0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan26 halaman

Panduan Lengkap Penulisan Proposal

Teks tersebut merupakan bab pendahuluan yang membahas tentang pengertian proposal, jenis proposal, tujuan proposal, unsur-unsur proposal, dan fungsi proposal. Secara ringkas, teks tersebut menjelaskan bahwa proposal adalah rencana kegiatan yang diajukan untuk mendapatkan dukungan, proposal dapat berupa bisnis, proyek, penelitian atau kegiatan, dan bertujuan untuk memperoleh dana, dukungan, atau perizinan serta

Diunggah oleh

Silvie Dwi Ananda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan26 halaman

Panduan Lengkap Penulisan Proposal

Teks tersebut merupakan bab pendahuluan yang membahas tentang pengertian proposal, jenis proposal, tujuan proposal, unsur-unsur proposal, dan fungsi proposal. Secara ringkas, teks tersebut menjelaskan bahwa proposal adalah rencana kegiatan yang diajukan untuk mendapatkan dukungan, proposal dapat berupa bisnis, proyek, penelitian atau kegiatan, dan bertujuan untuk memperoleh dana, dukungan, atau perizinan serta

Diunggah oleh

Silvie Dwi Ananda
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Pada dasarnya setiap kegiatan yang dilakukan oleh seorang atau sekelompok orang
dilakukan sebagai upaya untuk memenuhi tujuan yang telah disepakati bersama. Dalam
kegiatan itu tentunya ada hal yang harus melengkapi sebagai prasyarat yang bisa
memudahkan dalam menjalankan kegiatan yang akan dilaksanakan. Hal itu disebut sebagai
proposal. Proposal dibuat sebagai rancangan atau rencana terhadap kegiatan yang akan
dijalankan nantinya walaupun terkadang dari perencanaan tersebut masih ada beberapa yang
nanti kemungkinan kurang sesuai dengan apa yang dilakukan ketika dilapangan. Selain
sebagai rancangan suatu kegiatan proposal juga merupakan sebuah tulisan yang dibuat oleh si
penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelasan sebuah tujuan kepada si pembaca
(individu atau kelompok) sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan
tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang
sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya memperoleh persamaan visi, misi,
dan tujuan
Tetapi juga perlu di garis bawahi bahwa penulisan proposal hanya salah satu dari
sekian banyak tahap perencanaan. Penulisan proposal adalah suatu langkah penggabungan
dari berbagai perencanaan yang telah dibuat dalam tahap-tahap sebelumnya. Sehingga
sebenarnya proposal memang hanya sekedar rancangan yang tidak begitu mendetail terhadap
pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan.

1.2. Rumusan Masalah


a. Apa yang dimeksud dengan membangun konteks teks proposal?
b. Apa saja Model pada teks proposal ?
c. Apa hubungan genre pada setiap tahapan proposal?
d. Apa yang dimaksud dengan formulasi Bahasa pada proposal?
e. Apa manfaat proposal dan pihak-pihak yang diberikan proposal?
2

1.3. Tujuan
Adapun tujuan dibuatnya makalah ini adalah
1. Untuk mengetahui konteks teks proposal
2. Untuk mengetahui model teks proposal
3. Mengetahi hubungan genre pada setiap tahapan proposal
4. Untuk mengetahui Bahasa pada proposal
5. Untuk mengetahui manfaat proposal dan pihak-pihak yang diberikan proposal
3

BAB II

PEMBAHASAN

[Link] Konteks Teks Proposal


a. Pengertian Proposal
Proposal berasal dari bahasa inggris to propose yang artinya mengajukan dan
secara sederhana proposal dapat diartikan sebagai bentuk pengajuan atau permohonan,
penawaran baik itu berupa ide, gagasan, pemikiran maupun rencana kepada pihak lain
untuk mendapatkan dukungan baik itu yang sifatnya izin, persetujuan, dana dan lain -
lain. Proposal juga dapat diartikan sebagai sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis
yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelaskan sebuah rencana dan tujuan suatu
kegiatan kepada pembaca.
Proposal pada dasarnya adalah sebuah usulan,rencana,atau tawaran. Akan
tetapi, kini kata proposal lebih sering digunakan daripada ketiga kata yang lain itu.
Dalam Bahasa inggris, kata proposal diberi makna “something(such as a plan or
suggestion) that is a presented to a person or group of people to consider” atau “the act
of presenting a plan, suggestion, etc,,to a person or group of people” (Webster, 2012).
Makna itu juga digunakan dalam Bahasa Indonesia. Kamus besar Bahasa Indonesia
(KBBI) memberikan makna proposal sebagai “rencana yang dituangkan dalam bentuk
rancangan kerja”. Proposal penelitian atau proposal kegiatan dinyatakan layak apabila
dirancang dengan baik dan mengikuti kelaziman yang telah disepakati dalam tradisi
akademik di [Link] karena itu, baik proposal penelitian maupun proposal
kegiatan haruslah di desain dengan benar berdasarkan kerangka pemikiran yang rujuk,
mulai dari penetapan permasalahan sampai dengan metode dan teknik pelaksanaanya.
Untuk itu,proposal harus disusun secara objektif,sistematis, dan terencana dalam
mengeksplorasi masalah,serta harus diungkapkan secara akurat dan berterima dalam
hal gaya penulisannya. Yang pertama terkait dengan isi, dan yang kedua terkait dengan
formula [Link] kita melakukan penelitian untuk skripsi atau melakukan
kegiatan lain yang bukan penelitian (misalnya magang), kita dituntut untuk membuat
proposal terlebih
dahulu.
4

Proposal penelitian dan proposal kegiatan merupakan produk karya tulis


yang sangat penting untuk kita pahami. Berdasarkan proposal penelitian, kita
melakukan penelitian yang kemudian kita laporkan dalam bentuk skripsi (untuk
jenjang S-1). Di pihak lain, berdasarkan proposal kegiatan, kita melakukan kegiatan
magang yang kemudian kita laporkan dalam bentuk tugas akhir atau laporan
magang (untuk jenjang D-3). Sebagai mahasiswa dari masing-masing jenjang itu,
kita membuat kedua karya tulis tersebut untuk memenuhi syarat kelulusan.

b. Macam Macam Proposal


Secara Umum Proposal dibedakan menjadi 4

1. Proposal Bisnis - proposal ini berkaitan dengan dunia usaha baik itu perseorangan
maupun kelompok dan contoh dari proposal ini misalnya proposal pendirian usaha,
proposal dalam bentuk kerjasama antar perusahaan.
2. Proposal Proyek - pada umumnya proposal proyek ini mengacu pada dunia kerja
yang berisikan serangkaian rencana bisnis atau komersil misalnya proposal proyek
pembangunan.
3. Proposal Penelitian - Jenis proposal ini lebih sering digunakan di bidang akademisi
misalnya penelitian untuk pembuatan skripsi, tesis dan lainnya. isi dari proposal ini
adalah pengajuan kegiatan penelitan.
4. Proposal Kegiatan - yaitu pengajuan rencana sebuah kegiatan bak itu bersifat
individu maupun kelompok misalnya proposal kegiatan pentas seni budaya

Berdasarkan bentuknya proposal terbagi menjadi 3 jenis yaitu:

[Link] bentuk formal - Proposal berbentuk formal terdiri atas tiga bagian utama,
yaitu bagian pendahuluan, isi proposal, dan bagian pelengkap penutup. Bagian
pendahuluan terdiri atas: sampul dan halaman judul, surat pengantar (kata
pengantar), ikhtisar, daftar isi, dan pengesahan permohonan. Bagian isi proposal
terdiri atas: latar belakang, pembatasan masalah, tujuan ruang lingkup, pemikiran
dasar (anggapan dasar), metodologi, fasilitas, personalia (susunan panitia),
5

keuntungan dan kerugian, waktu, dan biaya. Sedangkan bagian pelengkap penutup
berisi daftar pustaka, lampiran, tabel, dan sebagainya.
[Link] bentuk non formal - proposal non formal ini tidak selengkap proposal
formal dan biasanya disampaikan dalam bentuk memorandum atau surat. proposal
non formal harus selalu mengandung hal-hal berikut yaitu, masalah, saran,
pemecahan, dan permohonan.
[Link] semi formal - jenis proposal ini hampir sama dengan proposal non formal
karena tidak selengkap jenis proposal formal.

c. Tujuan Proposal
Tujuan Proposal adalah memperoleh bantuan dana,memperoleh dukungan
atau sponsor, dan memperoleh perizinan. Unsur-unsur proposal yaitu, nama/ judul
kegiatan, pendahuluan,tujuan, waktu dan tempat, sasaran kegiatan, susunan panitia,
anggaran, penutup, tanda tangan dan nama terang.

d. Fungsi Proposal
1. Fungsi proposal untuk melakukan penelitian yang berkenaan dengan agama,
sosial, politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya.
2. Fungsi proposal untuk mendirikan usaha kecil, menengah, atau besar.
3. Fungsi proposal untuk mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah
atau swasta
4. Fungsi proposal untuk mengajukan kredit kepada bank.
5. Fungsi proposal untuk mengadakan acara seminar, diskusi, pelatihan, dan
sebagainya.
6

e. Unsur Unsur Proposal


1. Latar belakang masalah, Dikemukakan adanya kesenjangan antara harapan dan
kenyataan, baik kesenjangan teoretik ataupun kesenjangan praktis yang
melatarbelakangi masalah yang diteliti. Selain itu, dipaparkan secara ringkas
tentang teori, hasil-hasil penelitian, kesimpulan seminar, dan diskusi ilmiah
maupun pengalaman pribadi yang terkait erat dengan pokok masalah yang
diteliti. Dengan demikian, masalah yang dipilih untuk diteliti mendapat
landasan berpijak yang lebih kokoh.
2. Rumusan masalah, Rumusan masalah dinyatakan secara tersurat berupa
pertanyaan-pertanyaan yang ingin dicarikan jawabannya. Dalam hal ini
hendaknya rumusan masalah disusun secara singkat, padat, jelas, dan
dituangkan dalam bentuk kalimat tanya. Rumusan masalah yang baik akan
menampakkan variabel-variabel yang diteliti dan dapat diuji secara empiris.
3. Tujuan penelitian, Tujuan penelitian diungkapkan pada sasaran yang ingin
dicapai dalam [Link] penelitian mengacu pada rumusan penelitian
dan berupa pernyataan.
4. Hipotesis, Hipotesis diajukan berupa jawaban sementara terhadap masalah
penelitian agar hubungan antara masalah yang diteliti dengan kemungkinan
jawabannya lebih [Link] rumusan hipotesis yang baik hendaknya:
dituangkan dalam bentuk kalimat pernyataan, dirumuskan secara singkat,
padat, dan jelas, dapat diuji secara empiris, dan menyatakan pertautan antara
dua variabel atau lebih.
5. Asumsi penelitian, Asumsi penelitian adalah anggapan dasar tentang suatu hal
yang dijadikan pijakan berpikir dan bertindak dalam melaksanakan penelitian.
Dalam hal ini tidak perlu dibuktikan kebenarannya, tetapi dapat langsung
memanfaatkan hasil penelitian yang diperolehnya dari orang lain melalui karya
tulisnya.
6. Manfaat penelitian, Manfaat penelitian ditunjukkan untuk mengenai pentingnya
penelitian terutama bagi pengembangan ilmu atau pelaksanaan pembangunan
dalam arti luas. Dengan kata lain, bagian ini berisi alasan kelayakan atas
masalah yang diteliti.
7

7. Ruang lingkup, dan Keterbatasan Penelitian Ruang lingkup dan keterbatasan


penelitian dilakukan karena alasan-alasan prosedural, teknik penelitian,
ataupun karena alasan logistik. keterbatasan penelitian karena kendala yang
bersumber dari adat, tradisi, etika, dan kepercayaan yang tidal memungkinkan
peneliti mencari data yang diinginkan.
8. Kajian pustaka, dan Kajian pustaka memaparkan teori-teori yang disusun
berdasarkan kemutakhiran dan relevansi yang diperlukan dalam penelitian.
9. Kajian pustaka, dan Kajian pustaka memaparkan teori-teori yang disusun
berdasarkan kemutakhiran dan relevansi yang diperlukan dalam penelitian.

[Link] Teks Proposal


Baik proposal penelitian maupun proposal kegiatan disusun menurut
struktur teks
tertentu. Struktur teks itu terdiri atas tahapan-tahapan yang direalisasikan oleh genre
mikro yang sesuai dengan isi dan fungsi tahapan-tahapan tersebut.
[Link] model teks proposal penelitian

Proposal penelitian adalah suatu bentuk pedoman rencana kerja yang terdiri
atas semua unsur-unsur pokok dalam proses [Link] penelitian ini adalah
jenis proposal yang banyak digunakan untuk bidang akademik khususnya dalam bidang
karya ilmiah yang biasa dibuat oleh para [Link] proposal penelitian seperti
skripsi,tesis,desertasi dan lain sebagainya.

Bentuk proposal penelitian berupa dokumen singkat yang berisikan rencana


peneliti dalam melakukan [Link] proposal penelitian ini dapat
dijadikan sebagai bukti apakah seorang mahasiswa telah mampu meneliti dan
mengembangkan suatu ilmu pengetahuan yang diterimanya atau tidak.
8

Tujuan proposal penelitian

Tujuan pembuatan prosal penelitian untuk :

 Menampilkan pokok permasalahan yang harus diteliti dan poin-poin penting dari
penelitian tersebut.
 Mencari berbagai data yang diperlukan untuk memecahkan pokok permasalahan
 Menyarankan bagaimana data tersebut akan dikumpulkan,diperlakukan,serta
diinterpretasikan

Ciri-ciri proposal penelitian

 Isinya berfokus pada salah satu isu atau kasus umum yang terdapat dalam suatu
ilmu tertentu,disesuaikan dengan program studi dan jenis penilitian yang diambil
 Penggunaan data primer sebagai data utama ,dibantu dengan penggunaan data
sekunder
 Rancangan ilmu empiris terhadap ilmu teoretis dalam bidang tertentu
 Ditulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yag baik dan benar
 Format penulisannya baku
 Hasil data yang akan ditampilkan bersifat nyata dan tidak boleh diterka.

Proposal penelitian dibagi 4 jenis :

1. Proposal Penelitian Pengembangan


Adalah proposal yang berisi rancangan kegiatan yang dapat digunakan
untuk memecahkan masalah [Link] teori,konsep,prinsip dan temuan
sangat ditekankan sebagai langkah pemecahan masalah.
2. Proposal Penelitian Kajian Pustaka
Adalah proposal yang bertujuan untuk menelaah dan mendalami kasus yang
terjadi melalui kajian pustaka yang relevan untuk memecahkan suatu
9

[Link]-bahan pustaka ini diperlukan untuk menggali ide atau gagasan baru
sebagai pengembangan kerangka baru.
3. Proposal Penelitian Kualitatif
Adalah proposal yang menampilkan gejala holistic-konstektual melalui
pengumpulan data yang memanfaatkan orang sebagai instrument kunci dari
[Link] ditonjolkan dalam proposal ini adalah proses dan [Link]
karena itu proposal ini harus disajikan berdasarkan data yang asli dan berdasarkan
narasi yang kreatif.

4. Proposal Penelitian Kuantitatif


Proposal ini disusun dari suatu kerangka teori gagasan para ahli dan
pemahaman peneliti berdasarkan pegalamannya yang kemudian akan
dikembangkan menjadi masalah dam pemecahannya digunakan untuk
memperoleh kebenaran.

Sistematika Penulisan Proposal Penelitian

[Link]
Pada bagian ini memiliki isi pemikiran-pemikiran tentang permasalahan yang
hendak diteliti dan alasan-alasan mengapa permasalahan yang dikemukakan dalam
tulisan ini diambil dan perlu diadakan penelitian. Penulisan pada bagian ini harus
dilakukan secara sistematis dari secara umum ke khusus. Seorang penulis harus
menjelaskan mengapa bisa tertarik untuk melakukan penelitian terhadap masalah
yang akan diteliti.

2. BatasanMasalah
Batasan-batasan pada penelitian sangat penting agar ruang lingkup permasalahan
yang diteliti tidak meluas atau melebihi batas. Contoh batasan seperti pengumpulan
data, batasan analisis, batasan anggaran dana dan lain-lain.

3. RumusanMasalah
Penulis harus merumuskan dengan detail permasalahan yang akan ditelitinya,
menjelaskan dengan sistematis konsep untuk menjawab permasalahan yang diteliti,
10

hipotesis yang akan diuji, dugaan sementara yang akan dilakukan pembuktiannya,
permasalahn yang akan dicarikan cara pemecahannya. Menjelaskan tentang
definisi, asumsi dan ruang lingkup batasan kegiatan dari penelitian.

4. TujuanPenelitian
Pada bagian ini dapat dijelaskan secara detail apa yang ingin dicapai dalam
penelitian ini sesuai permasalahan yang diteliti. Umumnya tujuan penelitian
dibagimenjadi2(dua)macamyaitu:
- Tujuan umum: tujuan yang secara keseluruhan mengapa melakukan penelitian
tersebut
- Tujuan khusus: penjelasan secara menyeluruh dari masing-masing tujuan
penelian, baik itu mengenai variabel independen ataupun variabel dependen dan
gabungan dari kedua variabel tersebut.

5. ManfaatPenelitian
Adalah apa saja yang didapatkan dari penelitian yang dilakukan. Manfaat
penelitian harus ditulis berdasarkan dari segi keilmuan, manfaat bagi diri sendiri
atau objek yang diteliti.

6. TinjauanPustaka
Berisikan dasar pemikiran dan dasar-dasar teori berhubungan dengan
permasalahan yang diteliti.

7. MetodePenelitian
Berisikan rancangan penelitian, variabel penelitian, definisi operasional variabel,
tempat dan waktu penelitian, populasi dan sampel penelitian, jenis dan sumber
penelitian, teknik pengumpulan data, etika penelitian, pengolahan data, analisis
data, hingga bahan-bahan yang di inputkan.

8. ObjekPenelitian
Adalah sifat keadaan dari suatu benda, orang atau keadaan yang menjadi pusat
perhatian saat penelitian.
11

9. MetodePengumpulanData
Pada penelitian kuantitatif, teknik pengumpulan data dapat dilakukan survey,
interview, dan juga eksperimen.

10. MetodeAnalisisData
Setelah data terkumpul lalu dilakukan analisis data. Metode analisis data
kualitatid prosedur-prosedurnya sangat jelas, ketajaman pada analisis data
kualitatif tergantung pada kebiasaan-kebiasaan peneliti dalam melakukan
penelitian.

11. Hasilyangdiharapkan
Berisikan uraian kontribusi penelitian dalam mengembangkan ilmu
pengetahuan, pemecahan masalah yang dapat membangun atau
mengembangkan objek yang diteliti.

12. DaftarPustaka
Berisikan sumber-sumber materi yang menjadi referensi dalam menyusun
proposal dan disusun sesuai abjad nama penulis materi.
12

Menelusuri Model Proposal Kegiatan

Proposal kegiatan adalah suatu rancangan kegiatan yang akan berlangsung


dalam bentuk tulisan dengan sistematis dan terperinci. Proposal kegiatan dibuat untuk
mendapatkan persetujuan dari pihak lain untuk diajak dalam bekerjasama. Bisa juga
dibuat untuk permohonan dana bantuan yang nantinya akan ada kerjasama antara pihak
yang mengajukan proposal dengan pihak yang memberi bantuan.

Proposal Kegiatan bisa diartikan juga sebagai sebuah perencanaan kegiatan


yang ditulis kedalam sebuah susunan kegiatan kerja yang sudah terjadwal.
Perencanaan atau susunan tersebut harus jelas tujuannya, supaya pihak yang
berkepentingan bisa mengerti apa maksud dan tujuan dari proposal tersebut.

Tujuan proposal kegiatan

Proposal kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan suatu rencana kegiatan


sehingga kegiatan tersebut dapat diterima,mendapat dukungan,mendapat izin serta
memperoleh dukungan dana dan sponsor.

Ciri-ciri Proposal Kegiatan

 Proposal kegiatan dibuat sebagai informasi yang berisikan tujuan-tujuan serta latar
belakang diadakannya suatu kegiatan
 Proposal dibuat untuk meringkas kegiatan yang akan dilakukan
 Sebagai pemberitahuan pertama suatu kegiatan

Sistematika Penulisan Proposal Kegiatan

1. Judul Proposal Kegiatan


Tuliskan judul proposal yang sesuai dengan kegiatan yang akan diselenggarakan

2. Pendahuluan Proposal Kegiatan


Pendahuluan terdiri dari :
13

a. Latar Belakang Kegiatan

Latar belakang berisi alasan utama yang mendasari dibuatnya suatu kegiatan yang
diajukan dalam proposal tersebut. Latar belakang biasanya akan diuraikan secara
singkat dan jelas dan langsung tertuju pada pokok permasalahan. Penulisan latar
belakang harus berdasarkan isi dan tujuan kegiatan yang tertuang dalam proposal
tersebut. Penulisan latar belakang harus semenarik dan sejujur mungkin yang
meyakinkan pembaca agar kegiatan pada proposal harus diselesaikan.

b. Tujuan Kegiatan
Tujuan kegiatan berisi hasil yang diharapkan dari kegiatan yang akan
diselenggarakan.

3. Isi Proposal Kegiatan


Isi dari proposal kegiatan terdiri dari :

Tema Kegiatan

1. Macam-Macam Kegiatan
2. Peserta
3. Peralatan yang dibutuhkan
4. Waktu dan Tempat Kegiatan
5. Susunan Acara Kegiatan
6. Susunan Kepanitiaan
7. Anggaran Dana

4. Penutup
Dan seperti biasa, pada bagian ujung proposal diberi penutup yang berisi harapan
untuk diberikan dukung kepada pihak terkait agar kegiatan tersebut bisa
diselanggarakan dengan lancar.
14

2`3 Hubungan Genre Pada Setiap Tahapan Proposal


[Link] Hubungan Genre pada Setiap Tahapan Proposal Penelitian
Sebuah Proposal penelitian memuat tahapan-tahapan sebagai berikut :
1. Pendahuluan,
2. Landasan teori dan tinjauan pustaka,
3. Metodologi penelitian.

[Link] Pendahuluan

Tahapan Pendahuluan pada proposal penelitian mengandung unsur :


(1) Latar belakang penelitian,
Unsur latar belakang penelitian dikatakan sebagai logika pemikiran yang menuntun ke
arah akan dilaksanakannya penelitian itu, karena pada bagian ini dinyatakan mengapa
pokok masalah tertentu perlu diteliti, bagaimana hal itu akan diteliti baik secara teoretis
maupun metodologis, apa yang akan dihasilkan dari penelitian ini, dan apa pula
akibatnya seandainya hal itu tidak segera diteliti.

(2) Rumusan masalah penelitian


Rumusan masalah penelitian berisi pokok persoalan yang akan diteliti. Rumusan
masalah dapat dinyatakan dalam kalimat tanya.
Beberapa ciri rumusan masalah yang baik adalah antara lain (Fraenkel, Wallen, &
Hyun, 2012):

 fisibel, yaitu berisi permasalahan yang dapat diatasi melalui penelitian tanpa
memerlukan waktu, tenaga, dan uang yang tidak terjangkau
 jelas, yaitu tidak memuat tafsiran ganda
 signifikan, yaitu betul-betul penting dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu
pengetahuan dan kemaslahatan manusia
 etis, yaitu tidak menyangkut perasaan seseorang dan tidak mengganggu lingkungan
sosial tempat penelitian berlangsung
15

(3) Tujuan penelitian


Jawaban dari persoalan pada rumusan masalah tergambar pada tujuan penelitian.
Tujuan penelitian merupakan keinginan peneliti untuk memperoleh jawaban atas
permasalahan penelitian yang diajukan. Oleh sebab itu, tujuan penelitian harus
relevan dan konsisten dengan identifikasi masalah, rumusan masalah, dan proses
penelitiannya.

(4) Ruang lingkup penelitian

(5) Hipotesis
Di pihak lain, pada proposal penelitian, jawaban sementara dari persoalan yang
diajukan sering dinyatakan dalam bentuk hipotesis. Dapat diartikan bahwa
hipotesis berarti dugaan atau simpulan sementara. Namun tidak semua proposal
penelitian memuat tahapan hipotesis

Genre mikro yang digunakan untuk merealisasikan Tahapan Pendahuluan adalah


eksposisi dan deskripsi. Dapat kita ketahui bahwa eksposisi ditandai oleh pernyataan
gagasan awal (tesis). Pada proposal ini tesis yang dimaksud sama dengan hipotesis
yang akan dibuktikan kebenarannya melalui penelitian yang direncanakan itu. Dengan
demikian, Tahap Pendahuluan mengandung ciri eksposisi.

Di sisi lain, deskripsi digunakan untuk menguraikan kondisi nyata pokok


persoalan yang akan diteliti, termasuk tujuan dan cara yang digunakan untuk mencapai
tujuan tersebut. Selain itu, deskripsi juga digunakan untuk mengidentifikasi dan
mendefinisikan istilah teknis yang ada di dalam proposal.
16

[Link] Teori dan Tinjauan Pustaka

Sesuai dengan namanya, ada dua unsur yang disampaikan pada Tahapan Landasan
Teori dan Tinjauan Pustaka, yaitu landasan teori dan tinjauan pustaka. Landasan teori
berfungsi untuk menyajikan ulasan teoretis dengan memformulasikan sintesis teori yang
akan digunakan sebagai dasar pemecahan masalah yang diteliti. Di pihak lain, tinjauan
pustaka berfungsi untuk menyajikan ulasan penelitian-penelitian yang telah dilakukan
sebelumnya, yang kemudian dibandingkan dengan penelitian yang akan dilakukan ini.
Baik teori maupun penelitian yang diulas diarahkan kepada pemecahan masalah yang
ditelti, sehingga setelah penelitian itu selesai dilakukan dan hasilnya dilaporkan,
diketahui apakah teori tersebut perlu dikembangkan lebih lanjut dan apakah penelitian
ini dapat menutup kekurangan penelitian-penelitian sebelumnya

Pada Tahapan Landasan Teori dan Tinjauan Pustaka ini, digunakan genre mikro ulasan
(review). Yang diulas disini maksudnya adalah teori yang akan digunakan dan sejumlah
penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Teori yang diulas tidak hanya berasal dari
buku, tetapi juga sumber-sumber lain yang dirujuk dalam proposal. Sementara itu,
penelitian-penelitian yang diulas adalah penelitian-penelitian sejenis yang relevan.

b. Tahapan Metodologi Penelitian

Dapat dinyatakan bahwa Tahapan Metodologi Penelitian menyajikan pendekatan,


metode, dan teknik penelitian yang akan diterapkan, termasuk langkah-langkah yang
akan ditempuh.

Genre mikro yang digunakan pada Tahapan Metodologi Penelitian adalah deskripsi,
laporan, dan prosedur. Deskripsi digunakan untuk memaparkan wujud data serta waktu
dan lokasi penelitian. Laporan digunakan untuk menjelaskan klasifikasi data berdasarkan
kriteria tertentu, serta prosedur digunakan untuk menunjukkan langkah-langkah
penelitian.
17

Simpulan tentang Struktur Teks dan Hubungan Genre pada Teks Proposal Penelitian

Struktur Teks Genre Mikro yang Fungsi Retoris


Diharapkan
Pendahuluan Eksposisi (dan atau meliputi Memberikan latar belakang penelitian
Deskripsi) yang akan dilaksanakan,
permasalahan yang akan diteliti,
gambaran tentang tujuan, pentingnya
masalah itu diteliti, dan pendekatan/
metode/teknik yang akan digunakan
untuk mencapai tujuan tersebut

Landasan Teori dan Tinjauan Review Menyajikan ulasan teoretis tentang


Pustaka dasar pemikiran yang akan digunakan
untuk memecahkan masalah
penelitian.

Menyajikan ulasan tentang penelitian


sebelumnya dan perbandingannya
dengan penelitian yang akan
dilasanakan

Metodologi Penelitian Deskripsi (dan atau meliputi Menyajikan pendekatan, metode, dan
Laporan, Prosedur) teknik penelitian yang akan
diterapkan, termasuk langkahlangkah
yang akan ditempuh.

c. Menganalisis Struktur Teks dan Hubungan Genre pada Proposal Kegiatan

Sebuah Proposal kegiatan memuat tahapan-tahapan sebagai berikut :


1. Pendahuluan
2. Tata laksana kegiatan
3. Penutup
18

1. Pendahuluan

Tahapan Pendahuluan ini berisi uraian tentang latar belakang kegiatan yang akan
dilaksanakan, pentingnya kegiatan itu dilaksanakan, tujuan, manfaat, dan strategi yang
akan digunakan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Genre mikro yang digunakan adalah eksposisi dan deskripsi. Eksposisi digunakan untuk
mengajukan argumentasi bahwa kegiatan yang direncanakan pada proposal itu penting
untuk dilaksanakan. Adapun deskripsi digunakan untuk menggambarkan secara ringkas
wujud kegiatan yang diusulkan, tujuan, manfaat, dan strategi pelaksanaannya.

2. Tata Laksana Kegiatan


Tahapan Tata Laksana kegiatan adalah tahapan yang menyajikan strategi yang akan
dilakukan dalam melaksanakan kegiatan, termasuk langkah-langkah yang akan ditempuh.
Genre mikro yang digunakan adalah deskripsi. Tujuan disajikan dengan genre deskripsi,
sedangkan strategi pelaksanaan dinyatakan dengan genre prosedur yang terdiri atas
langkahlangkah yang harus ditempuh.

3. Penutupan
Tahapan Penutup digunakan untuk menyampaikan harapan agar setelah diusulkan proposal
kegiatan itu diterima dan menghasilkan sesuatu seperti yang direncanakan.
Genre mikro yang digunakan adalah deskripsi’
19

Simpulan tentang Struktur Teks dan Hubungan Genre pada Proposal Kegiatan

Struktur Teks Genre Mikro yang Diharapkan Fungsi Retoris


Pendahuluan Eksposisi (dan atau meliputi Memberikan latar belakang kegiatan
Deskripsi) yangakan dilaksanakan,gambaran
tentang jenis dan bentuk kegiatan, tujuan,
manfaat, serta strategi yang akan
digunakan untuk melaksanakan kegiatan
tersebut.

Tata Laksana Kegiatan Deskripsi (dan atau meliputi Menyajikan strategi yang akan dilakukan
Prosedur) dalam melaksanakan kegiatan, termasuk
langkah-langkah yang akan ditempuh.

Penutup Deskripsi (dan atau meliputi Menyampaikan harapan agar proposal


Prosedur) kegiatan itu diterima dan menghasilkan
sesuatu seperti yang direncanakan.

Penyusunan suatu proposal yang digunakan sebagai rancangan, rencana, atau sebagai
prasyaraegiatan hendak
nya dapat mewakili terhadap kegiatan yang

[Link] Bahasa Pada Proposal

sudah dikemukakan bahwa bahasa proposal banyak diwarnai oleh

penggunaan modalitas akan. Kata yang setaraf dengan akan adalah ingin, tetapi

kedua kata itu mengandung perbedaan. Kata akan berorientasi kepada hal yang

dituturkan, sedangkan kata ingin berorientasi kepada diri penutur. Perbedaan

orientasi itu mengisyaratkan bahwa akan terkesan lebih objektif, sedangkan ingin

terkesan lebih subjektif. Namum demikian, kedua kata itu sama dalam hal waktu yang

diacu, yaitu waktu yang akan datang atau keakanan (sebagai kontras dari kekinian).

Bahasa proposal mengandung makna keakanan. Bahasa yang demikian

menggambarkan bahwa penelitian atau kegiatan yang dimaksud belum

dilaksanakan, tetapi direncanakan untuk dilaksanakan. Dengan demikian, proposal

dibuat dengan formulasi bahasa khusus yang antara lain ditandai oleh makna keakanan
tersebut.
20

[Link] Proposal dan Pihak-pihak yang diberikan Proposal

Manfaat Proposal berdasarkan jenisnya


Secara umum dibagi menjadi 4 jenis yaitu proposal penelitian, proposal kegiatan,
proposal proyek dan proposal bisnis. Berdasarkan jenisnya tersebut, proposal pun memiliki
tujuannya masing-masing sesuai dengan jenisnya yang akan dijelaskan sebagai berikut.

1. Proposal penelitian
Merupakan jenis proposal yang sering digunakan di kalangan akademik dan berisi
tentang pengajuan kegiatan penelitian. Proposal ini berisi tentang gambaran singkat
mengenai penelitian yang akan dilakukan, seperti topic, masalah yang diangkat, latar
belakang penelitian, waktu dan tempat penelitan dsb. Proposal penelitian dapat berfungsi
untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan agama, sosial, politik, ekonomi, budaya
dsb. Sebagai contoh, proposal penelitian untuk membuat skripsi, tesis dan penelitian
lainnya. Adapun manfaat dari pembuatan proposal penelitian adalah sebagai berikut :

 Sebagai acuan peneliti untuk melakukan penelitian


 Memberikan gambaran singkat mengenai rencana penelitian yang meliputi latar
belakang permasalahan, landasan teori dan metodologi yang akan digunakan
 Sebagai bahan evaluasi maupun pertimbangan pihak terkait yang berwenang untuk
menyetujui maupun menolak rencana penelitian
 Sebagai sarana yang dapat digunakan untuk mengajukan dana penelitian terhadap pihak
terkait

2. Proposal kegiatan
Yaitu proposal yang digunakan untuk mengajukan sebuah kegiatan baik individu
maupun kelompok. Acuan, usulan, konsep dan ide yang terdapat pada proposal ini berisi
tentang kegiatan yang akan dilakukan. Proposal kegiatan dapat berfungsi untuk
21

mengadakan acara seminar, diskusi, pelatihan dsb. Sebagai contoh, proposal kegiatan
pentas seni budaya. Adapun manfaat dari pembuatan proposal kegiatan antara lain

 Sebagai rencana yang dapat mengarahkan panitia kegiatan dalam melaksanakan


kegiatan tersebut
 Sebagai acuan informasi pihak-pihak yang berkepentingan dalam kegiatan tersebut
 Secara tidak langsung, sebagai bahan yang dapat menjelaskan pada pihak-pihak yang
ingin mengetahui kegiatan tersebut
 Memberikan kemudahan bagi penyelenggara untuk mendapatkan dukungan
 Menyakinkan para sponsor yang dapat memberikan dukungan secara material maupun
finansial untuk mewujudkan kegiatan sesuai dengan rencana

3. Proposal proyek
Proposal proyek pada umumnya digunakan di dunia kerja dan berisikan mengenai
serangkaian rencana bisnis maupun komersial. Proposal proyek dapat berfungsi untuk
mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah maupun swasta. Salah satu
contoh proposal proyek adalah proposal proyek pembangunan. Adapun manfaat dari
pembuatan proposal proyek antara lain

 Memberikan gambaran mengenai rencana dan langkah yang akan dilakukan dalam proyek
 Sebagai acuan dalam menjalankan proyek
 Meyakinkan pihak-pihak terkait agar tender dapat dimenangkan

4. Proposal bisnis
Proposal bisnis biasanya digunakan pada dunia usaha, baik usaha perorangan maupun
kelompok. Proposal ini berisi tentang penjelasan singkat mengenai profil usaha, estimasi
keuntungan dan kerugian, rincian anggaran dsb. Dengan membuat proposal ini, seorang
pengusaha dapat melakukan analisis seluruh aspek usaha yang akan dijalankan serta
menyiapkan straergi alternatif untuk menyiapkan segala sesuatu yang mungkin dapat
terjadi. Proposal ini dapat berfungsi untuk mendirikan usaha. Contoh proposal bisnis
yaitu proposal pendirian usaha maupun proposal kerjasama antar dua perusahaan.

Sebagai acuan wirausahawan untuk menjalankan bisnisnya


22

 Membantu seorang wirausaha untuk berfikir kritis dan ojektif pada usahanya
dengan mempertimbangkan kelebihan, kekurangan, peluang dan ancaman yang
akan terjadi pada usaha yang dijalankannya. Untuk itu, diperlukan kedisiplinan
dan waktu usaha dalam menyusun proposal rencana bisnis ini.
 Dapat mendekati asumsi-asumsi dengan cermat mengenai tingkat keberhasilan
usaha melalui analisis persaingan, faktor ekonmi dan analisis finansial rencana
bisnis.
 Membantu para wirausahawan untk mengembangkan dan menguji strategi dan
hasil sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan
 Dapat digunakan untuk membandingkan antara perkiraan dan hasil usaha yang
dijalankan, mengingat salah satu tujuan dari proposal bisnis adalah mengukuar
tujuan dan rencana bisnis.
 Sebagai penyedia alat komunikasi yang dapat memaparkan dan meyakinkan
gagasan dari pengusaha kepada pihak lain mengenai rencana usahanya secara
menyeluruh.
 Sebagai gambaran mengenai kemampuan seorang wirausahawn untuk memenuhi
kewajibannya sebagai wirausahawan dan pemimpin dari usahanya.
 Memberikan sumber-sumber finansial yang jelas dan dokumen yang ringkas yang
mengandung informasi penting dan evaluasi finansial.
23

2.6. Pihak –pihak yang diberikan Proposal

1. Proposal disusun secara bersama sama oleh kepanitian yang terbentuk


2. Proposal di usulkan kepada pihak-pihak tertentu
a. Pihak donator adalah pihak yang kepadanya diharapkan bantuan berupa
materil/barang/dana yang diberikan secara Cuma-Cuma tanpa imbal balik
[Link] donator ini biasanya adalah pihak yang memiliki ketertarikan
terhadap jenis kegiatan yang direncanakan dan bersedia membantu
kelancaran kegiatan secara positif.

b. Pihak sponsor adalah pihak yang kepadanya diberikan penawaran kerjsama


yang sifatnya saling menguntungkan Antara pihak panitia dengan pihak
sponsor. Pihak sponsor biasanya adalah pihak yang sedang melakukan
promosi atau pemasaran terhadap suatu produk tertentu.
Bentuk kerjasama dengan pihak sponsor berupa hubungan timbal balik
dimana panitia akan meminta sejumlah uang,barang,fasilitas untuk
mendukung P kegiatan,sedangkan pihak sponsor meminta fasilitas dimana
ia dapat mempromosikan atau pemasarkan produknya.
24

BAB III

PENUTUP

2.6. Kesimpulan
Proposal berasal dari bahasa inggris to propose yang artinya mengajukan dan
secara sederhana proposal dapat diartikan sebagai bentuk pengajuan atau
permohonan, penawaran baik itu berupa ide, gagasan, pemikiran maupun rencana
kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan baik itu yang sifatnya izin,
persetujuan, dana dan lain - lain. Proposal juga dapat diartikan sebagai sebuah
tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau
menjelaskan sebuah rencana dan tujuan suatu kegiatan kepada pembaca.
Tujuan Proposal adalah memperoleh bantuan dana,memperoleh dukungan
atau sponsor, dan memperoleh perizinan. Unsur-unsur proposal yaitu, nama/ judul
kegiatan, pendahuluan,tujuan, waktu dan tempat, sasaran kegiatan, susunan panitia,
anggaran, penutup, tanda tangan dan nama terang.
model teks proposal penelitian Proposal penelitian adalah suatu bentuk
pedoman rencana kerja yang terdiri atas semua unsur-unsur pokok dalam proses
[Link] penelitian ini adalah jenis proposal yang banyak digunakan
untuk bidang akademik khususnya dalam bidang karya ilmiah yang biasa dibuat
oleh para [Link] proposal penelitian seperti skripsi,tesis,desertasi dan
lain [Link] proposal penelitian berupa dokumen singkat yang berisikan
rencana peneliti dalam melakukan [Link] proposal penelitian ini
dapat dijadikan sebagai bukti apakah seorang mahasiswa telah mampu meneliti dan
mengembangkan suatu ilmu pengetahuan yang diterimanya atau tidak.

Secara umum dibagi menjadi 4 jenis yaitu proposal penelitian, proposal


kegiatan, proposal proyek dan proposal bisnis.

Proposal di usulkan kepada pihak-pihak tertentuPihak donator adalah pihak


yang kepadanya diharapkan bantuan berupa materil/barang/dana yang diberikan
25

secara Cuma-Cuma tanpa imbal balik [Link] donator ini biasanya adalah
pihak yang memiliki ketertarikan terhadap jenis kegiatan yang direncanakan dan
bersedia membantu kelancaran kegiatan secara [Link] sponsor adalah pihak
yang kepadanya diberikan penawaran kerjsama yang sifatnya saling
menguntungkan Antara pihak panitia dengan pihak sponsor. Pihak sponsor
biasanya adalah pihak yang sedang melakukan promosi atau pemasaran terhadap
suatu produk [Link] kerjasama dengan pihak sponsor berupa hubungan
timbal balik dimana panitia akan meminta sejumlah uang,barang,fasilitas untuk
mendukung P kegiatan,sedangkan pihak sponsor meminta fasilitas dimana ia dapat
mempromosikan atau pemasarkan produknya.

[Link]
Penyusunan suatu proposal yang digunakan sebagai rancangan,rencana, atau
sebagai prasyarat pengajuan kegiatan hendaknya dapat mewakili terhadap kegiatan
yang akan dilaksanakan. Proposal yang merupakan suatu rancangan kerja yang disusun
secara sistematis dan terinci untuk suatu kegiatan yang ingin dilakukan hendaknya
dapat mewakili kegiatan itu sendiri. Sehingga ketika ada orang lain yang membaca
akan segera memahami bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan.
26

Daftar pustaka
Nurwardani, Paristiyanti dkk.2016. Buku Ajar Mata Kuliah Wajib Umum Bahasa
[Link]

Hidayat, Topik.2006. Metodelogi ProposalJurnal

Anda mungkin juga menyukai