PENATALAKSANAAN IMS
BERDASARKAN PENDEKATAN
SINDROMA DUH TUBUH URETRA
[Link] : 440/[Link].312.03/[Link]/2016
No. Revisi :1
SOP
Tanggal Terbit : 01 Maret 2016
Halaman :1/4
UPTD Puskesmas dr. Evi Susanti
Pegirian NIP.196903032002122005
1. Pengertian Penatalaksanaan IMS (Infeksi Menular Seksual) berdasarkan
pendekatan sindroma duh tubuh uretra adalah salah satu penegakan
diagnosa IMS dengan identifikasi keluhan dan tubuh urethra, yang
dikelompokkan sebagai suatu sindroma yang mudah dikenali dan
selanjutnya ditetapkan penatalaksanaannya.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah – langkah untuk penatalaksanaan
IMS berdasarkan pendekatan sindroma duh tubuh uretra.
3. Kebijakan Surat Penetapan Kepala UPTD Puskesmas Pegirian Nomor
440/[Link].0001.03/[Link]/2016 Tentang Jenis- jenis Pelayanan.
4. Referensi Penatalaksanaan IMS (Infeksi Menular Seksual), Depkes tahun 2006.
5. Alat dan Bahan 1. Rekam medis.
2. Alat tulis.
3. Perlengkapan APD.
4. Tissue.
5. Bengkok.
6. Object glass.
6. Prosedur 1. Petugas menerima dengan ramah pasien dugaan IMS.
2. Petugas melakukan anamnesa apakah pasien ada duh tubuh
urethra atau nyeri pada saat kencing, atau luka di kemaluan serta
adakah faktor resiko.
3. Petugas melakukan pemeriksaan fisik (urut urethra / milking bila
perlu) apakah tampak duh tubuh urethra, tetapi bila tidak ada duh
tapi ulkus maka penatalaksanaan selanjutnya sesuai SOP ulkus.
4. Petugas mendiagnosa sebagai Uretritis GO dengan non GO
(klamidiosis) berdasarkan pendekatan sindroma duh tubuh.
5. Petugas memberikan terapi dengan pilihan obat :
a. Sefiksim 400 mg po dosis tunggal & azitromisin 1 g po dosis
tunggal.
b. Levofloksasin 250 mg po dosis tunggal & doksisiklin 100 mg po
2x sehari selama 7 hari.
c. Kanamisin 1 g im dosis tunggal & tetrasiklin/eritromisin 500 mg
po 4x sehari.
d. Petugas melakukan konseling / KIE IMS HIV / AIDS,
1 / 3 PENATALAKSANAAN IMS BERDASARKAN PENDEKATAN SINDROMA DUH TUBUH
URETRA
menganjurkan pemakaian kondom, mengobati mitra seksual
sebagai urethritis GO dan Non GO, menyarankan tes HIV apabila
dengan faktor resiko.
6. Petugas mencatat semua kegiatan didalam kartu status.
7. Petugas menganjurkan kontrol ulang setelah 7 hari pengobatan.
Apabila keluhan dan gejala hilang, pengobatan dinyatakan selesai
tetapi bila masih ada keluhan dan gejala maka dirujuk.
8. Petugas memberikan resep kepada pasien untuk mengambil di unit
kamar obat.
7. Diagram Alir
Menduga Anamnesa faktor resiko &
pasien IMS pemeriksaan fisik (urut
urethra/mlking bila perlu)
Obati sebagai
Tampak urethritis GO
ulkus Tampak
duh atau non GO
tubuh
urethra
Penatalaksa-
naan ulkus
Suluh pasien atau
Catat semua di KIE, konseling HIV
kartu status anjuran pemakaian
kondom,obati mitra
seksual dg tx uretritis
Memberi
resep
Anjuran kontrol
ulang setelah 7
hari
Perbaika
n
Unit kamar
obat rujuk
8. Unit Terkait 1. Poli Umum.
2. Poli KIA - KB.
3. Unit Laboratorium.
4. Unit Kamar Obat.
9. Dokumen 1. Rekam medis.
2 / 3 PENATALAKSANAAN IMS BERDASARKAN PENDEKATAN SINDROMA DUH TUBUH
URETRA
Terkait 2. Formulir rujukan umum.
3. Formulir informed consent.
4. Lembar resep obat.
5. Formulir permintaan laboratorium.
[Link] Tgl. Mulai
No Yang dirubah Isi Perubahan
diberlakukan.
historis perubahan.
1 Bentuk kop SOP Kop tanpa ada lambang
Puskesmas
2 Bentuk diagram alir Langkah awal dan akhir
kegiatan langsung
menggunakan bentuk
oval
3 / 3 PENATALAKSANAAN IMS BERDASARKAN PENDEKATAN SINDROMA DUH TUBUH
URETRA