0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
265 tayangan2 halaman

Tatalaksana Tension Type Headache

TTH merupakan nyeri kepala bilateral yang terasa seperti tekanan atau ketegangan, tanpa gejala lain seperti mual. Terbagi menjadi episodik jarang, sering, dan kronis. Disebabkan oleh stres, kelelahan, postur buruk. Pengobatannya meliputi analgesik, kafein, atau antidepresan untuk mencegah serangan. Terapi bertujuan mengurangi frekuensi dan keparahan serangan sekurangnya 50%.

Diunggah oleh

Nisa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
265 tayangan2 halaman

Tatalaksana Tension Type Headache

TTH merupakan nyeri kepala bilateral yang terasa seperti tekanan atau ketegangan, tanpa gejala lain seperti mual. Terbagi menjadi episodik jarang, sering, dan kronis. Disebabkan oleh stres, kelelahan, postur buruk. Pengobatannya meliputi analgesik, kafein, atau antidepresan untuk mencegah serangan. Terapi bertujuan mengurangi frekuensi dan keparahan serangan sekurangnya 50%.

Diunggah oleh

Nisa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Tension Type Headache

(4A)
 Definisi
Nyeri kepala yang sering terjadi, biasanya nyeri terasa seperti tekanan atau
ketegangan di dalam dan sekitar kepala nyeri dirasakan seolah-olah kepala seperti
diikat, dan biasanya terjadi bilateral, predominan pada daerah
occipitonuchal,temporal atau frontal.
 Klasifikasi TTH
a. Infrequent episodic tension type headache
Paling tidak ada 10 episode nyeri kepala dalam >1 hari/bulan (atau
<12hari/tahun), nyeri kepala berakhir dalam 30 -7 hari bilateral, menekan
mengikat tidak berdenyut, mild atau moderate,tidak ada mual/muntah, mungkin
ada fonofoia/fotofobia, sama sekali tidak ada hubungannya dengan penyakit
nyeri kepala lain.
b. Frequent episodic tension type headache
paling tidak terdapat 10 episode serangan nyeri kepala dalam 1-15 hari/bulan
dalam waktu paing tidak 3 bulan (atau 12-180 hari/tahun). (symptom nya sama)
c. Chronic tension type headache
Nyeri kepala berasal dari ETTH yang timbul >15 hari hari/bulannya dalam waktu
>3 bulan (atau >180 hari/tahun)
d. Probable tension type headache (memenuhi kriteria TTH tp kurang satu,
bercampur sama salah satu kriteria probable migrane)
Nyeri kepala berlangsung >15 hari/bulan selama >3 bulan (atau >180 hari/tahun),
nyeri kepala selama sekian jam atau terus menerus kontinyu (symptom lainnya
sama)
 Etiologic
- Ketegangan dan stress
- Kelelahan
- Kecemaan
- Lama membaca,mengetik atau konsentrasi
- Posture yang buruk
- Jejas pada leher dan spine
- Tekanan darah yang tinggi
- Physical dan stress emotional
 Patofisiologi
Ada dicatatan w mager ngetik.
 Gejala klinis
- Karakteristik nyeri kepala bilateral,menekan atau mengikat,tidak
berdenyut dengan intensitas ringan sampai sedang serta rasa tegang di
sekitar leher dan kepala belakang
- TTH kronik : insomnia, nyeri kepala di pagi hari, penurunan BB,sulit
berkonsentrasi dan mudah lelah
- Nyeri biasanya dipacu pada keadaan stress dan/atau
cemas,kelelahan,depresi,posisi tidur atau bekerja yang tidak baik,kurang
tidur dan kebiasaan merokok.
 Pemeriksaan fisik secara umum dan neurologis
- Dalam batas normal
- Pada keadaan tertentu ada trigger point yaitu tegangnya daerah otot
pada leher sehingga didapatkan nyeri tekan di daerah leher dan kepala.
 Tatalaksana
Terapi medikamentosa diberikan pada serangan akut dan tidak boleh diberikan lebih
dari 2 minggu.
a. Analgesic
- Aspirin 1000mg/hari , parasetamol 1000mg/hari, NSAIDs (Naaproksen
660-750mg/hari, ketoprofen 25-50mg/hari, tolfenamat 200-400 mg/hari,
asmet,fenoprofen,ibuprodfen 800mg/hari,diklofenak 50-100mg/hari)
b. Kafein (analgesic adjuvant) 65mg
c. Kombinasi
- 325mg (aspirin atau asetaminofen) + 40 mg kafein
- Ibuprofen 400 mg + kafein
- Aspirin/asetaminofen 500-1000mg + kafein
 Terapi profilaksis
Indikasi :
- diberikan pada pasien TTH episodic yang sering mendapat serangan atau
pasien dengan serangan >15 hari/bln (TTH kronik)
- pasien yang mengalami disabilitas akibat nyeri kepala ≥4 hari/bulan
- pasien yang tidak respons terhadap terapi simptomatis even frekuensi nyeri
kepalanya jarang.
Obat profilaksis TTH
- Lini pertama : Amitriptilin 30-75mg
- Lini kedua : Mirtazapin 30 mg, Venafaksin 150 mg
- Lini ketiga : Klomipramin 75-150mg , Maprotilin 75mg, Mianserin
30-60mg
Terapi profilaksis dinyatan berhasil kalo bisa mengurangi frekuensi dari serangan
dan/atau mengurangi derajat keparahan minimal 50%

NOTE: NANTI CARI SEDIAAN OBAT EFEK SAMPING DLL Y

Anda mungkin juga menyukai