0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan9 halaman

Surat Perjanjian Bantuan SPPB 2019

Surat perjanjian antara Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan SMP mengatur penyaluran bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP berbasis pesantren tahun 2019. Bantuan ini bertujuan meningkatkan kewirausahaan sekolah dan keterampilan siswa. SMP wajib melaksanakan kegiatan paling lambat Desember 2019 sesuai prinsip akuntabel, transparan, efisien dan efektif serta partisipatif. Masing

Diunggah oleh

Smpnsatu Samalanga
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
35 tayangan9 halaman

Surat Perjanjian Bantuan SPPB 2019

Surat perjanjian antara Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama dan SMP mengatur penyaluran bantuan pemerintah untuk peningkatan mutu SMP berbasis pesantren tahun 2019. Bantuan ini bertujuan meningkatkan kewirausahaan sekolah dan keterampilan siswa. SMP wajib melaksanakan kegiatan paling lambat Desember 2019 sesuai prinsip akuntabel, transparan, efisien dan efektif serta partisipatif. Masing

Diunggah oleh

Smpnsatu Samalanga
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DIREKTORAT JENDERAL
PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Jl. Jenderal Sudirman, SenayanJakarta 10270
Telp. 5725652,5725707, 5700085 Fax. 5725707,5725652
Laman : [Link]

SURAT PERJANJIAN PEMBERIAN BANTUAN (SPPB)


BANTUAN PEMERINTAH UNTUK PENINGKATAN MUTU SMP BERBASIS PESANTREN
TAHUN ANGGARAN 2019

antara
DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA - JAKARTA
dan
SMP ....................................................

Nomor : ..... /EV/SBP/2019

Pada hari ini …....................….. tanggal ……...........................…. (tanggal/hari disesuaikan dengan


pelaksanaan di regional yaitu Kota Bandung, Jakarta atau Surabaya. Untuk dokumen cetak, keterangan
di blok kuni ini harus dibuang terlebih dahulu) bulan September tahun dua ribu sembilan
belas, yang bertandatangan di bawah ini:

1. Nama : Roelly Herdyanto, SE


Jabatan : Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan Evaluasi dengan output
Layanan Manajemen Evaluasi, Sekolah Berbasis Komunitas,
Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan
Alamat Kantor : Gedung E Lantai 15 Kemdikbud, Jl. Jenderal Sudirman,
Senayan, Jakarta
Bertindak untuk dan atas nama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sesuai
dengan Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan Nomor 6078/D3/KP/2018 tanggal 18 Desember 2018, selanjutnya
disebut PIHAK PERTAMA;

2. Nama : ..............................
Jabatan : Kepala Sekolah yang sekaligus Ketua Tim Pelaksana
Pemanfaatan Bantuan Pemerintah Untuk Peningkatan Mutu
SMP Berbasis Pesantren (TPP-BPPM-SBP) Tahun Anggaran
2019
Alamat Sekolah : .................................................
Bertindak untuk dan atas nama SMP ............................................................ Kabupaten/Kota
............................ sesuai dengan Keputusan Pimpinan ............................................................
Nomor .......................................... selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak di atas sepakat dan menyetujui untuk melaksanakan perjanjian
berdasarkan:
a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 4286);
b. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301)
c. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran
Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali,
terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua
atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang PemerintahanDaerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
d. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme
Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah Pada Kementerian Negara/ Lembaga
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1340), sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016 tentang
Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor
168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan
Pemerintah Pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara Republik
Indonesia Tahun 2016 Nomor 1745);
e. Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Satker Direktorat Pembinaan Sekolah
Menengah Pertama Tahun Angaran 2019 Nomor: SP DIPA-023.03.1.666032/2019
tanggal 07 Desember 2018 Kegiatan Evaluasi dengan output Layanan Manajemen
Evaluasi, Sekolah Berbasis Komunitas;
f. Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor: 6078/D3/KP/2018 tertanggal 18 Desember 2018 tentang Pengangkatan
Pejabat Perbendaharaan/Pengelola Keuangan pada Direktorat Pembinaan Sekolah
Menengah Pertama Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah
Kemdikbud Tahun Anggaran 2019;
g. Petunjuk Pelaksanaan Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis
Pesantren (BPPM-SBP) Tahun Anggaran 2019, yang diterbitkan oleh Direktorat
Pembinaan SMP, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun Anggaran 2019;
h. Keputusan Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Direktorat Jenderal
Pendidikan Dasar dan Menengah Kemdikbud nomor 3247/D3/KP/2019 tertanggal
26 Agustus 2019 tentang Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu
SMP Berbasis Pesantren Tahun Anggaran 2019.

Berdasarkan hal-hal tersebut di atas serta untuk mengatur langkah-langkah


pelaksanaan dengan sebaik-baiknya, PARA PIHAK sepakat dan saling mengikatkan
diri dalam Perjanjian Pemberian Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP
Berbasis Pesantren Tahun Anggaran 2019 dengan ketentuan dan syarat-syarat
sebagai berikut.

Pasal 1
Maksud dan Tujuan

(1) Perjanjian antara PIHAK PERTAMA dengan PIHAK KEDUA dimaksudkan sebagai
bagian dari pelaksanaan Bantuan Pemerintah Tahun Anggaran 2019 untuk
mendanai kegiatan Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren yang secara nyata
dapat mendorong tercapainya Standar Nasional Pendidikan (SNP);
(2) Pemberian Bantuan Pemerintah Tahun untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis
Pesantren Tahun Anggaran 2019 kepada SMP yang diselenggarakan oleh
pengelola pesantren (SMP Berbasis Pesantren) bertujuan untuk:
a. Meningkatkan kewirausahaan sekolah yang belum didanai oleh sumber lain
dari luar sekolah dan/atau pondok pesantren;
b. Menambah keterampilan warga sekolah dalam praktek kewirausahaan.

Pasal 2
Lingkup Kegiatan

Perjanjian ini melingkupi pemanfaatan Bantuan Pemerintah Tahun Anggaran 2019


yang digunakan untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren yang selanjutnya
disingkat BPPM-SBP Tahun Anggaran 2019.

Pasal 3
Waktu Pelaksanaan Kegiatan
(1) Waktu pelaksanaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 adalah terhitung mulai
saat diterimanya dana Bantuan Pemerintah Tahun Anggaran 2019 di rekening
PIHAK KEDUA.
(2) PIHAK KEDUA akan mulai melaksanakan pekerjaan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 2 paling lambat 7 (tujuh) hari kalender terhitung mulai saat
diterimanya dana bantuan di rekening PIHAK KEDUA.
(3) Pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 paling lambat pada
tanggal 31 Desember 2019.

Pasal 4
Prinsip-Prinsip Pelaksanaan Kegiatan

Prinsip-prinsip dalam pelaksanaan Bantuan Pemerintah Tahun Anggaran 2019 yang


digunakan untuk BPPM-SBP Tahun Anggaran 2019 meliputi:
a. pelaksanaan secara mandiri oleh Tim Pelaksana Pemanfaatan BPPM-SBP (TPP-
BPPM-SBP) Tahun Anggaran 2019;
b. penerapan asas akuntabilitas, transparansi, effisien dan efektif;
c. pengutamaan partisipasi dan keterlibatan warga sekolah; dan
d. optimalisasi kualitas kegiatan guna mewujudkan tercapainya enam dari delapan
standar nasional pendidikan.

Pasal 5
Tugas dan Kewajiban Para Pihak

(1) PIHAK PERTAMA


a. Menyediakan anggaran/dana biaya umum untuk kegiatan sosialisasi,
pendataan, pengawasan dan biaya operasional lain sesuai kebutuhan;
b. Menyalurkan dana bantuan dengan segera kesekolah penerima bantuan
dengan mempertimbangkan jangka waktu pelaksanaan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 3.
c. Menyampaikan buku petunjuk pelaksanaan BPPM-SBP Tahun Anggaran
2019 dalam bentuk cetak atau softcopy;
d. Menyiapkan dokumen penandatanganan pencairan dana BPPM-SBP;
e. Memberikan bimbingan teknis dan/atau sosialisasi kepada sekolah penerima
bantuan; dan
f. Melaksanakan pemantauan, evaluasi dan menyusun pelaporan kegiatan.
(2) PIHAK KEDUA
a. Menyusun dokumen rencana Sekolah dalam pemanfaatan dana BPPM-SBP
tahun Anggaran 2019 yang berisi:
1. Profil sekolah;
2. Menyiapkan berkas pendukung yang menjadi lampiran Surat Perjanjian
Pemberian Bantuan (SPPB) BPPM-SBP ini yang terdiri dari:
a) SK Pengangkatan Kepala Sekolah.
b) SK Tim TPP-BPPM-SBP;
c) Surat Pernyataan Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan;
d) Rencana pemanfaatan dana;
e) Jadwal pelaksanaan kegiatan;
f) Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak;
g) Surat Pernyataan Tanggung Jawab Belanja;
b. Menyiapkan berkas-berkas pendukung untuk akuntabilitas, transparasi,
efektif, efisien dan terencana dalam program tahunan yang diarsipkan
sekolah sebagai bahan pertanggungjawab bila diperlukan yang terdiri dari:
1. Rencana Kerja Sekolah;
2. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah tahun 2019;
3. Apabila RKAS dibuat berdasarkan tahun pelajaran, sekolah harus
melampirkan pula RKAS tahun pelajaran 2018/2019 dan 2019/2020;
c. Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kegiatan di tingkat sekolah;
d. Melaporkan keadaan keuangan dan penggunaannya secara periodik kepada
PIHAK PERTAMA; dan
e. Mencatat dan melaporkan pelaksanaan kegiatan kepada PIHAK PERTAMA.

Pasal 6
Pelaksanaan Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 memperhatikan hal-hal


sebagai berikut:
a. PIHAK KEDUA dalam melaksanakan kegiatan harus melibatkan Unsur Warga
Sekolah, Komite Sekolah, Pengurus Pondok Pesantren dimulai dari perencanaan
hingga penyelesaian pekerjaan sebagai bagian integral Manajemen Berbasis
Sekolah;
b. PIHAK KEDUA dalam melaksanakan bantuan ini harus sesuai dengan petunjuk
pelaksanaan bantuan serta peraturan perundang-undangan yang terkait;
c. PIHAK KEDUA dalam melaksanakan kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal
3, diwajibkan menyusun rencana pemanfaatan dana bantuan serta pembiayaan
yang menjadi bagian/lampiran tidak terpisahkan dari perjanjian ini dengan
mengacu kepada petunjuk pelaksanaan;
d. PIHAK KEDUA wajib melakukan pencatatan penerimaan dan pengeluaran dalam
Buku Kas serta pelaporan keuangan dan hasil kerja sesuai dengan petunjuk
pelaksanaan, baik kemajuan maupun hambatan dalam pelaksanaan dan
disampaikan kepada Penanggungjawab Tim Pelaksana Pemanfaatan BPPM-SBP
(TPP-BPPM-SBP) Tahun Anggaran 2019;
e. PIHAK KEDUA wajib menyimpan seluruh dokumen pelaksanaan kegiatan;
f. PIHAK KEDUA berkewajiban menyetorkan pengembalian belanja dan/atau sisa
dana yang masih di Kas tunai dan/atau di rekening tabungan pada batas akhir
tanggal 31 Desember 2019;
g. PIHAK KEDUA bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan seluruh dana
bantuan yang diterimanya dari PIHAK PERTAMA.

Pasal 7
Pemeriksaan Pelaksanaan Kegiatan

PIHAK PERTAMA dapat menunjuk tim atau aparat yang terkait dengan program
BPPM-SBP Tahun Anggaran 2019 untuk melakukan pemeriksaan dan berhak
menerima atau menolak setiap hasil pelaksanan kegitan yang tidak sesuai dengan
ketentuan dalam perjanjian dan Petunjuk Pelaksanaan.

Pasal 8
Jumlah Dana Bantuan

(1) BPPM-SBP Tahun Anggaran 2019 yang diberikan PIHAK PERTAMA kepada
PIHAK KEDUA sebesar Rp 60.000.000,00 (enam puluh juta rupiah);
(2) Dana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan untuk kegiatan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2.

Pasal 9
Penyaluran Bantuan

Pengaturan penyaluran Bantuan Pemerintah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8


ayat (1) sebagai berikut:
(1) Penyaluran dilakukan sekaligus dengan transfer ke rekening PIHAK KEDUA
penuh tanpa potongan apapun;
(2) Penyaluran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah perjanjian ini
ditandatangani kedua belah pihak beserta kelengkapan dokumen lainnya
diterima dan disetujui PIHAK PERTAMA dengan mempertimbangkan jangka
waktu pelaksanaan kegiatan sebagaimana dimaksud pada Pasal 3;
(3) Kewajiban pajak atas penggunaan dana diselesaikan oleh PIHAK KEDUA sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 10
Keadaan Memaksa

(1) Apabila terjadi keadaan memaksa/kahar (force majeure) yang secara langsung
mempengaruhi pelaksanaan perjanjian ini, maka PIHAK KEDUA harus melapor
kepada PIHAK PERTAMA paling lambat dalam jangka waktu 14 (empat belas)
hari kalender terhitung mulai terjadinya keadaan memaksa/kahar (force
majeure) yang didukung dengan bukti-bukti tertulis yang dikeluarkan dari pihak
berwenang;
(2) Keadaan memaksa/kahar (force majeure) adalah suatu keadaan yang terjadi di
luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan sehingga suatu kegiatan
tidak dapat terlaksana atau tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya;
(3) Yang termasuk kategori keadaan kahar adalah peperangan, kerusuhan, revolusi,
bencana alam, pemogokan, kebakaran, dan bencana lainnya yang harus
dinyatakan oleh pejabat/instansi yang berwenang.

Pasal 11
Sisa Dana

(1) Apabila PIHAK KEDUA dalam melaksanakan kegiatan sebagaimana dimaksud


dalam Pasal 2 dan ternyata terdapat kelebihan/sisa dana, maka sisa dana
tersebut dapat digunakan untuk menambah volume atau sasaran yang
dilaksanakan dengan persetujuan penanggung jawab Tim Pelaksana
Pemanfaatan BPPM-SBP (TPP-BPPM-SBP) Tahun Anggaran 2019;
(2) Jika sisa dana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak digunakan untuk
penambahan volume atau sasaran yang dilaksanakan, maka sisa dana tersebut
harus disetorkan kembali ke kas Negara.

Pasal 12
Pertanggungjawaban dan Pelaporan

(1) PIHAK PERTAMA berhak melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap


pelaksanaan kegiatan pemanfaatan BPPM-SBP Tahun Anggaran 2019 yang
diselenggarakan oleh PIHAK KEDUA;
(2) PIHAK KEDUA, berkewajiban untuk membuat dan menyampaikan laporan hasil
pelaksanaan kegiatan pemanfaatan BPPM-SBP Tahun Anggaran 2019 kepada
PIHAK PERTAMA. selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kalender mulai
terhitung saat selesainya pelaksanaan kegiatan atau paling akhir tanggal 2
Januari 2020, dilampiri antara lain dengan:
a. Laporan Penggunaan dan Sisa Dana BPPM-SBP Tahun Anggaran 2019 yang
disampaikan dalam bentuk hardcopy dan softcopy yang dibubuhi
tandatangan Kepala Sekolah dan stempel sekolah.
b. Surat Setoran Pengembalian Belanja (SSPB) BPPM-SBP Tahun Anggaran 2019
yang disampaikan dalam bentuk softcopy/file hasil scan.
c. Laporan pelaksanaan kegiatan.

Pasal 13
Sanksi

(1) Segala sesuatu yang terjadi setelah penerimaan BPPM-SBP menjadi tanggung
jawab PIHAK KEDUA;
(2) Apabila PIHAK KEDUA tidak memenuhi kewajiban sesuai dengan Surat Perjanjian
ini, maka PIHAK KEDUA wajib mengembalikan bantuan ke Kas Negara sesuai
dengan peraturan yang berlaku.

Pasal 14
Panduan Pelaksanaan

Ketentuan lebih lanjut pelaksanaan Perjanjian ini terdapat dalam Petunjuk


Pelaksanaan Bantuan Pemerintah untuk Peningkatan Mutu SMP Berbasis Pesantren
(BPPM-SBP) Tahun Anggaran 2019 yang merupakan dokumen yang tidak
terpisahkan dan menjadi satu kesatuan dengan Perjanjian ini.

Pasal 15
Pernyataan dan Jaminan Para Pihak

PARA PIHAK menyatakan dan menjamin satu dan lainnya bahwa Perjanjian ini dan
instrumen serta dokumen lain yang disyaratkan dan telah diserahkan PARA PIHAK
kepada PARA PIHAK yang menerimanya akan merupakan suatu kewajiban hukum
yang sah dan mengikat PARA PIHAK untuk melaksanakannya.

Pasal 16
Penutup

(1) Surat Perjanjian ini dibuat rangkap 2 (dua) yang ditandatangani oleh PIHAK
PERTAMA dan PIHAK KEDUA di atas kertas bermeterai cukup dan mempunyai
kekuatan hukum yang sama.
(2) Perjanjian ini mulai berlaku pada tanggal ditandatanganinya surat perjanjian ini.
PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan, Kepala .................

Materai
6000

Roelly Herdyanto, SE ...................................


NIP. 19720521 200701 1 001

Anda mungkin juga menyukai