), kemudian admin mencetak Invoice (Faktur), Surat Jalan, dan Tanda Terima Faktur yang
kemudian diserahkan kebagian gudang untuk di proses helper (Bagian Pengiriman) yang akan mengirimkan barang
beserta dokumen-dokumen tersebut kepada pembeli, setelah barang di terima, pembeli menyerahkan kembali tanda
terima faktur yang sudah ditandatangani dan di stempel kepada pihak helper untuk diberikan kepada admin, pada saat
jatuh tempo waktu pembayaran tiba, administrator melakukan penagihan pembayaran kepada pihak pembeli, jika
pembeli membayar maka proses transaksi selesai, namun apabila pembeli belum membayar maka administrator
menglang kembali melakukan penagihan pembayaran kembali sampai pembeli membayar dan proses transaksi selesai.
CV. Global Multi Sanjaya ini belum dikenal masyarakat luas. Proses penjualan dan proses pemasaran yang kurang
efektif karna membutuhkan waktu yang sangat lama dan membutuhkan sumber daya manusia yang banyak ini
menyebabkan keuntungan yang kurang maksimal.
Oleh karena itu, akan dirancang sebuah media promosi dan penjualan online berbasis website. Melalui aplikasi ini
konsumen atau pemilik toko juga dapat lebih mudah untuk membeli produk tanpa harus melalui sales, karena e-
commerce juga menyediakan layanan online. Dengan aplikasi e-commerce, CV. Global Multi Sanjaya dapat memperluas
42
Jurnal Format Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019 :: ISSN : 2089 – 5615
daerah pemasaran tanpa harus menambah sales dan mengeluarkan biaya lebih mahal. Dengan demikian, aplikasi e-
commerce dapat menjadi alternatif untuk memenangkan dunia persaingan dalam bisnis penjualan.
Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka dapat diambil identifikasi masalah sebagai berikut:
1. Masih menggunakan sistem penjualan yang manual dimana pembeli yang ingin membeli barang harus melalui sales
marketing.
2. Lambat pengelolaan data barang, laporan dan lain-lain dikarenakan masih dalam rekapan secara manual.
3. Terbatasnya media promosi kepada masyarakat karna belum ada sistem promosi secara online.
4. Kesulitan membuat laporan penjualan yang dilakukan, karena pengelola admin harus mencatat secara manual.
5. Sering terjadi kesalahan dan kehilangan dalam pencatatan data barang dan laporan karena masih menggunakan media
kertas.
Perumusan Masalah
Adapun perumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah sebagai berikut:
1. Bagaimana mengubah sistem yang masih konvensional menjadi sistem yang terkomputerisasi?
2. Bagaimana supaya dalam proses pengelolaan penjualan menjadi lebih efektif?
3. Bagaimana agar CV. Global Multi Sanjaya bisa lebih dikenal oleh pihak lain selain orang yang berada disekitar
perusahaan?
4. Bagaimana membuat sistem yang bisa mempermudah pengelolaan data penjualan?
5. Bagaimana cara meminimalisir terjadinya kehilangan dan kesalahan dalam pengelolaan data penjualan?
Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah sebagai berikut:
1. Observasi
Metode observasi yang digunakan dalam penulisan Skripsi ini adalah melakukan penelitian secara langsung terhadap
sistem penjualan CV. Global Multi Sanjaya untuk mengetahui permasalahan yang ada dan mengumpulkan data yang
dibutuhkan.
2. Wawancara
Wawancara dilakukan dengan pihak managemen CV. Global Multi Sanjaya tentang sistem yang sudah berjalan pada
perusahaan tersebut terutama sistem penjualan.
3. Studi Pustaka
Yaitu langkah penting dimana setelah seorang peneliti menetapkan topik penelitian, langkah selanjutnya adalah
melakukan kajian yang berkaitan dengan teori yang berkaitan dengan topik penelitian. Metode studi pustaka yang
digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah mengambil data yang diperlukan untuk kelengkapan skripsi ini dari
beberapa sumber, seperti buku referensi.
II. LANDASAN TEORI DAN METODE
Basis Data
Menurut Kustiyahningsih dan Ananisa (2011:145), “Basis Data adalah sekumpulan informasi yang diatur agar
mudah dicari”.Dalam arti umum Basis Data adalahsekumpulan data yang diproses dengan bantuan komputer yang
memungkinkan data dapat diakses dengan mudah dan tepat yang dapat digambarkan sebagai aktifitas dari satu atau lebih
organisasi yang berelasi.
Menurut Anhar (2010:45), “Database merupakan sekumpulan tabel-tabel yang berisi data dan merupakan kumpulan field
atau kolom”. Database yang digunakan dalam perancangan system penjualan ini adalah [Link] Anhar
(2010:21), “MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem mengenai basis data SQL(Database Management System)
atau DBMS dari sekian banyak DBMS, seperti Oracle, MySQL, Postagre SQL, dll”.
Sedangkan perangkat pendukung yang digunakan untuk databasenya menggunakan XAMPP. Menurut Kadir (2008:340)
memberi pengertian “xampp adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi merupakan
kompilasi daribeberapa program”.Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost) yang terdiri atas
program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP
dan Perl.
UML (Unified Modelling Language)
Menurut Sukamto dan Salahuddin (2013:137) “UML merupakan bahasa visual untuk pemodelan dan komunikasi
mengenai sebuah sistem dengan menggunakan diagram teks-teks pendukung.”
Pada perkembangan teknik pemrograman berorientasi objek, munculah standarisasi bahasa pemodelan untuk
pembangunan perangkat lunak yang dibangun dengan menggunakan teknik pemrograman berorientasi objek, yaitu
Unifield Modeling Languange (UML). UML muncul karena adanya kebutuhan pemodelan visual untuk
menspesifikasikan, menggambarkan, membangun, dan dokumentasi dari sistem perangkat lunak.
43
Jurnal Format Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019 :: ISSN : 2089 – 5615
ERD (Entity Relationship Diagram)
Menurut Al Fatta (2007:121) “Entity Relationship Diagram (ERD) adalah gambar atau diagram yang menunjukan
informasi dibuat, disimpan, dan digunakan dalam sistem bisnis.”
1. Entity
Menurut Indrajani (2011:109) “Entity yaitu kumpulan objek-objek dengan sifat (property) yang sama, yang
diidentifikasi oleh interprise mempunyai eksistensi yang independen”
2. Relationship
Menurut Indrajani (2011:110) “Relationship adalah kumpulan keterhubungan yang mempunyai arti antara tipe entitas
yang ada.” Pada umumnya penghubung diberi nama dengan kata kerja dasar, sehingga memudahkan untuk melakukan
pembacaan relasinya. Penggambaran hubungan yang terjadi adalah sebuah bentuk belah ketupat dihubungkan dengan
dua bentuk empat persegi panjang.
3. Relationship Degree
Menurut Indrajani (2011:110) “Relationship Degree atau derajat relationship adalah jumlah entitas yang
berpartisipasi dalam satu relationship.”
4. Atribut
Menurut Indrajani (2011:111) “Atribut merupakan sifat-sifat (property) sebuah entity atau tipe relationship.”
Metodologi pengembangan sistem
Menurut Sommerville (2011:29) “Waterfall model adalah sebuah contoh dari proses perencanaan, dimana semua
proses kegiatan harus terlebih dulu direncanakan dan dijadwalkan sebelum dikerjakan.” Berikut merupakan beberapa
tahapan perencanaan waterfall model:
Sumber: Sommerville (2011:30)
Gambar 1. Waterfall Model
a. Analisa kebutuhan sistem
Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intensif untuk mespesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar
dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada
tahap ini perlu untuk didokumentasikan.
Pada tahapan ini yaitu melakukan pengumpulan data untuk kebutuhan perangkat lunak yang akan dibuat.
b. Desain
Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak
termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak representasi antarmuka, dan prosedur pengodean. Tahap ini
mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat
diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga
perlu didokumentasikan.
Tahapan ini merupakan implementasi dari analisa permasalahan yang ada, yaitu melakukan perancangan pemodelan
sistem dengan menggunakan Entity Relational Diagram (ERD), Unifield Modeling Language (UML) dan merancang
input serta output yang diharapkan.
c. Pembuatan kode program (Code Generation)
Desain harus ditranslasikan kedalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap inti adalah program komputer sesuai
dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain.
Tahapan pembuatan kode program merupakan tahapan lanjutan dari tahap desain. Tahapan ini merupakan penuangan
desain kedalam program, dalam hal ini pemrograman yang digunakan adalah pemrograman terstruktur.
d. Pengujian (Testing)
Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian
sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai
dengan yang diinginkan.
Tahapan ini adalah kegiatan untuk melakukan pengujian program yang sudah dibuat dengan menggunakan blackbox
testing, seperti mengecek keluaran (output) apakah sudah sesuai dengan data yang dimasukan (input).
e. Pendukung ( Support ) atau pemeliharaan ( maintenance )
44
Jurnal Format Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019 :: ISSN : 2089 – 5615
Tidak menutup sebuah kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirimkan ke user.
Perubahan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian atau perangkat lunak
harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan
mulai dari analisa spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk membuat perangkat
lunak baru.
III. PEKERJAAN DAN DISKUSI HASIL
Analisa Kebutuhan Software
1. Tahapan Analisis
Sistem Penjualan Secara online adalah sebuah sistem yang memfasilitasi pembeli/pemilik toko untuk melakukan
pemesanan barang dengan menggunakan media internet tanpa mengharuskan melakukan pesanan menunggu sales
datang.
2. Use Case Diagram
Use Case Diagram digunakan untuk penggambaran use case diagram, proses yang digambarkan hanya berupa proses
bisnis utamanya saja.
Use Case Diagram Halaman User
Gambar 2. Usecase Diagram Penjualan Berbasis Web Halaman Pelangga
3. Activity Diagram
Gambar 3. Activity Diagram Penjualan Berbasis Web Halaman Pelanggan
Desain
45
Jurnal Format Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019 :: ISSN : 2089 – 5615
Pada tahapan ini akan menjelaskan tentang desain database, desain software architecture dan desain interface
dari sistem yang dibuat.
Database
Dalam Database ini terdapat object-object dasar yang mempunyai hubungan atau relasi antar object-object dan dapat
digambarkan dengan menggunakan symbol-symbol ERD (Entity Relationship Diagram) sebagai berikut
Entity Relationship diagram
alamat
Nama_lengkap email Tgl_order
password telpon Status_order Jam_order Id_produk
Id_kustomer Id_kota Id_orders Id_kustomer Id_orders jumlah
1 M 1 1
Kustomer Melakukan Orders Terdiri Orders_detail
1 1
Memiliki Terdiri
1
M
1 M
Kota Kategori Terdiri Produk
Id_kota Ongkos_kirim Id_kategori Kategori_seo Id_produk diskon
Nama_kota Nama_kategori Id_kategori dibeli
Nama_produk gambar
Produk_seo Tgl_masuk
deskripsi berat
harga stok
Gambar 4. Entity Relational Diagram
Software Architecture
1. Component Diagram
Component Diagram dari sistem informasi Penjualan Berbasis Web:
Gambar 5. Component Diagram Sistem Penjualan Secara Online
46
Jurnal Format Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019 :: ISSN : 2089 – 5615
2. Deployment Diagram
Deployment Diagram sistem informasi Penjualan Berbasis Web :
Gambar 6. Deployment Diagram Sistem Penjualan
User Interface
Tampilan halaman utama
Gambar 7. Deployment Diagram Sistem Penjualan
Tampilan Halaman Isi Pelanggan
Gambar 7. Deployment Diagram Sistem Penjualan
47
Jurnal Format Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019 :: ISSN : 2089 – 5615
Tampilan Output Laporan Penjualan
Gambar 8. Laporan Penjualan
Testing
Pengujian yang dilakukan terhadap sistem penjualan berbasis web ini adalah pengujian dengan metode blackbox.
Pengujian dilakukan dengan menjalankan semua fungsi dan fitur yang ada dari sistem penjualan berbasis web ini dan
kemudian dilihat apakah hasil dan fungsi-fungsi tersebut sesuai dengan yang diharapkan. Sistem penjualan berbasis web
dijalankan melalui suatu web browserdan mencoba mengakses sistem penjualan berbasis web tersebut. Berikut hasil
pengujian terhadap sistem penjualan berbasis web:
Berikut adalah hasil dari pengujian pada form pendaftaran customer baru
Tabel 1 Black Box testing Form Pendaftaran Customer Baru
No Skenario Pengujian Test Case Hasil yang Hasil Kesimpulan
Diharapkan Pengujian
1. Mengosongkan semua Semua isian pada Sistem menolak Sesuai Valid
isian pada form form pendaftaran dan menampilkan harapan
pendaftaran kosong. pesan “Data harus
diisi”
2. Mengosongkan salah Salah satu isian Sistem menolak Sesuai Valid
satu isian pada form pada form dan menampilkan harapan
pendaftaran pendaftaran kosong pesan “Data harus
diisi”
3. Mengisi No Telpon No Telpon diisi Sistem menolak Sesuai Valid
dengan karakter menggunakan dan menampilkan harapan
karakter seperti “ pesan “Format
abc” atau sismbol data salah”
seperti “@#$%^”
48
Jurnal Format Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019 :: ISSN : 2089 – 5615
IV. KESIMPULAN
Kesimpulan
Berdasarkan uraian-uraian yang telah dipaparkanbab-bab sebelumnya, makadapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Pada CV. Global Multi Sanjaya, struktur organisasinya belum berjalan sebagaimana deskripsi kerja yang telah
dijabarkan.
2. Sistem penjualan ini dibuat untuk mempermudah penjual dan pembeli melakukan transaksi tanpa harus bertatap
muka.
3. Sistem penjualan berbasis web ini bisa mempermudah pihak penjual dalam pencatatan proses transaksi, pencatatan
stok barang dan pengelolaan laporan penjualan.
4. Konfirmasi pembayaran dilakukan melalui email, hal ini menyebabkan kurang efektifnya pihak pembeli dalam
melakukan konfirmasi pembayaran.
Saran
Saran yang perlu dipertimbangkan untuk kelancaran sistem informasi penjualan pada CV. Global Multi Sanjaya yaitu:
1. Perlu dilakukan perawatan dan pemeliharaan perangkat keras dan lunak secara berkala terhadap sistem baru ini
untuk menghindari terjadinya kerusakan atau kehilangan data.
2. Dalam sistem penjualan produk secara online ini masih terdapat banyak kekurangan. Oleh karena itu diharapkan
untuk penelitian selanjutnya dapat mengembangkan sistem ini dengan lebih baik.
REFERENSI
[1] Anhar. 2010. PHP & MySql Secara Otodidak. Jakarta: PT TransMedia.
[2] Ardhana, Kusuma. 2012. Menyelesaikan Website 30 Juta. Jakarta: Jasakom.
[3] Deviana, Putri Lely. 2014. Perancangan Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Pada Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3
Pacitan. IJNS – Indonesian Journal on Networking and Security - Volume 3 No 4 – Oktober 2014 – [Link]
[4] Fathansyah, 2012, Basis Data, Bandung: Informatika.
[5] Henderi. 2009. Unified Modelling Language. Tangerang: Raharja Enrichment Centre (REC).
[6] Herlawati dan Prabowo Pudjo Widodo. 2011. Menggunakan UML. Bandung: Informatika.
[7] Hidayat, Deddy. 2010. Definisi Sistem. Tangerang: Jurnal Cyber Raharja.
[8] Kadir, Abdul. 2013. Membuat Aplikasi Web dengan PHP dan Database MySql. Yogyakarta: Andi.
[9] Kustiyahningsih & Ananisa, Devie. 2011 Pemrograman Basis Data Berbasis Web Menggunakan PHP & MySql. Yogyakarta:
Graha Ilmu.
[10] Mulyanto, Agus. 2009. Sistem Informasi Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
[11] Mustakini, Jogiyanto Hartono. 2009. Sistem Informasi Teknologi. Yogyakarta: Andi Offset.
[12] Nugroho, Adi. 2010. Rekayasa Perangkat Lunak Menggunakan UML & Java. Yogyakarta: Andi Offset.
[13] Pressman, R. 2010. Software Engineering: A Practitioner's Approach Seventh Edition. New York: McGraw Hill
[14] Rosa dan Shalahuddin. 2013. Rekayasa Perangkat Lunak. Bandung: Informatika.
[15] Septian, Gugun. 2011. Trik Pintar Menguasai CodeIgniter. Jakarta: Elex Media Komputindo.
[16] Sholihin, Miftahus dan Siti Mujilahwati. 2014. Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web (Online) Pada Distro Smith
Lamongan. ISSN: No 2085-0859. Jurnal Teknika Vol 6 No 1, Tahun 2014.
[17] Sidik, Betha. 2012. Pemrograman Web dengan PHP. Bandung: Informatika.
[18] Simarmata, Janner. 2007. Perancangan Basis data. Yogyakarta: Andi.
[19] Sommerville, Ian. 2007. Software Engineering: Rekayasa Perangkat Lunak Edisi 8. Jakarta: Erlangga
[20] Fauyhi eko Nugroho. 2016. Perancangan Sistem Informasi Penjualan Online Studi Kasus Tokoku. Indonesian Jurnal SIMTRIS
ISSN: 2252-4983 Vol 7 No 2 – November 2016 - [Link]
[21] Sutabri, Tata. 2012. Konsep Dasar Informasi. Yogyakarta: Andi.
[22] Sutarman. 2012. Pengantar Teknologi Informasi. Jakarta: Bumi Aksara.
49