Intent adalah mekanisme untuk melakukan sebuah action dan komunikasi
antar komponen aplikasi misal Activity, Services, dan Broadcast Receiver.
Ada tiga penggunaan umum Intent dalam aplikasi Android yaitu:
● Memindahkan satu Activity ke Activity lain dengan atau tidak
membawa data.
● Menjalankan background Service misal melakukan sinkronisasi ke
server dan menjalankan proses berulang (periodic/scheduler task).
● Mengirimkan obyek broadcast ke app yang membutuhkan. Misal jika
aplikasi membutuhkan proses menjalankan sebuah background
service setiap aplikasi selesai melakukan booting. Aplikasi harus bisa
menerima obyek Broadcast yang dikirimkan oleh sistem Android
untuk event booting tersebut.
Intent memiliki dua bentuk yaitu:
● Explicit Intent adalah tipe intent yang digunakan untuk menjalankan
komponen dari dalam sebuah aplikasi. Explicit intent bekerja dengan
menggunakan nama kelas yang dituju misal :
[Link]. Umumnya intent ini digunakan
untuk mengaktifkan komponen pada satu aplikasi.
● Implicit Intent adalah tipe intent yang tidak memerlukan detail nama
kelas yang ingin diaktifkan, ini memungkinkan komponen dari
aplikasi lain bisa merespon request intent yang dijalankan.
Penggunaan tipe Intent ini umumnya diperuntukan untuk
menjalankan fitur/fungsi dari komponen aplikasi lain. Contohnya
ketika kita membutuhkan aplikasi kita untuk mengambil foto,
daripada kita harus membuat sendiri fungsi kamera lebih baik kita
menyerahkan proses tersebut pada aplikasi kamera bawaan dari
device atau aplikasi kamera lain yang telah terinstal sebelumnya di
device atau juga jika kita membutuhkan untuk fungsi berbagi konten,
kita bisa memanfaatkan intent untuk menampilkan mana saja aplikasi
yang bisa menawarkan fungsi berbagi (share) konten. Implementasi
Intent Implicit ini akan sangat memudahkan bagi pengembang agar
tetap fokus pada proses bisnis inti dari aplikasi yang dikembangkan.