0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan6 halaman

Kebijakan Rekam Medis RS Bhayangkara

Kebijakan ini mengatur pelayanan SIM dan rekam medis di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso, mencakup pendaftaran pasien, pengelolaan rekam medis secara terpusat, tanggung jawab petugas kesehatan dalam pengisian dan pengembalian rekam medis, serta kerahasiaan data pasien.

Diunggah oleh

rekam medik
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
42 tayangan6 halaman

Kebijakan Rekam Medis RS Bhayangkara

Kebijakan ini mengatur pelayanan SIM dan rekam medis di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso, mencakup pendaftaran pasien, pengelolaan rekam medis secara terpusat, tanggung jawab petugas kesehatan dalam pengisian dan pengembalian rekam medis, serta kerahasiaan data pasien.

Diunggah oleh

rekam medik
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

POLRI DAERAH JAWA TIMUR

BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN


RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO

KEBIJAKAN PELAYANAN SIM DAN REKAM MEDIS

RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO


2018

BONDOWOSO, AGUSTUS 2018


POLRI DAERAH JAWA TIMUR
BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO

KEPUTUSAN KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO


Nomor : Kep / 011. / VIII / 2018 / RUMKIT

tentang

KEBIJAKAN PELAYANAN SIM DAN REKAM MEDIS


DI RS BHAYANGKARA BONDOWOSO

KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO

Menimbang : Bahwa dalan rangka meningkatkan mutu pelayanan rekam medis di Rumah
Sakit Bhayangkara Bondowoso dipandang perlu menetapkan peraturan;
Mengingat : 1. Undang-undang Nomor Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek
Kedokteran;
2. Undang-undang RI Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan;
3. Undang-undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1996 tentang tenaga kesehatan;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang
Rekam Medis;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
no.1438/MENKES/IX/2010 tentang standard pelayanan kedokteran
7. Keputusan Kepala Rumah Sakit Nomor: Kep/011.03/VIII/2018 RUMKIT
tentang Pedoman Penyelenggaraan Rekam Medis di RS Bhayangkara
Bondowoso Revisi II

/2. Memutuskan......
SRT. KEP. KA. RS. BHAY. BONDOWOSO
NOMOR : KEP / / VIII / 2018
TANGGAL : AGUSTUS 2018

MEMUTUSKAN
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO
TENTANG KEBIJAKAN PELAYANAN SIM DAN REKAM MEDIS DI RUMAH
SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO

Pasal 1

Peraturan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso tentang kebijakan


Pelayanan SIM dan Rekam Medis di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso
sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini

Pasal 2
Hal-hal yang berhubungan dengan perkembangan keadaan yang memerlukan
pengaturan lebih lanjut akan diatur dengan keputusan tersendiri

Ditetapkan di : Bondowoso
pada tanggal : Agustus 2018
KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO

dr. Lusianto M. Nugroho, [Link]


KOMISARIS POLISI NRP. 72010480
POLRI DAERAH JAWA TIMUR LAMPIRAN KEPUTUSAN KARUMKIT
BIDANG KEDOKTERAN DAN KESEHATAN NOMOR : Kep / 011. / VIII/ 2018 / RUMKIT
RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO TANGGAL : Agustus 2018

KEBIJAKAN KEPALA RUMAH SAKIT TENTANG PELAYANAN


SIM DAN REKAM MEDIS
RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO

KEBIJAKAN UMUM
1. Peralatan di unit harus selalu dilakukan pemeliharaan dan kalibrasi sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
2. Pelayanan di unit harus selalu berorientasi kepada mutu dan keselamatan pasien.
3. Semua petugas unit wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas wajib mematuhi ketentuan dalam K3
(Kselematan dan Kesehatan Kerja)
5. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar prosedur operasional
yang berlaku, etika profesi, etikket, dan menghormati hak pasien.
6. Penyediaan tenaga harus mengacu kepada pola ketenagaan.
7. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin bulanan
minimal satu bulan sekali.
8. Pelayanan unit dilaksanakan 24 jam
9. Setiap bulan wajib membuat laporan.

KEBIJAKAN KHUSUS
1. Setiap pasien yang berkunjung ke Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso harus terdaftar
di pendaftaran pasien (admisi Rawat Jalan atau Admisi Rawat Inap).
2. Pendaftaran dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung (online).
3. Setiap pasien rumah sakit Bhayangkara Bondowoso memiliki satu nomor Rekam Medis
diberikan pada waktu pertama kali datang untuk berobat, digunakan untuk berobat baik
rawat jalan maupun rawat inap.
4. Penyimpanan dokumen rekam medis pasien rawat jalan dan rawat inap secara sentralisasi
(digabung) dalam satu tempat.
5. Selain petugas rekam medis dilarang masuk ruang penyimpanan dokumen rekam medis.
6. Setiap pasien yang pulang rawat inap dibuatkan Ringkasan pulang/ resume medis
(Discharge Summary).
7. Semua profesi tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kepada pasien diwajibkan
menulis seluruh hasil pelayanan yang diberikan pada lembar rekam medis yang sudah
ditentukan, dilengkapi tanggal, tanda tangan/paraf dan nama.
8. Setiap tindakan dan konsultasi yang dilakukan terhadap pasien selambat-lambatnya dalam
waktu 1x24 jam harus ditulis dalam lembaran dokumen rekam medis.
9. Seluruh hasil pemeriksaan pelayanan penunjang wajib disertakan pada dokumen rekam
medis yang sudah ditetapkan.
10. Dokumen rekam medis setelah rawat jalan dikembalikan ke bagian rekam medis segera
setelah selesai pelayanan dalam waktu tidak lebih dari 1x24 jam.
11. Dokumen rekam medis rawat inap dikembalikan ke bagian rekam medis segera setelah
selesai pelayanan (pasien pulang) dalam waktu tidak lebih 2x24 jam.
12. Dokumen rekam medis yang telah dikembalikan ke Unit Rekam medis dan belum lengkap
wajib dilengkapi oleh profesi tenaga kesehatan yang bersangkutan.
13. Karu Rawat Inap (kepala Ruang) bertanggungjawab atas kembalinya dokumen rekam
medis pasien rawat inap yang belum lengkap dalam waktu tidak lebih dari 2x24 jam.
14. Petugas rekam medis bertanggung jawab atas penyimpanan dokumen rekam medis in
aktif, termasuk rekam medis pasien mati.
15. Seluruh pelayanan dokumen rekam medis dilaksanakan oleh petugas rekam medis, baik
pendistribusian maupun pengembalian dokumen rekam medis.
16. Permintaan dokumen rekam medis hanya bisa diberikan untuk kepentingan pengobatan
pasien dan untuk kepentingan lain harus sesuai aturan dan menggunakan bon
peminjaman.
17. Pengeluaran dokumen rekam medis karena adanya peminjaman/permintaan dilakukan
dengan penggantian tracer.
18. Bagi pasien yang memerlukan data rekam medis, dapat diberikan resume medis atau
discharge summary, hasil pemeriksaan dan riwayat pelayanan yang telah diberikan.
19. Pemberian informasi data medis pasien hanya diberikan kepada pasien sendiri,
orang/badan yang mendapatkan kuasa.
20. Assembling dilakukan sebagai upaya untuk mengatur kembali sesuai urutan riwayat
penyakit yang dilakukan dokumen rekam medis pasien pulang dikembalikan ke Unit Rekam
Medis.
21. Peminjaman dokumen rekam medis harus dikembalikan 3x24 jam setelah tanggal
peminjaman.
22. Selama penderita dirawat, dokumen rekam medis menjadi tanggung jawab perawat
ruangan dan menjaga kerahasiaannya.
23. Kegiatan pelayanan medis dilakukan dengan membuat sensus harian dan disetorkan ke
Unit Rekam Medis.
24. Unit Rekam Medis bertanggung jawab atas laporan berkala yang ditetapkan, baik untuk
kepentingan internal maupun eksternal Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso.
25. Unit rekam medis bertanggung jawab atas tersedianya informasi kegiatan pelayanan dan
indikator rumah sakit yang telah ditetapkan.
26. Pasien tidak diperkenankan membawa dokumen rekam medis.
27. Dokumen rekam medis yang kembali dari unit pelayanan harus dilakukan analisa
(kuantitatif/kualitatif).
28. Retensi dokumen rekam medis dilakukan setelah 5 tahun dari kunjungan terakhir dan
kemudian disimpan sebagai dokumen rekam medis in aktif 2 tahun.
29. Panitia rekam medis mengkaji dan menetapkan usulan formulir rekam medis dari pihak
terkait yang selanjutnya disahkan oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso.
30. Pemusnahan dokumen rekam medis in aktif dilakukan oleh Tim Pemusnah yang dibentuk
oleh kepala Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso.
31. Setiap pasien yang mendapatkan pelayanan rawat inap, tindakan medis, dan pasien
kemoterapi dipasang gelang.
32. Yang berhak mengisi dokumen rekam medis adalah dokter, dokter gigi, dokter spesialis,
dokter tamu, perawat, perawat gigi, bidan, tenaga laboratorium klinis, ahli gizi, perawat
anastesi, piñata rontgen, fisioterapis dan perekam medis.
33. Akses terhadap data laporan hanya diberikan kepada Kepala Rumah Sakit Bhayangkara
Bondowoso dan jajaran manajemen.
34. Pemberian kode penyakit dilakukan secara manual dengan menggunakan buku
International Code Diseases Revisi 2010 (ICD10)
35. Pemberian kode tindakan dilakukan secara manual dengan menggunakan buku
International Code Disease revisi 2010 (ICD 9CM).

KEPALA RUMAH SAKIT BHAYANGKARA BONDOWOSO

dr. Lusianto M. Nugroho, [Link]


KOMISARIS POLISI NRP. 72010480

Anda mungkin juga menyukai