0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan3 halaman

Persamaan dan Kedudukan Lingkaran

Persamaan lingkaran dapat dibentuk dengan mengetahui titik pusat dan jari-jari, atau titik-titik pada lingkaran. Kedudukan titik dan garis terhadap lingkaran dapat ditentukan dengan menggunakan nilai kuasa atau determinan yang dihasilkan dari substitusi persamaan garis ke dalam persamaan lingkaran. Persamaan garis singgung lingkaran dibentuk dengan mengetahui gradien garis tersebut.

Diunggah oleh

Boom Bayah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
50 tayangan3 halaman

Persamaan dan Kedudukan Lingkaran

Persamaan lingkaran dapat dibentuk dengan mengetahui titik pusat dan jari-jari, atau titik-titik pada lingkaran. Kedudukan titik dan garis terhadap lingkaran dapat ditentukan dengan menggunakan nilai kuasa atau determinan yang dihasilkan dari substitusi persamaan garis ke dalam persamaan lingkaran. Persamaan garis singgung lingkaran dibentuk dengan mengetahui gradien garis tersebut.

Diunggah oleh

Boom Bayah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

[Link].

nr MAT 4

Lingkaran
A. PENDAHULUAN Persamaan lingkaran dapat dibentuk jika
diketahui beberapa variabel untuk mencari
Lingkaran adalah koordinat kedudukan titik-titik
variabel lain:
yang memiliki jarak sama terhadap suatu titik
tertentu. 1) Titik pusat dan satu titik pada lingkaran
Jari-jari lingkaran adalah jarak lingkaran
terhadap titik pusat lingkaran yang besarnya
selalu sama terhadap titik dimanapun pada P(xp, yp)
lingkaran.
r
B. PERSAMAAN LINGKARAN
A(x1, y1)
Persamaan lingkaran diturunkan dari teorema
Phytagoras. Pusat lingkaran : (xp, yp)
Titik pada lingkaran : (x1, y1)
A Jari-jari
y2
r = √(x1 - xp)2 + (y1 - yp)2
y2 – y1

y1 B Membentuk persamaan lingkaran


x2 – x1
(x – xp)2 + (y – yp)2 = r2
x1 x2
2) Titik pusat dan menyinggung sumbu x
atau y
AB2 = (x2 – x1)2 + (y2 – y1)2

Persamaan dasar lingkaran adalah:

P(xp, yp)
yp
r
P(xp, yp)
xp
r
Pusat lingkaran : (xp, yp)
A(x, y)
Titik pada lingkaran : (xp, 0) atau (0, yp)
Bentuk dasar Jari-jari
Menyinggung sb x Menyinggung sb y
(x – xp)2 + (y – yp)2 = r2
r = |yp| r = |xp|
Pusat lingkaran : (xp, yp)
Jari-jari :r Membentuk persamaan lingkaran
Bentuk persamaan terbuka
(x – xp)2 + (y – yp)2 = r2
2 2
x + y + Ax + By + C = 0
3) Titik-titik ujung diameter

A = –2xp B = –2yp
B(x2, y2)

C = xp2 + yp2 – r2
r
1 1
P
Pusat lingkaran : (– A, – B)
2 2
r
Jari-jari : √xp2 + yp2 - C
A(x1, y1)

LINGKARAN 1
[Link] MAT 4
Titik pada lingkaran : (x1, y1) dan (x2, y2) 1) Jika K < 0, maka titik berada di dalam
Pusat lingkaran lingkaran.
1 1 2) Jika K = 0, maka titik berada pada lingkaran
P( (x1 + x2) , (y1 + y2)) (memenuhi persamaan lingkaran).
2 2
3) Jika K > 0, maka titik berada di luar lingkaran.
Jari-jari
Kedudukan garis terhadap lingkaran terdiri dari
r = 1 √(x2 - x1)2 + (y2 - y1)2 tiga macam:
2

Membentuk persamaan lingkaran

(x – xp)2 + (y – yp)2 = r2

atau
garis garis garis tidak
(x – x1)(x – x2) + (y – y1)(y – y2) = 0 memotong menyinggung memotong
lingkaran lingkaran lingkaran
4) Titik pusat dan persamaan garis singgung
lingkaran Kedudukan garis terhadap lingkaran dapat
ditentukan menggunakan nilai determinan.
ax + by + c = 0
1) Ubah agar persamaan lingkaran hanya
memuat satu variabel saja (x atau y), dengan
r
mensubstitusi persamaan garis ke persamaan
lingkaran.
P(xp, yp)
2) Persamaan lingkaran akan menjadi per-
samaan garis parabola dengan bentuk umum:

Pusat lingkaran : (xp, yp) ax2 + bx + c = 0


Titik pada lingkaran : tidak diketahui
3) Cari nilai determinan (D) persamaan tersebut:
Jari-jari
D = b2 – 4ac
[Link]+[Link]+c
r=| |
√a2+b2 a. Jika D < 0, maka garis memotong
lingkaran (di dua titik perpotongan).
Membentuk persamaan lingkaran
b. Jika D = 0, maka garis menyinggung
2
(x – xp) + (y – yp) = r 2 2 lingkaran (di satu titik perpotongan).
c. Jika D > 0, maka garis tidak memotong
C. KEDUDUKAN TITIK DAN GARIS TERHADAP lingkaran (tidak ada titik perpotongan).
LINGKARAN D. PERSAMAAN GARIS SINGGUNG LINGKARAN
Kedudukan titik terhadap lingkaran terdiri dari Garis singgung lingkaran adalah garis yang
tiga macam: memotong lingkaran hanya pada satu titik
perpotongan dan tegak lurus dengan jari-jari
A(x1, y1) A(x1, y1) lingkaran pada titik itu
A(x1, y1)
Persamaan garis singgung lingkaran dapat
dibentuk jika diketahui persamaan lingkaran:
titik di dalam titik pada titik di luar
x2 + y2 + Ax + By + C = 0
lingkaran lingkaran lingkaran
1) Gradien garis singgung lingkaran
Kedudukan titik terhadap lingkaran dapat
Membentuk persamaan garis singgung
ditentukan menggunakan nilai kuasa.
Kuasa (K) adalah persamaan lingkaran yang telah y – yp = m(x – xp) ± r √m2+1
disubstitusi oleh koordinat titik yang diuji.
(xp, yp) = pusat lingkaran
K = x12 + y 12 + Ax +
1 By +1 C r = jari-jari
m = gradien garis singgung lingkaran

LINGKARAN 2
[Link] MAT 4
2) Titik pada lingkaran/titik singgung (K = 0)

A(x1, y1)

Melalui satu titik pada lingkaran hanya dapat


dibuat satu buah garis singgung lingkaran
saja.
Membentuk persamaan garis singgung

(x – xp)(x1 – xp) + (y – yp)(y1 – yp) = r2

3) Titik di luar lingkaran (K > 0)

d
B(x1, y1)

Melalui satu titik di luar lingkaran dapat


dibuat dua buah garis singgung lingkaran.
Nilai gradien garis singgung dapat dicari
menggunakan persamaan:

y1 – yp = m(x1 – xp) ± r √m2+1

Membentuk persamaan garis singgung

y – y1 = m(x – x1)

Panjang garis singgung dari titik di luar ke


titik singgung

d = √x12 + y12 + Ax1 + By1 + C

LINGKARAN 3

Anda mungkin juga menyukai