A’AZOKHI WARUWU
DISKRIPSI SINGKAT
Penyelidikan tanah, jenis-jenis penyelidikan tanah, metode
pengambilan contoh tanah dari lapangan (boring), pengujian
tanah di lapangan (sondir, SPT), pengujian tanah di
labratorium di antaranya pengujian karakteristik tanah,
parameter kekuatan geser tanah, sifat kompresibilitas dan
kepadatan tanah, dan kepadatan tanah di laboratorium,
Compaction Test, CBR, dan Sand Cone.
Kekuatan geser dan model gesekan menurut Mohr-Coulomb,
Direct Shear Test, Unconfined Compression Test, Triaxial
Compression Test, dan Vane Shear Test.
Parameter tanah yang diperlukan untuk desain fondasi :
karakteristik tanah di lapangan, pengujian tanah di
laboratorium, kuat geser tanah dan Model Gesekan.
Pelaksanaan pembebanan (Loading Test).
Pembuatan laporan penyelidikan tanah.
KOMPETENSI
Mahasiswa mampu memahami jenis-jenis
penyelidikan tanah, Mahasiswa mampu menganalisis
dan menghitung data-data hasil penyelidikan tanah
(Boring, CPT, SPT, Vane Shear, CBR, Sand Cone, dst).
Mahasiswa mampu memahami pelaksanaan
pembebanan (Loading Test).
DAFTAR PUSTAKA
Budi, G.S., (Ir. Gatot Setyo Budi, [Link]., Ph.D), 2011, Fondasi Dangkal, Andi,
Yogyakarta.
Budi, G.S., (Ir. Gatot Setyo Budi, [Link]., Ph.D), 2011, Pengujian Tanah di
Laboratorium, Andi, Yogyakarta.
Hardiyatmo, C. H., (Prof. Ir. Dr. Hary Christady Hardiyatmo, [Link]. DEA.), 2012,
Mekanika Tanah I. Edisi ke enam, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Hardiyatmo, C. H., (Prof. Ir. Dr. Hary Christady Hardiyatmo, [Link]. DEA.), 2011,
Analisis dan Perancangan Fondasi I. Edisi ke dua, Gadjah Mada University Press,
Yogyakarta.
Hardiyatmo, C. H., (Prof. Ir. Dr. Hary Christady Hardiyatmo, [Link]. DEA.), 2010,
Mekanika Tanah II, Edisi ke lima, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Hardiyatmo, C. H., (Prof. Ir. Dr. Hary Christady Hardiyatmo, [Link]. DEA.), 2015,
Perancangan Perkerasan Jalan & Penyelidikan Tanah, Gadjah Mada University
Press, Yogyakarta.
Sutarman, E., (Ir. Encu Sutarman, MT), 2013, Konsep & Aplikasi Mekanika Tanah,
Penerbit Andi, Yogyakarta.
Wesley, L. D., (Prof. L. D. Wesley), 2017, Mekanika Tanah, Edisi Baru, Penerbit
Andi, Yogyakarta.
Penilaian
Kehadiran 10%
Tugas 20%
Makalah lengkap tentang salah satu bagian dari materi
kuliah
Tugas menganalisis hasil penyelidikan tanah dan
pengujian laboratorium
Laporan penyelidikan tanah
UTS 25%
UAS 45%
Penyelidikan tanah
(Soil investigation)
Penyelidikan Tanah di Lapangan
Pengujian Laboratorium
Hasil Pengujian Sondir, SPT, &
Laboratorium
Penyelidikan tanah (Soil investigation)
Tujuan
Mengetahui keadaan tanah dan perilakunya
Mendapatkan contoh tanah untuk diuji di
laboratorium
Contoh tak terganggu (undisturbed sample)
Contoh terganggu (disturbed sampel)
Mengetahui tinggi muka air tanah
Mendapatkan properti tanah secara langsung
Uji insitu
Penyelidikan Tanah di Lapangan
Tahapan
Inspeksi lapangan
Penyelidikan awal
Sondir
Penyelidikan lanjut (detail)
Boring dan pengambilan contoh
Standard Penetration Test
Pressuremeter
Dilatometer
Penyelidikan Tambahan
Penyelidikan Tanah di Lapangan
Kedalaman Penyelidikan Tanah
Pondasi telapak dan lajur : 2 x lebar pondasi (min. 6m)
Pondasi rakit : 2 x lebar pondasi
Pondasi tiang pancang : 2 x lebar tiang
Pondasi tiang pancang + rakit : 2 x lebar bangunan
Dinding Penahan Tanah : 0,7 x lebar galian atau 1 x
tinggi galian (terbesar)
Timbunan Tanah : 2 x lebar timbunan
Dari dasar pondasi
Penyelidikan Tanah di Lapangan
Jumlah (jarak titik) Penyelidikan Tanah
Penyelidikan awal :
Tanah normal : setiap 100 s/d 200 m
Tanah lunak : setiap 50 s/d 100 m
Penyelidikan detil :
Konstruksi persegi : setiap 15 s/d 25 m
Konstruksi memanjang : setiap 25 s/d 50 m
Pada posisi kontruksi yang berat dan penting, jumlah
penyelidikan tanah dapat ditambah
Jarak Antar Bor
Gedung Tingkat : 10 -30 m
Industri / pabrik 1 lantai : 20 – 60 m
Jalan Raya : 250 – 500 m
Jalan di perumahan : 250 – 500 m
Dam dan Bendungan : 40 – 80 m
Penyelidikan tanah
(Soil investigation)
Penyeledikan Tanah (Soil Investigation)
Lapangan
Sondir sampai mencapai tanah keras dengan tekanan konus qc =
250 kg/cm2
SPT interval 3 meter
Test pits (Max. depth limited to 18 -20 feet)
Bor (Bor dalam dan bor dangkal) dengan pengambilan contoh
tanah terganggu (disturb) setiap perubahan lapisan tanah dan
setiap interval 1,5m. Pengambilan contoh tanah tidak terganggu
(undisturb) setiap perubahan lapisan tanah yang kohesif dan setiap
interval 3m. Kedudukan muka air tanah (MAT) diukur 24 jam
setelah pengeboran selesai. Untuk pondasi dangkal kedalaman
lubang bor adalah (df + 1,5 B), Df = kedalaman pondasi, B= lebar
pondasi.
Hasil Pengeboran
UJI LAPANGAN (INSITU TEST)
UJI LAPANGAN SEDERHANA DAN UMUM
Uji Penetrasi Standar (Standard Penetration Test/SPT)
Uji Sondir (Cone Penetration Test/CPT)
UJI LAPANGAN YANG LANGSUNG
MEMBERIKAN SIFAT MEKANIS TANAH
Uji Baling-baling (field vane shear test) → sifat
kekuatan tanah
Uji Tekan Lateral Silinder (PressuremeterTest/Lateral
Load Test(LLT)) → sifat deformasi tanah
Uji Tekan Lateral Pipih (Flat Dilatometer Test) → sifat
deformasi tanah
Uji Tekan Pelat (Plate Bearing Test) → sifat deformasi
tanah
FIELD STRENGTH TESTS
Standard Penetration Test (SPT)
Cone Penetration Test (CPT)
Cone Penetration Test (CPT)
Cone Penetration Test (CPT)
Hasil Pengujian Sondir
Penyelidikan tanah (Soil investigation)
Penyelidikan Laboratorium
Sifat-sifat pengenal (karakteristik fisik)
Berat jenis butir (GS), berat volume ( γ ), angka pori (e),
derajad kejenuhan(Sr), dan kadar air alam (Wn)
Batas-batas konsistensi (atterberg)
Gradasi dengan analisa saringan/hidrometer
Sifat-sifat teknis (karakteristik teknis/struktur)
Parameter kekuatan geser C (kohesi) dan sudut geser dalam
(ϕ) dengan Direct Shear atau Triaksial
Parameter kekuatan geser qu kuat tekan bebas
Pemampatan dengan percobaan konsolidasi
PENGUJIAN LABORATORIUM
Indeks Tanah (γ, ω, e, GS dll.)
Pengukuran volume dan berat benda uji
Uji saringan (sieve analysis test)
Atteberg Test
Kuat Geser Tanah (c, φ)
Triaksial Test (UU, CU, CD)
Direct Shear
Unconfined Compression Test
Kompresibilitas (Cc, Cv)
Tes Konsolidasi
Permeabilitas (k)
Tinggi Konstan (Constant Head)
Tinggi Jatuh (Falling Head)`
Alat Pendukung
Berat Jenis (GS)
Hidrometer
Kadar Air
Timbangan
Extruder
Contoh hasil uji laboratorium
Laporan Hasil Penyelidikan
Tanah
Pendahuluan
Deskripsi lokasi proyek
Kondisi geologi lokasi proyek
Deskripsi lapisan tanah yang diperoleh dari hasil
pengeboran
Pembahasan
Kesimpulan