0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan7 halaman

Soal Latihan Endokrin Metabolik DM

Dokumen tersebut berisi soal-soal latihan mengenai penyakit endokrin metabolik khususnya diabetes melitus. Soal-soal tersebut meliputi gejala klinis pasien, hasil pemeriksaan laboratorium, diagnosa dan penatalaksanaan yang tepat untuk berbagai kasus pasien dengan gangguan endokrin metabolik terutama diabetes melitus.

Diunggah oleh

Raja Eka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
68 tayangan7 halaman

Soal Latihan Endokrin Metabolik DM

Dokumen tersebut berisi soal-soal latihan mengenai penyakit endokrin metabolik khususnya diabetes melitus. Soal-soal tersebut meliputi gejala klinis pasien, hasil pemeriksaan laboratorium, diagnosa dan penatalaksanaan yang tepat untuk berbagai kasus pasien dengan gangguan endokrin metabolik terutama diabetes melitus.

Diunggah oleh

Raja Eka
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PANITIA PEMBEKALAN UKMPPD CBT

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA


SOAL LATIHAN

ENDOKRIN METABOLIK
1. Seoang laki – laki berusia 55 tahun datang dengan e. glukosa urin
keluhan lemas dan berat badan turun sejak 2 bulan ini.
Pasien mengaku sering makan, tetapi berat badannya 5. Seorang perempuan berusia 53 tahun, peladang,
malah turun. Pasien juga mengaku sering BAK akhir – datang ke Puskesmas dengan keluhan telapak kaki kiri
akhir ini. BB = 80 Kg, TB = 150 cm, GDS 214 mg/dL. Apa luka yang tidak sembuh-sembuh. Kaki terluka karena
yang mendasari kondisi pasien tersebut ? tertusuk paku sejak lebih dari 2 minggu yang lalu.
a. Resistensi reseptor insulin Sebelumnya pasien sudah datang ke Puskesmas, dan
b. Kerusakan sel beta pankreas diberi antibiotik tetapi tidak dihabiskan. Pasien memiliki
c. Kurangnya produksi insulin higien yang kurang baik. Pasien mengaku berat badan
d. Meningkatnya produksi hormon glukagon turun karena malas makan. Pada pemeriksaan kadar
e. Resistensi reseptor GLUT di Pankreas GDS 135 mg/dl. Apakah penanganan yang dilakukan
berikutnya untuk pasien tersebut ?
2. Seorang laki-laki 50 tahun datang ke puskesmas a. Melakukan pemeriksaan gula darah puasa
dengan keluhan sering buang air kecil sejak 3 bulan. b. Memberikan anti diabetik
Pasien juga merasa sering haus dan lapar. Pasien c. Melakukan persiapan untuk pemeriksaan TTGO
mengeluh pandangan menurun sejak 1 bulan. d. Pemberian antidiabetik sementara menungguhasil
Pemeriksaan fisik TD 160/90mmHg. Pemeriksaan GDP
laboratorium GDP 180mg/dl, 2 jam PP 325mg/dl. Apa e. Pemberian antibiotik dan anti septik untuk luka
penyebab pasien sering bauang air kecil? tersebut
a. Pasien sering minum
b. Terjadinya hemolisis 6. Pasien wanita usia 40 tahun datang ke PKM untuk
c. Pengaruh kandungan glukosa pemeriksaan rutin. Pemeriksaan Gula darah 300 mg/dl
d. Pengaruh dehidrasi interstisial tetapi wanita tersebut merasa tidak ada keluhan.
e. Proses nefropati Pemeriksaan selanjutnya gula darah 100 mg/dl. Sebagai
dokter apa tanggapan anda mengenai hasil lab
3. Seorang wanita umur 48 tahun datang ke puskesmas tersebut?
dengan keluhan sering kencing sejak 2 bulan yang lalu. a. Pasien tidak menderita DM
Keluhan disertai rasa haus dan penurunan berat badan. b. Pemeriksaan gula darah pertama salah
Pada pemeriksaan tanda- tanda vital semua dalam batas c. Pemeriksaan gula darah kedua salah
normal. Pada pemeriksaan lab didapat KGDS 360, d. Pemeriksaan tes toleransi glukosa perlu dilakukan
kolestrol total 240. Keluhan utama yang timbul pada e. Pemeriksaan gula darah puasa perlu dilakukan
pasien ini disebabkan oleh?
a. Polidipsi 7. Seorang perempuan usia 50 th, datang ke praktek
b. Dislipidemia dokter umum utk berkonsultasi tentang penyakit
c. Lipolisis hipertensi yg sudah 3 tahun ini dideritanya. Pada
d. Hiperglikemi anamnesis diketahui pasien mempunyai keluarga yang
e. Proteolisis memiliki riwayat penyakit diabetes namun selama ini ia
tidak memiliki keluhan khas diabetes. Pasien tersebut
4. Seorang perempuan 32 tahun, G3P2A0, datang mengaku bahwa ia memiliki kebiasaan merokok. Pd PF
kedokter untuk konsultasi kesehatan. .pasien merasa didpatkan TB 160 cm BB 75kg, tanda vital TD
ketakutan karena ibunya menderita diabetes melitus. 160/90mmHg, HR 78x/i, RR 18x/i, T 37oC. Apa
saat ini pasien tidak mengeluhkan adanya [Link] penatalaksaan awal yg dilakukan?
pemeriksaan laboratorium didapatkan gula darah puasa a. Memeriksa GDP dan GD2PP
120 mg/dl dan gula darah sewaktu 180 mg/dl. b. Menyarankan pd pasien untuk menurunkan BB
Pemeriksaan apakah yang selanjutnya dilakukan c. Menyarankan untuk berhenti merokok
a. gula darah puasa ulang d. Menyarankan untuk mengatur diet
b. hba1c e. Melaksanakan pencegahan primer
c. tes toleransi gula
d. gula darah sewaktu ulang

1 SOAL LATIHAN PEMBEKALAN UKMPPD CBT FK UMSU


8. Wanita hamil berusia 21 tahun G1P0A0 dengan haid DM sejak 5 tahun yang lalu tetapi sudah 1 tahun tidak
terakhir sekitar 2 bulan yang lalu datang memeriksakan pernah kontrol. Pada pemeriksaan laboratorium
kehamilannya ke rumah sakit. Ia ingin melakukan ditemukan kolesterol 205 mg/dL, trigliserida 300
screening karena khawatir akan kesehatan dirinya mg/dL, HbA1c 8,7%. Apakah kandungan asupan nutrisi
semenjak ibunya menderita DM. Hasil laboratorium yang dianjurkan untuk pasien ini?
menunjukkan KGD puasa 102 mg/dl, KGD 2 jam post a. Banyak makan karbohidrat terutama serat larut
prandial 144 mg/dl. Ia tidak mengeluhkan gejala apapun b. Banyak protein terutama hewani
saat ini. Apakah usul yang dapat Saudara berikan? c. Bahan makanan dengan indek glikerni < 70
a. Ulang pemeriksaan gula darah puasa d. Bahan makanan tinggi serta terutama selulosa
b. Tes tolerasi glukosa oral e. Bahan makanan dengan glukosa 240 g/hari
c. Ulang pemeriksaan gula darah 2 jam post prandial
d. Pemeriksaaan glukosa darah puasa tidak perlu 13. Banyak minumSeorang wanita 46 tahun datang ke IGD
diulang RS dengan keluhan sering kencing malam hari. TD
e. Ulang glukosa darah puasa dan 2 jam post prandial 170/100, N 90x/mnt, R 16 x/mnt, afebris, TB 160 cm, BB
70 kg. GDS 250 mg/dl, GDP 180 mg/dl. Dokter memberi
9. seorang pasien datang ke dokter praktek umum dengan obat antidiabetik oral metformin. Pertimbangan dokter
keluhan badan lemah sejak 2 minggu yll, riwayat DM memberi obat tersebut?
dalam keluarga (+), pada PF tidak didapatkan kelainan. a. Pasien sering kencing malam hari
dokter melakukan screening DM sederhana. b. Tekanan darah pasien tinggi
pemeriksaan yang diperlukan adalah c. Pasien obes
a. test bang d. Umur pasien 46 tahun
b. test rothera e. Jenis kelamin pasien perempuan
c. test benedick
d. test gerherdt 14. Laki-laki 40 tahun datang dengan keluhan penurunan
e. test albumiuria berat badan dan sering buang air kecil terutama malam
hari dan sering merasa haus. Keluhan ini sudah
10. Seorang laki-laki berusia 65 tahun datang ke poli klinik dirasakan sejak beberapa bulan yang lalu. Pemeriksaan
dengan keluhan merasa lesu walaupun istirahat cukup. fisik: td 110/70 mmhg, nadi 78 x/menit. Pemeriksaan
Keluhan dirasakan sejak 1 bulan yang lalu. Riwayat lab: gula darah 300mg/dl, hba1c 9%. Penanganan yang
hipertensi dan DM disangkal. Pemeriksaan fisik dalam tepat menurut perkeni 2011 adalah…
batas normal. Pemeriksaan lab. Hb 13 g/dl, jumlah A. Kombinasi metformin dan sulfonylurea
leukost 7800 u/L, jumlah trombosit 290.000. Gula dzrah B. Kombinasi metformin dan tzd
sewaktu 180 mg/dl, test toleransi gulkosa oral : GDP 97 C. Metformin saja
mg/dl, GD 2 jam setelah pemberian 75 g glukosa : 170 D. Kombinasi metformin dan insulin basal
mg/dl. Apakah diagnose yang paling tepat? E. Kombinasi metformin dan acarbose
a. DM tipe 1
b. DM tipe lain 15. Seorang laki-laki, usia 50 tahun, datang ke praktek
c. DM tipe 2 dokter untuk kontrol gula darah. Sebelumnya pasien
d. toleransi glukosa terganggu telah terdiagnosis DM selama 4 bulan, mendapatkan
e. glukosa darah puasa terganggu terapi metformin 3x500mg, dan disarankan untuk
memperbaiki pola makan dan berolahraga. Dari
11. Seorang perempuan berusia 49 tahun datang ke klinik pemeriksaan laboratorium didapatkan GDP 221 mg/dl;
untuk kontrol karena sejak satu tahun yang lalu GD2 jam PP 420 mg/dl; kolesterol total 250 mg/dl;
diketahui menyandang diabetes mellitus. Pasien HbA1c 8.9%. Tatalaksana selanjutnya berdasarkan ADA
mendapatkan pengobatan minum obat 3 kali sehari, 2009 adalah?
diet dan olah raga teratur. Pada pemeriksaan fisik a. Menambahkan sulfonylurea
didapatkan berat badan 74 kg, tinggi badan 162 cm. b. Menambahkan dosis metformin 2x850 mg
Tekanan darah 120/80 mmHg. Pada pemeriksaan c. Menambahkan alpha glucosidase inhibitor 3x50 mg
laboratorium didapatkan gula darah puasa 110 gr/dL, 2 d. Menambahkan GLP 1 analog
jam setelah beban glukosa 170 gr/dL, urine reduksi (-). e. Menambahkan DPP IV inhibitor
Apakah edukasi yang paling tepat diberikan?
a. Perbaiki kepatuhan mengonsumi obat 16. Laki-laki dengan obesitas, hasil pemeriksaan kadar GDP
b. Batasi aktifitas fisik agar tidak terlalu lelah 290 mg/dl. Dilakukan pengaturan pola makan dan
c. Olah raga 3-5 x per minggu dan diet pengaturan olahraga selama 2 bulan, hasil GDP ulang
d. Olahraga angkat beban setiap hari dan diet 211 mg/dl. Terapi tambahan :
a. Metformin
12. Seorang perempuan berusia 47 tahun datang ke praktik b. Glibenklamid
dokter dengan keluhan berat badan menurun dan c. Thiazolidindion
napas agak sesak sejak 1 bulan yang lalu. Dari d. Glinid
anamnesia diketahui bawha pasien mempunyai riwayat e. Acarbose

2 SOAL LATIHAN PEMBEKALAN UKMPPD CBT FK UMSU


17. Seorang pria 52 tahun datang dengan keluhan sering satu minggu yang lalu nafsu makan pasien turun, tetapi
kencing dan mudah haus, disertai penurunan berat pasien masih rajin minum obat. Pada pemeriksaan
badan. KGD sewaktu 280 mg/dl. Dokter ingin glukosa darah sewaktu didapatkan hasil 40 mg/dL
memberikan sediaan obat yang tidak mempengaruhi .Apakah penatalaksaan pertama yang paling tepat ?
sekresi insulin. Pilihan yang dapat diberikan dokter a. Infuse RL tetesan cepat
adalah? b. Infuse Dextrose 5% tetesan cepat
a. glimepiride c. Infus NaCL tetesan cepat
b. gliclazide d. Bolus Dextrose 40% iv
c. tolbutamide e. Injeksi insulin dosis tinggi
d. repaglinide
e. pioglitazone 22. Pasien laki laki usia 16 tahun datang diantar keluarga ke
IGD dalam keadaan penurunan kesadaran yang dialami
18. Seorang pria 55 tahun datang ke poliklinik RS untuk sejak 30 menit terakhir. Dari anmnesis dengan keluarga,
keperluan kontrol gula darah. Selama ini ia telah diketahui bahwa pasien merupakan penderita DM yang
menderita DM sejak 2 tahun terakhir namun tidak rutin dialami sejak kecil dan selama ini rutin mendapatkan
berobat. Dalam lima bulan terakhir ia mulai rutin injeksi insulin subkutan. Pemeriksaan fisik dijumpai
mengonsumsi Metformin 3x500 mg, Glibenclamide 1 x 5 kesadaran somnolens, tekanan darah 90/60 mmHg,
mg dan Acarbose 3 x 50 mg. Berdasarkan pemeriksaan pernapasana cepat dan dalam. Pemeriksaan
darah terakhir dijumpai KGD sewaktu 342 mg/dl, HbA1C laboratorium dijumpai asidosis metabolismik dengan
9,4 gr%. Pria tersebut direncanakan akan mendapatkan akumulasi benda keton plasma. Kadar gula darah
terapi insulin subkutan. Obat antidiabetik oral manakah sewaktu 458 mg/dl, Natrium 136 meq/l, Kalium 2,8
yang perlu dihentikan penggunaannya setelah meq/l, Chloride 101 meq/l. Tatalaksana yang tepat
mendapatkan suntikan insulin? diberikan bagi pasien tersebut adalah?
a. Metformin a. Injeksi insulin kerja cepat subkutan
b. Glibenclamide b. Koreksi elektrolit
c. Acarbose c. Rehidrasi intravena dengan normal saline
d. Metformin dan Acarbose d. Pemberian natrium bikarbonat
e. Glibenclamide dan Acarbose e. Antibiotik spektrum luas

19. Seorang perempuan berusia 66 tahun dibawa ke IGD RS 23. Seorang perempuan berusia 65 tahun diantarkan
dgn keluhan kepala pusing. Keluhan disertai dgn keluarganya ke IGD rumah sakit dengan keluhan
gemetar dan keluar keringat yg banyak. Hal ini terjadi penurunan kesadaran yang baru dialami. Pasien
setelah pasien minum obat yang biasa dikonsumsi sejak memiliki riwayat pengunaan obat glibenklamid sampai
pasien diketahui menderita penyakit DM. Apakah obat saat ini. Pada pemeriksaan fisik, pasien tampak
yang paling mungkin diminumnya? mengantuk, berkeringat dingin dan gemetar TD 130/90
a. Acarbose mmHg, nadi 100 x/i, RR 18 x/i. Apa pertolongan
b. Metformin pertama yang tepat dilakukan pada pasien ini ?
c. Migilitol a. Pemberian oksigen
d. Ploglitazone b. Pemberian NaCl 3%
e. Tolbutamid c. Pemberian glukosa intravena
d. Injeksi Diazepam intravena
20. Seorang laki-laki, usia 44 tahun, dibawa ke UGD RSoleh e. Pemberian vitamin B complex peroral
keluarganya karena penurunan kesadaran sejak 4 jam
yang lalu. Sebelumnya, dua hari yang lalu mengalami 24. Seorang laki-laki usia 48 tahun datang ke RS dengan
demam dan batuk berdahak. Pada pemeriksaan fisik keluhan mual-mual sejak 2 minggu yang lalu. Pasien
pasien lemah, tidak sadar, sesak, TD 120/80 mmHg, nadi memiliki riwayat diabetes sejak 10 tahun yang lalu.
120x/menit, respirasi 32x/menit, dalam, suhu 38.20C, Pasein rutin meminum obat sulfonilurea, metformin
kulit kering, tercium bau buah segar. GDS 520 mg/dl. dan multivitamin. Bagaimkana cara pemberian obat
Apa yang menyebabkan gangguan pernapasan? yang paling tepat untuk regimen tersebut?
a. Infeksi paru-paru a. Sulfonilurea 15 menit sebelum makan dan
b. Gagal jantung akut metformin sesudah makan
c. Edema serebri b. Sulfonilurea sesudah makan dan metformin
d. Hiperglikemia sebelum makan
e. Penumpukan benda keton c. Sulfonirurea dan metformin sebelum makan
d. Sulfonirurea dan metformin sesudah makan
21. Seorang laki-laki berusia 50 tahun dibawa keluarganya e. Sulfonilurea dan metformin bersamaan makanan
ke UGD RS dengan penurunan kesadaran sejak 1 jam
yang lalu. Dari anamnesis diketahui bahwa pasien 25. Seorang dokteribu membawa anak laki lakiny ayang
adalah penderita DM dan minum obat antidiabetik oral berusia 6 tahun ke praktik dokter karena keluhan
secara rutin 3 kali sehari. riwayat sebelumnya, sejak anaknya sering mudah lemas dan lelah serta buang air

3 SOAL LATIHAN PEMBEKALAN UKMPPD CBT FK UMSU


kecil berulang kali bahkan hingga saat ini masih sering d. Hipovolemia
mengompol saat tidur. Menurut ibunya, berat badan e. Anafilaktik
anak juga tidak naik naik meskipun ia sering lapar dan
kehausan dan selalu diberikan makanan. Anamnesis 30. Seorang perempuan, 50 tahun dibawa ke UGD karena
riwayat makanan pada keluarga dijumpai pola makan mengalami penurunan kesadaran. Berdasarkan
cukup nilai gizi pangan. Pemeriksaan fisik tidak penuturan keluarga, selama ini pasien sering makan dan
dijumpai kelainan,. Pemeriksaan laboratorium KGD buang air kecil. Vital sign: TD 70/50 mmHg, RR dan nadi
sewaktu 378 mg/dl, HbA1C 10,2 gr%, kemudian meningkat. Gula darah sewaktu 500 mg/dL,
didiagnosis dengan DM tipe 1. Tatalaksana yang tepat Pemeriksaan lanjutan yangtepat untuk menegakkan
diberikan bagi pasien adalah? diagnosis adalah?
a. Golongan biguanide a. HbA1C
b. Golongan sulfonilurea b. TTGO
c. Golongan akarbose c. C-peptide
d. Golongan repaglinide d. Keton urine
e. Injeksi insulin e. Keton plasma serum

26. Perempuan 48 thn datang ke puskesmas dengan 31. Seorang laki-laki dibawa ke UGD dalam keadaan tidak
riwayat cepat lapar, cepat haus, dan sering BAK. Sudah sadar, pasien mempunyai riwayat DM sejak 7 tahun
rutin makan obat DM oral. GDP sekarang 270. Dokter yang lalu. Pemeriksaan fisik daidapatkan kesadaran
menyarankan untuk mengganti dg insulin long acting. koma, pernafasan 36x/menit, nadi 100x/menit.
Edukasi yang baik untuk pasien ini? Pemeriksaan laboratorium GDS 400 mg/dl, keton urin +.
a. Insulin disuntikan 30 menit sblm makan pagi Bagaimana proses yang mendasari keluhan pasien
b. Insulin disuntikan pd sendok pertama makan pagi tersebut?
c. Insulin disuntikan pd malam hari a. Penurunan Glikogenesis
d. Insulin disuntikan setelah makan b. Peningkatan HCO3 darah
e. Insulin disuntikan 2x sehari c. Peningkatan CO2 darah
d. Penurunan O2 darah
27. Pasien riwayat DM tipe 2 dengan pengobatan insulin, e. Penurunan PH darah
datang ke dokter membawa hasil GDP siang adalah 60-
70 mg/dL. Apa yang harus dilakukan oleh dokter ? 32. Laki-laki umur 65 tahun dibawa ke UGD dengan
a. Penurunan dosis insulin pagi penurunan kesadaran. Pasien memiliki riwayat DM
b. Penurunan dosis insulin basal selama 10 tahun dan tidak teratur minum obat. Dari
c. Penurunan dosis insulin siang pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran somnolen, TD
d. Mengganti dengan obat oral 110/70 mmHg. Nadi 110x/menit, RR 18x/menit, suhu
e. Menghentikan pemberian insulin 36,2. Ektremitas teraba dingin dan basah. Pemeriksaan
28. Seorang wanita umur 50 tahun datang ke puskesmas lab: GDS 40 mg/dl. Apa penanganan utama yang tepat?
dengan keluhan sering buang air kecil dan sering haus a. Bolus dextrose 40% dilanjutkan dengan infuse NaCl
sejak 1 bulan terakhir. Pasien juga sering lapar, merasa b. Infuse dextrose 40%
lemas, dan sering buang air kecil malam hari. Riwayat c. Infuse dextrose 10%
hipertensi sudah dialami sejak 2 tahun yang lalu. Pada d. Bolus dextrose 40% dilanjutkan dengan dextrose
pemeriksaan fisik didapatkan tanda vital normal. 10%
Pemeriksaan Lab GDP: 160, GD2PP: 235, Kolesterol e. Infuse dextrose 40% dilanjutkan dengan minum air
total: 170 mg/dL, LDL: 155 mg/dL, TG: 190 mg/dL . gula
Pemeriksaan apa yang dianjurkan untuk melihat
gangguan fungsi ginjal? 33. Laki-laki datang dengan keluhan terdapat benjolan pada
a. Mikroalbuminuria leher sejak 2 bulan, benjolan tidak nyeri, pasien juga
b. Proteiunria mengeluh mudah lelah, dada berdebar-debar, sering
c. Kreatinin berkeringat, dari pemeriksaan fisik teraba benjolan yang
d. HbA1c ikut bergerak saa menelan, pemeriksaan laboratorium
e. Ureum didapatkan free T4 meningkat, TSH menurun, serta tes
antibody untuk tiroid positif. Apa penyebab yang
29. Seorang wanita 25 Tahun di bawa ke UGD karena gaduh mendasari penyakit tersebut?
gelisah. Pasien baru mendapat pengobatan insulin sejak a. Kekurangan yodium
3 bulan, tetapi 2 hari ini pasien memutuskan sendiri b. Kekurangan goiterogenik
berhenti insulin. Tinggi Badan pasien:167, Berat badan c. Autoimun
pasien:47 kg. TD:90/60 mmHg, RR:32 x/m, Nadi 110 kali d. Struma non toksik
per menit. Penyebab syok pada kasus di atas adalah? e. Struma toksik
a. Neurogenik
b. Kardiogenik 34. Seorang wanita 35 tahun datang dengan keluhan
c. Hipoglikemia berdebar-debar sejak 2 bulan yang lalu, disertai dengan

4 SOAL LATIHAN PEMBEKALAN UKMPPD CBT FK UMSU


gemetar dan berkeringat. Pemeriksaan apa yg sesuai 39. Seorang wanita, usia 34 tahun, datang ke UGD dengan
dengan gejala di atas? keluhan nyeri dada kiri sejak 2 bulan yang lalu. Keluhan
a. FT4, TSH juga disertai badan semakin kurus dan tidak menstruasi
b. FT3, FT4 selama 5 bulan. Nafsu makan biasa, pasien sulit tidur,
c. FT3, FT4 dan TSH dan banyak berkeringat. Dari pemeriksaan fisik
d. FT4 dan sidik tiroid didapatkan pasien tampak sangat kurus, TD 160/70
e. FT4 dan USG tiroid mmHg, suhu 38.60C, nadi cepat, irama jantung tidak
teratur, volume berubah-ubah, edema pretibial, tes
35. Perempuan, 34 tahun datang dengan keluhan berdebar- kehamilan negative, GDA 140 g/dl. Komplikasi yang
debar sejak 2 bulan yang lalu. Disertai benjolan pada paling mungkin terjadi pada pasien ini adalah:
leher dan penurunan berat badan sejak 3 bulan yang a. Karsinoma hati
lalu. Tidak ada perbaikan dengan pemberian vitamin. TD b. Hipoglikemia
110/60, N 120x/m. Pemeriksaan Lab. TSHs <0,0005 U/L, c. Krisis tiroid
T4 6,2 mU/L. Apa pemeriksaan penunjang yang d. Infark miokard
menunjukkan keberhasilan pengobatan? e. KAD
a. TSHs
b. FT4 40. Seorang anak perempuan berusia 10 tahun dibawa
c. T3 ibunya ke PKM dengan keluhan benjolan di leher sejak 1
d. Tiroid Antogen tahun terakhir. Anak mengalami penurunan berat
e. Scintigrafi badan meskipun nafsu makan baik sejak 2 bulan ini.
Pada pemeriksaan fisik ditemukan berat badan 19 kg,
36. Seorang wanita, usia 14 tahun, datang ke RS dengan TB 115 cm, tanda vital tensi 120/60 mmHg, nadi 120 kali
keluhan adanya benjolan di leher depan sejak 6 bulan per menit. Tampak ada benjolan di leher dengan
yang lalu. Pasien juga mengeluh susah konsentrasi di konsistensi lunak dan berbatas tegas. Tidak dijumpai
sekolahnya, suka marah, berdebar-debar, tangan nyeri tekan, nampak iga gambang padca dinding dada.
berkeringat, banyak makan tapi BB turun. Dari Hasil laboratorium FT4 8,1 ng/dl dan TSH 0,023 mIU/ml.
pemeriksaan fisik didapatkan pasien gelisah, takikardi Apakah pengobatan yang sebaiknya diberikan?
dan hipertensi. Kemungkinan hasil pemeriksaan pada a. Levotiroksin
hipertiroid primer adalah? b. Iodium radioaktif
a. T3 rendah, T4 rendah, TSH tinggi c. Propiltiourasil
b. T3 rendah, T4 tinggi, TSH tinggi d. Tiroidektomi parsial
c. T3 tinggi, T4 tinggi, TSH rendah e. Paratiroidektomi
d. T3 tinggi, T4 rendah, TSH rendah
e. T3 tinggi, T4 tinggi, TSH tinggi 41. Seorang perempuan 48 tahun datang dengan keluhan
jantung berdebar debar yang telah dialami sejak 1 bulan
37. Seorang wanita usia 55th datang ke poliklinik dengan terakhir. Dari hasil pemeriksaan fisik dijumpai struma
keluhan terdapat benjolan di leher bagian depan yang difus di leher dan tremor. Hasil fT3 dan fT4 meningkat,
dialami sejak 4 tahun terakhir, perlahan lahan semakin TSH menurun. Setelah menjalani terapi dengan
membesar. Saat ini ia mengeluhkan suara mulai serak Propiltiourasil sealam 3 bulan, dijumpai perbaikan klinis,
dan sulit untuk menelan. Tidak ada keluhan penurunan hasil lab kembali normal. Tindakan selanjutnya:
BB dan berdebar debar. Pemeriksaan didapatkan a. Mengganti PTU dengan matimazole
kelenjar membesar simetris, bernodul-nodul. Dokter b. Menghentikan PTU lalu observasi bekala
menyarankan melakukan pemeriksaan lab. Hasil yang c. Menurunkan dosis PTU
didapatkan pada pemeriksaan laboratorium yaitu? d. Memberikan obat levotiroksin
a. Hipertiroid e. Melakukan pemeriksaan aspirasi benjolaN
b. Hiperkalsemi
c. Eutiroid 42. Pasien memiliki riwayat operasi tiroidektomi 6 bulan
d. Hipotiroid yang lalu. Pada pemeriksaan fisik ditemukan chovstek
e. Hipokalsemi (+). Apa temuan lain yang mungkin dijumpai?
38. Seorang wanita usia 30 tahun memiliki benjolan di leher a. Muscular distrophy
sejak 1 tahun. Benjolan tidak nyeri, permukaan rata b. Hipertiroid
dengan batas tidak jelas, ikut bergerak saat menelan, c. Carpopedal spasm
bruit (+). Mata agak [Link] yang tepat pada d. Hipofosfatemia
kasus tersebut adalah: e. Hipermagnesemia
A. Struma Nodusa Toxic
B. Struma Nodusa Non Toxic 43. Pasien wanita, 30 tahun datang dengan keluhan pusing,
C. Struma Difusa Toxic kaku mulut, suara serak, dan berdebar-debar. Pasien ini
D. Struma DIfusa Non Toxic diketahui habis menjalani operasi pengangkatan
E. Struma Multinodusa Toxic kelenjar tiroid 2 minggu yang lalu. Apakah yang
mendasari keluhan ini?

5 SOAL LATIHAN PEMBEKALAN UKMPPD CBT FK UMSU


a. Hiperparatiroid mengurangi nyeri lututnya. Pemeriksaan fisik wajah
b. Cushing syndrome bulat dengan rambut halus disertai distensi abdomen
c. Hipoparatiroid dengan striae. Keadaan yang dialami penderita:
d. Hipotiroid f. Hiperkalemi
e. Recurrent hipertiroid g. Hiperurisemia
h. Proteinuria
44. Pasien memiliki riwayat operasi tiroidektomi 6 bulan i. Hiperglikemia
yang lalu. Pada pemeriksaan fisik ditemukan chovstek j. Hipokalsemia
(+). Apakah hasil pemeriksaan laboratorium yang paling
mungkin ditemukan? 49. Seorang perempuan berusia 35 tahun, datang dengan
f. Kalsium naik, magnesium normal keluhan bertambah gemuk di wajah. Pemeriksaan fisik
g. Kalsium dan magnesium naik didapatkan wajah bulat dan striae di perut. Pasien
h. Kalsium naik, magnesium turun menggunakan steroid dalam waktu lama. Pemeriksaan
i. Kalsium turun, magnesium naik penunjang didapatkan hiperglikemi. Diagnosis yang
j. Kalsium dan magnesium turun tepat pada kasus ?
A. Cushing syndrome
45. Bayi laki laki usia 6 minggu datang dibawa oleh ibunya B. Cushing disease
dengan keluhan pembesaran pada leher. riwayat C. Krisis adrenal
kehamilan cukup bulan dan penyakit selama kehamilan D. Addison disease
disangkal. px. tampak lesu, hipotonia, jaundice, dan E. Hashimoto tiroiditis
makroglosia. px lab. TSH serum meningkat dan free T4
menurun. kemungkinan obat yang dikonsumsi ibu saat 50. Seorang laki-laki usia 56 tahun datang ke poli mengeluh
hamil yang bisa menyebabkan kelainan diatas? penambahan berat badan. Dari telaah diktehaui bahwa
a. kortikosteroid pasien suka mengkonsumsi obat dan jamu-jamuan
b. propanolol untuk menghilangkan nyeri di sendi kaki nya. TD
c. prophyluracil 140/100 mmHg, HR 90x/i, RR 20x/i. Pemeriksaan fisik
d. tiroksin tampak otot kaki mengecil, dan lebam lebam di kedua
e. parasetamol ekstremitas. Diagnosis?
a. Cushing syndrome
46. Wanita 28 tahun datang ke klinik dengan keluhan b. Addison disease
edema pada kedua bagian bawah mata dan tungkai, c. Cushing disease
kulit kering, dingin. Pasien juga mengeluh sulit BAB d. Adrenal insufisiensi
beberapa hari ini. Pada pemeriksaan fisik ditemukan TD e. Adrenal crisis
110/70, nadi 48x/menit, makroglosi. Data hasil lab tidak
ada. Komplikasi apa yang mungkin terjadi pada pasien 51. Laki-laki 50 tahun datang ke dokter umum untuk cek lab
tersebut? rutin. Gula darah normal, tensi normal, HDL ormal, LDL
a. Koma miksedema normal. BB 85 kg, TB 160 cm, lingkar perut 102 cm. apa
b. Tirotoksikosis yang disarankan?
c. Krisis tiroid a. Diet + olahraga
d. Koma tiroid b. Diet + obat
e. Krisis adrenal c. Diet + olahraga + obat
d. Diet + pembedahan + olahraga
47. Seorang wanita, 24 tahun datang ke tempat praktek e. Diet saja
jaga saudara dengan keluhan muka bengkak. Pasien
sebelumnya memiliki riwayat mengkonsumsi obat 52. Seorang pasien laki-laki berusia 30 tahun datang dengan
prednison secara rutin. Pasien memiliki riwayat keluhan lemas - lemas. Dari pemeriksaan fisik didapati
penyakit dermatitis. Sekarang pasien mengeluhkan tekanan darah 150/90 mmHg, TB = 160 cm, BB = 86 Kg,
muka bengkak, jerawat di wajah, dan muncul striae di Lingkar perut 105 cm. Pada pemeriksaan laboratorium
tubuh pasien. Pemeriksaan penunjang apa yang didapati GDS 215 mg/dL, HDL 25, LDL 180, TG 175.
saudara lakukan untuk menunjang diagnosis saudara ? Diagnosis yang tepat untuk pasien tersebut adalah :
a. kortisol a. Obesitas
b. glukagon b. Diabetes mellitus
c. glukosa c. Hiperlipidemia
d. insulin d. Hipertensi
e. aldosteron e. Sindrom metabolik

48. Seorang perempuan 48 tahun datang dengan keluhan 53. Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke dokter
nyeri ulu hati yang memberat sejak 2 minggu, praktik umum dengan keluhan nyeri kepala dan
sebelumnya pasien sering mengkonsumsi obat kesemutan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan berat
berwarna hijau yang dibeli sendiri di apotik untuk badan 65 kg, tinggi badan 155 cm dan pemeriksaan lain

6 SOAL LATIHAN PEMBEKALAN UKMPPD CBT FK UMSU


dalam batas normal. Selama ini rutin mengonsumsi
Metformin 3 x 500 mg untuk mengontrol diabetes yang
dialaminya sejak 5 tahun terakhir. Hasil pemeriksaan
profil lemak darah didapatkan LDL 170 mg/dl, kolesterol
total 400 mg/dl dan trigliserida 100mg/dl. Pilihan obaty
yang tepat adalah?
a. Fenofibrat
b. Gemfibrozil
c. Cholestyramine
d. Simvastatin
e. Metformin

54. Seorang laki laki 56 thn datang dengan keluhan berat


badan berlebih. pasien riwayat DM tapi tidak terkontrol.
dari pemeriksaan lab didapatkan kolesterol 220, LDL 96,
HDL 26, Trigliserida 452. Apa terapi yg tepat?
a. atorvastatin
b. fenofibrat
c. niacin
d. ezetimibe
e. cholestyramine

55. Laki-laki, 60 th, riwayat dm 10 tahun yang lalu, gdp 140,


gd2pp 190, Trigliserid 320. Sejak 1 tahun terakhir rutin
mengonsumsi Simvastatin 1 x 40 mg. Pemeriksaan lain
yang perlu dilakukan :
a. Kreatinin Kinase
b. Kolesterol total
c. Koleserol ldl
d. Kolesterol hdl
e. Mikro LDL

7 SOAL LATIHAN PEMBEKALAN UKMPPD CBT FK UMSU

Anda mungkin juga menyukai