Silabus Pelayanan Farmasi SMK
Silabus Pelayanan Farmasi SMK
KI-3 (Pengetahuan) :
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional lanjut, dan metakognitif secara
multidisiplin sesuai dengan bidang dan lingkup kerja pelayanan farmasi pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja,
warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
KI-4 (Ketrampilan) :
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah kompleks
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja pelayanan farmasi.
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif
dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal
dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri.
Kompetensi IPK Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu Penilaian Sumber Belajar
Dasar Pembelajaran TM PS PI
3.1 Menerapkan 1. Mengelola Setelah berdiskusi dan 1. Sistem 2 TM Tes tulis 1. Reviana Ari
sistem perbekalan farmasi menggali informasi, pengelolaan (4x45) penugasan W.2014.
manajemen dan berdasarkan peserta didik akan dapat : perbekalan Manajemen
organisasi di penggolongan obat 1.1 Menyusun farmasi di Farmasi untuk
apotek perencanaan Apotek SMK Farmasi.
pengadaan 2. Sistem Volume I.
perbekalan farmasi di pengelolaan Alat Jakarta: EGC
apotek. kesehatan di 2. Abdur Rahman,
1.2 Menyusun Apotek [Link]., Apt.2017.
administrasi serta alur 3. Sistem Pelayanan
penerimaan pengelolaan Farmasi untuk
perbekalan farmasi PKRT di Apotek SMK / MAK
diapotek 4. Struktur Kesehatan-
1.3 Menggambarkan organisasi di Farmasi jilid 1,
penataan dan Apotek Pilar media
penyimpanan 5. Tupoksi
perbekalan farmasi Apoteker,
dengan baik dan Tenaga Teknis
benar diapotek Kefarmasian,
Kasir, Asisten
Setelah berdiskusi dan TTK
2. Mengelola Alat menggali informasi,
Kesehatan peserta didik akan dapat :
2.1 Merinci definisi dan
macam – macam
alkes
2.2 Menyusun
perencanaan
pengadaan alat
kesehatan di apotek.
Silabus Pelayanan Farmasi
2.3 Menyusun
administrasi serta alur
penerimaan alkes
diapotek
2.4 Menggambarkan
penataan dan
penyimpanan alkes
dengan baik dan
benar diapotek
3.2 Menerapkan 1. Melaksanakan Setelah berdiskusi dan 1. Etika, Moral dan 2 TM Tes tulis 1. Reviana Ari
standar standar penampilan menggali informasi, Etiket 4x45’ penugasan W.2014.
penampilan diri diri peserta didik akan dapat : 2. Komunikasi non Manajemen
verbal : Farmasi untuk
1.1 Memahami dan
Pengertian, SMK Farmasi.
membedakan antara lambang, asas – Volume I.
etika, moral dan etiket asas,media, Jakarta: EGC
1.2 Memahami pengertian Unsur-unsur 2. Abdur Rahman,
bahasa tubuh dalam [Link]., Apt.2017.
komunikasi, Pelayanan
Setelah diperlihatkan Proses Farmasi untuk
2. Melaksanakan
komunikasi SMK / MAK
komunikasi di video percakapan
tempat kerja karyawan, peserta didik 3. Arti dan manfaat Kesehatan-
akan dapat : hubungan Farmasi jilid 1,
2.1 Mampu berkomunikasi antarpribadi Pilar media
dengan kolega dan 4. Pengembangan 3. Euis Honiatri.
pelanggan secara profesionalisme 2009.
professional kerja Ketrampilan
2.2 Menggunakan bahasa dasar
dan nada suara yang komunikasi
tepat dalam SMK Bidang
berkomunikasi Studi Bisnis
Manajemen
3.3 Menerapkan 1. Merinci alur Setelah berdiskusi dan 1. Pendirian PBF 2 Tes tulis 1. Reviana Ari
distribusi obat distribusi obat (Obat menggali informasi, 2. Alur CDOB / cara (4x45’) penugasan W.2014.
dan perbekalan bebas, bebas terbatas peserta didik akan dapat : distribusi obat Manajemen
farmasi dan obat keras) dan 1.1 Menjabarkan definisi dengan benar Farmasi untuk
perbekalan farmasi PBF, syarat pendirian, 3. Fungsi PBF SMK Farmasi.
dari industri ke PBF perijinan dan 4. Alur pengadaan Volume I.
pencabutan ijin PBF apotek Jakarta: EGC
1.2 Menggambarkan 5. Alur penerimaan 2. Abdur Rahman,
Fungsi PBF sebagai barang di apotek [Link]., Apt.2017.
distributor obat dan sub 6. Alur penyimpanan Pelayanan
distributor obat barang di apotek Farmasi untuk
7. Macam – macam SMK / MAK
surat pesanan Kesehatan-
Setelah berdiskusi dan apotek Farmasi jilid 1,
2. Merinci alur menggali informasi, 8. Jenis faktur Pilar media
distribusi (Obat peserta didik akan dapat : penjualan PBF
bebas, bebas terbatas 2.1 Menjabarkan Tata cara 9. Macam – macam
dan obat keras) dan penyaluran obat dan pelayanan farmasi
perbekalan farmasi perbekalan farmasi di apotek
dari PBF ke apotek oleh PBF 10. Tata cara
2.2 Mengidentifikasi KIE kepada pasien
larangan PBF dalam dengan benar
Silabus Pelayanan Farmasi
pendistribusian obat 11. Administrasi
dan perbekalan farmasi / pencatatan di
2.3 Menggambarkan alur apotek
pengadaan, penerimaan
dan penyimpanan obat
dan perbekalan farmasi
di apotek
2.4 Menemukan macam –
macam bentuk surat
pesanan apotek ke PBF
sebagai media
distribusi dan macam –
macam faktur
penjualan dari PBF
3.6 Menerapkan 1. Menentukan cara Setelah berdiskusi dan 1. Macam pelarut 8 TM 6 TM 1. Jurnal 1. Saptaning,
melarutkan macam- menggali informasi, dan zat terlarut 2x45’ 4x45’ Agustina.2002.
pembuatan 2. Penugasan
sediaan obat macam zat terlarut peserta didik akan dapat : 2. Faktor yang
3. Praktek
Ilmu Resep
bentuk larutan mempengaruhi untuk SMK
sesuai dengan 1.1 Menyebutkan macam-
kelarutan dan Farmasi.
kelarutan dan macam pelarut dan zat
kecepatan Volume I.
sifatnya terlarut serta sifat
kelarutan Jakarta: EGC.
pelarut dan zat terlarut
3. Melarutkan 2. Departemen
dengan benar
bahan obat Kesehatan RI.
4. Hitungan farmasi 1995.
untuk sediaan Farmakope
Silabus Pelayanan Farmasi
1.2 Mengidentifikasi farmasi larutan Indonesia
faktor-faktor yang non steril Edisi IV.
mempengaruhi 5. Sifat fisika kimia Jakarta.
kelarutan bahan obat 3. Anonim.2014.I
1.3 Menentukan cara 6. Sediaan obat SO Informasi
melarutkan macam- bentuk larutan Spesialite Obat
macam zat terlarut 7. Meracik macam- Indonesia
macam sediaan Edisi
sesuai dengan
farmasi non steril [Link]:
kelarutan dan sifatnya ISFI.
4. Abdur
Disediakan beberapa resep Rahman, [Link].,
2. Menghitung bahan
racikan sediaan larutan, Apt.2017.
obat ber DM/ Dosis Pelayanan
peserta didik dapat :
Maksimum dalam Farmasi untuk
2.1 Mengkonversi rumus
sediaan obat bentuk SMK / MAK
Dosis dewasa menjadi
larutan Kesehatan-
dosis anak dengan Farmasi jilid
rumus young / dilling 1, Pilar media
2.2 Menghitung Dosis
pakai dalam sekali
pakai dan sehari pakai
2.3 Menghitung prosentase
dosis dalam sekali
pakai dan sehari pakai.
3. Menemukan cara
Setelah berdiskusi dan
meracik macam-
menggali informasi,
macam sediaan
peserta didik akan dapat :
larutan non steril
Silabus Pelayanan Farmasi
untuk pemakaian 3.1 Mengidentifikasi sifat
dalam dan luar fisika kimia bahan obat
dengan benar 3.2 Menentukan bentuk
sediaan larutan yang
diinginkan
3.3 Menyusun jurnal
sediaan obat bentuk
larutan
2. Mengevaluasi 2. Setelah
sediaan hasil mempraktekkan
praktek pembuatan resep dan
berdiskusi dengan
teman sekelompok,
maka peserta didik
akan dapat
Silabus Pelayanan Farmasi
mengevaluasi hasil
sediaan larutan secara
berkelompok sesuai
literatur dengan tepat
dan percaya diri
3.7 Menerapkan 1. Menemukan cara Melalui diskusi dan 1. Definisi. 10TM 5 TM 1. Jurnal 1. Saptaning,
meracik bahan obat menggali informasi, Komponen 4x45’ Agustina.2002.
pembuatan 2x45’ 2. Penugasan
sediaan obat dalam bentuk peserta didik dapat : suspensi, Tujuan Ilmu Resep
suspensi 1.1 Mengidentifikasi pemakaian, 3. praktek untuk SMK
bentuk suspensi
komponen-komponen 2. Faktor-fakrtor Farmasi.
suspensi dan faktor- yang Volume I.
faktor yang mempengaruhi Jakarta: EGC.
menentukan stabilitas stabilitas 2. Departemen
suspensi dengan suspensi : Kesehatan RI.
benar a. Ukuran 1995.
1.2 Menentukan bahan partikel Farmakope
pensuspensi yang b. Viskositas Indonesia Edisi
sesuai pada suatu c. Konsentrasi IV. Jakarta.
resep racikan sediaan d. Muatan/sifat 3. [Link]
cair partikel O Informasi
1.3 Menemukan cara 3. Macam-macam Spesialite Obat
meracik bahan obat bahan Indonesia Edisi
dalam bentuk pensuspensi [Link]:
suspensi 4. Peracikan sedian ISFI.
suspensi 4. Abdur Rahman,
5. Sistem [Link]., Apt.2017.
Disediakan beberapa pembentukan Pelayanan
contoh sediaan suspensi , Suspensi : Farmasi untuk
peserta didik dapat : flokulasi dan SMK / MAK
deflokulasi Kesehatan-
Silabus Pelayanan Farmasi
2. Menemukan cara 2.1 Menjelaskan sistem 6. Penilaian Farmasi jilid 1,
melakukan flokulasi dan stabilitas Pilar media
penilaian terhadap deflokulasi suspensi :
stabilitas suspensi a. Volume
2.2 Menunjukkan cara
dengan benar sedimentasi
melakukan penilaian
terhadap stabilitas b. Derajat
suspensi dengan flokulasi,
benar c. Reologi,
4.7 Membuat 1. Mempraktekkan 1. Setelah melakukan d. Ukuran
sediaan obat beberapa resep obat skrinning resep dan partikel
bentuk suspensi sediaan suspensi membaca jurnal
sediaan suspensi yang
sudah dibuat siswa,
maka peserta didik
akan dapat
mempraktekkan
pembuatan resep
tersebut dengan tepat
dan percaya diri
2. Mengevaluasi 2. Setelah
penilaian terhadap mempraktekkan
stabilitas suspensi pembuatan resep dan
dengan benar
berdiskusi dengan
teman sekelompok,
maka peserta didik
akan dapat
mengevaluasi hasil
sediaan suspensi secara
Silabus Pelayanan Farmasi
berkelompok sesuai
literatur dengan tepat
dan percaya diri
3.8 Menerapkan 1. Menemukan caraMelalui diskusi dan 1. Komponen 10TM 5 TM 1. Jurnal 1. Saptaning,
pembuatan meracik bahan obatmenggali informasi, emulsi 2x45’ 4x45’ Agustina.2002.
2. Penugasan
sediaan obat dalam bentukpeserta didik dapat : 2. Tipe emulsi : Ilmu Resep
bentuk emulsi emulsi 3. praktek untuk SMK
1.1 Mengidentifikasi a. a / m : air
Farmasi.
komponen-komponen dalam minyak Volume I.
Emulsi dan tipe b. m / a : minyak Jakarta: EGC.
emulsi dengan benar
dalam air 2. Departemen
1.2 Membedakan teori
3. Teori Kesehatan RI.
pembentukan emulsi
pembentukan 1995.
1.3 Menentukan bahan
emulsi Farmakope
pengemulsi dan
Indonesia Edisi
jumlah yang 4. Bahan
IV. Jakarta.
diperlukan dalam pengemulsi 3. [Link]
suatu resep racikan 5. Hitungan HLB O Informasi
sediaan cair
6. Cara pembuatan Spesialite Obat
1.4 Menghitung harga
sediaan emulsi : Indonesia Edisi
HLB emulsi dengan
a. Gom basah [Link]:
benar
b. Gom kering ISFI.
1.5 Menemukan cara
4. Abdur Rahman,
meracik bahan obat c. Metode botol
[Link]., Apt.2017.
dalam bentuk emulsi forbes Pelayanan
Disediakan beberapa 7. Cara
2. Membedakan tipe Farmasi untuk
emulsi yang baik contoh sediaan emulsi , membedakan tipe SMK / MAK
dan stabil peserta didik dapat emulsi Kesehatan-
membedakan tipe emulsi Farmasi jilid 1,
yang baik dan stabil Pilar media
Silabus Pelayanan Farmasi
4.8 Membuat 1. Mempraktekkan 1. Setelah melakukan
sediaan obat beberapa resep obat skrinning resep dan
bentuk emulsi sediaan emulsi membaca jurnal
sediaan emulsi yang
sudah dibuat siswa,
maka peserta didik
akan dapat
mempraktekkan
pembuatan resep
tersebut dengan tepat
dan percaya diri
2. Mengevaluasi 2. Setelah
stabilitas emulsi mempraktekkan
dengan benar pembuatan resep dan
berdiskusi dengan
teman sekelompok,
maka peserta didik
akan dapat
mengevaluasi stabilitas
hasil sediaan emulsi
secara berkelompok
sesuai literatur dengan
tepat dan percaya diri
3.11 Menerapkan 1. Merinci ruang Setelah berdiskusi dan 1. Pengertian 3 TM Tes tulis 1. Reviana Ari
pelayanan lingkup pelayanan menggali informasi, pelayanan farmasi 4x45’ Penugasan W.2014.
kefarmasian farmasi komunitas peserta didik akan dapat : (project) Manajemen
Farmasi untuk
Silabus Pelayanan Farmasi
2. Merinci ruang 1.1 Menyebutkan aktivitas 2. Ruang lingkup SMK Farmasi.
lingkup pelayanan kefarmasian pada pelayanan farmasi Volume I.
farmasi klinik fasilitas pelayanan komunitas Jakarta: EGC
2. Abdur Rahman,
kefarmasian 3. Ruang lingkup
[Link]., Apt.2017.
1.2 Merinci jenis pelayanan farmasi
Pelayanan
pelayanan farmasi klinik
Farmasi untuk
komunitas 4. Video contoh SMK / MAK
1.3 Merinci jenis pelayanan farmasi Kesehatan-
pelayanan farmasi Farmasi jilid 1,
klinik Pilar media
3. Euis Honiatri.
2009.
4.11 Melakukan 1. Membuat rancangan Setelah diperlihatkan Ketrampilan
pelayanan salah satu contoh video pelayanan farmasi di dasar
kefarmasian pelayanan farmasi apotek, peserta didik akan komunikasi
dapat : SMK Bidang
komunitas dan
1.1 Membuat rancangan Studi Bisnis
farmasi klinik
salah satu contoh Manajemen
pelayanan farmasi 4. Tim penyusun
komunitas dan farmasi buku SMK
klinik yang sering Kesehatan
Indonesia. Buku
terjadi di apotek
Pendamping
1.2 Mendemonstrasikan Siswa
2. Mendemonstrasikan rancangan pelayanan
pelayanan farmasi Pelayanan
farmasi komunitas dan Farmasi jilid 1,
komunitas dan farmasi klinik tersebut Persemki
farmasi klinik didepan kelas
3.14 1. Merinci pengertian Setelah berdiskusi dan 1. Pengertian HNA/ 4 TM Tes tulis 1. Fitri Sholechah,
Menganalisis HNA/ Harga netto menggali informasi, Harga netto 2x45’ Penugasan [Link].,
perhitungan Apotek, HJA/ harga peserta didik akan dapat : Apotek, HJA/ (project) Apt.2017.
biaya obat yang 1.1 Merinci pengertian harga jual Apotek Pelayanan
jual Apotek dan
dibuat menurut HNA/ Harga netto Farmasi untuk
struktur harga obat. 2. Struktur harga
permintaan Apotek, HJA/ harga obat SMK / MAK
2. Menjabarkan faktor –
jual Apotek Kesehatan-
faktor penentu harga 3. Faktor – faktor
1.2 Merinci struktur harga Farmasi jilid 2,
obat penentu harga obat
Pilar media
obat. 4. Perhitungan HJA /
2. Reviana Ari
1.3 Menjabarkan faktor – harga jual apotek
W.2014.
faktor penentu harga 5. Perhitungan harga Manajemen
obat obat Farmasi untuk
SMK Farmasi.
4.14 Memeriksa 1. Menghitung HJA / Setelah diperlihatkan Volume I.
perhitungan Harga jual apotek beberapa contoh resep dan Jakarta: EGC
biaya obat yang 2. Menghitung harga perhitungan biayanya,
dibuat menurut peserta didik akan dapat :
obat diapotek
permintaan 1.1 Menghitung HJA /
3. Menghitung harga
Harga jual apotek
obat dalam resep
1.2 Menghitung harga
obat diapotek
1.3 Menghitung harga
3.16 Memahami 1. Mengidentifikasi Setelah berdiskusi dan 1. Definisi Rumah 5 TM Tes tulis 1. Abdur Rahman,
pengelolaan tujuan IFRS sebagai menggali informasi, sakit 2x45’ Penugasan [Link]., Apt.2017.
perbekalan unit produksi dan unit peserta didik akan dapat :2. Tujuan IFRS (project) Pelayanan
farmasi di IFRS. pelayanan 1.1 Merinci definisi
3. Tugas dan Farmasi untuk
Rumah sakit tanggungjawab SMK / MAK
1.2 Membedakan antara IFRS Kesehatan-
IFRS dan Farmasi pengadaan Farmasi jilid 2,
komunitas (apotek) perbekalan Pilar media
1.3 Membedakan tujuan farmasi di IFRS 2. Tim penyusun
IFRS sebagai unit 4. Distribusi buku SMK
produksi dan unit perbekalan Kesehatan
pelayanan farmasi di IFRS Indonesia. Buku
5. Sistem Pendamping
2. Merinci pengadaan 2.1 Menjabarkan pengelolaan obat Siswa Pelayanan
perbekalan farmasi di perencanaan, POB oleh IFRS di Farmasi jilid 1,
IFRS produksi dan POB Rumah sakit Persemki
penyimpanan 3. Reviana Ari
perbekalan farmasi di W.2014.
IFRS Manajemen
Farmasi untuk
Silabus Pelayanan Farmasi
SMK Farmasi.
3. Menjabarkan 3.1 Menjabarkan distribusi Volume 2
distribusi perbekalan perbekalan farmasi di Jakarta: EGC
farmasi di IFRS IFRS
3.17 Memahami 1. Menjabarkan struktur Setelah berdiskusi dan 1. Struktur 3 TM Tes tulis 1. Abdur Rahman,
pengelolaan organisasi puskesmas menggali informasi, organisasi 4x45’ Penugasan [Link]., Apt.2017.
perbekalan peserta didik akan dapat : puskesmas (project) Pelayanan
farmasi di 1.1 Menjabarkan struktur 2. Definisi Farmasi untuk
Puskesmas. organisasi puskesmas puskesmas SMK / MAK
1.2 Menjabarkan definisi pembantu dan Kesehatan-
puskesmas pembantu puskesmas Farmasi jilid 2,
Silabus Pelayanan Farmasi
dan puskesmas keliling keliling Pilar media
3. Sumber daya 2. Tim penyusun
2. Merinci pengelolaan 2.1 Menjabarkan manusia di buku SMK
sumber daya di pengelolaan sumber puskesmas Kesehatan
Puskesmas daya manusia di 4. Sarana dan Indonesia. Buku
Puskesmas prasarana yang Pendamping
2.2 Merinci sarana dan harus dimiliki Siswa Pelayanan
prasarana yang harus puskesmas Farmasi jilid 1,
dimiliki puskesmas 5. Tahap Persemki
pengelolaan 3. Reviana Ari
3. Merinci pengelolaan 3.1 Merinci perencanaan perbekalan W.2014.
perbekalan farmasi di kebutuhan perbekalan farmasi di Manajemen
Puskesmas farmasi di Puskesmas puskesmas : Farmasi untuk
3.2 Merinci tahap a. Perencanaan SMK Farmasi.
penyimpanan b. Pengadaan Volume 2
perbekalan farmasi di c. Penyimpanan Jakarta: EGC
Puskesmas d. Distribusi
3.3 Menjabarkan distribusi e. Pencatatan dan
perbekalan farmasi di pelaporan
Puskesmas 6. Tugas
3.4 Menjabarkan pengawasan
pencatatan dan perbekalan
pelaporan perbekalan farmasi di
farmasi di Puskesmas puskesmas
4.17 Melakukan 1. Menggambarkan alur Setelah diperlihatkan 7. Format pencatatan
pengelolaan pelaporan pemakaian video pengelolaan dan pelaporan
perbekalan perbekalan farmasi di perbekalan farmasi di perbekalan
farmasi di Puskesmas Puskesmas , peserta didik farmasi di
Puskesmas sesuai 2. Menyusun tugas akan dapat : puskesmas
standar pengawasan 1. Menggambarkan alur
perbekalan farmasi di pelaporan pemakaian
Puskesmas perbekalan farmasi di
Silabus Pelayanan Farmasi
Puskesmas
3. Menggambarkan 2. Menyusun tugas
format pencatatan pengawasan perbekalan
dan pelaporan farmasi di Puskesmas
perbekalan farmasi di 3. Menggambarkan format
Puskesmas pencatatan dan
pelaporan perbekalan
farmasi di Puskesmas
3.18 Menghitung 1. Menentukan metode Setelah berdiskusi dan 1. Macam – macam 8 TM Tes tulis 1. Abdur Rahman,
nilai persediaan penilaian persediaan menggali informasi, metode penilaian 4x45’ Penugasan [Link]., Apt.2017.
barang dan biaya akhir yang digunakan peserta didik akan dapat : persediaan akhir (project) Pelayanan
obat dalam resep. 2. Menerapkan 1. Menentukan metode Farmasi untuk
2. Perhitungan nilai
perhitungan nilai yang digunakan dalam SMK / MAK
persediaan akhir
persediaan akhir penilaian persediaan Kesehatan-
3. Merancang akhir 3. Pengendalian Farmasi jilid 2,
pengendalian 2. Menerapkan persediaan Pilar media
persediaan (Inventory perhitungan nilai (Inventory control)
2. Reviana Ari
control) persediaan akhir 4. Biaya obat dalam W.2014.
4. Merinci biaya obat 3. Merancang resep Manajemen
dalam resep racikan pengendalian persediaan Farmasi untuk
dan non racikan (Inventory control) SMK Farmasi.
4. Merinci biaya obat Volume 2
dalam resep racikan dan Jakarta: EGC
non racikan
1.2 Melakukan
pemeriksaan
perhitungan nilai
persediaan barang
3.20 Menerapkan 1. Menyusun Setelah diperlihatkan 1. Pencatatan 4 TM Tes tulis 1. Abdur Rahman,
pelaporan sediaan pencatatan video pencatatan penggunaan 4x45’ Penugasan [Link]., Apt.2017.
obat narkotika penggunaan sediaan penggunaan narkotika dan sediaan obat (project) Pelayanan
dan psikoptropika obat narkotika psikotropika, peserta didik narkotika dan Farmasi untuk
2. Menyusun akan dapat : psikotropika SMK / MAK
pencatatan 1. Merinci pencatatan 2. Pelaporan Kesehatan-
penggunaan sediaan penggunaan sediaan Farmasi jilid 2,
penggunaan
obat psikotropika obat narkotika Pilar media
sediaan obat
2. Merinci pencatatan 2. Ruli Setya
narkotika dan
penggunaan sediaan Hapsari, S. Si.,
psikotropika
obat psikotropika Apt. 2014.
4.20 Membuat 1. Membuat laporan Setelah diperlihatkan video Undang –
laporan penggunaan sediaan pembuatan laporan Undang
penggunaan obat narkotika penggunaan narkotika dan Kesehatan
sediaan obat 2. Membuat laporan psikotropika, peserta didik untuk SMK
Silabus Pelayanan Farmasi
narkotika dan penggunaan sediaan akan dapat : Farmasi, EGC
psikotropika obat psikotropika 1. Membuat laporan
penggunaan sediaan
obat narkotika
2. Membuat laporan
penggunaan sediaan
obat psikotropika