PROPOSAL
SEMINAR NASIONAL
BEE CONSULTING MANAGEMENT
Gedung Pesona
Jl. Kebayoran Lama Jakarta Selatan
Contact Person : 0813 8000 9894 / 0812 8664 9867
=======================================================================
PELUANG GENERASI MUDA MILLENIAL MENJADI DIGITAL ENTREPREUNER
DALAM REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Dasar pemikiran ====================================================
Dunia industri tengah memasuki era baru yang disebut Revolusi Industri 4.0. Tak hanya
ramai jadi perbincangan dunia, tapi gaung soal industri generasi keempat ini juga terus dibahas di
Indonesia. Apalagi sejak Presiden Joko Widodo meresmikan peta jalan atau roadmap yang disebut
Making Indonesia [Link] berharap, sektor Industri 4.0 tersebut bisa menyumbang penciptaan
lapangan kerja lebih banyak serta investasi baru yang berbasis teknologi.
Ramainya perbincangan dunia
mencerminkan kesungguhan negara
sedang beradaptasi dengan ragam
perubahan besar pada era revolusi
industri keempat (Industri 4.0) yakni
menekankan pada pola digital economy,
artificial intelligence, big data, robotic, dan
lain sebagainya yang dikenal dengan fenomena disruptive innovation. Menghadapi tantangan
tersebut dituntut menyiapkan generasi milenial menjadi angkatan kerja yang kompetitif dan
produktif sepanjang era Industri 4.0 itu.
Hasil penelitian McKinsey Global Institute menunjukkan sekitar 30 persen tugas dari dua
pertiga jenis pekerjaan akan dapat digantikan oleh teknologi seperti robot atau kecerdasan buatan.
McKinsey memprediksi otomatisasi tersebut akan mengakibatkan hilangnya 3-14 persen profesi
pada 2030. Sekitar 75 hingga 375 juta tenaga kerja di dunia harus berganti bidang mata
pencaharian. Lompatan teknologi yang “mengancam” ketersediaan lapangan kerja sebenarnya
bukan permasalahan baru. Sebelum revolusi industri 4.0, penemuan teknologi mesin uap memicu
revolusi industri 1.0 pada abad ke-18, manufaktur massal menandai revolusi industri 2.0 pada abad
ke-19, dan revolusi industri 3.0 atau revolusi digital terjadi pada abad ke-20. Setiap kali teknologi
muncul dan melonjak, permintaan tenaga kerja manual pun menyusut
Indonesia sudah menapaki era Industri 4.0, yang antara lain ditandai dengan serba
digitalisasi dan otomasi. Namun, belum semua elemen masyarakat menyadari konsekuensi logis
atau dampak dari perubahan-perubahan yang ditimbulkannya. Bahkan, fakta-fakta perubahan itu
masih sering diperdebatkan. Misalnya, banyaknya toko konvensional di pusat belanja (mall) yang
tutup sering dipolitisasi dengan argumentasi bahwa kecenderungan itu disebabkan oleh
menurunnya daya beli masyarakat. Padahal, toko-toko konvensional memang mulai menghadapi
masalah serius atau minim pengunjung karena sebagian masyarakat perkotaan lebih memilih
sistem belanja online. Dari beli baju, sepatu, dan buku hingga beli makanan semuanya dengan pola
belanja online.
Masih ada beberapa contoh tentang dampak dari adaptasi era Industri 4.0. Misalnya, karena
faktor e-banking dan pesatnya perkembangan sistem pembayaran, 30 persen pos pekerjaan pada
setiap bank diprediksi akan hilang dalam beberapa tahun mendatang. Maka, akhir-akhir ini
pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor perbankan pun tak terhindarkan. Lalu, berlakunya
ketentuan e-money untuk bayar tol pun punya dampak terhadap pekerja yang selama ini melayani
pembayaran tunai di semua pintu jalan tol.
Industri surat kabar pun mengalami penurunan skala bisnis yang cukup signifikan, karena
tak bisa bisa menghindari dampak dari pesatnya pertumbuhan media online. Beberapa ilustrasi ini
menggambarkan perubahan yang muncul akibat digitalisasi dan otomasi dalam era Industri 4.0
sekarang ini. Perubahan-perubahan besar menjadi tak terhindarkan ketika dunia harus
bertransformasi mengikuti perubahan zaman.
Dalam konteks industri dan produksi, Industri 4.0 dipahami sebagai komputerisasi pabrik,
atau otomasi dan rekonsiliasi data guna mewujudkan pabrik yang cerdas (smart factories).
Terstruktur dalam pabrik cerdas ini adalah robot atau cyber physical system (sistem siber-fisik),
Internet untuk Segala (IoT), komputasi awan (cloud), dan komputasi kognitif. Semuanya serba
digital. Sistem siber-fisik mengawasi proses fisik, menciptakan salinan dunia fisik secara virtual,
dan membuat keputusan yang tidak terpusat. Kemudian, melalui IoT, sistem siber-fisik
berkomunikasi dan bekerja sama satu sama lain dan dengan manusia secara bersamaan. Lewat
cloud, disediakan layanan internal dan lintas organisasi, yang dimanfaatkan oleh berbagai pihak di
dalam rantai nilai manufaktur.
Era Industri 4.0 akan terus menghadirkan banyak perubahan yang tak bisa dibendung.
Karena itu, ada urgensinya jika negara perlu berupaya maksimal dan lebih gencar memberi
pemahaman kepada semua elemen masyarakat (Kaum Muda Millenial) tentang hakikat era Industri
4.0 dengan segala konsekuensi logisnya. Langkah ini penting karena belum banyak yang berminat
memahami Industri 4.0. Masyarakat memang sudah melakoni beberapa perubahan itu, tetapi
kepedulian pada tantangan di era digitalisasi dan otomasi sekarang ini pun terbilang minim.
Maka, negara harus mengambil inisiatif mendorong semua elemen masyarakat terlebih
kamu muda milenieal lebih peduli era Industri 4.0. Dengan memberi pemahaman yang lebih utuh
dan mendalam, masyarakat, kaum muda milenial dengan sendirinya akan terdorong untuk bersiap
menghadapi sekaligus merespons perubahan-perubahan.
Mengacu pada permasalahan diatas BEE Consulting mengadakan seminar nasional
dengan tema “PELUANG GENERASI MUDA MILLENIAL MENJADI DIGITAL
ENTREPRENUER DALAM REVOLUSI INDUSTRI 4.0”
Tujuan ===========================================================
Tujuan Seminar Nasional adalah :
1) Terbentuknya masyarakat Indonesia (Kaum Muda Millineal) yang terbuka terhadap teknologi
industry 4.0.
2) Memberi pemahaman kepada semua elemen masyarakat (kaum Muda Millineal) tentang
hakikat era Industri 4.0 dengan segala konsekuensi logisnya.
3) Masyarakat (Kaum muda millennial) bisa melihat peluang dari Revolusi 4.0 dan melahirkan
Digital Enterpeneur.
Target dan sasaran ===================================================
Target dan Sasaran dari Seminar dan Workshop ini adalah :
Target :
1. Pemahaman akan pengaruh revolusi industry 4.0
2. Kaum Muda Millenial mengetahui berbagai perkembangan teknologi digital khususnya
peluang lahirnya digital entrepreneur.
3. Lahirnya Generasi Muda Millinial Digital Entrepneur.
Sasaran :
1. Masarakat Umum
2. Pemuda Millenial
3. Dunia Pendidikan
Pembicara =========================================================
1 Dr. Ir. Mombang Sihite MM. lulusan Doktor Ilmu Manajemen dan Bisnis (s3) dari
Universitas Pajajaran. Pekerjaan Sebagai President Direktur PT. Azbil Berca Indonesia,-
Direktur Berca Group, Direktur BEE Management Consulting, Dosen Tetap Sekolah
Pascasarjana Universitas Pancasila, Jakarta, Dosen Pascasarjana FEB Universitar Mpu
Tantular.
2 ___________________________________________________________________
Waktu dan tempat penyelenggaraan ======================================
Seminar Nasional ini diselenggarakan di Gedung Auditorium FK UKI Jakarta Timur pada
tanggal 27 Oktober 2018
Informasi dan tempat penyelenggaraan ===================================
Sekretariat,
BEE Consulting Managemet Gedung Pesona, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Registrasi Seminar Nasional Gratis.
Sertifikat & makan malam
Sabtu 27 Oktober 2018
Penutup
Demikian Proposal Seminar Nasional ini dibuat sebagai gambaran singkat bentuk, tujuan
dan arahan kegiatan tersebut. Akhirnya partisipasi dari semua pihak sangat diperlukan untuk
mensukseskan acara tersebut. Semoga ide dan upaya bagi pengembangan masyarakat kaum
milenial Indonesia yang terbuka terhadap teknologi Industri 4.0 tiada henti-hentinya dalam rangka
mewujudkan masyarakat indonesia yang berbasis pengetahuan khususnya teknologi 4.0. Amien
Jakarta, ...... September 2018
Koordinator
( ________________ )
Lampiran 1
ORGANISASI KERJA
================================================================
Penanggung Jawab : Direktur Bee Consulting Managemet
Pelaksana Program : Bee Consulting Management
Koordinator Umum : Dr. Ir. Mombang Sihite MM
Pelaksana Seminar : [Link] Antonius Sagala [Link]
Pelaksana Workshop : Hartanto Simanulang [Link]
Divisi Kesekretariata : Rezha Kembar Sagala
Divisi Kerjasama dan Publikasi : Minton Sihite
Divisi Akomodasi : Albert Butar Butar ST
Divisi Dokumentasi : Binde Siagian
Divisi Komsumsi : Sintong Tobing STh
Lampiran 2DULE ACARA
Hari Sabtu, Tanggal 27 Oktober 2018
15.00-14.00 Registrasi Peserta Registrasi Meja Registrasi
WIB Pembagian materi Ditempat
Foto Booth
16.00- Menyanyikan Indonesia Raya
16.15 WIB Lagu Mengheningkan Cipta
16.15- Kata sambutan Ketua Panitia Ruang Seminar
16.30 WIB Ketua Marga/organisai (Tamu)
16.30-17.30 Sesi - I DR. IR. Mombang Sihite MM Ruang Seminar
WIB Thema “ Pengaruh Revolusi Industri
4.0 terhadap peluang lahirnya
Digital Entrepreneur Generasi Muda
Milineal.
17.30-17.45 Istrahat Coffe Break Ruang Seminar
WIB
17.45-18.30 Sesi - II ____________________________ Ruang Seminar
WIB Thema “Implementasi Digitalisasi
Terhadap Entrepreneur Generasi
Milineal
18.30-19.00 Penutupan Closing Ruang Seminar
WIB Seminar
19.00-20.00 Makan malam
WIB Hiburan
20.00- WIB Pembagian Sampai selesai
Selesai Sertifikat
SEMINAR NASIONAL
“PENGARUH REVOLUSI INDUSTRI 4.0 TERHADAP PELUANG LAHIRNYA
DIGITAL ENTREPRENEUR GENERASI MUDA MILLENIAL”
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Anggaran dana:
RENCANA BIAYA PENGELUARAN
ANGGARAN JUMLAH HARGA KET
A. Kesektretariatan
- Materi Seminar 400 x 2000 Rp. 800.000
- Sertifikat 400 x 5000 Rp. 2.000.000
- Honor Pembicara Tamu 4 Org x 750.000 Rp 3.000.000
- Honor Moderator 1 Org Rp. 350.000
- Honor Notulen 1 Org Rp. 250.000
- Cetak Proposal 20 x 50.000 Rp. 1.000.000
- Sewa Gedung 1 Unit Rp. 12.000.000
B. Publikasi Dekorasi, &
Dokumentasi.
1) Publikasi
- Poster 100 x 5000 Rp. 500.000
- Spanduk 2Unit(1x4m) Rp. 550.000
- Undangan 400 x 15.000 Rp. 6.000.000
- Baliho 1(4 x 6m) Rp. 1.000.000
2) Dekorasi
- Mini Garden 1 Set Rp. 4.000.000
- Mikropon 3 Unit Rp. 600.0000
3) Dokumentasi
- Dokumentasi Digital 1 Set Rp. 1000.000
- Foto Booth 1 Set Rp 850.000
- Foto dan Video Album 1Set Rp. 4000.000
- Flashdisk File Dokumentasi 1 Unit Rp 200.000
C. Perlengkapan
- Sound System 1 set Rp 7.500.000
- Sewa Print 1 Unit Rp 500.000
- Sewa Screen 1 Unit Rp. 450.000
- Pointer 3 Unit Rp 450.000
D. Komsumsi
- Makan Malam 400 x 25.000 Rp. 10.000.000
- Coffe Breack / Snack 400 x 15000 Rp. 6.000.000
REKAPITULASI PENGELUARAN KEGIATAN :
1. Kesekretariatan Rp. 19.400.000,-
2. Publikasi , Dekorasi , Dan Dokumentasi Rp. 19.000.000,-
3. Perlengkapan Rp. 8.900.000,-
4. Konsumsi Rp. 6.000.000,-
Dengan Pengeluaran Senilai ; Rp. 62.000.000,00.
Terhitung : Enam Puluh dua Juta Rupiah.
FORM REGISTRASI (SEMINAR NASIOANAL)
LEMBAR KESEDIAAN HADIR
=================================================================
Setelah membaca deskripsi proposal dari panitia seminar Nasional Indonesia dan
memahami serta mensetujui, maka yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama :
Jabatan :
Asal Kampung :
Lembaga /Institusi / Perusahaan :
Alamat :
Telpon :
E- mail :
Bersedia hadir dalam acara seminar dan workshop Wireless Indonesia.
Demikian lembar kesediaan hadir ini kami isi dengan sebenar – benarnya.
Yang Bersangkutan
(………………………)
Catatan :
1. Apabila Saudara berminat dan bersedia mengikuti acara tersebut di mohon segera
mengkonfirmasikan kesediaan hadirnya pada panitia pelaksana selambat lambat nya
tanggal 25 Oktober 2018. dengan alamat panitia adalah : Jalan . . . . . . . . . . .
2. dimulai. (Diusahakan setelah diisi dikirim balik ke panitia pelaksana dengan alamat
diatas.
3. Peserta akan mendapatkan sertifikat, makan malam, hiburan beserta foto Booth secara
gratis.