KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN BATAM
Nomor : 491/Dir/SKep/VII/2018
TENTANG
KEBIJAKAN TINDAKAN INVASIF DAN NON INVASIF
RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN BATAM
DIREKTUR RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN BATAM
Menimbang : a. Bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan di Rumah
Sakit Budi Kemuliaan Batam maka dipandang perlu untuk
menetapkan Kebijakan Tindakan Invasif dan Non Invasif Rumah
Sakit Budi Kemuliaan Batam;
b. Bahwa sehubungan dengan butir “a” diatas perlu ditetapkan
melalui suatu Surat Keputusan Direktur;
Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004
tentang Praktik Kedokteran;
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan;
3. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009
tentang Rumah Sakit;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
290/MENKES/PER/III/2008 tentang Persetujuan Tindakan
Kedokteran;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 780
/MENKES /PER/VIII/2008 tentang Penyelenggaraan Pelayanan
Radiologi;
7. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1438/MENKES/PER/XI/2010 tentang Standar Pelayanan
Kedokteran;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1464/MENKES/PER/X/2010 tentang Izin dan Penyelenggaraan
Praktik Bidan;
9. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
519/MENKES/PER/III/2011 tentang Pedoman Penyelenggaraan
Anastesiologi dan Terapi Intensif di Rumah Sakit;
10. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1691/MENKES/PER/VIII/2011 Tentang Keselamatan Pasien
Rumah Sakit;
11. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
369/MENKES/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Bidan;
12. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
370/MENKES/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Ahli Teknologi
Laboratorium Kesehatan;
13. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
373/MENKES/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Kesehatan;
14. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
375/MENKES/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Radiografer;
15. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
376/MENKES/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Fisioterapi;
16. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
377/MENKES/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Perekam
Medis dan Informasi Kesehatan;
17. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
378/MENKES/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Perawat Gigi;
18. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1051/MENKES/SK/XI/2008 tentang Pedoman Penyelenggaraan
Pelayanan Obstretri Neonatal Emergency Komperehensif
(PONEK) 24 jam di Rumah Sakit;
19. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1203/MENKES/SK/XII/2008 tentang Standar Pelayanan ICU;
20. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
1087/MENKES/SK/VIII/2010 tentang Standar Kesehatan dan
Keselamatan Kerja di Rumah Sakit;
21. Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 1996 tentang Tenaga
Kesehatan;
22. Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan
Kesehatan Tahun 2008;
23. Keputusan Dewan Pengurus Perkumpulan Budi Kemuliaan
Batam Nomor 17/DPPBKB/SKEP/IX/2017 tentang
Pengangkatan Direktur Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam;
24. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam
Nomor : 69/Dir/Skep/IV/ 2018 tentang Kebijakan Pelayanan
Asuhan Pasien Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN
BATAM TENTANG KEBIJAKAN TINDAKAN INVASIF DAN NON
INVASIF RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN BATAM.
Pertama : Kebijakan Tindakan Invasif dan Non Invasif Rumah Sakit Budi
Kemuliaan Batam sebagaimana tercantum dalam Lampiran Surat
Keputusan ini.
Kedua : Kebijakan ini harus dibahas apabila diperlukan, dapat dilakukan
perubahan sesuai dengan perkembangan yang ada
Ketiga : Surat Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dan
apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan
diperbaikan sebagaimana mestinya
Ditetapkan Di : Batam
Pada Tanggal : 30 Juli 2018
DIREKTUR,
dr. Suyanto, [Link], MMRS
NIK.P.2016.03.17051966.1493
Lampiran I
Surat Keputusan Direktur
RS Budi Kemuliaan Batam
Nomor : 491/Dir/Skep/VII/2018
KEBIJAKAN TINDAKAN INVASIF DAN NON INVASIF
RUMAH SAKIT BUDI KEMULIAAN BATAM
1. Setiap tindakan invasif yang dilakukan, harus ada Surat Persetujuan Tindakan
Kedokteran agar tidak muncul gugatan atau tuntutan malpraktik medic.
2. Setiap tindakan Invasif yang dilakukan harus dicatat di dalam rekam medis
pasien (lembar catatan perkembangan pasien terintegrasi).
3. Setiap hasil tindakan Invasif harus dicatat dalam rekam medis pasien (lembar
catatan perkembangan pasien terintegrasi).
4. Tidak semua tindakan invasif dilakukan oleh dokter spesialis dan dokter umum,
terdapat daftar tindakan invasif yang bisa didelegasikan kepada tenaga
kesehatan yang lain (perawat, perawat gigi, fisioterapi).
5. Ada tindakan invasif yang sifatnya didelegasikan kepada tenaga kesehatan yang
lain setiap pendelegasian yang dilakukan oleh Dokter Spesialis/Dokter Umum
ditulis di lembar catatan perkembangan pasien terintegrasi.
6. Tindakan invasif yang bisa didelegasikan kepada perawat antara lain :
Pasang IV kateter
Lepas IV kateter
Pasang urine kateter
Lepas urine kateter
Pasang NGT
Lepas NGT
Injeksi IM,[Link]
Kumbah lambung
indakan Hecting dan lepas hecting
Ekterpasi kuku
Insisi abses
Cross insisi
Pengambilan corpus alenum tanpa penyulit
Irigasi telinga dan mata
7. Tindakan invasif yang bisa didelegasikan kepada perawat anastesi :
Anestesi lokal
8. Tindakan non invasif yang bisa didelegasikan kepada perawat antara lain :
Pemberian Nebulizer
Pencampuran Obat Injeksi
9. Tindakan non invasif yang bisa didelegasikan kepada Radiografer :
BNO IVP
Ditetapkan Di : Batam
Pada Tanggal : 30 Juli 2018
DIREKTUR,
dr. Suyanto, [Link], MMRS
NIK.P.2016.03.17051966.1493