0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan27 halaman

Silabus Pelayanan Farmasi SMK

Silabus mata pelajaran Pelayanan Farmasi di SMK Kesehatan Bina Karya Medika Ponorogo membahas tentang kompetensi dasar manajemen perbekalan, alat kesehatan, dan obat-obatan tradisional di apotek serta struktur organisasi dan standar penampilan di tempat kerja farmasi. Materi pelajaran meliputi sistem manajemen perbekalan, alat kesehatan, dan obat-obatan tradisional beserta etika dan komunikasi nonverbal dalam pelayanan farmasi

Diunggah oleh

agaswari putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
44 tayangan27 halaman

Silabus Pelayanan Farmasi SMK

Silabus mata pelajaran Pelayanan Farmasi di SMK Kesehatan Bina Karya Medika Ponorogo membahas tentang kompetensi dasar manajemen perbekalan, alat kesehatan, dan obat-obatan tradisional di apotek serta struktur organisasi dan standar penampilan di tempat kerja farmasi. Materi pelajaran meliputi sistem manajemen perbekalan, alat kesehatan, dan obat-obatan tradisional beserta etika dan komunikasi nonverbal dalam pelayanan farmasi

Diunggah oleh

agaswari putri
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SILABUS MATA PELAJARAN

Nama Sekolah : SMK KESEHATAN BINA KARYA MEDIKA PONOROGO


Bidang Keahlian : Kesehatan dan Pekerjaan Sosial
Kompetensi Keahlian : Farmasi Klinis dan Komunitas (C3)
Mata Pelajaran : PELAYANAN FARMASI
Durasi (Waktu) : (12 x @45 menit)

KI-3 (Pengetahuan) :
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional lanjut, dan metakognitif secara
multidisiplin sesuai dengan bidang dan lingkup kerja pelayanan farmasi pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja,
warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.

KI-4 (Ketrampilan) :
Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah kompleks
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja pelayanan farmasi.
Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif
dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan gerak mahir, menjadikan gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal
dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri.
Kompetensi IPK Tujuan Pembelajaran Materi Alokasi Waktu Penilaian Sumber Belajar
Dasar Pembelajaran TM PS PI
3.1 Menerapkan 1. Mengelola Setelah berdiskusi dan 1. Sistem 2 TM  Tes tulis 1. Reviana Ari
sistem perbekalan farmasi menggali informasi, pengelolaan (4x45)  penugasan W.2014.
manajemen dan berdasarkan peserta didik akan dapat : perbekalan Manajemen
organisasi di penggolongan obat 1.1 Menyusun farmasi di Farmasi untuk
apotek perencanaan Apotek SMK Farmasi.
pengadaan 2. Sistem Volume I.
perbekalan farmasi di pengelolaan Alat Jakarta: EGC
apotek. kesehatan di 2. Abdur Rahman,
1.2 Menyusun Apotek [Link]., Apt.2017.
administrasi serta alur 3. Sistem Pelayanan
penerimaan pengelolaan Farmasi untuk
perbekalan farmasi PKRT di Apotek SMK / MAK
diapotek 4. Struktur Kesehatan-
1.3 Menggambarkan organisasi di Farmasi jilid 1,
penataan dan Apotek Pilar media
penyimpanan 5. Tupoksi
perbekalan farmasi Apoteker,
dengan baik dan Tenaga Teknis
benar diapotek Kefarmasian,
Kasir, Asisten
Setelah berdiskusi dan TTK
2. Mengelola Alat menggali informasi,
Kesehatan peserta didik akan dapat :
2.1 Merinci definisi dan
macam – macam
alkes
2.2 Menyusun
perencanaan
pengadaan alat
kesehatan di apotek.
Silabus Pelayanan Farmasi
2.3 Menyusun
administrasi serta alur
penerimaan alkes
diapotek
2.4 Menggambarkan
penataan dan
penyimpanan alkes
dengan baik dan
benar diapotek

3. Mengelola PKRT Setelah berdiskusi dan


menggali informasi,
peserta didik akan dapat :
3.1 Merinci definisi dan
macam – macam
PKRT
3.2 Menyusun perencanaan
pengadaan PKRT
kesehatan di apotek.
3.3 Menyusun administrasi
serta alur penerimaan
PKRT diapotek
3.4 Menggambarkan
penataan dan
penyimpanan PKRT
dengan baik dan benar
diapotek

4.1 Membuat 1. Merancang struktur Setelah diperlihatkan


struktur organisasi di apotek video pelayanan di apotek,
organisasi di peserta didik akan dapat :
apotek
Silabus Pelayanan Farmasi
2. Merinci tugas pokok 1. Membuat rancangan
masing – masing terkait struktur
jabatan di apotek organisasi di Apotek
2. Membuat rincian tugas
pokok masing –
masing jabatan yang
ada di Apotek

3.2 Menerapkan 1. Melaksanakan Setelah berdiskusi dan 1. Etika, Moral dan 2 TM  Tes tulis 1. Reviana Ari
standar standar penampilan menggali informasi, Etiket 4x45’  penugasan W.2014.
penampilan diri diri peserta didik akan dapat : 2. Komunikasi non Manajemen
verbal : Farmasi untuk
1.1 Memahami dan
Pengertian, SMK Farmasi.
membedakan antara lambang, asas – Volume I.
etika, moral dan etiket asas,media, Jakarta: EGC
1.2 Memahami pengertian Unsur-unsur 2. Abdur Rahman,
bahasa tubuh dalam [Link]., Apt.2017.
komunikasi, Pelayanan
Setelah diperlihatkan Proses Farmasi untuk
2. Melaksanakan
komunikasi SMK / MAK
komunikasi di video percakapan
tempat kerja karyawan, peserta didik 3. Arti dan manfaat Kesehatan-
akan dapat : hubungan Farmasi jilid 1,
2.1 Mampu berkomunikasi antarpribadi Pilar media
dengan kolega dan 4. Pengembangan 3. Euis Honiatri.
pelanggan secara profesionalisme 2009.
professional kerja Ketrampilan
2.2 Menggunakan bahasa dasar
dan nada suara yang komunikasi
tepat dalam SMK Bidang
berkomunikasi Studi Bisnis
Manajemen

Silabus Pelayanan Farmasi


2.3 Berkomunikasi dua
arah secara benar

4.2 Melakukan 1. Melaksanakan Setelah diperlihatkan


identifikasi kerjasama antar video kegiatan stok
standar rekan kerja opname, peserta didik
penampilan diri akan dapat :
1.1 Menggambarkan
tujuan dan manfaat
bekerja dalam satu tim
1.2 Membedakan
hubungan internal
vertical dan horizontal
1.3 Menjelaskan cara
pengembangan
profesionalisme kerja

2. Mencontohkan Setelah diperlihatkan


komunikasi video cara melayani
nonverbal : ekspresi, pelanggan yang baik ,
isyarat/ bahasa peserta didik akan dapat :
tubuh 2.1 Mengidentifikasi
kebutuhan-kebutuhan
dan harapan pelanggan
secara tepat
2.2 Berkomunikasi dengan
pelanggan secara
ramah dan sopan
2.3 Mengidentifikasi
ketidakpuasan

Silabus Pelayanan Farmasi


pelanggan dan
mengambil tindakan
untuk memecahkan
persoalan tersebut
2.4 Menangani keluhan-
keluhan pelanggan
secara sungguh-
sungguh, peka dan
sopan

3.3 Menerapkan 1. Merinci alur Setelah berdiskusi dan 1. Pendirian PBF 2  Tes tulis 1. Reviana Ari
distribusi obat distribusi obat (Obat menggali informasi, 2. Alur CDOB / cara (4x45’)  penugasan W.2014.
dan perbekalan bebas, bebas terbatas peserta didik akan dapat : distribusi obat Manajemen
farmasi dan obat keras) dan 1.1 Menjabarkan definisi dengan benar Farmasi untuk
perbekalan farmasi PBF, syarat pendirian, 3. Fungsi PBF SMK Farmasi.
dari industri ke PBF perijinan dan 4. Alur pengadaan Volume I.
pencabutan ijin PBF apotek Jakarta: EGC
1.2 Menggambarkan 5. Alur penerimaan 2. Abdur Rahman,
Fungsi PBF sebagai barang di apotek [Link]., Apt.2017.
distributor obat dan sub 6. Alur penyimpanan Pelayanan
distributor obat barang di apotek Farmasi untuk
7. Macam – macam SMK / MAK
surat pesanan Kesehatan-
Setelah berdiskusi dan apotek Farmasi jilid 1,
2. Merinci alur menggali informasi, 8. Jenis faktur Pilar media
distribusi (Obat peserta didik akan dapat : penjualan PBF
bebas, bebas terbatas 2.1 Menjabarkan Tata cara 9. Macam – macam
dan obat keras) dan penyaluran obat dan pelayanan farmasi
perbekalan farmasi perbekalan farmasi di apotek
dari PBF ke apotek oleh PBF 10. Tata cara
2.2 Mengidentifikasi KIE kepada pasien
larangan PBF dalam dengan benar
Silabus Pelayanan Farmasi
pendistribusian obat 11. Administrasi
dan perbekalan farmasi / pencatatan di
2.3 Menggambarkan alur apotek
pengadaan, penerimaan
dan penyimpanan obat
dan perbekalan farmasi
di apotek
2.4 Menemukan macam –
macam bentuk surat
pesanan apotek ke PBF
sebagai media
distribusi dan macam –
macam faktur
penjualan dari PBF

3. Merinci alur Setelah berdiskusi dan


distribusi (Obat menggali informasi,
bebas, bebas terbatas peserta didik akan dapat :
dan obat keras) dan 3.1 Merinci jenis – jenis
perbekalan farmasi pelayanan farmasi di
dari Apotek ke pasien Apotek
3.2 Mengidentifikasi
permintaan obat dan
perbekalan farmasi
disesuaikan dengan
persediaan di apotek
3.3 Menjabarkan Obat yang
diperlukan masyarakat
(jenis dan jumlahnya)
3.4 Menyusun KIE saat
penyerahan obat dan
perbekalan farmasi
Silabus Pelayanan Farmasi
4.3 Melakukan 1. Melakukan distribusi Setelah diperlihatkan
distribusi obat obat dan perbekalan video CDOB (Cara
dan perbekalan farmasi dari PBF ke distribusi obat yang benar)
farmasi apotek peserta didik akan dapat :
1.1 Menjabarkan bagian –
bagian divisi distribusi
pada PBF
1.2 Mendemonstrasikan
alur distribusi yang
terjadi di PBF
menggunakan role play

2. Melakukan distribusi Setelah diperlihatkan


obat dan perbekalan video melayani pasien
farmasi dari apotek ke secara swamedikasi
pasien peserta didik akan dapat :
2.1 Mendiskusikan
pengadministrasian
saat penyiapan obat
dan pengemasan
2.2 Melatih cara
menginformasikan
secara sederhana
tentang cara
pemakaian, efek
samping, cara
penyimpanan dan
kegunaannya
2.3 Mendemonstrasikan
alur distribusi yang
terjadi di apotek
menggunakan role play
Silabus Pelayanan Farmasi
3.4 Menerapkan 1. Menerapkan konsep Setelah berdiskusi dan 1. Konsep pemasaran 2  Tes tulis 1. Reviana Ari
pemasaran dan dan fungsi pemasaran menggali informasi, 2. Fungsi pemasaran (4x45’)  Penugasan W.2014.
salesmanship peserta didik akan dapat : 3. Pengertian dan (project) Manajemen
2. Menjabarkan
1. Menggambarkan prosedur Farmasi untuk
Pengertian dan
konsep pemasaran salesmanship SMK Farmasi.
prosedur
2. Merinci tata cara 4. Sifat umum Volume I.
salesmanship
prosedur salesmanship salesmanship Jakarta: EGC
3. Merinci Sifat-sifat
3. Menggambarkan sifat 2. Abdur Rahman,
umum penjualan
(salesman) – sifat umum salesman [Link]., Apt.2017.
Pelayanan
Farmasi untuk
4.4 Melakukan 1. Mendemonstrasikan Setelah diperlihatkan
SMK / MAK
pemasaran dan kegiatan pemasaran video salesman suatu
Kesehatan-
salesmanship produk peserta didik akan
2. Mendemonstrasikan Farmasi jilid 1,
dapat :
kegiatan menjadi Pilar media
salesman 1. Mendemonstrasikan
kegiatan pemasaran
2. Mendemonstrasikan
kegiatan menjadi
salesman

3.6 Menerapkan 1. Menentukan cara Setelah berdiskusi dan 1. Macam pelarut 8 TM 6 TM 1. Jurnal 1. Saptaning,
melarutkan macam- menggali informasi, dan zat terlarut 2x45’ 4x45’ Agustina.2002.
pembuatan 2. Penugasan
sediaan obat macam zat terlarut peserta didik akan dapat : 2. Faktor yang
3. Praktek
Ilmu Resep
bentuk larutan mempengaruhi untuk SMK
sesuai dengan 1.1 Menyebutkan macam-
kelarutan dan Farmasi.
kelarutan dan macam pelarut dan zat
kecepatan Volume I.
sifatnya terlarut serta sifat
kelarutan Jakarta: EGC.
pelarut dan zat terlarut
3. Melarutkan 2. Departemen
dengan benar
bahan obat Kesehatan RI.
4. Hitungan farmasi 1995.
untuk sediaan Farmakope
Silabus Pelayanan Farmasi
1.2 Mengidentifikasi farmasi larutan Indonesia
faktor-faktor yang non steril Edisi IV.
mempengaruhi 5. Sifat fisika kimia Jakarta.
kelarutan bahan obat 3. Anonim.2014.I
1.3 Menentukan cara 6. Sediaan obat SO Informasi
melarutkan macam- bentuk larutan Spesialite Obat
macam zat terlarut 7. Meracik macam- Indonesia
macam sediaan Edisi
sesuai dengan
farmasi non steril [Link]:
kelarutan dan sifatnya ISFI.
4. Abdur
Disediakan beberapa resep Rahman, [Link].,
2. Menghitung bahan
racikan sediaan larutan, Apt.2017.
obat ber DM/ Dosis Pelayanan
peserta didik dapat :
Maksimum dalam Farmasi untuk
2.1 Mengkonversi rumus
sediaan obat bentuk SMK / MAK
Dosis dewasa menjadi
larutan Kesehatan-
dosis anak dengan Farmasi jilid
rumus young / dilling 1, Pilar media
2.2 Menghitung Dosis
pakai dalam sekali
pakai dan sehari pakai
2.3 Menghitung prosentase
dosis dalam sekali
pakai dan sehari pakai.

3. Menemukan cara
Setelah berdiskusi dan
meracik macam-
menggali informasi,
macam sediaan
peserta didik akan dapat :
larutan non steril
Silabus Pelayanan Farmasi
untuk pemakaian 3.1 Mengidentifikasi sifat
dalam dan luar fisika kimia bahan obat
dengan benar 3.2 Menentukan bentuk
sediaan larutan yang
diinginkan
3.3 Menyusun jurnal
sediaan obat bentuk
larutan

4.6 Membuat 1. Mempraktekkan 1. Setelah melakukan


sediaan obat beberapa resep obat skrinning resep dan
bentuk larutan sediaan larutan membaca jurnal
sediaan larutan yang
sudah dibuat siswa,
maka peserta didik
akan dapat
mempraktekkan
pembuatan resep
tersebut dengan tepat
dan percaya diri

2. Mengevaluasi 2. Setelah
sediaan hasil mempraktekkan
praktek pembuatan resep dan
berdiskusi dengan
teman sekelompok,
maka peserta didik
akan dapat
Silabus Pelayanan Farmasi
mengevaluasi hasil
sediaan larutan secara
berkelompok sesuai
literatur dengan tepat
dan percaya diri

3.7 Menerapkan 1. Menemukan cara Melalui diskusi dan 1. Definisi. 10TM 5 TM 1. Jurnal 1. Saptaning,
meracik bahan obat menggali informasi, Komponen 4x45’ Agustina.2002.
pembuatan 2x45’ 2. Penugasan
sediaan obat dalam bentuk peserta didik dapat : suspensi, Tujuan Ilmu Resep
suspensi 1.1 Mengidentifikasi pemakaian, 3. praktek untuk SMK
bentuk suspensi
komponen-komponen 2. Faktor-fakrtor Farmasi.
suspensi dan faktor- yang Volume I.
faktor yang mempengaruhi Jakarta: EGC.
menentukan stabilitas stabilitas 2. Departemen
suspensi dengan suspensi : Kesehatan RI.
benar a. Ukuran 1995.
1.2 Menentukan bahan partikel Farmakope
pensuspensi yang b. Viskositas Indonesia Edisi
sesuai pada suatu c. Konsentrasi IV. Jakarta.
resep racikan sediaan d. Muatan/sifat 3. [Link]
cair partikel O Informasi
1.3 Menemukan cara 3. Macam-macam Spesialite Obat
meracik bahan obat bahan Indonesia Edisi
dalam bentuk pensuspensi [Link]:
suspensi 4. Peracikan sedian ISFI.
suspensi 4. Abdur Rahman,
5. Sistem [Link]., Apt.2017.
Disediakan beberapa pembentukan Pelayanan
contoh sediaan suspensi , Suspensi : Farmasi untuk
peserta didik dapat : flokulasi dan SMK / MAK
deflokulasi Kesehatan-
Silabus Pelayanan Farmasi
2. Menemukan cara 2.1 Menjelaskan sistem 6. Penilaian Farmasi jilid 1,
melakukan flokulasi dan stabilitas Pilar media
penilaian terhadap deflokulasi suspensi :
stabilitas suspensi a. Volume
2.2 Menunjukkan cara
dengan benar sedimentasi
melakukan penilaian
terhadap stabilitas b. Derajat
suspensi dengan flokulasi,
benar c. Reologi,
4.7 Membuat 1. Mempraktekkan 1. Setelah melakukan d. Ukuran
sediaan obat beberapa resep obat skrinning resep dan partikel
bentuk suspensi sediaan suspensi membaca jurnal
sediaan suspensi yang
sudah dibuat siswa,
maka peserta didik
akan dapat
mempraktekkan
pembuatan resep
tersebut dengan tepat
dan percaya diri
2. Mengevaluasi 2. Setelah
penilaian terhadap mempraktekkan
stabilitas suspensi pembuatan resep dan
dengan benar
berdiskusi dengan
teman sekelompok,
maka peserta didik
akan dapat
mengevaluasi hasil
sediaan suspensi secara
Silabus Pelayanan Farmasi
berkelompok sesuai
literatur dengan tepat
dan percaya diri

3.8 Menerapkan 1. Menemukan caraMelalui diskusi dan 1. Komponen 10TM 5 TM 1. Jurnal 1. Saptaning,
pembuatan meracik bahan obatmenggali informasi, emulsi 2x45’ 4x45’ Agustina.2002.
2. Penugasan
sediaan obat dalam bentukpeserta didik dapat : 2. Tipe emulsi : Ilmu Resep
bentuk emulsi emulsi 3. praktek untuk SMK
1.1 Mengidentifikasi a. a / m : air
Farmasi.
komponen-komponen dalam minyak Volume I.
Emulsi dan tipe b. m / a : minyak Jakarta: EGC.
emulsi dengan benar
dalam air 2. Departemen
1.2 Membedakan teori
3. Teori Kesehatan RI.
pembentukan emulsi
pembentukan 1995.
1.3 Menentukan bahan
emulsi Farmakope
pengemulsi dan
Indonesia Edisi
jumlah yang 4. Bahan
IV. Jakarta.
diperlukan dalam pengemulsi 3. [Link]
suatu resep racikan 5. Hitungan HLB O Informasi
sediaan cair
6. Cara pembuatan Spesialite Obat
1.4 Menghitung harga
sediaan emulsi : Indonesia Edisi
HLB emulsi dengan
a. Gom basah [Link]:
benar
b. Gom kering ISFI.
1.5 Menemukan cara
4. Abdur Rahman,
meracik bahan obat c. Metode botol
[Link]., Apt.2017.
dalam bentuk emulsi forbes Pelayanan
Disediakan beberapa 7. Cara
2. Membedakan tipe Farmasi untuk
emulsi yang baik contoh sediaan emulsi , membedakan tipe SMK / MAK
dan stabil peserta didik dapat emulsi Kesehatan-
membedakan tipe emulsi Farmasi jilid 1,
yang baik dan stabil Pilar media
Silabus Pelayanan Farmasi
4.8 Membuat 1. Mempraktekkan 1. Setelah melakukan
sediaan obat beberapa resep obat skrinning resep dan
bentuk emulsi sediaan emulsi membaca jurnal
sediaan emulsi yang
sudah dibuat siswa,
maka peserta didik
akan dapat
mempraktekkan
pembuatan resep
tersebut dengan tepat
dan percaya diri
2. Mengevaluasi 2. Setelah
stabilitas emulsi mempraktekkan
dengan benar pembuatan resep dan
berdiskusi dengan
teman sekelompok,
maka peserta didik
akan dapat
mengevaluasi stabilitas
hasil sediaan emulsi
secara berkelompok
sesuai literatur dengan
tepat dan percaya diri

3.11 Menerapkan 1. Merinci ruang Setelah berdiskusi dan 1. Pengertian 3 TM  Tes tulis 1. Reviana Ari
pelayanan lingkup pelayanan menggali informasi, pelayanan farmasi 4x45’  Penugasan W.2014.
kefarmasian farmasi komunitas peserta didik akan dapat : (project) Manajemen
Farmasi untuk
Silabus Pelayanan Farmasi
2. Merinci ruang 1.1 Menyebutkan aktivitas 2. Ruang lingkup SMK Farmasi.
lingkup pelayanan kefarmasian pada pelayanan farmasi Volume I.
farmasi klinik fasilitas pelayanan komunitas Jakarta: EGC
2. Abdur Rahman,
kefarmasian 3. Ruang lingkup
[Link]., Apt.2017.
1.2 Merinci jenis pelayanan farmasi
Pelayanan
pelayanan farmasi klinik
Farmasi untuk
komunitas 4. Video contoh SMK / MAK
1.3 Merinci jenis pelayanan farmasi Kesehatan-
pelayanan farmasi Farmasi jilid 1,
klinik Pilar media
3. Euis Honiatri.
2009.
4.11 Melakukan 1. Membuat rancangan Setelah diperlihatkan Ketrampilan
pelayanan salah satu contoh video pelayanan farmasi di dasar
kefarmasian pelayanan farmasi apotek, peserta didik akan komunikasi
dapat : SMK Bidang
komunitas dan
1.1 Membuat rancangan Studi Bisnis
farmasi klinik
salah satu contoh Manajemen
pelayanan farmasi 4. Tim penyusun
komunitas dan farmasi buku SMK
klinik yang sering Kesehatan
Indonesia. Buku
terjadi di apotek
Pendamping
1.2 Mendemonstrasikan Siswa
2. Mendemonstrasikan rancangan pelayanan
pelayanan farmasi Pelayanan
farmasi komunitas dan Farmasi jilid 1,
komunitas dan farmasi klinik tersebut Persemki
farmasi klinik didepan kelas

Silabus Pelayanan Farmasi


3.12 1. Merinci sistem Setelah berdiskusi dan 1. Tahap 3 TM  Tes tulis 1. Abdur Rahman,
Menganalisis pengelolaan menggali informasi, Perencanaan / 4x45’  Penugasan [Link]., Apt.2017.
perbekalan perbekalan farmasi di peserta didik akan dapat : Seleksi (project) Pelayanan
farmasi di apotek apotek 1.1 Menjabarkan masing – 2. Tahap Pengadaan, Farmasi untuk
dan rumah sakit masing tahap 3. Tahap SMK / MAK
pengelolaan Penerimaan, Kesehatan-
perbekalan farmasi di 4. Tahap Farmasi jilid 1,
apotek Penyimpanan, Pilar media
2. Merinci sistem 2.1 Menjabarkan masing – Dan 2. Fitri Sholechah,
pengelolaan masing tahap 5. Tahap [Link].,
perbekalan farmasi di pengelolaan Pendistribusian Apt.2017.
Rumah sakit perbekalan farmasi di Pelayanan
Rumah sakit Farmasi untuk
2.2 Menyimpulkan SMK / MAK
perbedaan sistem Kesehatan-
pengelolaan Farmasi jilid 2,
perbekalan farmasi di Pilar media
apotek dan di rumah 3. Tim penyusun
sakit buku SMK
4.12 Melakukan 1. Melakukan Setelah diperlihatkan Kesehatan
pengelolaan pengelolaan video tahap pengelolaan Indonesia. Buku
perbekalan perbekalan farmasi di perbekalan farmasi di Pendamping
farmasi di apotek apotek apotek dan di rumah sakit, Siswa
dan rumah sakit 2. Melakukan peserta didik akan dapat : Pelayanan
pengelolaan 1.1 Menerapkan Farmasi jilid 1,
perbekalan farmasi di pengelolaan Persemki
Rumah sakit perbekalan farmasi di 4. Reviana Ari
apotek W.2014.
1.2 Menerapkan Manajemen
pengelolaan Farmasi untuk
perbekalan farmasi di SMK Farmasi.
rumah sakit Volume 2
Silabus Pelayanan Farmasi
Jakarta: EGC
3.13 Memahami 1. Menjabarkan Setelah berdiskusi dan 1. Khasiat obat 5 TM  Tes tulis 1. Totok
informasi beberapa khasiat dan menggali informasi, Salesma, batuk, 4x45’  Penugasan Turdiyanto, S.
tentang cara efek samping obat peserta didik akan dapat : iritasi mata dan (project) Si., Apt. 2014.
penggunaan obat 1.1 Memahami beberapa telinga, vitamin Farmakologi
pada pasien khasiat obat : Salesma, dan untuk SMK
batuk, iritasi mata dan imunomodulator, Farmasi.
telinga, vitamin dan jerawat, obat – Jakarta: EGC
imunomodulator, obat yang sering 2. Abdur Rahman,
jerawat, obat – obat digunakan untuk [Link]., Apt.2017.
yang sering digunakan swamedikasi Pelayanan
untuk swamedikasi 2. cara penggunaan Farmasi untuk
obat secara : SMK / MAK
2. Menjabarkan cara 1.2 Memahami cara topikal, Kesehatan-
penggunaan obat penggunaan obat suppositoria, Farmasi jilid 1,
khusus : topikal, tablet vagina, Pilar media
suppositoria, tablet tetes mata, salep
vagina, tetes mata, mata, tetes
salep mata, tetes telinga, tetes
telinga, tetes hidung, hidung, inhalasi,
inhalasi, sublingual, sublingual, tablet
tablet bukal. bukal.

4.13 1. Merancang informasi Setelah diperlihatkan


Memberikan terkait cara video cara penggunaan
informasi penggunaan obat obat khusus di apotek,
tentang cara 2. Melakukan peserta didik akan dapat :
penggunaan obat pemberian informasi 1.1 Menyusun informasi
pada pasien di tentang cara yang tepat terkait cara
bawah penggunaan obat penggunaan obat
pengawasan pada pasien di bawah 1.2 Mendemonstrasikan
apoteker pengawasan apoteker pemberian informasi
Silabus Pelayanan Farmasi
terkait cara
penggunaan obat
tersebut kepada pasien
(contoh : peserta didik)
dibawah pengawasan
apoteker (guru)

3.14 1. Merinci pengertian Setelah berdiskusi dan 1. Pengertian HNA/ 4 TM  Tes tulis 1. Fitri Sholechah,
Menganalisis HNA/ Harga netto menggali informasi, Harga netto 2x45’  Penugasan [Link].,
perhitungan Apotek, HJA/ harga peserta didik akan dapat : Apotek, HJA/ (project) Apt.2017.
biaya obat yang 1.1 Merinci pengertian harga jual Apotek Pelayanan
jual Apotek dan
dibuat menurut HNA/ Harga netto Farmasi untuk
struktur harga obat. 2. Struktur harga
permintaan Apotek, HJA/ harga obat SMK / MAK
2. Menjabarkan faktor –
jual Apotek Kesehatan-
faktor penentu harga 3. Faktor – faktor
1.2 Merinci struktur harga Farmasi jilid 2,
obat penentu harga obat
Pilar media
obat. 4. Perhitungan HJA /
2. Reviana Ari
1.3 Menjabarkan faktor – harga jual apotek
W.2014.
faktor penentu harga 5. Perhitungan harga Manajemen
obat obat Farmasi untuk
SMK Farmasi.
4.14 Memeriksa 1. Menghitung HJA / Setelah diperlihatkan Volume I.
perhitungan Harga jual apotek beberapa contoh resep dan Jakarta: EGC
biaya obat yang 2. Menghitung harga perhitungan biayanya,
dibuat menurut peserta didik akan dapat :
obat diapotek
permintaan 1.1 Menghitung HJA /
3. Menghitung harga
Harga jual apotek
obat dalam resep
1.2 Menghitung harga
obat diapotek
1.3 Menghitung harga

Silabus Pelayanan Farmasi


obat dalam resep
3.15 Memahami 1. Menjabarkan struktur Setelah berdiskusi dan 1. Struktur 5 TM  Tes tulis 1. Abdur Rahman,
pengelolaan organisasi Gudang menggali informasi, organisasi 2x45’  Penugasan [Link]., Apt.2017.
perbekalan farmasi kabupaten / peserta didik akan dapat : Gudang farmasi (project) Pelayanan
1.1 Menjabarkan struktur kabupaten / Farmasi untuk
farmasi di kotamadya
organisasi Gudang kotamadya SMK / MAK
gudang farmasi
farmasi kabupaten / 2. Ruang lingkup Kesehatan-
kabupaten/ Gudang farmasi Farmasi jilid 2,
kotamadya
kotamadya. kabupaten / Pilar media
2.1 Merangkum Ruang kotamadya
2. Menjabarkan Ruang 2. Tim penyusun
lingkup Gudang 3. Tahap – tahap
lingkup Gudang farmasi kabupaten / buku SMK
farmasi kabupaten / pengelolaan Kesehatan
kotamadya perbekalan
kotamadya Indonesia. Buku
farmasi di Pendamping
3. Merinci tata cara 3.1 Menjabarkan tahap – gudang farmasi
tahap pengelolaan Siswa Pelayanan
pengelolaan kabupaten/ Farmasi jilid 1,
perbekalan farmasi di perbekalan farmasi di kotamadya
gudang farmasi Persemki
gudang farmasi 3. Reviana Ari
kabupaten/
kabupaten/ kotamadya W.2014.
kotamadya Manajemen
Farmasi untuk
4.15 Melakukan 1. Mengidentifikasi Setelah diperlihatkan SMK Farmasi.
pengelolaan video pengelolaan Volume 2
tugas pengelolaan
perbekalan perbekalan farmasi di Jakarta: EGC
(penerimaan,
farmasi di gudang gudang kabupaten ,
penyimpanan, dan
kabupaten/ peserta didik akan dapat :
kotamadya sesuai pendistribusian) 1.1 Memahami tugas –
standar perbekalan farmasi di tugas pengelolaan
gudang kabupaten/ perbekalan farmasi
kotamadya yang ada di gudang
kabupaten/kotamadya.
Silabus Pelayanan Farmasi
2. Melakukan 2.1 Mendemonstrasikan
pengelolaan tugas – tugas
perbekalan farmasi di pengelolaan
perbekalan farmasi
gudang kabupaten/
yang ada di gudang
kotamadya kabupaten/kotamadya
dengan peserta didik
lainnya dalam
kelompok

3.16 Memahami 1. Mengidentifikasi Setelah berdiskusi dan 1. Definisi Rumah 5 TM  Tes tulis 1. Abdur Rahman,
pengelolaan tujuan IFRS sebagai menggali informasi, sakit 2x45’  Penugasan [Link]., Apt.2017.
perbekalan unit produksi dan unit peserta didik akan dapat :2. Tujuan IFRS (project) Pelayanan
farmasi di IFRS. pelayanan 1.1 Merinci definisi
3. Tugas dan Farmasi untuk
Rumah sakit tanggungjawab SMK / MAK
1.2 Membedakan antara IFRS Kesehatan-
IFRS dan Farmasi pengadaan Farmasi jilid 2,
komunitas (apotek) perbekalan Pilar media
1.3 Membedakan tujuan farmasi di IFRS 2. Tim penyusun
IFRS sebagai unit 4. Distribusi buku SMK
produksi dan unit perbekalan Kesehatan
pelayanan farmasi di IFRS Indonesia. Buku
5. Sistem Pendamping
2. Merinci pengadaan 2.1 Menjabarkan pengelolaan obat Siswa Pelayanan
perbekalan farmasi di perencanaan, POB oleh IFRS di Farmasi jilid 1,
IFRS produksi dan POB Rumah sakit Persemki
penyimpanan 3. Reviana Ari
perbekalan farmasi di W.2014.
IFRS Manajemen
Farmasi untuk
Silabus Pelayanan Farmasi
SMK Farmasi.
3. Menjabarkan 3.1 Menjabarkan distribusi Volume 2
distribusi perbekalan perbekalan farmasi di Jakarta: EGC
farmasi di IFRS IFRS

4. Menggambarkan 4.1 Menggambarkan


sistem pengelolaan sistem pengelolaan
obat oleh IFRS di obat oleh IFRS di
Rumah sakit Rumah sakit

4.16 Melakukan 1. Menggambarkan alur Setelah diperlihatkan


pengelolaan pengadaan video pengelolaan
perbekalan perbekalan farmasi di perbekalan farmasi di
farmasi di IFRS IFRS IFRS , peserta didik akan
sesuai standar 2. Menyusun format – dapat :
format surat pesanan 1. Menggambarkan alur
obat, tanda terima pengadaan perbekalan
barang, kartu farmasi di IFRS
persediaan, formulir 2. Menyusun format –
retur barang. format surat pesanan
obat, tanda terima
barang, kartu
persediaan, formulir
retur barang

3.17 Memahami 1. Menjabarkan struktur Setelah berdiskusi dan 1. Struktur 3 TM  Tes tulis 1. Abdur Rahman,
pengelolaan organisasi puskesmas menggali informasi, organisasi 4x45’  Penugasan [Link]., Apt.2017.
perbekalan peserta didik akan dapat : puskesmas (project) Pelayanan
farmasi di 1.1 Menjabarkan struktur 2. Definisi Farmasi untuk
Puskesmas. organisasi puskesmas puskesmas SMK / MAK
1.2 Menjabarkan definisi pembantu dan Kesehatan-
puskesmas pembantu puskesmas Farmasi jilid 2,
Silabus Pelayanan Farmasi
dan puskesmas keliling keliling Pilar media
3. Sumber daya 2. Tim penyusun
2. Merinci pengelolaan 2.1 Menjabarkan manusia di buku SMK
sumber daya di pengelolaan sumber puskesmas Kesehatan
Puskesmas daya manusia di 4. Sarana dan Indonesia. Buku
Puskesmas prasarana yang Pendamping
2.2 Merinci sarana dan harus dimiliki Siswa Pelayanan
prasarana yang harus puskesmas Farmasi jilid 1,
dimiliki puskesmas 5. Tahap Persemki
pengelolaan 3. Reviana Ari
3. Merinci pengelolaan 3.1 Merinci perencanaan perbekalan W.2014.
perbekalan farmasi di kebutuhan perbekalan farmasi di Manajemen
Puskesmas farmasi di Puskesmas puskesmas : Farmasi untuk
3.2 Merinci tahap a. Perencanaan SMK Farmasi.
penyimpanan b. Pengadaan Volume 2
perbekalan farmasi di c. Penyimpanan Jakarta: EGC
Puskesmas d. Distribusi
3.3 Menjabarkan distribusi e. Pencatatan dan
perbekalan farmasi di pelaporan
Puskesmas 6. Tugas
3.4 Menjabarkan pengawasan
pencatatan dan perbekalan
pelaporan perbekalan farmasi di
farmasi di Puskesmas puskesmas
4.17 Melakukan 1. Menggambarkan alur Setelah diperlihatkan 7. Format pencatatan
pengelolaan pelaporan pemakaian video pengelolaan dan pelaporan
perbekalan perbekalan farmasi di perbekalan farmasi di perbekalan
farmasi di Puskesmas Puskesmas , peserta didik farmasi di
Puskesmas sesuai 2. Menyusun tugas akan dapat : puskesmas
standar pengawasan 1. Menggambarkan alur
perbekalan farmasi di pelaporan pemakaian
Puskesmas perbekalan farmasi di
Silabus Pelayanan Farmasi
Puskesmas
3. Menggambarkan 2. Menyusun tugas
format pencatatan pengawasan perbekalan
dan pelaporan farmasi di Puskesmas
perbekalan farmasi di 3. Menggambarkan format
Puskesmas pencatatan dan
pelaporan perbekalan
farmasi di Puskesmas

3.18 Menghitung 1. Menentukan metode Setelah berdiskusi dan 1. Macam – macam 8 TM  Tes tulis 1. Abdur Rahman,
nilai persediaan penilaian persediaan menggali informasi, metode penilaian 4x45’  Penugasan [Link]., Apt.2017.
barang dan biaya akhir yang digunakan peserta didik akan dapat : persediaan akhir (project) Pelayanan
obat dalam resep. 2. Menerapkan 1. Menentukan metode Farmasi untuk
2. Perhitungan nilai
perhitungan nilai yang digunakan dalam SMK / MAK
persediaan akhir
persediaan akhir penilaian persediaan Kesehatan-
3. Merancang akhir 3. Pengendalian Farmasi jilid 2,
pengendalian 2. Menerapkan persediaan Pilar media
persediaan (Inventory perhitungan nilai (Inventory control)
2. Reviana Ari
control) persediaan akhir 4. Biaya obat dalam W.2014.
4. Merinci biaya obat 3. Merancang resep Manajemen
dalam resep racikan pengendalian persediaan Farmasi untuk
dan non racikan (Inventory control) SMK Farmasi.
4. Merinci biaya obat Volume 2
dalam resep racikan dan Jakarta: EGC
non racikan

4.18 Melakukan 1. Melakukan Setelah diperlihatkan data


pemeriksaan pemeriksaan persediaan setiap unit item
perhitungan nilai perhitungan nilai obat di apotek, peserta
persediaan barang persediaan barang didik akan dapat :
dan biaya obat 1.1 Menghitung nilai
dalam resep.
Silabus Pelayanan Farmasi
persediaan barang

1.2 Melakukan
pemeriksaan
perhitungan nilai
persediaan barang

2. Menghitung biaya Setelah diperlihatkan


obat dalam resep beberapa contoh resep dan
racikan dan non perhitungan biayanya,
racikan peserta didik akan dapat :
2.1 Menghitung biaya obat
dalam resep racikan
dan non racikan

1. Menyusun jenis- Setelah diperlihatkan 1. Penggolongan 4 TM  Tes tulis 1. Abdur Rahman,


3.19 Menerapkan jenis narkotika dan video penyalahgunaan Narkotika dan 4x45’  Penugasan [Link]., Apt.2017.
pengelolaan psikotropika beserta narkotika dan Psikotropika (project) Pelayanan
sediaan jadi penyalahgunaannya psikotropika, peserta didik 2. Penyalahgunaan Farmasi untuk
narkotika dan 2. Merinci tahap – akan dapat : narkotika dan SMK / MAK
psikotropika tahap pengelolaan 1.1 Merinci jenis-jenis psikotropika Kesehatan-
sediaan jadi narkotika dan 3. Pengadaan, Farmasi jilid 2,
narkotika dan psikotropika penyimpanan, Pilar media
psikotropika 1.2 Menggambarkan distribusi dan 2. Ruli Setya
beberapa pemusnahan Hapsari, S. Si.,
penyalahgunaan dari narkotika dan Apt. 2014.
sediaan jadi narkotika psikotropika Undang –
dan psikotropika Undang
Kesehatan
untuk SMK
Setelah berdiskusi dan Farmasi, EGC
menggali informasi,
Silabus Pelayanan Farmasi
peserta didik akan dapat :
2.1 Merinci tahap – tahap
pengelolaan sediaan
jadi narkotika dan
psikotropika
4.19 Melakukan 1. Melakukan tahap – Setelah diperlihatkan
pengelolaan pengelolaan video pengelolaan sediaan
sediaan obat sediaan obat obat narkotika dan
narkotika dan narkotika psikotropika, peserta didik
psikotropika 2. Melakukan tahap – akan dapat :
pengelolaan 1. Melakukan tahap –
sediaan obat pengelolaan sediaan
psikotropika obat narkotika
2. Melakukan tahap –
pengelolaan sediaan
obat psikotropika

3.20 Menerapkan 1. Menyusun Setelah diperlihatkan 1. Pencatatan 4 TM  Tes tulis 1. Abdur Rahman,
pelaporan sediaan pencatatan video pencatatan penggunaan 4x45’  Penugasan [Link]., Apt.2017.
obat narkotika penggunaan sediaan penggunaan narkotika dan sediaan obat (project) Pelayanan
dan psikoptropika obat narkotika psikotropika, peserta didik narkotika dan Farmasi untuk
2. Menyusun akan dapat : psikotropika SMK / MAK
pencatatan 1. Merinci pencatatan 2. Pelaporan Kesehatan-
penggunaan sediaan penggunaan sediaan Farmasi jilid 2,
penggunaan
obat psikotropika obat narkotika Pilar media
sediaan obat
2. Merinci pencatatan 2. Ruli Setya
narkotika dan
penggunaan sediaan Hapsari, S. Si.,
psikotropika
obat psikotropika Apt. 2014.
4.20 Membuat 1. Membuat laporan Setelah diperlihatkan video Undang –
laporan penggunaan sediaan pembuatan laporan Undang
penggunaan obat narkotika penggunaan narkotika dan Kesehatan
sediaan obat 2. Membuat laporan psikotropika, peserta didik untuk SMK
Silabus Pelayanan Farmasi
narkotika dan penggunaan sediaan akan dapat : Farmasi, EGC
psikotropika obat psikotropika 1. Membuat laporan
penggunaan sediaan
obat narkotika
2. Membuat laporan
penggunaan sediaan
obat psikotropika

Mengetahui Ponorogo, Juli 2018


Kepala Sekolah, Guru Mata pelajaran,

MOH. MUNTAHA, [Link].I PEGI PRADIKA M, S. Farm., Apt


NIK. 2013.10.1002

Silabus Pelayanan Farmasi

Anda mungkin juga menyukai