Prinsip-prinsip unsur tata letak dalam desain grafis
MATA PELAJARAN DASAR DESAIN GRAFIS
UNTUK KELAS X
PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN INFORMATIKA
DISUSUN OLEH :
RIA DAMAYANTI, [Link]
SMK NEGERI 3 YOGYAKARTA
Jl. R.W. Monginsidi No.2, Cokrodiningratan,
Jetis, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa
Yogyakarta 55233
TAHUN PELAJARAN 2018/2019
Mata Pelajaran
DASAR DESAIN GRAFIS
Kelas / Semester
X / 1 (Ganjil)
Kompetensi Dasar
3.3 : Mendiskusikan prinsip-prinsip tata letak, antara lain : proporsi, irama (rythm), keseimbangan, kontras,
kesatuan (unity), dan harmoni dalam pembuatan desain grafis.
4.3 : Menerapkan hasil prinsip-prinsip tata letak, antara lain : proporsi, irama (rythm), keseimbangan, kontras,
kesatuan (unity), dan harmoni dalam pembuatan desain grafis.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PENDAHULUAN
A. DESKRIPSI
Hand out prinsip-prinsip tata letak ini merupakan rangkuman dasar penunjang
dalam mempelajari mata pelajaran dasar desain grafis bagian kompetensi dasar
3.3 dan 4.3. Dalam hand out ini berisi pengertian prinsip-prinsip tata letak dalam
desain grafis dan penerapan hasil prinsip-prinsip tata letak dalam desain grafis.
B. PETUNJUK PENGGUNAAN
Petunjuk untuk peserta didik :
Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam mempelajari handout ini adalah
sebagai berikut :
1. Baca dan pelajari dengan seksama sehingga benar-benar paham akan isi
materi handout ini.
2. Jika ada yang kurang jelas dengan isinya, silahkan tanyakan kepada guru.
C. KOMPETENSI INTI
Pengetahuan :
KI 3 :
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual,
konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerja
pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai
bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan
internasional.
Keterampilan :
KI 4 :
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan bidang dan lingkup
kerja Teknik Komputer dan Informatika.
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 2
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi pada bidang dan lingkup kerja Teknik Komputer dan
Informatika.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempresepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir,
menjadikan gerak alami, dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
D. KOMPETENSI DASAR
3.3 Mendiskusikan prinsip-prinsip tata letak, antara lain : proporsi, irama (rythm),
keseimbangan, kontras, kesatuan (unity), dan harmoni dalam pembuatan desain grafis.
4.3 Menerapkan hasil prinsip-prinsip tata letak, antara lain : proporsi, irama (rythm),
keseimbangan, kontras, kesatuan (unity), dan harmoni dalam pembuatan desain grafis.
E. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
3.3.1 Menjelaskan prinsip-prinsip tata letak desain.
3.3.2 Menguraikan prinsip-prinsip tata letak dalam sebuah desain.
4.3.1 Menerapkan prinsip-prinsip tata letak ke dalam desain grafis.
4.3.2 Mempresentasikan hasil desain sesuai prinsip-prinsip tata letak.
F. TUJUAN PEMBELAJARAN
1) Peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip tata letak desain, melalui diskusi dan
menggali informasi dengan percaya diri.
2) Peserta didik dapat menguraikan prinsip-prinsip tata letak dalam sebuah desain, melalui
diskusi dan menggali informasi dengan percaya diri.
3) Peserta didik dapat menerapkan prinsip-prinsip tata letak ke dalam desain grafis, bila
disediakan laptop/komputer dan aplikasi pengolah gambar dengan percaya diri.
4) Peserta didik dapat mempresentasikan hasil desain sesuai prinsip-prinsip tata letak, bila
disediakan laptop/komputer dan aplikasi pengolah gambar dengan percaya diri.
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 3
URAIAN MATERI
A. MATERI PEMBELAJARAN
1. Prinsip-prinsip Tata Letak Dalam Desain Grafis
Layout menurut bahasa memiliki arti tata letak. Sedangkan menurut istilah, layout merupakan
kegiatan untuk menyususn, menata, mengatur dan memadukan unsur-unsur komunikasi grafis
(teks, gambar, bidang dll) menjadi kompisisi karya visual yang komunikatif, estetik, persuasive
dan menarik.
Secara umum prinsip-prinsip dalam penyusunan tata letak terdiri atas :
1. Kesebandingan (proportion)
Merupakan perbandingan ukuran yang digunakan untuk menentukan perbandingan yang
dianggap tepat antara panjang dengan lebar antara bagian satu dengan bagian lain atau
bagian dengan unsur secara keseluruhan.
Sejak zaman klasik sudah digunakan teori kesebandingan yang dikenal dengan The Golden
Section yang sudah banyak diterapkan dalam bidang seni, arsitektur dan spiritual karena
pendekatannya terkait dengan hal yang bersifat ideal dan tentunya menyentuh sisi-sisi
ketuhanan sebagai sesuatu yang absolut. Golden Section juga dikenal dengan nama The
Golden Mean, Golden Ratio, dan Divine Proportion (The Golden Section). Golden sction
yang termasuk didalamnya satu set konstruksi geometric untuk memisahkan satu ruas garis
menjadi banyak bagian dimana nilai rasio atau perbandingan garis yang panjang berbanding
total panjang garis sama dengan atau mendekati nilai perbansingan dari garis yang pendek
berbanding dengan garis yang panjang.
Figure-figure tersebut jika digambar sesuai dengan The Divine Proportion dianggap sebagai
bentuk yang sempurna dan paling memuaskan secara estetis. Lukisan terkenal seperti
Monalisa atau The Last Supper menggunakan komposisi dan desainer sampai sekarang juga
banyak memanfaatkan golden ratio dalam pekerjaan mereka.
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 4
GOLDEN RATIO
(Rasio Emas) =
1,618
Kesebandingan dalam tata letak menekankan pada ukuran dari unsur-unsur layout yang
akan disusun dan sejauh mana peran unsur tersebut sehingga menentukan ukuran yang
sesuai untuk menciptakan keharmonisan tampilan layout.
Kesebandingan dapat dijangkau dengan menunjukkan hubungan antara :
a. Suatu elemen dengan elemen yang lain.
b. Elemen bidang/ruang dengan dimensi bidang/ruangnya.
c. Dimensi bidang/ruang itu sendiri.
Langkah-langkah menata tata letak untuk menciptakan proporsi :
1. Tentukan unsur-unsur yang akan ditampilkan dalam layout.
2. Tentukan unsur utama yang akan menjadi pusat perhatian.
3. Unsur yang menjadi prioritas dan sebagai pendukung dapat menggunakan warna yang
mencolok atau sebaliknya.
4. Berikan ruang kosong untuk memberikan kesempatan kepada unsur utama untuk
menyampaikan pesannya.
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 5
5. Mainkan beberapa bidang atau unsur dengan variasi ukuran sesuai dengan peran
masing-masing dalam komposisi tersebut.
2. Keseimbangan (balance)
Ada dua metode pendekatan dalam menciptakan keseimbangan :
a. Keseimbangan simetris (formal balance)
Keseimbangan yang berdasarkan pengukuran dari pusat yang menyebar dan membagi
sama berat antara kiri dan kanan maupun atas dan bawah secara simetris atau setara.
Keseimbangan ini bersifat sederhana, terkesan resmi atau formal.
b. Keseimbangan asimetris (informal balance)
Merupakan keseimbangan yang tersusun atas unsur-unsur yang berbeda antara kiri dan
kanan namun dari komposisinya terasa seimbang. Keseimbangan ini terkesan dinamis,
tidak monoton dan tidak formal.
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 6
Langkah-langkah menata tata letak untuk menciptakan keseimbangan :
1. Posisikan beberapa objek, dengan orientasi vertical maupun horizontal.
2. Dapat menggunakan dua objek yang berbeda atau objek yang sama.
3. Perhatikan pusat elemen pada halaman.
4. Tempatkan beberapa unsur visual kecil di satu daerah untuk menyeimbangkan satu
blok besar bidang, gambar atau teks.
5. Buatlah satu atau dua objek dengan bentuk aneh dan membuat bentuk biasa.
6. Masukkan teks dengan tebal tipis atau ukuran yang berbeda untuk menciptakan ringan
berat serta gunakan kombinasi warna yang berbeda.
7. Berikan spasi besar sekitar blok teks atau foto gelap.
3. Irama (rhythm)
Adalah pola tat letak (layout) yang dibuat dengan melakukan pengulangan unsur-unsur tata
letak secara teratur agar menciptakan kesan yang menarik. Irama visual tersebut dapat
berupa repetisi mapun variasi. Repetisi adalah irama yang dibuat dengan pengulangan unsur
visual yang teratur, tenang dan tetap / konsisten. Sedangkan variasi adalah pengulangan
unsur visual yang disertai perubahan bentuk,ukuran dan warna.
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 7
Langkah-langkah menata tata letak untuk menciptakan irama :
1. Gandakan objek dengan bentuk dan ukuran yang sama untuk menciptakan sebuah ritme
biasa.
2. Gandakan objek dengan variasi ukuran semakin besar atau dengan variasi bentuk yang
berbeda untuk menciptakan ritme yang dinamis.
3. Menggandakan objek dengan bentuk yang sama untuk menciptakan objek baru.
4. Untuk media yang terdiri dari beberapa halaman masukkan unsur-unsur dan posisi yang
sama pada setiap halaman, misalnya buku/newsletter.
5. Untuk yang terbit beberapa edisi perlu ada penempatan unsur-unsur yang sama dan
pada posisi yang sama setiap edisi misalnya newsletter misalnya majalah.
4. Kontras (contrast)
Kontras dapat anda lakukan dengan beberapa cara, misalnya dengan menggunakan warna
yang berbeda sehingga lebih mencolok, ukuran foto/ilustrasi dibuat besar diantara yang
kecil, menggunakan warna yang berbeda sehingga lebih mencolok, ukuran foto/ilustrasi
dibuat besar diatara yang kecil, menggunakan pemilihan font yang berbeda typefont
maupun ukurannya, mengganti irama serta arah juga dapat anda lakukan. Sehingga tujuan
utama dalam penerapan prinsip kontras adalah untuk memberikan penekanan (emphasis)
yaitu untuk mengarahkan pandangan pembaca pada suatu yang ditonjolkan.
Langkah-langkah menata tata letak untuk menciptakan kontras :
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 8
1. Masukkan objek, ilustrasi atau unsur lainnya dengan ukuran yang berbeda.
2. Letakkan bagian yang penting dari teks (headline) pada sudut melengkung atau posisi
yang berbeda daripada teks yang lainnya di kolom lurus.
3. Gunakan huruf tebal, hitam untuk headline dan jenis teks ringan untuk bodytext.
4. Buatlah bidang yang besar di sebelah gambar kecil/sedikit teks.
5. Pilihlah warna yang berlawanan antara unsur utama untuk memisahkan atau
menekankan.
6. Gunakan jenis font yang berbeda untuk headline yang membawa informasi penting
dengan informasi pendukung.
5. Kesatuan (unity)
Merupakan salah satu prinsip yang menekankan pada keselarasan dari unsur-unsur yang
disusun, desain bisa dikatakan menyatu apabila secara keseluruhan tampak harmonis. Juga
dikenal dengan istilah Proximity yang artinya kedekatan. Prinsip ini dipakai untuk
menyatukan unsur-unsur layout seperti tipografi, ilustrasi, warna dll…
Langkah-langkah menata tata letak untuk menciptakan kesatuan (unity) :
1. Membentuk suatu hirarki dari jenis ukuran untuk unsur utama, subheads, teks, dan lain-
lain sesuai dengan format.
2. Mendekatkan elemen-elemen agar berdampingan atau bersinggungan.
3. Konsisten dengan jenis font,ukuran, dan gaya untuk judul,subheads, keterangan,
headers, footers dll pada beberapa media.
4. Menggunakan palet warna yang sesuai dengan tema (misalnya warna merah untuk
tulisan Red)..
5. Memperderetkan foto dan teks yang sama dengan grid baris.
6. Keselarasan (harmony)
Merupakan prinsip desain yang diartikan sebagai keteraturan tatanan diantara bagian-
bagian suatu kerya. Keselarasan dalam desain merupakan pembentukan unsur-unsur
keseimbangan, keteraturan, kesatuan dan perpaduan yang masing-masing saling mengisi
dan menimbang.
Harmoni dapat diwujudkan dengan 2 cara :
a. Harmoni dari segi bentuk
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 9
Adalah adanya keserasian dalam penempatan unsur-unsurnya. Hal itu dapat dilihat dari
segi bentuk dan ukurannya pada media misalnya brosur, leaflet, poster dll. Pemilihan
bentuk huruf juga memiliki peranan yang penting sebagaimana untuk tujuan apa desain
itu dibuat.
b. Harmoni dari segi warna
Warna memiliki pengaruh yang amat besar, karena tiap-tiap warna memiliki sifatnya
masing-masing, seperti merah yang memiliki arti berani, biru yang memiliki kesan
tenang dan lain sebagainya.
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 10
Setelah 17 tahun menggunakan logo yang sama, Google mendesain ulang
diluncurkan pada bulan September 2015. Tampilannya juga disesuaikan dengan
tren kekinian.
Yang pada masanya perubahan logo brand tertentu juga harus mengikuti
perkembangan zaman, tanpa mengurangi esensi dan arti kebanggaan logo itu
sendiri.
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 11
2. Graphic Standard Manual (GSM)
Graphic standard manual adalah sebuah pedoman sebagai media acuan untuk
menstandarisasi identitas yang telah dibuat untuk menjaga konsistensi identitas (logo)
tersebut agar tetap tampil baik dan tidak salah dalam penempatannya pada berbagai media
branding. Karena hal yang sering sekali terjadi adalah identitas tampil tidak konsisten akibat
penggunaan yang salah. misalnya, warnanya yang tidak sesuai, atau logo tampil distorsi..hal
ini dapat menjadi kesalahan yang fatal sekali dalam membangun brand anda. Karena dapat
memporakporandakan persepsi masyarakat tentang brand anda. Pedoman identitas juga
dapat berfungsi untuk mengecek dan mengukur keaslian sebuah identitas, untuk
menghindari pembajakan. Biasanya Graphic Standard Manual oleh pembuat logo (Graphic
Designer)
Logikanya begini..............
” kalo kita beli mobil atau motor, ataupun benda-benda elektronik, pastinya kita selalu
mendapatkan buku panduann untuk penggunaan benda yang kita beli tersebut”.
Seberapa pentingkah graphic standard manual untuk sebuah logo??
Sebagai contoh:
kita ingin mencetak sebuah kartu nama ataupun kop surat ke sebuah percetakan.. apa yang
harus di jelaskan kepada pihak percetakan jika mereka bertanya
Berapa kode warna logo tersebut?
Berapa ukuran fontnya?
Bagaimana layout bentuk dari kartu nama atau kop surat tersebut?
Jika kita memiliki graphic standard manual semua hal itu dapat teratasi..
Oleh karena itu,, desainer pembuat logo perlu memberikan pemahaman kepada kliennya.
apa dan mengapa pedoman identitas ini penting, karena pada umumnya masyarakat awam
tidak mengerti tentang pedoman identitas. Untuk menjaga kesinambungan visual, kekuatan
logo secara terus menerus, karena itulah dibutuhkan sebuah graphic standard manual.
Hal yang sering terjadi sebagai akibat tidak adanya atau tidak mengikuti acuan Graphic
Standard Manual dari logo adalah :
1. Logo mengalami perubahan baik warna, bentuk, maupun komposisi. sehingga
mengakibatkan perbedaan persepsi dan image yang diterima oleh masyarakat luas.
2. Logo terkesan murah dan tidak mempunyai nilai yang kuat karena adanya perubahan
perubahan yang terjadi.
3. Penyebaran pesan perusahaan yang tidak konsisten yang menyebabkan terhambatnya
proses penanaman image perusahaan kepada audiencenya
Hal apa saja yang terdapat pada graphic standard manual (panduan identitas)?
Pembukaan
Makna Logo
logo hitam putih
logo graysacale
Logo in Grid
Clear Space Area
Warna
Tipografi
lemen estetis
Layout Penerapan Identitas,
Incorret Used
Satationeries
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 12
Dll.
Tidak hanya itu, ada kalanya perusahaan besar membuat pedoman yang terdiri dari beberapa
macam pedoman yang saling terpisah, misalnya pedoman khusus untuk advertising,
pedoman khusus untuk signage, pedo¬man khusus untuk kemasan, semua disesuaikan
dengan kebutuhan. Diluar pedoman yang umum ada juga yang mencantumkan tone / tata
bahasa perusahaan, signage, seragam karyawan, desain interior dan eksterior gedung,
display untuk pameran, kemasan produk, gift dan lain-lain. semua tergantung dari kebutuhan
perusahaan, besar kecilnya perusahaan, budget dan banyak lagi faktor lainnya.
Contoh Graphic Standard Manual D n D, yang merupakan sebuah pusat permainan dan
pendidikan anak-anak dengan motto Smart Toys For Smart Kids :
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 13
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 14
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 15
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 16
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 17
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 18
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 19
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 20
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 21
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 22
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 23
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 24
B. INFORMASI PENDUKUNG
1. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan
Menengah, Direktorat Pembinaan SMK. 2013. Bahan Ajar Desain Grafis.
2. Mengedit file hasil scan ke word. [Link]
word/
3. Tutorial Cara mengedit hasil scan mengunakan photoshop cs6
[Link]
4. Cara mengedit text pada gambar. [Link]
[Link]
5. Graphic Standard Manual FIX Enterprise. 2018.
[Link]
6. Graphic Standard Manual D-D. 2018.
[Link]
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 25
C. PEMANTAPAN MATERI
PENILAIAN PENGETAHUAN
Nama Sekolah : SMK Negeri 3 Yogyakarta
Hari/ Tanggal : _______________________
Kelas/Semester : X MM / I
Mata Pelajaran : Dasar Desain Grafis Nama : _______________________
Penilaian : Penilaian Harian
KKM : 75
KD : 3.3 Mendiskusikan prinsip-prinsip tata letak, antara lain : proporsi, irama
(rythm), keseimbangan, kontras, kesatuan (unity), dan harmoni dalam pembuatan desain grafis.
Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan kamu, mengenai materi pada KD ini, jawablah pertanyaan-
pertanyaan berikut :
1. Tuliskan 4 tips bagaimana membuat desain teks yang keren !
2. Tuliskan yang kamu ketahui mengenai pengertian prinsip tata letak desain !
3. Tuliskan yang kamu ketahui tentang pengertian proporsi dan irama (rhythm) dalam tata letak desain !
4. Tuliskan 5 prinsip membuat logo yang baik !
Jawaban :
Handout : Dasar Desain Grafis Kelas X TKI Bagian II | KD : 3.5 dan 4.5 26